Syarat-syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Pada kesempatan ini kita punya akan share artikel yang berjudul Syarat-syarat Terjadinya Interaksi Sosial, setelah pada kesempatan yang lalu share mengenai pengertian dan bentuk-bentuk interasksi sosial. Dan berikut ini merupakan penjelasan dari kita punya :


Syarat-syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Menurut Prof. Dr. Soerjono Soekanto dalam Pengantar Sosiologi menyatakan bahwa setidaknya terdapat dua syarat yang memungkinkan terjadinya interaksi sosial, yaitu sebagai berikut :


1. Interaksi sosial terjadi karena adanya kontak sosial

Kata kontak dalam bahasa Inggris berasal dari kata "contact", kemudian dari bahasa Latin adalah "con" atau "cum" yang mempunyai arti bersama-sama dan "tangere" yang mempunyai arti menyentuh. Jadi arti kata kontak adalah bersama-sama menyentuh. Kontak sosial ini tidak selalu berinteraksi secara fisik atau bertemu langsung/bertatap muka, karena orang dapat melakukan kontak sosial untuk melakukan interaksi sosial dengan menggunakan HP untuk sms/telepone, komputer untuk internatan dan lain sebagainya.

Kontak sosial memliki sifat-sifat sebagai berikut :
  • Kontak sosial suatu saat dapat bersifat positif, tetapi bisa juga bersifat negatif, apabila kontak sosial tersebut arahnya pada suatu yang saling menguntungkan atau kerjasama maka kontak sosial tersebut dapat disebut dengan kontak sosial yang bersifat positif, sebalinya apabila kontak sosial tersebut lebih mengarah pada suatu pertentangan atau konflik, maka kontak sosial tersebut dapat disebut dengan kontak sosial yang bersifat negatif. 
  • Sifat dari kontak sosial berikutnya adalah sifat primer dan sekunder. Kontak sosial yang bersifat primer terjadi apabila orang yang melakukan interaksi sosial bertemu secara langsung atau bertatap muka tidak melalui suatu perantara. Misalnya kontak sosial antara anak dengan bapak ketika di rumah, kontak sosial sesama teman di kelas dan lain sebagainya. Sedangkan kontak sosial yang bersifat sekunder terjadi apabila interaksi sosial tersebut berlangsung melalui perantara, seperti melalui telepon dan hp. 

2. Interaksi sosial terjadi karena adanya komunikasi

Pengertian dari komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi dari satu pihak ke pihak yang lain dalam rangka mencapai tujuan bersama. Terdapat lima unsur pokok dalam komunikasi, yaitu sebagai berikut : 
  • Komunikator, unsur yang pertama terjadinya komunikasi adalah adanya komunikator. Pengertian dari komunikator adalah seseorang yang membawa dan menyampaikan suatu pesan/informasi/perasaan/pemikiran kepada orang lain yang kemudian disebut dengan komunikan. 
  • Komunikan, unsur terjadinya komunikasi yang kedua adalah adanya komunikan atau seseorang/beberapa orang yang menerima informasi/pesan,perasaan/pemikiran dari orang lain (komunikator) 
  • Pesan, unsur terjadinya komunikasi yang ketiga adalah adanya pesan yang memunyai pengertian yaitu sesuatu yang disampaikan oleh komunikator dan disampaikan kepada komunikan. 
  • Media, unsur terjadinya komunikasi yang keempat adalah adanya media yaitu alat untuk menyampaikan pesan.
  • Efek atau feed back, yaitu tanggapan atau perubahan yang diharapkan terjadi pada seseorang yang menerima informasi atau komunikan setelah menerima pesan dari komunikator.
Syarat-syarat Terjadinya Interaksi Sosial
Syarat-syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Dalam komunikasi terdapat tiga tahapan penting yang harus dilakukan, yaitu sebagai berikut :  

a. Encoding

Tahap pertama dalam komunikasi adalah encoding. Pada tahap ini gagasan yang akan disampaikan/dikomunikasikan kepada komunikan akan diwujudkan dalam kalimat atau gambar. Dalam tahap ini komunikator harus memilih kata atau istilah, kalimat dan gambar yang sekiranya mudah untuk diterima/dipahami oleh komunikan. Komunikator seyogyanya harus menghindari penggunaan kode-kode atau istilah-istilah yang membingungkan komunikan, ini bertujuan agar terjalin komunikasi yang baik dan nyambung.

b. Penyampaian

Tahapan penting yang kedua dalam komunikasi adalah penyampaian. Pada tahap ini istilah atau gagasan yang telah diwujudkan dalam bentuk kalimat dan gambar sudah mulai disampaikan kepada komunikan. Penyampaian yang dilakukan oleh komunikator dapat berupa lisan dan dapat juga berupa tulisan atau gabungan dari keduanya.

c. Decoding

Tahapan penting yang ketiga dalam komunikasi adalah decoding. Pada tahap yang ketiga ini dilakukan oleh komunikan atau orang yang menerima pesan untuk mencerna dan memahami kalimat serta gambar (informasi) yang diterima dari komunikator berdasarkan pengalaman pribadi.
Load disqus comments

0 comments