pengertian harga

Pengertian Harga: Fungsi, Macam dan Proses Terbentuknya

Diposting pada 2.609 views

Pengertian Harga

Harga adalah nilai tukar suatu barang yang dinyatakan dengan uang. Dalam ilmu ekonomi harga pasar adalah harga keseimbangan yang disepakati oleh penjual dan pembeli. Dengan harga pasar, jumlah barang dan jasa yang diminta sama dengan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan.  

Pengertian harga berbeda dengan pengertian nilai. Nilai adalah kemampuan suatu barang atau benda yang dapat memenuhi kebutuhan atau dipertukarkan dengan barang lain, sedangkan harga adalah nilai barang atau jasa yang dinyatakan dalam sejumlah satuan uang tertentu.  

Fungsi Harga

Harga memiliki fungsi sebagai alat pengukur dan pembeda suatu barang. Sebagai contoh adalah, harga sebuah sepeda motor sama dengan harga 5 buah sepeda, yaitu Rp 10.000.000. Sehingga dapat dikatakan satu buah motor sama dengan 5 buah sepeda.  

Harga juga sering dikaitkan dengan kualitas barang, semakin mahal suatu barang biasanya semakin baik kualitas barang tersebut. Dengan adanya harga tersebut maka kita dapat membedakan mana barang yang berkualitas, dan mana barang yang berkualitas kurang baik.   ”

Macam macam Harga

Ternyata harga juga terdapat macam-macamnya, harga dapat dibagi menjadi empat macam yaitu :

1. Harga subjektif

Harga subjektif adalah suatu harga yang asalnya dari taksiran seseorang. Setiap pembeli dan juga penjual mempunyai harga taksiran terhadap barang yang akan dibeli atau dijual. Jadi setiap orang berbeda-beda, dan mungkin tidak selalu sama atau tepat dengan harga pasarannya (harga sesungguhnya).  

2. Harga objektif (harga pasar)

Seringkali kita menggunakan kata harga pasaran untuk menentukan harga suatu barang. Dan itu memang ada, harga objektif atau harga pasar adalah harga yang sebelumnya telah disepakati oleh kedua belah pihak, dalam hal ini pembeli dan penjual.

Harga pasar disebut juga dengan harga yang umum, dan menjadi patokan bagi penjual-penjual yang ada di pasar.   

3. Harga pokok

Pengertian dari harga pokok adalah nilai uang yang dikeluarkan untuk memproduksi suatu barang.

Baca juga : Definisi pemasaran (marketing)

4. Harga jual

Definisi dari harga jual adalah harga yang didapat dari jumlah harga pokok dengan laba atau keuntungan yang diinginkan oleh penjual. Meskipun harga harga yang ditawarkan tidak sama, secara keseluruhan di pasar akan terdapat suatu harga yang umum. Setiap penjual akan menyesuaikan diri dengan harga pasar.

Proses Terbentuknya Harga Pasar

Proses terbentuknya harga pasar agak lumayan panjang, harga pasar terbentuk berdasarkan peristiwa penukaran antara barang dan jasa dengan menggunakan uang di pasar. Dengan kata lain, harga terjadi karena adanya proses tawar menawar yang dilakukan oleh pembeli dan juga penjual.

Penawaran dan permintaan saling berkaitan satu sama lain, kedua-duanya juga saling mempengaruhi dalam pembentukan harga pasar suatu barang. Jika harga barang dan jasa itu murah, diperkirakan akan banyak konsumen yang membeli barang tersebut.

Tetapi sebaliknya, jika harga barang dan jasa itu mahal, maka konsumen akan kurang berminat untuk membeli barang atau menggunakan jasa tersebut.

Keadaan ini akan terus berlanjut selama belum ada kesepakatan harga. Harga dapat terbentuk jika jumlah barang dan jasa yang diminta sama dengan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan.

Pembentukan harga dapat ditunjukan oleh pertemuan antara kurva permintaan dan kurva penawaran. Pertemuan titik keseimbangan (equillbrium) ini akan membentuk harga dan jumlah atau kuantitas keseimbangan. Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel dan kurva berikut ini :

terbentuknya harga pasar

Dari kurva keseimbangan di atas (maaf gambar kurang jelas), dapat kita ambil point pentingnya, yang pertama titik E adalah harga keseimbangan.Jumlah tas sekolah yang diminta dengan jumlah tas yang ditawarkan adalah 300 buah.

Dengan kata lain, posisi harga di luar harga keseimbangan akan membuat kelebihan baik itu kelebihan permintaan maupun kelebihan penawaran. Pada saat harga di bawah Rp 6000, permintaan tas sekolah sangat banyak.

Akibatnya, terjadi kelebihan permintaan tas (excess demand). Tetapi juga sebaliknya, apabila harga di atas Rp 6000 terjadi kelebihan penawaran tas.Di pasar kita akan menyaksikan penawaran tiap-tiap produsen yang berbeda-beda.

Mengapa demikian? Hal ini disebabkan oleh tiga faktor pokok dibawah ini :

1. Harga pokok yang berlainan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti jarak pasar, pemakaian mesin (modern atau kuno), keadaan daerah, dan upah pekerja.

2. Produsen sering kali terdesak oleh kebutuhan uang. Mereka berusaha agar barang-barangnya cepat laku meskipun dengan keuntungan tipis, sedangkan produsen yang bermodal besar dapat menahan barang sampai tingkat harga yang diinginkan.

3. Keuntungan yang diinginkan produsen

Ketiga faktor tersebut mempengaruhi taksiran subjektif penjualan atau produsen.

Dalam keadaan yang tidak stabil, sering kali terjadi perubahan harga dalam waktu yang sangat cepat. Hal ini membuat terjadinya perbedaan harga tiap-tiap produsen semakin jauh.Permintaan dan penawaran barang akan menentukan dari harga pasar. Harga pasar atau harga keseimbangan adalah titik keseimbangan antara permintaan dan penawaran.

Harga pasar akan berubah-ubah sesuai dengan situasi harga barang pada saat itu.Dari kenyataan tersebut dapat disimpulkan masalah titik keseimbangan itu adalah sebagai berikut :

a. Harga pasar terjadi pada keseimbangan antara permintaan dan penawaran terhadap suatu barang atau jasab. Pada harga keseimbangan itu, jumlah barang yang terjual mencapai jumlah maksimal (terbanyak)

b. Jika permintaan lebih besar daripada penawaran, harga akan naik dan jika penawaran melebihi permintaan, harga akan turun.Pada titik keseimbangan itulah terbtntuk harga pasar.

Peranan Pemerintahah dalam proses terbentuknya harga pasar

Salah satu faktor yang mempengaruhi stabilitas harga pasar adalah adanya peran dari pemerintah. Pemerintah melakukan pengawasan yang ketat dan menggunakan kebijakannya agar stabilitas ekonomi di negaranya terjaga.

Para pengacau ekonomi itu sering kali merusak harga pasar demi kepentingannya sendiri, sehingga mereka mendapatkan keuntungan berlipat ganda. Salah satunya adalah dengan cara mengurangi jumlah peredaran barang seperti dengan cara menimbun barang dalam kurun waktu tertentu. 

Karena barangnya ditimbun maka persediaan barang dipasar menjadi sedikit, sehingga membuat harga barang naik. Ketika sudah naik baru mereke keluarkan barang yang ditimbun.

Perilaku nakal yang seperti ini tentu sangat merugikan masyarakat, maka dari itu untuk mencegah hal seperti ini terjadi peran pemerintah sangat diperlukan.

Pemerintah harus menindak tegas oknum-oknum yang melakukan perbuatan ini. Jadi peran pemerintah sangat penting dan sangat membantu masyarakat yang menjadi konsumen pasar. Kesimpulannya pemerintah ikut campur tangan dalam proses pembentukan harga di pasar. 

Terimakasih sudah membaca artikel seputar Pengertian Harga, selanjutnya baca artikel kami yang lain seputer Harga berikut ini :

Refensi : Tri Widarto dkk. 2004. Pengetahuan Sosial Ekonomi 2 SMP. Jakarta. Penerbit : Balai Pustaka

Gambar Gravatar
Seorang praktisi Pemasaran, SEO dan Digital Marketing. Suka dengan kata dan cinta dengan karya. Turut memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui beragam artikel pendidikan di kitapunya.net.