tugas konsultan perusahaan

Tugas Konsultan Perusahaan

Diposting pada 639 views

Tugas konsultan perusahaan – Konsultan perusahaan atau biasa disebut konsultan bisnis merupakan sebuah profesi yang cukup banyak dibutuhkan para pelaku usaha atau pemilik perusahaan guna mengembangkan usahanya.

Lebih jelasnya, konsultan perusahaan/bisnis memiliki pengertian sebagai seorang professional yang memiliki tugas biasanya untuk menganalisis bisnis, menciptakan solusi, membantu dan mengembangkan rencana bisnis yang efisien untuk memenuhi tujuan para klien mereka.

Biasanya seorang konsultan akan memiliki panduan bisnis tersendiri untuk direkomendasikan pada klien mereka dengan tujuan memberikan solusi yang lebih efektif dan efisien.

Kita juga tak asing lagi dengan berbagai perusahaan konsultan bisnis, nah para konsultan tersebut biasanya bekerja di bawah naungan perusahan tersebut atau bisa juga membuat kantornya sendiri (Firma).


Para klien mereka terdiri dari berbagai kalangan mulai dari pelaku usaha menengah hingga perusahaan-perusahaan besar.

Jika kamu tertarik menjadi seorang konsultan perusahaan tentu saja harus mengetahui berbagai tugas yang selalu dikerjakan konsultan perusahaan. Untuk mengetahui lebih lanjut berikut ini 7 tugas dan tanggung jawab seorang konsultan perusahaan yang perlu kamu ketahui.

Tugas Konsultan Perusahaan dan Tangguna Jawabnya

1. Memberikan nasihat/konsultasi pada perusahaan atau organisasi

Seorang konsultan tentu saja akan memiliki tugas utama sebagai penasihat bisnis di sebuah perusahaan atau organisasi. Mereka akan memberikan nasihat atas apa yang dikonsultasikan oleh klien.

Mereka juga akan memberikan gambaran-gambaran rencana bisnis yang efektif dan efisien yang akan disarankan pada klien (perusahaan/organisasi).

Maka dari itu konsultan perusahaan harus memiliki pengetahuan yang dalam dan luas terkait bisnis agar tidak terjadi miss komunikasi antara perusahaan dengan konsultan.

2. Merumuskan dan rekomendasi solusi

Konsultan perusahaan bertugas untuk merumuskan rekomendasi dan solusi dengan memperhatikan aspek-aspek keinginan, kemampuan dan batas klien.

Konsultan perusahaan harus merumuskan dengan baik dan mendalam. Setelah merumuskan dan merekomendasi rencana bisnis yang akan dibuat ia harus membuatnya dalam laporan dan mempresentasikan pada pihak perusahaan/klien.

3. Melaksanakan dan mengorganisir proyek bisnis

Konsultan perusahaan wajib untuk mengatur/mengorganisir proyek bisnis yang telah ditugaskan atas nama perusahaan atau klien sesuai dengan rencana, batasan, dan kemampuan yang dimiliki perusahaan.

Konsultan perusahaan harus melaksanakan dan mengatur proyek tersebut sedetail dan sebaik mungkin.

4. Menganalisis dan menafsirkan data

Tugas konsultan perusahaan adalah menganalisis berbagai data bisnis untuk menggali kelemahan dan masalah bisnis pada perusahaan tersebut.

Konsultan perusahaan harus mampu memahami penyebabnya agar dapat merumuskan dan merencanakan solusi untuk memecahkan masalah pada bisnis yang telah berjalan.

5. Membantu memberikan panduan pada perusahaan/klien

Konsultan perusahaan memiliki tanggung jawab tak hanya merencanakan, membuat solusi, dan mempresentasikan tapi juga harus memandu klien/perusahaan menerapkan apa yang telah dikonsep dan direncanakan bersama serta memberikan panduan untuk masalah-masalah yang terjadi.

6. Meningkatkan profit perusahaan

Tugas konsultan perusahaan akan memberikan perencanaan dan rekomendasi rencana bisnis terbaik yang dibuatnya.

Maka dari itu peran konsultan perusahaan cukup besar karena seiring meningkatnya target perusahaan profit pun juga akan meningkat.

7. Mengevaluasi kelebihan dan kekurangan

Setelah merencanakan, melaksanakan dan mengeksekusi proyek, seorang konsultan perusahaan wajib untuk melakukan evaluasi kelebihan dan kekurangan konsep/rencana bisnis yang diterapkan dan telah dilaksanakan.

Mereka juga harus mengidentifikasi berbagai masalah yang ada untuk dijadikan sebagai evaluasi perusahaan.

Pentingnya Konsultan Perusahaan

Memiliki konsultan perusahaan atau menggunakan konsultan bisnis sangat penting bagi kelangsungan bisnis perusahaan agar semakin maju dan target perusahaan meningkat secara baik. Inilah beberapa poin penting memiliki konsultan perusahaan

1. Memiliki strategi bisnis yang baik

Konsultan perusahaan memiliki peran yang penting bagi perusahaan dikarenakan mereka akan memberikan dan merencanakan berbagai strategi terbaik yang akan menentukan target bisnis sebuah perusahaan.

Perencanaan ini tentu saja dilakukan secara mendalam dan detail agar perusahaan lebih maju dan berkembang dengan target yang telah dicapai melalui perencanaan yang dilakukan konsultan perusahaan.

Baca juga : Tugas General Affair (GA) Di Perusahaan dan Gajinya

2. Perencanaan perusahaan lebih matang dan teroganisir

Perencanaan strategi bisnis dan aspek lainnya akan dilakukan konsultan perusahaan secara matang dan teroganisir.

Semua akan terencana dengan baik serta terstruktur rapi sehingga proyek yang akan dilaksanakan nanti akan berjalan dengan baik dan memberikan dampak yang luar biasa pada perusahaan.

3. Meminimalisir risiko kerugian

Tentu saja menggunakan atau memiliki konsultan perusahaan akan berdampak pada segala aspek target perusahaan.

Strategi bisnis lebih terencana dengan baik dan detail pada ahlinya sehingga semua target dan rencana perusahaan tercapai dengan baik hal ini tentu saja berdampak pada perusahaan yang dapat meminimalisir kerugian.

Itulah beberapa tugas konsultan perusahaan yang biasanya ditemui secara umum di berbagai perusahaan-perusahaan konsultan bisnis.

Untuk kamu yang berminat menjalani profesi sebagai bisnis konsultan tentu saja harus memiliki latar belakang pendidikan bisnis dan jika memungkinkan memiliki sertifikat bisnis konsultan merupakan nilai plus tersendiri.

Satu lagi yang perlu diperhatikan bagi perusahaan yaitu dampak yang ditimbulkan dari adanya konsultan perusahaan yaitu dikhawatirkan perusahaan kurang mandiri dalam menjalankan rencana bisnis karena terlalu tergantung pada konsultan perusahaan.

Jika konsultan perusahaan berpindah tempat bekerja atau resign hal inilah yang dikhawatirkan strategi kurang berjalan dengan baik dari sebelumnya. Ini karena perusahaan terlalu menggantungkan segala perencanaan pada konsultan.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk menambah wawasan kamu terkait tugas konsultan perusahaan.

Baca juga :

Tugas staff operasional – Pada umumnya memang staff operasional akan diisi oleh beberapa orang yang terdiri dari latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. 

Hal tersebut dikarenakan memang staff operasional memungkinkan untuk setiap orang dapat memasukinya, tidak mengenal dari manakah jurusan orang tersebut. 

Pengertian Staff Operasional

staff operasional

Staff operasional adalah orang yang bertugas untuk membantu agar bisnis tetap berjalan lancar. Staff operasional ini ada di berbagai jenis industri, sehingga memiliki tugas yang bervariatif.

Sebagai contoh, staff operasional bandara mungkin tugas utamanya adalah mengontrol lalu lintas dan keamanan bandara.

Beda lagi dengan staff operasional di perusahaan properti, tugasnya mungkin berinteraksi dengan penyewa dan memastikan bahwa proyek pemeliharaan selesai dengan sukses.

Dalam perusahaan dagang mungkin job utamanya adalah memenuhi pelanggan, bertemu dengan pelanggan dan memeriksa barang dagangan yang akan dikirim ke pelanggan.

Staff operasional memiliki tugas yang secara umum, untuk dapat bertemu dengan orang-orang dari berbagai macam divisi yang ada di kantor tersebut.

Sehingga kemampuan dalam berkomunikasi menjadi hal yang penting dimiliki oleh seorang staff operasional di sini.

Bagaimana tidak?  Kalau seorang staff operasional tidak menguasai kemampuan komunikasi kemungkinan besar ia akan misscommunication dengan divisi yang lainnya yang ada di kantor tersebut.

Pastikan terlebih dahulu kandidat yang memang ingin melamar menjadi seorang staff operasional di kantormu mempunyai kemampuan komunikasi yang baik. 

Karena dengan kemampuan komunikasi yang baik tersebut maka seseorang dapat menilai kualitas kita. Jika memiliki komunikasi yang baik maka orang akan menilai bahwasannya kita mempunyai integritas, tapi sebaliknya maka orang akan memandang  kita sebagai orang yang remeh-temeh saja.

Tapi memang selain memiliki kemampuan komunikasi yang baik, seorang staff operasional harus mempunyai atau melihat pengalaman organisasi yang dimilikinya.

Jika semasa kuliahnya semakin banyak berorganisasi maka tentunya pengalaman akan semakin banyak juga yang diperoleh.  Sehingga dari penilaian tersebut Anda bisa menjadikan orang tersebut menjadi staf atau kandidat staff operasional di kantor Anda. 

Tentunya semakin banyak organisasi yang kandidat staff operasional tersebut ikuti, maka secara otomatis kandidat tersebut juga lebih sering bekerja sama dan juga bertemu dengan banyak orang. 

Maka dari itu disitulah soft skill dari seseorang tersebut terasa dengan begitu baiknya,  selain itu juga orang yang yang banyak mengikuti organisasi juga dapat bekerja dengan tekanan.

Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah apa tugas dari seorang staff operasional? Kamu tidak perlu khawatir karena pada artikel ini akan diulas lebih lanjut mengenai tugas staff operasional.

Tugas Staff Operasional

Artikel ini akan mengulas tentang pekerjaan apa saja yang memang dikerjakan oleh staff operasional di kantor. Hal ini tentunya bisa menjadi salah satu tolak ukur untuk kamu yang baru saja membangun perusahaan ataupun kamu adalah seorang kandidat staff operasional. 

Jika kamu sudah berpengalaman dalam staff operasional maka kamu bisa menuliskan review atau tugas-tugas Anda tersebut di sebuah laman portal job.

Supaya nantinya bisa berbagi informasi terkait tugas staff operasional dan juga bagaimanakah menjadi staff operasional tersebut kepada calon pelamar atau pencari kerja yang lain.

Sehingga nantinya pelamar atau pencari kerja tersebut bisa mengira-ngira bagaimanakah tugas yang akan diembannya ketika menjadi seorang staff operasional.

1. Tugas Umum Staff operasional kantor

Inilah yang menjadi pekerjaan yang begitu memusingkan para staf operasional di kantor yaitu mengatur operasional dari kantor tersebut.

Karena setiap kantor akan memiliki berbagai macam masalah yang bisa jadi setiap hari bahkan setiap jam datang.  Seorang staff operasional tidak akan menjadi beban lagi karena memang ini adalah tugas yang harus diembannya. 

Masalah yang seringkali terjadi di kantor misalnya saja AC mati,  jaringan wi-fi yang tidak menyala sehingga hal tersebut nantinya akan berdampak kepada seluruh karyawan yang lainnya yang ada di kantor tersebut.

Tentunya sebagai staff operasional kamu harus mampu untuk menangani masalah seperti itu walaupun memang kamu tidak melakukannya secara langsung, maka hal tersebut juga dimungkinkan.

Tapi kamu adalah seorang staff operasional kantor yang harus mempunyai minimal satu link vendor untuk memperbaiki hal tersebut.  Jadi link memang salah satu yang bisa menjadi alternatif atau pilihan bagi seorang staff operasional untuk dapat menjalankan setiap operasinya. 

Inilah yang menjadi tolak ukur juga akan kemampuan staf operasional tersebut dalam menjalin hubungan dengan vendor.  Sehingga kedua belah pihak akan sama-sama diuntungkan dan juga merasa nyaman ketika sedang bekerja.

Baca juga : Accounting Staff – Jobdesk, Tugas, Kualifikasi dan Gajinya

Staff operasional  juga akan mengerjakan hal-hal yang lain yang masih berkaitan di kantor tersebut

Mengapa disebut sebagai hal yang lain?  Hal tersebut dikarenakan seorang staff operasional tidak hanya fokus atau mengerjakan satu tugas saja pada satu bidang tertentu melainkan ia bisa saja mengerjakan hampir semua bidang di kantor tersebut. 

Pada umumnya memang staff operasional juga memiliki keterampilan khusus seperti halnya kemampuan desain grafis menggunakan Photoshop  atau CorelDRAW dan yang lain-lainnya yang dibutuhkan oleh kantor. 

Karena memang itu sudah menjadi kewajiban dari seorang staff operasional maka seorang staf harus mau menerima pekerjaan tersebut. Dari beberapa tugas staff operasional yang ada di atas dapat disimpulkan bahwanya kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang staff operasional adalah kepandaian berkomunikasi ke semua orang.

Karena tugas-tugas di atas dijalankan  berhubungan dengan banyak orang.  Selain memang harus memiliki kemampuan khusus yang berguna untuk membantu pekerjaan di kantor.

2. Tugas Staff Logistik Operasional

  • Memonitoring stok pabrik dan material suppor guna kebutuhan produksi perusahaan.
  • Menerima pesanan orderan customer dan memerpersiapkan catatan orderan customer sebelum pengiriman.
  • Memastikan barang yang akan dikirim ke konsumen sesuai dengan kuantitas dan kualitas.
  • Penjadwalan, pengontrolan dan pengendalian pabrik sesuai dengan rencana produksi.

2. Tugas Staff Operasional Bagian Gudang/Pengiriman di Pabrik

  • Mengatur pengangkutan barang ke truck sesuai dengan kapasitas masing-basing.
  • Membuat laporan pengiriman dan pengambilan barang.
  • Mengontrol bongkar muat barang digudang.
  • Memastikan barang yang dimuat sesuai dengan pesanan
  • Menginformasikan ke customer terkait pengiriman dan kondisi barang.
  • Membuat laporan harian
  • Menggurusi semua hal yang terkair armada seperti service, KIR dll
  • Membuat surat jalan bagi supir
  • Merekap tagihan untul S.O (sales order)

Kualifikasi / Requirement Staff Operasional

Seorang staff operasional dibutuhkan skills-skills khusus guna menunjang pekerjaannya selama menjadi seorang staff operasional. Berikut ini adalah persyaratan yang biasa dipakai oleh HRD dalam membuka lowongan kerja sebagai staff operasional :

  • Bisa berkomunikasi dengan baik.
  • Rapi, terstruktur dan gerak cepat.
  • Mau bekerja keras.
  • Punya manajemen waktu yang baik.
  • Memahami ilmu administrasi dasar.
  • Paham microsoft office/word.
  • Lebih banyak dibutuhkan pria
  • Sehat Jasmani dan rohani.
  • Lulusan minimal SMA / D3.

Baca juga : Tugas Staff PPIC : Tanggung Jawab, Syarat dan Gajinya

Gaji Staff Operasional

Dari jobdesknya memang tugas staff operasional ini mirip dengan tugas general affair, begitu juga dari segi gaji yang didapatkan, keduanya juga tidak jauh berbeda. Berikut ini adalah beberapa gaji seorang staff operasional :

Gaji di perusahaan kecil menengah : Rp 2.000.000 – Rp 4.000.000
Gaji di perusahaan nasional : Rp 3.000.000 – Rp 5.000.000
Gaji di perusahaan multinasional : Rp 7.000.000 – Rp 15.000.000

Itulah ulasan mengenai tugas-tugas staf operasional yang dapat menjadi informasi dan wawasan terbaru kamu. Terlebih lagi jika kamu yang akan ditempatkan pada posisi ini, paling tidak kamu telah paham dan mengerti apa saja tugas yang biasa dikerjakan. Semoga bermanfaat ya.

Baca juga artikel terkait “Tugas Staf Operasional” berikut ini :

Gambar Gravatar
Seorang Sarjana Bahasa dan Sastra yang suka menulis. Linked in