pengertian pemasaran internasional

Pengertian Pemasaran Internasional: Tujuan, Tantangan dan Contoh

Diposting pada 73 views

Dalam ilmu ekonomi dan bisnis dikenal 2 jenis pemasaran yaitu pemasaran domestik atau dalam negeri dan pemasaran internasional. Cakupan dari international marketing tentu saja lebih luas dibandingkan dengan domestik.

Tak heran jika tantangan yang dihadapi oleh pebisnis juga jauh lebih besar. Kalau Anda sedang menjalankan bisnis dan berencana untuk mengembangkan pemasaran hingga ke luar negeri, sebaiknya pahami seluk beluk international marketing terlebih dahulu. 

Pengertian Pemasaran Internasional

Dilihat dari istilahnya saja Anda sudah bisa menebak apa yang dimaksud dengan international marketing. Singkatnya, international marketing merupakan upaya untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen yang ada di berbagai belahan dunia di luar negara asal perusahaan.

Pengertian lebih lengkap dari pemasaran internasional adalah kemampuan menjalankan bisnis yang dipersiapkan untuk membuat rencana, melakukan penetapan harga, promosi, dan mengatur supaya alur produk barang dan jasa perusahaan sampai ke konsumen di beberapa negara sekaligus.


Tujuan utama dari pemasaran tingkat internasional adalah memperbesar pendapatan yang diterima oleh perusahaan. Semakin banyak negara yang menjadi tujuan pemasaran, akan semakin banyak pula konsumen yang menggunakan produk milik perusahaan.

Satu-satunya hal yang membedakan pemasaran domestik dan internasional adalah cakupan wilayahnya. Pemasaran domestik hanya fokus pada pemasaran di satu negara, sementara internasional langsung menangani pemasaran lebih dari satu negara.

Indonesia juga memiliki beberapa perusahaan yang telah menerapkan strategi pemasaran skala internasional. Salah satunya adalah Gojek, perusahaan ojek online telah membuka layanannya hingga ke Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Tujuan Pemasaran Internasional

Bagi perusahaan komersial, memperluas pasar hingga ke ranah internasional memiliki sebuah tujuan utama, yaitu mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Keuntungan besar itu pun diharapkan menjadi pemasukan jangka panjang bagi perusahaan.

Namun di balik tujuan utama tersebut masih banyak lagi tujuan-tujuan lain yang ingin dicapai oleh perusahaan. Daftar di bawah ini merupakan beberapa tujuan yang umumnya diinginkan oleh perusahaan ketika mengembangkan pemasaran sampai ke taraf internasional.

  • Memenuhi target jumlah produksi untuk produk-produk tertentu, dapat berupa barang atau jasa dengan mengenali permintaan pasar asing, baik yang sudah ada maupun yang sifatnya masih potensial.
  • Menghasilkan produk dengan standar internasional yang lebih baik dibandingkan dengan produk milik kompetitor.
  • Mendapatkan informasi yang dapat dipercaya dan akurat seputar pasar internasional yang meliputi struktur dan gairah permintaan konsumen, selera pasar, serta preferensi masyarakat internasional terhadap produk.
  • Membentuk perencanaan dan koordinasi mengenai kinerja keuangan, produksi, dan penjualan dengan berpandangan pada kepentingan market internasional.
  • Meningkatkan teknik dan metode produksi barang komersial.
  • Pengaturan merchandising khusus untuk pasar internasional.
  • Menciptakan ruang lingkup kontrol yang baru untuk penjualan barang dan jasa di ranah internasional. 

Tantangan dalam Pemasaran Internasional

Tujuan dari international marketing yang diuraikan di atas tentu tak selalu berjalan mulus. Karena menjalankan pemasaran di luar negeri, ada banyak tantangan yang harus dihadapi. Banyak pebisnis yang gagal ketika melakukan ekspansi pemasaran ke luar negeri karena terlalu mengejar profit.

Mereka kurang memperhitungkan faktor tantangan di pasar internasional yang jauh lebih besar dibandingkan pasar domestik. Berikut ini gambaran mengenai beberapa tantangan yang kerap muncul.

1. Kompetisi

Tantangan yang pertama adalah kompetisi. Pesaing yang harus dihadapi adalah perusahaan yang berskala internasional juga. Apalagi ketika ekspansi pasar dilakukan ke negara yang jauh lebih maju dibandingkan Indonesia, misalnya Amerika atau Australia.

Ada dua jenis kompetitor yang perlu Anda perhitungkan yaitu perusahaan lokal yang sudah dikenal masyarakat. Kompetitor kedua adalah perusahaan internasional yang juga sedang merintis bisnis di negara tersebut.

Perusahaan dituntut untuk bisa menghadirkan strategi pemasaran dan produk yang lebih segar serta inovatif. Tanpa kedua hal tersebut, akan sangat sulit untuk menghadapi persaingan yang sengit dengan para kompetitor.

2. Hambatan Hukum

Tantangan yang kedua adalah hukum atau aturan yang pasti berbeda dengan Indonesia. Perusahaan tentu saja diminta untuk mengikuti hukum yang berlaku di negara tujuan ekspansi. Sebelum melakukan perluasan pasar ke negara lain, sebaiknya pelajari hukum yang berlaku di sana terlebih dahulu.

Hukum yang perlu dipahami adalah hukum secara umum dan regulasi khusus mengenai bisnis dan pendirian usaha. Pastikan bahwa perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan yang diwajibkan. Jangan sampai Anda sudah menyiapkan semuanya lalu gagal karena terhalang regulasi.

3. Perbedaan Budaya

Setiap negara memiliki kebudayaan yang berbeda. Jangankan antar negara, daerah-daerah di Indonesia juga memiliki budaya yang sangat beragam. 

Saat akan melebarkan sayap ke pasar internasional, Anda perlu mencari negara yang dapat menerima dengan baik nilai-nilai budaya di dalam perusahaan. Ada juga cara lain agar Anda lebih mudah masuk ke pemasaran yaitu menyesuaikan nilai-nilai di dalam perusahaan dengan budaya negara tujuan.

Tanpa memperhatikan nilai budaya, perusahaan dan produk Anda mungkin tidak akan dilirik oleh masyarakat internasional.

4. Perilaku Konsumen Bervariasi

Nilai-nilai budaya juga berkaitan erat dengan perilaku konsumen di sebuah negara. Oleh karena itu, perusahaan sebisa mungkin menciptakan produk yang sesuai dengan selera dan perilaku konsumen. 

Saat baru mengawali pemasaran internasional, perusahaan wajib melakukan riset untuk mengetahui tren serta perilaku konsumen di sebuah negara. Riset juga harus selalu dilakukan agar produk yang dihadirkan ke pasar tidak monoton.

Perusahaan harus selalu mengikuti perkembangan tren supaya mampu menghasilkan produk yang sesuai keinginan pasar.

5. Ekologis

Faktor terakhir yang kerap menjadi tantangan bagi perusahaan pendatang di suatu negara adalah ekologis. Faktor ini meliputi demografis, lingkungan, iklim, dan lain sebagainya. Perusahaan wajib memastikan bahwa ekologis di negara tujuan selaras dengan produk yang akan dihadirkan.

Beradaptasi dengan kondisi ekologis yang baru bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Oleh sebab itu, faktor ini sangat penting untuk diperhatikan sebelum perusahaan terjun ke ranah pemasaran internasional.

Tantangan-tantangan di atas sebenarnya dapat diatasi dengan lebih efektif apabila perusahaan melakukan riset dengan teliti dan terperinci sebelum memilih negara tujuan ekspansi. Mengingat modal yang diperlukan tidak kecil, maka langkah ini harus direncanakan dengan matang.

Contoh Pemasaran Internasional

1. Starbucks

Starbucks memang tidak bisa dilupakan ketika membahas tentang kopi. Merek ritel ini bisa Anda temukan hampir di seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Salah satu kunci kesuksesan Starbucks adalah menghadirkan produk yang dibuat sedemikian rupa agar cocok dengan lidah lokal.

2. McDonald’s

Siapa yang tidak mengetahui McDonald’s? Restoran cepat saji ini terkenal karena burgernya. Kunci kesuksesan McD juga sama seperti Starbucks yaitu menyajikan selera lokal. Contohnya McD Indonesia yang menghadirkan menu burger rendang, nasi uduk, dan lain sebagainya.

3. Coca Cola

Berbeda dengan dua perusahaan sebelumnya, Coca Cola memilih jalur pemasaran melalui aksi sosial. Perusahaan minuman berkarbonasi ini tak segan membantu masyarakat lokal, contohnya adalah menyediakan air bersih. Dengan cara ini, Coca Cola akan dicintai oleh penduduk di negara tersebut.

Tiga perusahaan di atas merupakan sebuah bukti bahwa pemasaran internasional memang benar ada dan bisa berhasil. Tentu saja keberhasilan tak bisa didapatkan secara instan. Riset dan inovasi sangat diperlukan untuk bisa menjangkau pasar internasional.

Masih banyak perusahaan-perusahaan yang sukses dalam menerapkan pemasaran internasional, kita bisa menemukan berbagai brand luar negeri atau perusahaan yang bukan berasal dari Indonesia dan sukses seperti :

  • Samsung
  • Toyota
  • Honda
  • Chrevolet
  • Apple

Demikian artikel tentang pemasaran internasional, selanjutnya baca juga artikel yang lain berikut ini :

Gambar Gravatar
Seorang praktisi Pemasaran, SEO dan Digital Marketing. Suka dengan kata dan cinta dengan karya. Turut memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui beragam artikel pendidikan di kitapunya.net.