Tugas Staff Finance: Pengertian, Peran, Keterampilan dan Gajinya

Diposting pada 2.070 views
sumber : pexels.com

Pengertian Staff Finance

Profesi sebagai staff finance atau staf keuangan ialah profesi yang memiliki tanggung jawab untuk mencari, mengatur, mengalokasikan dana, serta melakukan pembayaran di sebuah perusahaan.

Disamping itu, bagian keuangan juga ditugaskan untuk mengelola keperluan uang kas dalam perusahaan serta memastikan kesesuaiannya dengan pencatatan yang telah dilakukan oleh bagian akuntan, yang artinya, seorang staf keuangan berhak untuk memegang dana milik perusahaan, termasuk menerima sekaligus mengeluarkan dana tersebut, baik yang ada di kas, bank, deposit, maupun investasi.


Bekerja sebagai staf keuangan diharuskan untuk bisa menghitung serta memiliki tingkat ketelitian yang tinggi. Maka dari itu, biasanya staf keuangan biasanya diambil dari orang yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang ilmu ekonomi dan atau ilmu akuntansi.

Peran dan Tanggung Jawab Staff Finance

  1. Melaksanakan serta membantu berbagai macam tugas yang diberikan oleh koordinator umum dan koordinator keuangan.
  2. Melakukan pengumpulan data-data dan atau bukti-bukti transaksi dalam kegiatan perusahaan sekaligus mencatatnya.
  3. Menyusun berbagai bukti laporan dengan baik dan benar.
  4. Memberikan klarifikasi atau penjelasan mengenai semua transaksi yang terjadi di perusahaan kepada koordinator umum dan koordinator keuangan.
  5. Melakukan penyusunan berbagai macam dokumen mengenai kegiatan-kegiatan akuntansi serta keuangan perusahaan.
  6. Menerima semua setoran tagihan atau pembayaran dari berbagai hasil transaksi kegiatan usaha dalam perusahaan.
  7. Membayar berbagai macam tagihan kepada pihak luar perusahaan setelah syarat-syarat kelengkapan dan data-datanya terpenuhi, sekaligus mendapatkan persetujuan dari pejabat perusahaan atau pimpinan yang memiliki kewenangan atas hal tersebut.
  8. Memberikan klarifikasi atau penjelasan mengenai berbagai macam tagihan yang muncul dan atau yang akan dibayarkan ke pihak luar melalui koordinator umum maupun koordinator keuangan.
  9. Memiliki tanggung jawab untuk mengatur pemasukan serta pengeluaran kas yang kecil.
  10. Mengadministrasikan serta membuat catatan mengenai seluruh transaksi penerimaan sekaligus pengeluaran dari kas perusahaan.
  11. Mengumpulkan serta membuat arsip mengenai berbagai macam data dan atau bukti-bukti transaksi yang telah terjadi dalam perusahaan.
  12. Menyusun berbagai macam tagihan, menyesuaikan dengan tanggal jatuh tempo, serta menjadwalkan pembayaran berbagai tagihan kepada pihak di luar perusahaan.
  13. Mengatur segala administrasi kepada bank atau lalu lintas keuangan perusahaan kepada bank yang telah ditetapkan.
  14. Memiliki tanggung jawab kepada manajer keuangan.

Keterampilan Yang Harus Dimiliki Staf Finance

  • Analisis data

Sebagai staf yang bekerja pada bagian keuangan, staf finance perlu menyediakan data laporan beserta data historisnya untuk dewan direksi guna untuk pengambilan keputusan mengenai apa yang akan dilakukan untuk kedepannya.

  • Memiliki Pemahaman Bisnis

Staf keuangan merupakan profesi yang berkontribusi pada bisnis di tingkat strategis yang membutuhkan pemahaman lebih dari sekadar angka-angka. Staf keuangan juga perlu untuk memahami keseluruhan dari bisnis yang digelutinya. Untuk memberikan masukan kepada direksi, staf keuangan memerlukan gambaran secara utuh mengenai bagaimana tiap-tiap area fungsional bekerja secara maksimal untuk mendapatkan hasil yang paling baik.

  • Kemampuan berpikir logis

Kemampuan berpikir secara logis yang diperlukan oleh staf keuangan yaitu meliputi :

  1. Mampu melakukan analisa
  2. Mampu melakukan manajemen dengan baik
  3. Berorientasi dengan detail dan teliti
  • Menguasai bahasa asing

Penguasaan bahasa asing sangat diperlukan oleh staf keuangan karena selain mungkin perusahaan akan memiliki klien dan atau berhubungan dengan perusahaan asing sehingga komunikasi serta dokumen yang diberikan berkemungkinan berbahasa asing pula, terutama bahasa Inggris.

  • Menguasai aplikasi office

Staf keuangan memerlukan keahlian untuk memahami dan bisa menggunakan aplikasi office seperti word, excel, dan power point. Karena dalam pekerjaannya, staf keuangan perlu untuk membuat laporan, melakukan pembukuan, menganalisa data, dan juga mempresentasikan atau menjelaskan mengenai perputaran uang dalam perusahaan.

  • Memiliki kemampuan untuk membuat laporan L/R (laba-rugi), Jurnal, Neraca, dan lain-lain.

Profesi staf keuangan memerlukan kemampuan akuntansi yang baik seperti membuat laporan L/R, jurnal, neraca, dan lainnya guna untuk menghitung atau menganalisa perputaran keuangan dalam perusahaan. Maka dari itu, biasanya posisi staf keuangan memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dan atau akuntansi.

  • Memiliki Sertifikat Brevet A & B

Sertifikast brevet adalah sertifikat yang didapatkan setelah peserta sertifikasi berhasil menyelesaikan pelatihan atau kursus dengan beberapa tingkatan yang berbeda. Terdapat 3 tingkatan sertifikasi brevet yaitu brevet A, brevet B, dan brevet C. Namun, yang diperlukan oleh staf keuangan biasanya hanyalah sertifikat brevet A dan brevet B saja.

Brevet A adalah tingkatan pelatihan perpajakan yang membahas mengenai pajak penghasilan orang pribadi. Pada sertifikasi ini, yang perlu diselesaikan oleh peserta kursus kalah mengenai tata cara perpajakan atau ketentuan umumnya, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), bea materai, pajak bumi dan bangunan (PBB), dan pajak penghasilan orang pribadi (PPh 21).

Brevet B adalah tingkatan pelatihan perpajakan yang membahas mengenai perpajakan dasar sampai menengah. Para peserta sertifikasi harus berhasil menyelesaikan materi mengenai pemotongan dan pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 21, Pasal 15, Pasal 23, Pasal 25, Pasal 26, Pasal 4 ayat 2 dan sebagainya, pajak penjualan barang mewah (PPBM), Akuntansi Pajak, pemeriksaan dan penyidikan pajak, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) baik 1111 maupun 1107 PUT, Pajak Penghasilan (PPh) Badan serta pengisian SPT PPN dan PPh elektronik.

Cara Menjadi Staff Finance (Staf Keuangan)

Umumnya, calon pelamar posisi staf keuangan memiliki latar belakang pendidikan gelar sarjana pada bidang ilmu ekonomi, bidang ilmu akuntansi, ilmu matematika, atau jurusan lainnya yang masih relevan. Bahkan, beberapa perusahaan ada yang menginginkan atau menetapkan gelar master untuk posisi staf keuangan ditempatnya.

Dibandingkan dengan bidang ilmu lainnya, bidang ilmu akuntansi cenderung disukai oleh perusahaan, karena perkuliahannya mempelajari seni pencatatan, penggolongan, dan juga pengikhtisaran dalam ukuran moneter dengan cara tertentu.

Selain itu, jurusan ilmu akuntansi juga mempelajari berbagai hal mengenai laporan keuangan, dimulai dari membuat berbagai macam laporan menyesuaikan dengan standar tiap-tiap perusahaan, melakukan analisa laporan keuangan, menilai kelayakan usaha melalui laporan keuangan, hingga menilai prospek perusahaan untuk kedepannya.

Disamping itu, pendidikan ilmu akuntansi juga mempelajari mengenai audit atau secara sederhananya, pendidikan ilmu akuntansi mempelajari cara melihat layak atau tidaknya sebuah laporan keuangan.

Dengan berbagai modal ilmu yang dimiliki oleh para sarjana pendidikan ilmu akuntansi tersebut, perusahaan pasti akan sangat mempertimbangkan potensinya untuk menerimanya sebagai staf keuangan.

Prospek Kerja Staff Finance (Staff Keuangan)

Peluang kerja sebagai staf keuangan akan selalu terbuka, karena staf keuangan memiliki peran yang sangat penting untuk mengatur berbagai macam urusan keuangan di suatu perusahaan. Staf keuangan memiliki peran yang sangat penting untuk mengelola keuangan serta prosesor aktualnya untuk mendapatkan dana yang bisa memengaruhi kehidupan dari sebuah perusahaan.

Staf keuangan berhubungan langsung dengan penciptaan serta studi keuangan, pengawasan, perbankan, investasi, kredit, aset, serta liabilitas yang dapat membentuk sistem keuangan. Staf keuangan akan mencatat semua transaksi keuangan perusahaan, melakukan transaksi dengan para supplier, mengontrol transaksi atau aktivitas keuangan dari perusahaan, dan juga membuat laporan perihal aktivitas keuangan dari perusahaan.

Seorang financial banker di luar negeri, memiliki gaji yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan financika banker yang bekerja di Indonesia. Sebagai contoh, seorang financial banker di Singapura bisa memiliki kisaran pendapatan minimal US$120.000 atau Rp1,4 miliar hingga US$300.000 atau Rp3,5 miliar per tahunnya.

Tempat Staff Keuangan Bekerja

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Direktorat Jenderal Pajak termasuk dari lembaga-lembaga yang membutuhkan banyak tenaga staf keuangan dibandingkan dengan berbagai lembaga yang lainnya. Staf bagian keuangan juga mempunyai jenjang karir yang cukup menjanjikan jika bergabung dengan sebuah perusahaan, terutama di ruang lingkup yang luas.

Berawal dari tingkatan sebagai Junior Staf Bagian Keuangan, di posisi ini, pekerja hanya melakukan transaksi keuangan sederhana dan belum memegang tanggung jawab yang besar dalam melakukan pelaporan keuangan. Lalu, untuk Senior Staf Bagian Keuangan, ditugaskan untuk melakukan transaksi sederhana, sekaligus membuat laporan keuangan menyesuaikan dengan arahan dari manajer keuangan.

Selanjutnya, menjadi Manajer Bagian Keuangan yang diberikan tanggung jawab atas satu lingkup kecil pada keuangan perusahaan sepertinya menyelesaikan urusan pembayaran transaksi eksternal ataupun pembayaran gaji. Untuk level yang paling tinggi, yaitu Kepala Bagian Keuangan, memiliki tanggung jawab untuk satu divisi keuangan.

Baca Juga: Tugas Purchasing Staff

Macam Kategori Pekerjaan di Bagian Keuangan

Berikut ini merupakan beberapa kategori pekerjaan di bagian keuangan :

1. Chief Financial Officer (CFO)

Chief Financial Officer adalah bagian yang mengatur keuangan serta merupakan ahli atau bagian yang memiliki peran penting untuk membantu sebuah perusahaan untuk berkembang dengan pesat. Chief Financial Officer memiliki tanggung jawab untuk mengelola staf keuangan secara langsung maupun tidak langsung supaya bisa memantau manajemen kas, penganggaran, asuransi, investasi, serta pelaporan keuangan, untuk mendorong berjalannya strategi keuangan sebuah perusahaan.

Ketika sebuah perusahaan mengalami krisis yang berkaitan dengan keuangan, maka Chief Financial Officer mempunyai andil untuk mengatur manajemen kinerja dan strategi keuangan. Jika dilihat lada kesehariannya, Chief Financial Officer dapat mengerjakan berbagai pekerjaan yang berbeda namun tetap berfokus terhadap masa depan sebuah perusahaan.

2. Financial Advisor

Merupakan salah satu posisi yang sangat penting hampir di segala perusahaan karena berkaitan dengan jasa layanan keuangan. Salah satu bentuk perusahaan yang memiliki posisi Finacial Advisor (FA) adalah perusahaan asuransi. FA atau penasihat keuangan bertugas membantu klien untuk mencapai kebutuhan mereka. Jika di perusahaan, FA memberikan keterampilan yang diperlukan untuk mempertahankan, mengalokasikan, dan menumbuhkan keuangan perusahaan. Tanggung jawabnya juga berperan dalam memastikan klien memahami produk perusahaan hingga mampu meningkatkan angka penjualan.

3. Financial Analyst

Seorang financial analyst atau analis keuangan adalah kontributor yang fundamental bagi kesehatan fiskal serta kesuksesan dari berbagai perusahaan. Posisi analis keuangan juga sering disebut sebagai analis investasi atau sekuritas. Keputusan dalam aebuah bisnis memerlukan pemahaman yang lebih dalam serta berasal dari bermacam-macam faktor yang lebih luas, seperti misal tren-tren sektoral dan kondisi ekonomi. Sehingga, wawasan serta pengetahuan yang dimiliki oleh analis keuangan bisa membantu pimpinan dalam mengambil sebuah keputusan seperti memberikan rekomendasi untuk menjual atau membeli saham perusahaan berdasarkan pada kekuatan perusahaan.

4. Finance Manager

Finance manager atau bisa juga disebut sebagai manajer keuangan, memiliki sebuah tanggung jawab atas kesehatan keuangan organisasi dan atau perusahaan secara menyeluruh. Bekerja di berbagai macam industri yang berbeda, manajer keuangan menghasilkan laporan keuangan, berbagai jenis investasi langsung, serta mengembangkan rencana dan strategi berjangka panjang untuk keuangan perusahaan dan atau organisasi mereka.

Tiap harinya, para pakar keuangan ini menganalisa data investasi, memastikan transaksi keuangan mematuhi peraturan hukum, serta mencari peluang investasi dan mencari cara untuk memaksimalkan keuntungan perusahaan. Dengan pandangan yang terus berkembang ini, para manajer keuangan menggunakan wawasan mereka untuk membuat berbagai macam rekomendasi keuangan kepada pihak manajemen perusahaan.

Gaji Staff Finance (Staf Keuangan)

Dilansir dari situs Indeed, rata-rata gaji staf keuangan di Indonesia yaitu adalah Rp3.821.910 per bulan. Akan tetapi kisaran gaji tersebut tidaklah mutlak, karena masih bisa naik dan turun menyesuaikan dengan UMR di daerah tempat perusahaan tersebut berada, dan juga hasil kerja dari staf keuangan tersebut.

Baca Juga: