sistem informasi manajemen

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Diposting pada 150 views

Sistem Informasi Manajemen – Untuk mendukung proses manajemen yang maksimal serta memberikan hasil memuaskan, manajemen juga membutuhkan perangkat pembantunya.

Salah satunya adalah Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang memiliki peran besar dalam menyampaikan informasi terkait manajemen.

Dalam perkembangan management di zaman teknologi saat ini, penggunaan sistem informasi menjadi sangat penting. Jika tidak digunakan, maka proses manajemen tidak akan mampu bergerak dengan tepat, cepat, dan lebih akurat. Bahkan dampak negatifnya berpengaruh pada kemajuan perusahaan.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sebagai salah satu ilmu pengetahuan, perangkat manajemen bisa didefinisikan dalam sebuah teori. Untuk mempermudah Anda dalam memahaminya, berikut beberapa definisi sistem informasi manajemen yang bisa dijadikan bahan rujukan.  

1. Menurut Susunan Kata

Jika dilihat dari susunan katanya, SIM terdiri dari 3 kata yakni sistem, informasi, dan manajemen. Berikut ini adalah pengertian 3 kata tersebut berdasarkan para ahli :

Menurut Raymond Mc Leod dan Geroge Schell (2004:9) bahwa sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama guna mencapai tujuan.

Menurut Robert G. Murdick, dkk (1991:6) seorang ahli dalam SIM, menurutnya informasi adalah data yang telah diambil kembali, diolah, atau sebaliknya dipakai untuk tujuan kesimpulan, argumentasi, atau sebagai dasar untuk peramalan atau pengambilan keputusan.

Menurut George R. Terry dan Leslie W. Rue (2005:1) manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang ke arah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata.

Dari tiga kata ini dapat dipahami bahwa SIM merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk memberikan informasi terkait proses manajemen. 

2. Menurut Para Ahli

Beberapa ahli juga mendefinisikan SIM dengan makna yang sedikit berbeda antara yang satu dengan lainnya. Berikut definisi para ahli dibidangnya dari seluruh dunia :

a. Menurut McLean dan Waterbe

Dalam sebuah buku yang ditulis, Lean dan Waterbe menjelaskan SIM sebagai sebuah sistem yang berfungsi untuk memproses, mengelompokkan, serta menyimpan dan menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu, dalam hal ini terkait manajemen. 

b. Menurut Bodnar dan Hopwood

Dua tokoh ini mendefinisikan SIM dengan langsung mengarah pada contohnya. Sistem informasi dalam manajemen langsung ditujukan pada sebuah perangkat keras dan lunak yang digunakan untuk membantu transformasi data menjadi sebuah informasi yang berguna untuk manajemen.

c. Menurut Azhar Susanto

SIM merupakan sekumpulan subsistem baik fisik ataupun non fisik yang berhubungan antara satu dengan lainnya. Dalam informasi manajemen, maka hubungan tersebut dibentuk untuk menyusun informasi terkait manajemen.

d. Menurut Raymond Mcleod, Jr dan George P. Schell (2008: 12)

Sistem Informasi Manajemen sebagai sistem berbasis komputer yang membuat informasi tersedia bagi para pengguna yang memiliki kebutuhan serupa.

e. Menurut George M. Scott (2002:100)

SIM adalah serangkaian subsistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi melalui serangkaian cara untuk memaksimalkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan.

f. Menurut Handoko

SIM adalah informasi yang dibutuhkan dengan akutar dan tepat waktu untuk membentuk proses pembuatan keputusan dan memungkinkan fungsi-fungsi perencanaan operasional organisasi dilaksanakan secara efektif.

3. Secara Umum

Dari beberapa pengertian ahli dan susunan katanya, dapat diperoleh pengertian sistem informasi manajemen secara umum. SIM merupakan sebuah prosedur yang tersusun rapi dari perangkat lunak ataupun keras untuk dimanfaatkan sebagai alat transformasi data.

Data yang ditransformasi ini selanjutnya akan menjadi sebuah informasi yang berguna untuk memenuhi tujuan utama proses manajemen.

Tujuan Sistem Informasi Manajemen

Mengapa sistem informasi manajemen diperlukan? SIM memiliki beberapa tujuan pokok mengapa harus ada, tapi intinya adalah untuk mempermudah berjalannya fungsi-fungsi yang ada dalam proses manajemen.

Dalam manajemen sendiri terdapat 4 fungsi yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan. Dengan begitu, tujuan dari SIM adalah:

1. Menyediakan Segala Informasi untuk Pengendalian

Dalam membuat rencana yang sesuai kondisi dan kelengkapan sumber daya, dibutuhkan informasi terkait data yang ada di sekitar proses kerja. Data tersebut bisa membantu manajer untuk membuat perencanaan, serta evaluasi dari rencana yang sudah diciptakan untuk tujuan kerja.

2. Menyediakan Informasi Terkait Perhitungan

Perangkat keras dan lunak yang digunakan sebagai sistem informasi juga mampu mengolah data kuantitatif. Kemampuan ini sangat bermanfaat untuk membantu proses perhitungan terkait harga pokok serta tujuan terkait biaya lainnya.

3. Menyediakan Informasi untuk Proses Pengawasan

Walaupun bisa dilakukan secara manual, namun proses pengawasan juga harus dibantu oleh sistem informasi. Tentunya informasi tersebut harus akurat agar tidak terjadi kesalahan dalam pengawasan.

Hasil pengawasan secara langsung ataupun melalui data sistem informasi, selanjutnya dijadikan bahan untuk mengambil keputusan perusahaan. Tanpa informasi data yang akurat, keputusan yang diambil berpotensi besar untuk salah dan merugikan perusahaan. 

4. Memudahkan dan Mendukung Pekerjaan Manajemen

Pekerjaan manajemen sangat luas untuk memenuhi peran dan empat fungsi yang harus dijalankan. Demi memudahkan pekerjaan tersebut, penggunaan sistem informasi manajemen akan sangat membantu mengerucutkan data yang pada awalnya bersifat sangat luas. 

5. Sebagai Sistem Pengambil Keputusan

Seorang ahli bernama Raymod Mcleod, Jr (1995:348) mengungkapkan bahwa keputusan adalah rangkaian tindakan yang perlu dilakukan guna memecahkan masalah untuk menghindari / meminimalisir dampak negatif atau untuk memecahkan masalah.

Sistem pengendalian keputusan akan menyediakan informasi pemecahan masalah maupun kemampuan komunikasi dalam memecahkan masalah.

Fungsi Sistem Informasi Manajemen

Fungsi dari SIM sebenarnya sangat luas dan beragam. Fungsi ini bisa berbeda sesuai penggunaannya.

Misalnya antara perusahaan yang berbasis bisnis, dengan sebuah organisasi tertentu, maka fungsi sistem informasi ini akan berbeda.

Jika digabungkan dan dilihat secara lebih umum, fungsi tersebut di antaranya:

  • Memberikan informasi yang dibutuhkan manajemen, perusahaan, dan organisasi.
  • Menyajikan data yang akurat dan tepat waktu sesuai kebutuhan manajer.
  • Menjamin ketersediaan informasi yang berkualitas dan bisa dipertanggungjawabkan.
  • Membantu proses pengambilan keputusan, baik dengan model tertutup atau terbuka.
  • Mengolah transaksi yang telah terjadi dengan mengurangi biaya dan memaksimalkan pendapatan.
  • Membantu antisipasi konsekuensi ekonomi yang mungkin terjadi.
  • Mengembangkan rencana kerja yang lebih efektif dan tepat sasaran. 

Manfaat Sistem Informasi untuk Manajemen

Karena memiliki banyak fungsi penting, tentu sistem informasi manajemen memberikan beragam manfaat dalam proses manajemen. Manfaat tersebut bisa didapatkan oleh pihak manajer, organisasi, ataupun perusahaan, seperti berikut ini.

1. Manfaat bagi Manajer atau Pengelola Manajemen

Sebagai unsur utama yang mengelola semua metode dalam manajemen, ada beberapa manfaat yang akan diperoleh manajer selama menggunakan sistem informasi ini. Manfaat tersebut bisa mempermudah pengelolaan dan pengaturan yang dilakukan pihak manajer.

  • Mendapatkan semua gambaran proses kerja secara umum.
  • Memperoleh semua data yang dibutuhkan manajer demi meningkatkan kinerja organisasi.
  • Mempermudah proses membandingkan hasil dengan target yang ingin dicapai.
  • Melakukan analisis terkait kelemahan dan kelebihan dari strategi kerja yang diterapkan.
  • Berpotensi besar untuk memperoleh respons ataupun umpan balik dari kinerja yang telah dilakukan.
  • Mempermudah proses perencanaan, pengawasan, ataupun pengambilan keputusan.
  • Membantu mencari solusi dan menemukan masalah dalam kinerja organisasi. 

2. Manfaat bagi Organisasi yang Dibentuk

Selain manajer, organisasi yang telah dibentuk dalam proses manajemen juga juga mendapatkan manfaat dengan adanya sistem informasi. Secara umum, manfaatnya adalah untuk mempermudah melihat data yang lebih terbuka dan objektif. Manfaat lebih detailnya meliputi:

  • Mempermudah proses pengamatan terhadap fungsi organisasi yang masih berjalan.
  • Mengatur sistem untuk memaksimalkan fungsi yang masih lemah dari data yang disajikan.
  • Mengatur sistem untuk mempertahankan fungsi yang sudah berjalan baik dari data yang disajikan.
  • Meningkatkan efisiensi dalam proses mengakses data dan informasi secara akurat dan cepat.
  • Membantu membandingkan kinerja dalam bisnis yang dijalankan.
  • Membantu proses koordinasi antar divisi dan departemen.

3. Manfaat bagi Perusahaan

Perusahaan yang dikelola menggunakan proses manajemen akan mendapatkan beberapa manfaat dari sistem informasi ini, yaitu:

  • Mendorong perusahaan untuk memaksimalkan dan meningkatkan kinerja agar bisnis yang dibuat selaras dengan kebutuhan konsumen.
  • Bisa membuat keputusan bisnis yang bijak, seperti memindahkan level organisasi sesuai kemampuan sehingga lebih efisien.
  • Meningkatkan kualitas sumber daya fisik ataupun manusia untuk mendukung perkembangan perusahaan.
  • Membantu proses meminimalisir biaya serta meningkatkan produktivitas untuk kinerja perusahaan yang maksimal.
  • Menambah atau mengurangi sumber daya yang diperlukan untuk memaksimalkan kinerja yang masih lemah dalam perusahaan melalui teknologi. 
  • Menjadi sarana peningkatan ketersediaan seluruh unit kerja yang terkoordinasi serta sistematis melalui teknologi.

Sebagai sistem yang membantu terjadinya transformasi informasi, tidak heran jika sistem informasi manajemen memiliki banyak fungsi penting di dalamnya. Bahkan manfaat yang diperoleh cukup luas dan beragam. Semua tergantung pada pihak yang menggunakannya dalam manajemen.

Daftar Pustaka :

  • Djahir, Yulia. (2014). Bahan Ajar Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta:Penerbit Deepublish.
  • McLeod, Raymond dan George Schell. 2004. Sistem Informasi Manajemen Edisi 8. Jakarta: PT Indeks.
Gambar Gravatar
Mencoba untuk berbagi pengetahuan walaupun tidak ditemani secangkir kopi.