Mbidhung Api Rowang Tegese

Mbidhung Api Rowang Tegese

Diposting pada 1,270 views

Apa tegese mbidhung api rowang? Dulu, nenek dan orang yang sudah memasuki usia senja di desa pernah berpesan kepadaku agar berhati-hati dengan teman yang mempunyai sifat mbidhung api rowang. Katanya, kita harus mampu membedakan mana orang yang berperilaku baik dan buruk kepada kita. Di dunia ini, kita menemukan beragam orang yang tidak bisa kita lihat dengan jelas karakternya. Namun, jadilah orang yang selalu bersikap baik antar sesama makhluk Tuhan.

Setelah membaca artikel ini, kamu akan menemukan arti dari ungkapan/unen-unen mbidhung api rowang. Selain itu, kamu juga belajar memahami dan membuat kalimat dari tembung tersebut. Yuk langsung saja kita simak!

Mbidung Api Rowang Unen-Unen Kuwi Tegese

Mbidung api rowang dalam Bahasa Jawa merupakan tembung (kalimat) yang penuh makna.  Tak jarang, kita menemui pertanyaan arti kalimat ini dalam pelajaran Bahasa Jawa di sekolah. Marilah kita uraikan arti setiap kata agar mudah dipahami!

Mbidhung tegese ngrusuhi, berarti mengganggu

Api tegese api, berarti api

Rowang tegese rewang utawa kanca, berarti membantu atau teman

Sehingga, kalau kita gabungkan menjadi satu kalimat mbidung api rowang tegese ethok – ethok nulung nanging sejatine arep ngrusuhi. Kalau kita artikan dalam Bahasa Indonesia, maka arti mbidung api rowang adalah berpura-pura membantu, padahal sebenarnya mengganggu. Referensi lain, juga menyebutkan artinya adalah bersemangat memberi bantuan, tetapi sebenarnya mau mengganggu. Bahkan, konteks ‘mengganggu’ juga bisa diartikan dengan mencelakakan.

Ungkapan tersebut menggambarkan seseorang yang ingin membantu, padahal hanya ingin mengganggu. Semua yang dilakukannya hanyalah pura-pura belaka. Oleh karena itu, sifat seperti ini termasuk perilaku yang harus dihindari.

Pernahkah teman-teman menemui seseorang seperti pada ungkapan tersebut? Sebaiknya kita berhati-hati atau mungkin lebih baik menjaga jarak dengan orang yang mempunyai sifat mbidung api rowang. Walau berhati-hati kita tidak boleh mengira orang lain mempunyai sikap demikian. Nanti yang ada salah paham! Itulah pentingnya, kita memilah dan memilih siapa teman kita.

Mbidung Api Rowang Kalebu

Unen-unen mbidung api rowang kalebu bebasan.  Apa itu bebasan? Materi bebasan satu lingkup dengan peribasan, saloka dan sanepan.

Dilansir dari padukata, Tembung Bebasan, yaiku unen-unen kang ajeg panganggone, mawa teges entar, lan ngemu surasa pepindhan. Pepindhan marang kahanan, sifat, lan watak manungsa. Sehingga, bebasan merupakan ungkapan yang tetap (tidak dapat dipisahkan satu sama lain) yang menggambarkan kadaan, sifat dan perilaku manusia.

Dalam unen-unen mbidung api rowang, menggambarkan sifat manusia yang buruk yaitu hanya berpura-pura membantu padahal ingin mengganggu bahkan mencelakai. Karena menggambarkan sifat manusia, maka termasuk bebasan.

Contoh dari bebasan, antara lain:

  1. Adigang, adigung, adiguna: ngendelake kekuwatane, kaluhurane lan kepinteran. Artinya, Mengandalkan kekuatan, kekuasaan dan kecerdasan. Ungkapan ini menggambarkan sifat seseorang yang membanggakan dirinya karena mempunyai kekuatan, kekuasaan dan kecerdasan.
  2. Anak polah bapa kepradah: kelakuan anak bakal ditanggung dampake karo uwong tuwo. Berarti, apa pun tingkah laku atau perbuatan anak akan berdampak bagi orang tuanya.
  3. Becik ketitik ala ketara: becik lan ala bakal konangan ing tembe mburine. Menjelaskna bawa, sikap baik atau buruk seseorang akan terlihat pada akhirnya.
  4. Emban cindhe emban siladan (slendang iratan pring): ora adil. Menunjukkan sifat manusia yang tidak adil.

Gawe Ukara Saka Tembung Mbidung Api Rowang

Sama seperti dengan sesi sebelumnya, kita akan membuat contoh kalimat agar memudahkan dalam memahami makna. Yuk, mari kita buat kalimat dengan tembung mbidung api rowang.

  1. Simbah ngendhika supaya putune aja nganthi nduweni watak mbidung api rowang marang wong liyo. Artinya, Simbah berpesan agar cucunya tidak mempunyai sifat berpura-pura menolong padahal mengganggu orang lain.
  2. Erna mbidung api rowang marang Rina, sakderenge Rina pegat karo bojone. Artinya, Erna terlihat membantu padahal mengganggu Rina, sebelum Rina berpisah dengan suaminya.
  3. Bima lan Arya kanca sing tulus ora tau nduweni sifat mbidung api rowang marang liyane. Artinya, Bima dan Arya teman yang tulus tidak pernah mempunyai sifat berpura-pura menolong namun mengganggu satu sama lain.

Bagaimana teman-teman mudah bukan? Kamu bisa membuat kalimat dari tembung tersebut dengan makna kurang lebih orang yang terlihat membantu padahal ingin mengganggu.

Kesimpulan:

Mbidung api rowang tegese ethok – ethok nulung nanging sejatine arep ngrusuhi. Kalau kita artikan dalam Bahasa Indonesia, maka arti mbidung api rowang adalah berpura-pura membantu, padahal sebenarnya mengganggu. Unen-unen iki kalebu bebasan.

Nah, itulah artikel terkait tegese mbidhung api rowang lan gawe ukara (membuat kalimat). Bila artikel ini memberikan jawaban terkait apa yang kamu cari, bagikan ke teman yang lain agar bermanfaat juga. Kitapunya juga menyediakan artikel menarik yang berkaitan dengan basa jawa, pendidikan, arti kata dan karir. Dapatkan update tiap minggu ya!

Gambar Gravatar
Winarsih adalah seorang profesional yang ahli dalam bidang pendidikan. Memberikan banyak tips, tutorial dan informasi akurat untuk para pembaca KitaPunya.net.