gaji kerja di pertambangan

Gaji Kerja di Pertambangan Mineral dan Migas, Cek Besarannya Disini

Diposting pada 1.626 views

Gaji Kerja di Pertambangan – Nominal gaji pertambangan merupakan salah satu nominal upah yang relatif tinggi di Indonesia. Sehingga, bekerja di dunia pertambangan menjadi salah satu pekerjaan idaman semua orang, terutama yang baru lulus dari bangku pendidikan.

Indonesia kaya akan sumber daya alam yang melimpah. Salah satunya dalam bidang pertambangan, energi, dan gas. Tak jarang perusahaan-perusahaan tambang ini seringkali dianggap mampu memberikan penawaran gaji yang cukup besar seiring dengan tingginya risiko kerja di pertambangan.


Teknik pertambangan merupakan bidang ilmu yang mempelajari proses penambangan mineral dan batubara. Fokus dari jurusan Teknik Pertambangan adalah kegiatan eksplorasi, eksploitasi, dan pemrosesan.

Apabila Anda berasal dari jurusan pertambahan dan perminyakan, Anda dapat menjadi salah satu pilihan jenjang karir yang menjanjikan. Lalu berapa besar gaji kerja di pertambangan? Simak penjelasan mengenai prospek kerja pertambangan melalui artikel berikut ini.

Industri Pertambangan di Indonesia

Industri pertambangan di Indonesia secara umum dibagi menjadi 2 sektor, yaitu pertambangan sektor minyak dan gas (migas) dan pertambangan sektor mineral dan batubara (minerba).

Pertambangan minyak dan gas ialah pertambangan yang menggali sumber daya alam berupa minyak bumi dan gas alam. Beberapa perusahaan pertambangan migas di Indonesia yang paling dikenal, seperti Pertamina, Chevron dan Total E&P.

Sedangkan, pertambangan mineral dan batubara merupakan sektor pertambangan yang menggali sumber daya alam berupa logam, emas, batubara dan bahan galian industri seperti batu gamping yang digunakan sebagai bahan baku semen.

Perusahaan pertambangan logam besar di Indonesia, yaitu PT Freeport Indonesia (PTFI), PT Aneka Tambang (ANTAM), PT Vale Indonesia (INCO), PT Merdeka Copper Gold. Perusahaan pertambangan Batubara terbesar di Indonesia antara lain PT Arutmin, PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Adaro Indonesia.

gaji kerja di pertambangan
Ilustrasi gaji kerja di Pertambangan. Sumber: Pexels

Prospek Kerja di Pertambangan

Menurut portal lowongan kerja terkemuka glints, prospek kerja lulusan pertambangan dapat terbagi menjadi lima jenis pekerjaan dan instansi yang menaunginya antara lain

1. Konsultan pertambangan

Konsultan pertambangan membantu dalam mengetahui sifat mineral apa yang akan ditambang, apa kegunaannya, dan bagaimana mineral tersebut akan diolah dan dimanfaatkan oleh manusia nantinya. Karena bekerja di bidang pertambangan memiliki tingkat kesulitan dan tantangan yang tinggi salah satunya keselamatan kerja.

2. Ahli tambang dan geologi

Prospek kerja teknik pertambangan sebagai ahli tambang bertanggung jawab dalam melakukan survei lapisan permukaan bumi. Riset dan pengukuran tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi suatu tempat apakah cocok untuk menjadi lokasi pertambangan atau tidak.

Memiliki tugas turut mendukung proses pertambangan yang ramah lingkungan dan memastikan keamanan peralatan dan keadaan kerja di situs tambang. Biasanya ahli tambang dan geologi ini memiliki sertifikasi Competent Person Indonesia (CPI).

3. Ahli pengeboran bumi

Jurusan teknik pertambangan juga mempelajari matematika dan mekanisme alat. Sehingga, ahli pengeboran bumi bisa juga menjadi prospek kerja teknik pertambangan sehingga pekerja dituntut untuk mengetahui cara pengoperasian pengeboran yang lebih ekonomis. Oleh karena itu, gaji yang yang biasanya didapatkan dari pekerjaan ini sangat fantastis.

4. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Tidak sedikit dari lulusan teknik pertambangan yang bekerja sebagai pegawai di BUMN. Berikut beberapa perusahaan BUMN di Indonesia yang bergerak di bidang mineral dan energi.

  • PT Freeport Indonesia (PTFI)
  • PT Aneka Tambang Tbk (Antam)
  • PT Bukit Asam Tbk
  • PT Timah Tbk
  • PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero
  • PT Pertamina (Persero)
  • PT. PLN (Persero)
  • PT Energy Management Indonesia (Persero)
  • PT. Perusahaan Gas Negara (PGAS)

5. Instansi pemerintahan

Selain BUMN, instansi pemerintahan juga bisa menjadi prospek kerja bagi lulusan teknik pertambangan. Untuk bekerja di instansi pemerintah, Anda bisa mendaftarkan diri dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Secara umum, Anda bisa mengincar salah satu posisi di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral. Di luar itu, terkadang ada beberapa kementerian lain yang memberikan kesempatan bagi lulusan jurusan ini seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan dan juga Perindustrian

Gaji Kerja di Pertambangan

Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak orang yang tertarik bekerja di industri pertambangan karena menawarkan gaji yang menggiurkan. Industri pertambangan menawarkan gaji yang fantastis untuk entry level, bahkan pendapatannya bisa mencapai lebih dari 110 juta per tahun, lho.

Merangkum informasi dari CNBC Indonesia dan Glassdoor, berikut daftar gaji karyawan di sejumlah perusahaan tambang baik tambang batu bara, tembaga, dan emas di berbagai perusahaan di Indonesia

PT Freeport Indonesia
– Internship Rp 1 juta – Rp 2 juta per bulan
– Geotechnical Engineer: Rp 15 juta – Rp 46 juta per bulan
– Engineer: Rp 19 juta – Rp 24 juta per bulan
– Superintendent: Hingga Rp 63 juta per bulan
– Instructor, Safety Contractor: Rp 14 juta – Rp 15 juta per bulan
– QA Engineer: Rp 16 juta – Rp 18 juta per bulan
– Community Relations: Rp 21 juta – Rp 22 juta per bulan
– Training and Development Manager: Rp 54 juta – Rp 58 juta per bulan
– Mechanic: Rp 31 juta – Rp 34 juta per bulan
– Heavy Duty Equipment Mechanic: Rp 20 juta – Rp 21 juta per bulan
– Mechanical Maintenance Engineer: Rp 14 juta – Rp 15 juta per bulan
– Security Officer Contractor: Rp 3 juta per bulan
– Senior Supply Chain Analyst: Rp 32 juta – Rp 35 juta per bulan
– Programmer: Rp 17 juta – Rp 18 juta per bulan
– Fresh Graduate Engineer Internship: Rp 6 juta per bulan
– Staff Accountant: Rp 10 juta per bulan
– Metallurgical Engineer: Rp 13 juta – Rp 15 juta per bulan
– Instructor: Rp 20 juta – Rp 22 juta per bulan
– Senior Officer: Rp 20 juta – Rp 22 juta per bulan
– Chief Engineer: Rp 32 juta – Rp 35 juta per bulan.

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)
– Internship: Rp 2 juta – Rp 5 juta per bulan
– Engineer: Rp 10,5 juta per bulan
– Programmer: Rp 10,7 juta per bulan
– Mine Engineer: Rp 8 juta – Rp 12 juta per bulan
– Superintendent (Pengawas): Rp 20 juta – Rp 24 juta per bulan
– Logistic Planner: Rp 9 juta – Rp 10 juta per bulan
– Staff Contractor: Rp 5 juta – Rp 6 juta per bulan
– Database Engineer: Rp 10 juta – Rp 11 juta per bulan
– Counsel: Rp 46 juta – Rp 49 juta per bulan
– General Affairs: Rp 5 juta per bulan
– Finance & Accounting Supervisor: Rp 16 juta – Rp 17 juta per bulan
– Procurement Officer: Rp 15 juta – Rp 17 juta per bulan
– Geotechnical Analyst: Rp 7 juta – Rp 8 juta per bulan
– Legal Manager: Rp 29 juta – Rp 31 juta per bulan
– Safety Supervisor: Rp 21 juta – Rp 22 juta per bulan
– Environmental: Rp 25 juta – Rp 27 juta per bulan
– Mine Planning Engineer: Rp 9 juta – Rp 10 juta per bulan
– Management Trainee: Rp 7 juta per bulan
– Legal Officer: Rp 11 juta – Rp 12 juta per bulan
– Business Development Manager: Rp 41 juta – Rp 45 juta per bulan
– Project Manager: Rp 67 juta – Rp 72 juta per bulan
– Accounting: Rp 21 juta – Rp 22 juta per bulan
– General Manager: Rp 131 juta – Rp 141 juta per bulan.

PT Kaltim Prima Coal (KPC)
– Senior Civil Engineer: Rp 31 juta – Rp 39 juta per bulan
– Senior Engineer: Rp 35 juta – Rp 52 juta per bulan
– IT System Analyst Contractor: Rp 19 juta – Rp 21 juta per bulan
– Project Electrical Engineer Contractor: Rp 15 juta – Rp 17 juta per bulan
– Software Engineer: Rp 15 juta – Rp 17 juta per bulan
– Legal Specialist: Rp 22 juta – Rp 24 juta per bulan
– Senior Project Engineer: Rp 34 juta – Rp 37 juta per bulan
– Geotechnical Engineer Contractor: Rp 30 juta – Rp 33 juta per bulan
– Mining Engineer Contractor: Rp 25 juta – Rp 27 juta per bulan.
PT Indika Energy Tbk (INDY)
– Marketing Specialist: Rp 25 juta per bulan
– Senior Manager: Rp 45 juta – Rp 48 juta per bulan
– Internal Auditor: Rp 10 juta per bulan
– Legal Manager: Rp 30 juta per bulan
– Supervisor: Rp 20 juta per bulan
– Corporate Business Analyst: Rp 26 juta per bulan.

Perlu diketahui gaji pertambangan di tiap daerah tidak selalu sama. Perbedaan nominal gaji bisa saja berbeda karena beberapa hal, misalnya, lokasi penempatan tugas, jabatan, masa kerja, dan lain sebagainya. Besaran di atas hanya sebagai gambaran mengenai besaran upah yang diperoleh bahkan bisa lebih tinggi lagi jika ditambahkan tunjangan, fasilitas, dan bonus lainnya, lho! Wow, fantastis sekali bukan nominalnya?

Umumnya jika perusahaan sedang menggarap proyek, Anda harus bersedia dikirim ke lokasi tambang kecuali jika kamu melamar untuk posisi di back office. Keamanan dan keselamatan juga sering jadi pertimbangan saat melamar di perusahaan tambang.

Sekian ulasan mengenai gaji kerja di pertambangan. Profesi ini memiliki gaji yang tinggi serta prospek kerja yang menguntungkan. Tertarik bekerja di industri pertambangan? Semoga ulasan ini bermanfaat!

Baca juga:

Gaji Kerja di BUMN: Mulai dari Sektor Keuangan hingga Pertambangan

15+ Pekerjaan Freelance di Indonesia yang Bisa Dicoba

12 Aplikasi Pembuat CV Kreatif dan ATS Friendly yang Menarik HRD