Gaji Kerja di Laundry

Diposting pada 103 views

Gaji Kerja di Laundry – Saat ini, bisnis laundry atau jasa pencucian sekaligus setrika pakaian masih banyak digandrungi, terutama oleh mahasiswa dan pegawai selalu disibukkan oleh pekerjaan hingga tidak sempat meluangkan waktunya untuk mencuci pakaian. Usaha laundry ini sering juga dikenal sebagai jasa binatu pakaian yang menjadi salah satu jasa paling umum untuk ditemukan di negara Indonesia. 

Usaha laundry ini biasanya berada di kawasan komplek perumahan, sekitaran kampus, sekitaran kantor, hingga sekitaran pabrik. Kehadiran usaha laundry ini tentu saja menjadi hal yang sangat disyukuri oleh banyak orang, terutama mereka selalu sibuk hingga tidak sempat mencuci pakaiannya. Biasanya, dalam usaha laundry akan terdapat karyawan profesional yang mampu mencuci pakaian (biasanya menggunakan mesin cuci) supaya lebih bersih, rapi, dan wangi. 


Lalu, berapa sih kisaran gaji yang didapatkan oleh para karyawan di usaha jasa binatu pakaian ini? Yuk simak ulasan berikut ini, siapa tahu bermanfaat untuk kamu yang tertarik bekerja pada usaha jasa binatu pakaian ini!

Kisaran Gaji Kerja Karyawan di Laundry

No.PosisiKisaran Gaji per Bulan
1.Pegawai Laundry RumahanRp1.200.000
2.Pegawai Laundry KiloanRp1.500.000
3.Pegawai Laundry HotelRp2.000.000
4.Kurir LaundryRp1.500.000
5.Pegawai Laundry di Kapal PesiarRp14.227.000 – Rp22.763.200

Gambaran Umum Bekerja di Laundry

Deskripsi Pekerjaan Untuk Posisi Karyawan

Pekerjaan karyawan di sebuah jasa binatu pakaian biasanya meliputi beberapa hal berikut:

  • Menerima pakaian dari pelanggan dan mencatatnya.
  • Menimbang keseluruhan pakaian dari pelanggan untuk mengetahui harganya.
  • Menerima telepon dari pelanggan terkait pakaiannya.
  • Mencuci baju milik pelanggan, biasanya menggunakan mesin cuci.
  • Menjemur dan menyetrika baju milik pelanggan. Ketika menyetrika, biasanya diberikan pewangi. 
  • Membungkus dan merapikan pakaian pelanggan, biasanya dikelompokkan berdasarkan nama pelanggan supaya tidak tertukar dengan pakaian milik pelanggan lainnya.
  • Mengantar pakaian kepada pelanggan, biasanya dilakukan oleh kurir laundry.
  • Membersihkan tempat laundry supaya terlihat rapi. 

Jam Kerja Karyawan di Laundry

Biasanya, jam kerja karyawan laundry akan menyesuaikan pada waktu operasional toko laundry tersebut, yakni sekitar pukul 07.00 sampai dengan 17.00. Namun, jasa binatu pakaian yang terdapat di kota-kota besar biasanya tutup pukul 22.00, bahkan ada juga yang buka selama 24 jam. 

Sistem Gaji Karyawan di Laundry

Untuk sistem gaji karyawan laundry, bergantung pada aturan yang diberikan oleh pemilik laundry. Ada yang menggunakan sistem penggajian dengan rentang waktu mingguan, bulanan, atau juga bagi hasil dengan pemilik laundry tersebut. 

Untuk sistem gaji bulanan, biasanya untuk karyawan di toko laundry besar yang terdapat di kota-kota besar, karyawan laundry hotel, hingga karyawan laundry di kapal pesiar. Namun, untuk tempat laundry biasa, periode penggajiannya bergantung pada keputusan pemilik laundry.  Ada yang satu bulan satu kali, ada yang 2 minggu sekali, bahkan ada juga yang 1 minggu sekali. 

Untuk sistem penggajian bagi hasil, biasanya diberikan kepada karyawan laundry yang sepenuhnya mengelola dan bertanggung jawab atas laundry tersebut. Kemudian, hasil keuntungan atau pendapatan akan dibagi dua secara rata atau sesuai kesepakatan. 

Pemotongan Gaji dan Bonus

Sama halnya dengan bekerja di tempat lain, karyawan laundry juga akan mendapatkan bonus atau pemotongan gaji jika tidak masuk. 

Untuk bonus, biasanya diberikan ketika pekerjaan atau jumlah pakaian pelanggan ada banyak alias melebihi target serta kinerja dari karyawan tersebut dinilai bagus. Bonus biasanya akan diberikan bersamaan dengan gaji pokok.

Untuk pemotongan gaji, biasanya dilakukan ketika karyawan laundry tidak masuk kerja, apalagi jika sistem penggajiannya adalah harian. Namun, jika karyawan laundry tidak masuk kerja karena alasan yang jelas, misalnya sakit kemudian menyertakan surat izin dokter, biasanya tidak akan ada pemotongan gaji. 

Target Pekerjaan

Karyawan laundry juga memiliki target yang harus dipenuhi selama dirinya bekerja. Besarnya target akan bergantung pada kebijakan pemilik laundry tersebut. 

Target Pasar Usaha Laundry

Apabila kamu tertarik untuk membuka usaha jasa binatu pakaian ini, lakukan tindakan ekonomi berupa memikirkan jangkauan pasar dari usaha laundry-mu tersebut. Biasanya, target pasar dari usaha laundry ini adalah sekelompok individu yang memang memiliki kesibukan hingga tidak sempat untuk mencuci pakaiannya. Nah, diantaranya adalah para mahasiswa, pegawai, hingga keluarga di komplek perumahan. 

  1. Wilayah Sekitaran Kampus

Di wilayah sekitaran kampus, tentu saja ramai akan keberadaan mahasiswa. Meskipun tidak menutup kemungkinan akan terdapat banyak masyarakat sebagai penduduk asli dari sekitaran kampus tersebut. Nah, justru para pelaku usaha jasa binatu pakaian ini sebagian besar adalah para penduduk asli yang tinggal di sekitaran kampus. 

Para mahasiswa ini biasanya disibukkan oleh tugas kuliah, praktikum, magang, hingga urusan organisasi yang menjadikannya jarang pulang dan bahkan tidak sempat untuk mencuci pakaiannya. Melalui keadaan itu, kamu dapat menjadikannya kesempatan dengan membuka usaha jasa binatu pakaian. Namun, dengan syarat pakaian para mahasiswa itu kamu bersihan dan setrika hingga wangi, supaya mereka tetap menjadi pelanggan untuk usaha jasa binatu pakaian milikmu tersebut. 

  1. Wilayah Sekitaran Kantor atau Pabrik

Selain di lingkungan sekitaran kampus, usaha jasa binatu pakaian ini juga kerap ditemukan di lingkungan pusat industri atau kantor. Apalagi di kota besar yang memiliki banyak pusat industri dan wilayah perkantoran. 

Para pegawai atau buruh pabrik ini juga sama sibuknya dengan para mahasiswa, sehingga mereka kerap tidak mempunyai waktu luang untuk mencuci pakaiannya, sehingga sangat memanfaatkan tenaga jasa binatu pakaian ini. Apalagi jika sudah lelah karena pulang kerja seharian penuh, membuat para pegawai atau buruh pabrik ini sudah tidak dapat mengurusi berbagai pakaian kotornya, sehingga memilih jalan pintas dengan menggunakan jasa binatu pakaian. 

  1. Wilayah Komplek Perumahan

Terutama di wilayah komplek perumahan yang sebagian besar penduduknya adalah pegawai kantoran atau bekerja di suatu tempat. Mereka tentu saja mengandalkan jasa binatu pakaian ini untuk mengurusi pakaian-pakaian kotornya. 

Apa yang Harus Diperhatikan Ketika Hendak Membuka Usaha Laundry?

Banyak hal yang harus diperhatikan ketika kamu hendak membuka usaha laundry, selain pemilihan lokasinya. Berikut adalah hal-hal tersebut:

  1. Pilih lokasi yang tepat, yakni yang mempunyai banyak penduduk dengan tingkat kesibukan di atas rata-rata.
  2. Tentukan harga yang standar, jangan berlebihan meskipun hanya sekadar Rp500. Hal itu dapat membuat pelanggan akan merasa keberatan dan pindah ke jasa laundry lain. 
  3. Selalu meningkatkan mutu pelayanan supaya pelanggan akan selalu betah dan menjadi pelanggan tetap dalam usaha laundry milikmu.
  4. Selalu berhati-hati terhadap pakaian pelanggan. Apabila kamu menemukan uang atau barang yang terdapat di dalam kantong pakaian mereka, segera kembalikan. 
  5. Jangan lupa untuk selalu mencatat pengeluaran dan pendapatan pada sebuah buku khusus.
  6. Lakukan teknik pemasaran, misalnya dengan menempelkan selebaran promosi di papan pengumuman terdekat.

Nah, itulah ulasan mengenai berapa kisaran gaji bekerja di laundry atau jasa binatu pakaian. Apakah kamu tertarik untuk bekerja di laundry ini? Jika begitu, segera cari informasi terkait lowongan pekerjaan tersebut dan bekerjalah sesuai kesepakatan dengan pemilik usaha laundry. 

Baca Juga: Gaji Kerja di Mall