pengertian manajer

Pengertian Manajer: Fungsi, Tingkatan, Tugas dan Keterampilan yang Harus Dimiliki

Diposting pada 53 views

Manajer merupakan salah satu jabatan penting di sebuah perusahaan. Manajer yang kompeten di bidangnya bisa membuat perusahaan berkembang lebih optimal. Berikut ini akan diulas secara lengkap mengenai jabatan ini, mulai dari pengertian manajer, fungsi, tingkatan hingga keterampilan yang harus dimiliki. 

Pengertian Manajer

Pengertian manajer secara umum bisa didefinisikan sebagai sosok berpengalaman dengan pengetahuan dan keterampilan yang bagus untuk memimpin dan mengelola sebuah organisasi. Bukan hanya itu saja, seorang manajer juga harus bisa membuat organisasi tersebut mencapai target. 

Manajer juga bisa didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki kemampuan untuk mengarahkan orang lain. Hal tersebut membuat manajer juga harus bisa bertanggung jawab terhadap segala kegiatan dan tindakan yang diambilnya. 

Pengertian Manajer Menurut Para Ahli

1. Menurut Kimball & Kimball


Manajer adalah seseorang yang bertugas mengerjakan dan bertanggung jawab atas keseluruhan fungsi. Keseluruhan fungsi yang dimaksud itu meliputi sistem penyusunan, penyediaan peralatan dan pembiayaan. 

2. Menurut James A.F Stoner

Pengertian manajer menurut A.F Stoner adalah seseorang yang bertugas merencanakan, mengelola, mengarahkan serta mengawasi usaha-usaha yang dilakukan oleh para anggota sebuah organisasi. Hal tersebut perlu dilakukan oleh seorang manajer agar tercapai tujuan dari organisasi tersebut, 

3. Prof. Dr. H. Arifin Abdurachman

Manajer merupakan seseorang yang berkegiatan atau beraktivitas untuk melakukan proses yang berurutan.

4. Dr. SP. Siagian

Menurut Dr. SP Siagian, manajer merupakan orang denga keterampilan dan kemampuan untuk mendapatkan hasil yang sesuai target melalui kerja yang dilakukan oleh orang lain. 

5. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Pengertian manajer menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang yang bertugas mengatur pekerjaan atau kerjasama di antara beberapa orang atau kelompok agar tercapai tujuan yang diinginkan. 

Fungsi Manajer

1. Perencanaan

Fungsi perencanaan ini merupakan kegiatan pokok untuk merencanakan penentuan tujuan usaha dalam menyusun program dan jadwal. Perencanaan dalam sebuah usaha yang dilakukan manajer juga meliputi penyusunan anggaran, pengembangan prosedur dan juga penetapan serta penafsiran kebijakan. 

2. Pengorganisasian

Fungsi pengorganisasian ini terdiri dari penyusunan struktur organisasi, pendelegasian kewenangan dan tanggung jawab serta penetapan hubungan antar bagian dalam sebuah organisasi. Pada dasarnya, ketiga fungsi pengorganisasian tersebut harus mampu dilaksanakan dengan tepat. 

3. Pelaksana Kerja sesuai dengan Susunan Rencana

Fungsi pelaksanaan kerja ini bertujuan agar tercapai koordinasi antar bagian sehingga proses dan hasil produksi kualitasnya tetap terjaga.

4. Pengawasan

Fungsi pengawasan membuat manajer harus mampu mengawasi jalannya pelaksanaan kerja agar hasil dari pekerjaan tersebut bisa sesuai dengan target yang direncanakan. Umumnya, manajer tidak bertindak sendiri dalam menjalankan fungsi ini sebab akan ada beberapa kepala bagian yang akan membantunya.

Kepala bagian yang akan membantu kerja manajer dalam menjalankan fungsi pengawasan ini cukup banyak. Mulai dari kepala bagian produksi, pemasaran, kepegawaian hingga keuangan diharuskan membantu kerja manajer dalam mengawasi jalannya pelaksanaan kerja. 

Tingkatan Manajer

1. First Line Management (Manajemen Lini Pertama)

First line management ini biasanya juga dikenal dengan sebutan manajemen operasional. Tingkatan manajemen ini merupakan tingkatan yang paling rendah dan tugasnya adalah sebagai pengawas sekaligus pemimpin karyawan non-manajerial yang bekerja dalam proses produksi.

Sebutan dari para manajer yang berada di tingkat pertama ini cukup beragam, di antaranya seperti supervisor, manajer area, manajer departemen ataupun mandor.

2. Middle Management (Manajemen Tingkat Menengah)

Middle management adalah tingkatan manajerial yang mencakup semua jenis manajemen yang posisinya ada di antara manajer tingkat pertama dan manajer puncak. Tugas middle management adalah menghubungkan antara kedua manajemen tersebut. 

Sebutan dari para manajer yang berada di tingkat menengah ini di antaranya seperti kepala bagian, manajer pabrik dan juga pimpinan proyek. 

3. Top Management (Manajemen Puncak)

Top management ini memiliki tugas utama untuk merencanakan strategi yang akan diambil perusahaan serta mengarahkan jalan perusahaan tersebut. Tingkatan manajemen paling atas ini biasanya juga dikenal dengan sebutan executive officer dan salah satu contohnya adalah CEO.  

Tugas Manajer

1. Mampu Bekerja Sama dengan Orang Lain

Bekerja sama dengan orang lain itu bukan hanya perkara bekerja bersama bawahan dan atasan saja, namun juga dengan manajer-manajer lain dalam sebuah perusahaan tersebut. Bukan hanya itu saja, manajer juga harus mampu bekerja dengan dan melalui orang-orang yang ada di luar perusahaan.

Orang-orang di luar perusahaan itu bisa mencakup pengurus serikat karyawan, supplier, konsumen, langganan hingga pejabat pemerintahan. 

2. Bertanggung Jawab dan Siap Mempertanggungjawabkan

Manajer memiliki tugas mengelola pekerjaan agar berhasil sesuai dengan target yang telah ditentukan. Evaluasi dilakukan secara rutin untuk mengetahui seberapa baik manajer mampu mengatur tugas-tugasnya. 

Oleh sebab itu, manajer harus bisa bertanggung jawab dengan semua tindakan yang dilakukan oleh bawahannya. 

3. Berpikir secara Analisis dan Konseptual

Manajer harus bisa berpikir secara analisis, setiap masalah yang dihadapi perlu diperinci dan dipisah-pisahkan menjadi beberapa komponen masalah. Hal tersebut diharapkan dapat menghasilkan solusi yang layak dan akurat untuk menyelesaikan masalah yang terjadi. 

Selain itu, manajer harus bisa menjadi seorang pemikir yang konseptual. Hal tersebut akan membuat mereka akan bisa memandang keseluruhan tugas dan sekaligus mampu mengaitkan tugas yang satu dengan yang lain. 

4. Bertindak sebagai Mediator

Manajer harus bisa bertindak sebagai mediator (penengah) sebab dalam sebuah organisasi/perusahaan itu terdiri dari banyak orang yang terkadang akan saling bertentangan. Perselisihan dan pertengkaran di tempat kerja bisa menurunkan produktivitas bahkan tidak menutup kemungkinan merusak suasana kerja.

Puncaknya bisa saja terjadi pertengkaran hebat dan membuat pekerja-pekerja yang cakap tidak betah kemudian meninggalkan perusahaan tersebut. Hal-hal seperti itulah yang membuat manajer memiliki tugas sebagai mediator (penengah) untuk menyelesaikan pertentangan tersebut. 

5. Bertindak seperti Politisi

Sebagai manajer juga harus mampu mengembangkan jaringan kerjasama agar bisa mendapatkan dukungan atas berbagai kegiatan yang diusulkan ataupun diputuskannya. Manajer yang mampu secara efektif “memainkan politik” itu akan berhasil mengembangkan jaringan kerjasamanya dengan lebih baik.

6. Bertindak sebagai Diplomat

Manajer juga perlu memainkan peran sebagai perwakilan resmi dari kelompok kerja di berbagai kesempatan khususnya ketika ada pertemuan organisasional. Manajer juga memiliki kemungkinan ditugaskan sebagai wakil perusahaan ketika bertemu dengan orang-orang di luar perusahaan. 

7. Mengambil Keputusan yang Sulit

Perusahaan memiliki segala kemungkinan, entah itu kemungkinan sukses ataupun kemungkinan menghadapi banyak masalah. Oleh sebab itu, manajer diharapkan untuk bisa menemukan solusi terbaik dan kemudian mengambil keputusan yang akurat sehingga bisa menyelesaikan masalah. 

Keterampilan yang Harus Dimiliki Manajer

1. Keterampilan Konseptual

Manajer yang berada di tingkat atas harus bisa membuat konsep gagasan yang bisa memajukan organisasi atau perusahaan. Gagasan yang dibuatnya itu akan dijabarkan menjadi sebuah perencanaan matang guna mewujudkan konsep gagasan tersebut.

2. Keterampilan Komunikasi 

Manajer juga harus memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik dengan orang lain. Komunikasi yang persuasif harus mampu diciptakan khususnya saat memimpin bawahan agar suasana kerja menjadi lebih nyaman dan pada akhirnya target perusahaan bisa tercapai.

3. Keterampilan Teknis

Manajer juga perlu memiliki keterampilan teknis, khususnya untuk para manajer yang ada di tingkat manajemen lini pertama dan manajemen tingkat menengah. Keterampilan teknis yang dimaksud ini merupakan kemampuan manajer untuk juga bisa menjalankan pekerjaan.

Contoh keterampilan teknis di antaranya seperti memperbaiki mesin, kemampuan akuntansi, kemampuan menjalankan atau menggunakan program komputer dan lain sebagainya. 

Pada dasarnya pengertian manajer itu harus memiliki kemampuan, keterampilan dan pengalaman yang cukup sehingga bisa mengelola organisasi. Tugas manajer yang sangat banyak tersebut harus bisa dilaksanakan sehingga target yang ditentukan oleh organisasi/perusahaan bisa tercapai.

Ketahui berbagai tugas manajer berikut ini :

Gambar Gravatar
Seorang praktisi Pemasaran, SEO dan Digital Marketing. Suka dengan kata dan cinta dengan karya. Turut memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui beragam artikel pendidikan di kitapunya.net.