kelompok sosial

Pengertian, Contoh dan Ciri-ciri Kelompok Sosial + Macam-macamnya

Diposting pada 1.212 views

Pengertian, Contoh dan Ciri-ciri Kelompok Sosial – Di masyarakat atau disekitar kita banyak kita temui kelompok-kelompok atau komunitas sosial, dimana kelompok sosial ini biasanya memiliki nama sesuai dengan karakteristik atau ciri khas yang dimiliki oleh kelompok sosial tersebut.  

Kelompok sosial ini terbentuk karena ada kesamaan diantara mereka, misalnya sama-sama pecinta kucing maka bisa saja membuat kelompok pecinta kucing Jakarta. Atau bisa juga mereka memiliki pekerjaan yang sama, sebagai contoh adalah persatuan ojol (ojek online), persatuan tukang becak dan masih banyak lagi.  

Karena ada kesamaan itulah kemudian mereka memutuskan untuk membentuk sebuah kelompok sosial, yang didalamnya mereka bisa mewujudkan tujuan bersama, saling berinteraksi, atau bahkan saling mengikat membentuk solidaritas yang kuat (membangung persaudaraan yang kental).  

Dengan adanya kelompok sosial ini tentunya membawa keuntungan yang banyak, salah satunya bagi para anggotanya yaitu mendapatkan teman yang baru, bersosialisasi dan saling mendukung satu sama lain. Sementara bagi pemerintah, kelompok sosial ini akan lebih memudahkan dalam pengawasan dan pengontrolan.  

Dari tadi sudah banyak berbicara tentang kelompok sosial, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan kelompok sosial? Dan contoh di masyarakat itu seperti apa? Sekalian ciri-ciri kelompok sosial itu bagaimana? Kita akan menjawab pertanyaan itu semua, tenang !  

Pengertian Kelompok Sosial

Gambar disamping, adalah salah satu contoh kelompok sosial yang ada di masyarakat, yakni kelompok sosial onthel yang ada di jogja, mereka bersatu dengan kesamaan suka dengan onthel dan bersepeda serta saling berinteraksi di dalam kelompok tersebut.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan dijelaskan pengertian daripada kelompok sosial. Kelompok sosial adalah merupakan sekumpulan atau sekelompok orang yang ada di masyarakat dan memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi satu sama lain, serta biasanya memiliki suatu kesuakaan yang sama (hobbi, pekerjaan, aktivitas, fans dsb).

Kelompok diciptakan oleh anggota masyarakat dengan karakteristik/kesukaan/minat yang sama.

Kelompok tersebut dapat memiliki aturan, prinsip atau sesuatu yang menjadi keyakinan sehingga mampu untuk merubah/mempengaruhi perilaku para anggota dari kelompok sosial tersebut.

Sumber lain mengatakan bahwa kelompok sosial adalah himpunan manusia yang saling hidup bersama dan menjalani saling ketergantungan dengan sadar dan tolong. (R.M. Macler & Charles H. Page: Society, An Introductory Analysis, Macmillan &
Co.Ltd., London, 1961: 213)

Pengertian Kelompok Sosial Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah pengertian kelompok sosial menurut para ahli.

1. Menurut Soerjono Soekanto

Pengertian dari Kelompok sosial adalah himpunan atau kesatuan kesatuan manusia yang hidup bersama karena saling berhubungan di antara mereka secara timbal balik dan saling mempengaruhi serta timbul suatu kesadaran untuk saling tolong menolong.

2. Menurut Paul B. Horton dan Chester L Hunt

Istilah kelompok sosial diartikan sebagai kumpulan manusia yang memiliki kesadaran akan keanggotannya dan saling berinteraksi.

3. Menurut George Homans

Kelompok adalah kumpulan individu yang melakukan kegiatan, interaksi, dan memiliki perasaan untuk membentuk suatu keseluruhan yang terorganisasi dan berhubungan timbal balik.

4. Menurut Wikipedia

Bersumber dari wikipedia, kelompok sosial adalah dalah kumpulan manusia yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi.  

Contoh-contoh Kelompok Sosial

Berikut ini ada beberapa contoh kelompok sosial yang ada di masyarakat, apabila anda disuruh menyebutkan contoh kelompok sosial yang ada di masyarakat, sebaiknya anda kasih tambahan berupa daerahnya, misal saja kelompok sosial ibu ibu pkk, anda tambah tu,  jadi kelompok sosial ibu ibu pkk desa anda.

Sehingga lebih jelas, begitu juga dengan contoh yang lainnya. Dan yang saya sebutkan di bawah ini hanyalah contoh dan hanya fiktif belaka, di dunia nyata saya ngak tau komunitasnya ada atau ngak.

  • Kelompok Sepeda Onthel Yogyakarta
  • Komunitas Pecinta Google
  • Fatinistic Yogyakarta (kelompok penggemar Fatin)
  • Remaja Masjid Al-Hikmah Sleman
  • Karang Taruna Desa
  • Blogger Jogja
  • Blogger Jakarta
  • Komunitas Youtuber se-Indonesia
  • Komunitas Ojek Online Jogja
  • Kelompok Ronda Malam Minggu
  • Kelompok Pecinta Ular
  • Kelompok Sosial Arisan ibu ibu Minggu Wage
  • Komunitas Pecinta Alam
  • Komunita Pedagang Jujur yang suka facebook
  • Ibu ibu PKK Desa Sini
  • Persatuan Ojek Desa Ular Panjang
  • Kelompok Futsal Ibu ibu
  • Komunitas Senam Sehat Hari Minggu
  • Komunitas Pecinta Alam Jogja
  • Komunitas Orang Gundul
  • Kelompok Sosial Peduli Bersam
  • Kelompok Relawan Dengan Senang Hati
  • Kumpulan Pecinta Jangka Sorong
  • Dan lain Sebagainya


Ciri-ciri Kelompok Sosial

Menurut Soerjono Soekato, suatu himpunan manusia atau yang dikatan sebagai kelompok sosial memiliki ciri kurang lebih sebagai berikut :

  1. Setiap anggota kelompok harus memiliki kesadaran bahwa ia adalah sebagian dari kelompok yang bersangkutan
  2. Adanya hubungan timbal balik antara anggota yang satu dengan anggota yang lainnya.
  3. Ada suatu faktor yang dimiliki bersama, sehingga hubungan antara
    mereka bertambah erat, misalnya: nasib yang sama, kepentingan yang sama,
    tujuan yang sama, ideologi politik yang sama, dan lain-lain.
  4. Berstruktur, berkaidah, dan mempunyai pola perilaku.
  5. Bersistem dan berproses.
  6. Memiliki struktur sosial sehingga kelangsungan hidup kelompok tergantung pada kesungguhan anggotannya dalam melaksanakan perannya
  7. Memiliki norma-norma yang mengatur hubungan diantara para anggotanya
  8. Memiliki kepentingan bersama.
  9. Biasanya memiliki syarat-syarat khusus untuk ikut dalam kelompok tersebut seperti batasan umur, wilayah dll.

Kelompok sosial merupakan himpunan manusia yang memiliki kesamaan dan kesadaran bersama untuk membentuk sebuah kelompok yang memiliki tujuan/dorongan/prinsip sesuai dengan kesepakatan bersama. Secara umum ciri-ciri kelompok sosial ini adalah sebagai berikut : 

  1. Terdapat dorongan atau motif yang sama antar individu suatu dengan yang lain.
  2. Terdapat akibat-akibat interaksi yang berlainan terhadap individu satu dengan yang lain.
  3. Berlangsungnya suatu kepentingan.
  4. Adanya keinginan untuk kumpul bersama/membuat acara.
  5. Memiliki identitas seperti nama/atribut/merek/simbol dll.
  6. Memiliki struktur organisasi, minimal ketua yang memimpin kelompok tersebut.
  7. Adanya kesepakatan dan kesadaran di masing-masing anggota terhadap kelompok tersebut.
  8. Memiliki visi misi atau tujuan yang hendak dicapai.
  9. Adanya peneguhan norma pedoman tingkah laku anggota kelompok yang mengatur interaksi dalam kegiatan anggota kelompok untuk mencapai tujuan yang ada.

Macam-macam Kelompok Sosial

Kelompok sosial dapat dibedakan berdasarkan berbagai sudut pandang, salah satunya adalah berdasarkan interaksi sosial yang didalamnya terdapat pembagian tugas, struktur maupun norma yang mengatur anggota kelompok, berikut adalah macam-macamnya : 

1. Kelompok Primer

Adalah kelompok yang didalamnya terjadi interaksi sosial yang anggotanya saling mengenal dekat dan berhubungan erat dalam kehidupan.

Kelompok ini kedekatakannya sangat erat, masing-masing anggota sudah saling mengenal bahkan bisa dibilang kelompok rasa keluarga, kemudian interaksi yang terjadi di dalamnya berlangsung secara langsung (tatap muka) tanpa melalui perantara  

Kelompok sosial ini bisa langsung kita temukan di lingkungan sekitar kita. Contoh kelompok sosial primer ini antara lain : Keluarga, RT, kawan sepermainan, kelompok agama dan lain-lain.  

2. Kelompok Sekunder

Jenis kelompok sosial yang kedua adalah kelompok sekunder, di dalam kelompok ini interaksi sosial tidak terjadi secara langsung atau melalui perantara, dan sifatnya kurang kekeluargaan.

Contoh kelompok sosial sekunder ini antara lain : partai politik, perhimpunan serikat kerja dll.  

3. Kelompok Formal

Salah satu ciri kelompok formal ini adalah manajemennya yang lebih teratur, didalamnya sudah terdapat Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART) dan perekrutannya juga terdapat syarat-syarat khusus.

Contoh kelompok jenis ini adalah semua perkumpulan yang memiliki AD/ART seperti kelompok tani, kelompok ikan, LPMD, dll.  

4. Kelompok Informal

Kelompok informal adalah kelompok yang berasal dari proses interaksi, daya tarik, dan kebutuhan-kebutuhan seseorang. Keanggotannya biasanya tidak teratur, didalamnya sudah terdapat pembagian tugas namun sifatnya informal.

Dengan kata lain pengurusnya dipilih berdasarkan kekeluargaan dan simpati, contohnya adalah kelompok arisan, remaja, karang taruan dll.      

Baca artikel selanjutnya tentang kelompok sosial :

Hubungan Kelompok Sosial dengan Masyarakat Mutikultural
Atau baca yang ini : Pengertian dan bentuk-bentuk interaksi sosial