pengertian etika dan moral

Pengertian Etika dan Moral, Jenis serta Contoh Perbedaannya

Diposting pada 1.546 views

Pengertian Etika dan Moral, Jenis serta Contoh Perbedaannya –Etika dan moral tentu sudah sering kamu dengar dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, tahukah kamu apa sebenarnya pengertian etika dan moral itu? Apakah kedua istilah tersebut memiliki makna yang serupa atau sangat berbeda?

Berikut ini akan diulas secara lengkap, bukan hanya pengertian dari kedua istilah tersebut melainkan juga tentang jenis-jenis etika dan moral serta contoh perbedaannya.

Pengertian Etika dan Moral

Pengertian etika dan moral
Pengertian etika dan moral

1. Pengertian Etika

Berdasarkan asal katanya, etika berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu ethos yang artinya cukup banyak mulai dari tempat tinggal, kandang, padang rumput hingga kebiasaan, akhlak, watak, sikap, perasaan dan pola pikir manusia.

Ethos adalah bentuk tunggal, sedangkan untuk bentuk jamaknya adalah ta etha yang berarti adat kebiasaan.


Aristoteles seorang filsuf asal Yunani merupakan orang pertama yang memperkenalkan etika melalui bukunya yang diberi judul Etika Nicomachiea.

Dalam buku karya Aristoteles tersebut, dijelaskan mengenai ukuran dari perbuatan yang menjadi kebiasaan manusia. Sementara itu, dari asal katanya, maka etika juga dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari kebiasaan manusia.

Secara umum, etika dapat didefinisikan sebagai aturan atau cara pikir sebuah kelompok yang mampu menuntun perilaku dari kelompok tersebut.

Selain itu, etika juga bisa terkait dengan perilaku dari golongan yang menganut budaya tertentu. Namun, etika memiliki sifat yang berubah-ubah sesuai dengan kemajuan zaman.

Dalam perkembangannya, etika bukan hanya membahas tentang kebiasaan manusia namun juga membahas mengenai beragam kebiasaan adat.

Dengan kata lain, etika juga dikaitkan dengan kebiasaan moral atau kesusilaan, sehingga sering pula diartikan menjadi ilmu yang mempelajari tentang benar atau salah dari tingkah laku manusia.

Aturan benar salah dari tingkah laku manusia tersebut umumnya dapat diterima masyarakat dan diikuti sesuai waktu dan situasi tertentu. Namun, bukan berarti etika wajib diikuti oleh semua masyarakat, sebab ada pula etika yang tidak wajib diikuti oleh sebagian masyarakat.

Salah satu contoh etika yang tidak wajib diikuti adalah table manner. Bagi masyarakat kalangan kelas atas table manner wajib diikuti, namun cenderung diabaikan oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah.

2. Pengertian Moral

Berdasarkan asal katanya, moral berasal dari bahasa Latin, yaitu mores yang berarti aturan kesusilaan atau perilaku yang tepat. Pada dasarnya, moral digunakan untuk bisa menentukan batasan perbuatan yang dapat dikatakan sebagai perbuatan atau perilaku yang baik dan buruk.

Penentuan batasan dari perilaku baik dan buruk itu dihasilkan dari kesepakatan bersama dalam suatu kelompok atau masyarakat.

Sementara itu, beberapa faktor yang menjadi landasan dalam penentuan batasan perilaku baik dan buruk itu berasal dari agama dan budaya yang dianut dalam kelompok atau masyarakat tersebut.

Selain pengertian moral secara umum, menurut para ahli moral juga didefinisikan sebagai berikut:

a. Menurut Chaplin

Menurut chaplin yang tertulis dalam kamus psikologi (2006), moral adalah akhlak yang sesuai dengan aturan sosial dan juga hukum serta adat kebiasaan sehingga mampu mengatur perilaku manusia.

b. Menurut Hurlock

Moral adalah kebiasaan dan adat yang bisa membentuk tingkah laku moral dari sebuah kelompok sosial tertentu.

c. Menurut Dian Ibung

Moral adalah sebuah nilai yang mampu mengatur tingkah laku manusia di suatu lingkungan sosial tertentu

d. Menurut Maria Assumpta

Moral adalah beragam aturan yang digunakan untuk membuat perilaku manusia menjadi lebih baik.

e. Menurut Zainuddin Saifullah Nainggolan

Moral adalah tendensi rohani untuk mengikuti standar dan norma yang mengatur tingkah laku manusia dalam suatu masyarakat tertentu.

Moral juga dapat dikaitkan dengan akhlak manusia yang memang memiliki kemampuan dalam hal membedakan yang baik dan yang buruk.

Baca juga : 50 Kata Motivasi Kerja Karyawan, Saatnya Semangat Bekerja

Jenis Etika dan Moral

Jenis etika dan moral
Jenis etika dan moral

Etika dan moral pada dasarnya dapat dibagi ke dalam beberapa macam, etika bisa dibagi kedalam 4 jenis sedangkan moral dibagi kedalam 2 jenis. Berikut adalah penjelasannya.

1. Jenis Etika

a. Etika deskriptif

Etika deskriptif adalah gambaran tentang perilaku manusia yang dilihat dari beragam nilai baik dan buruk serta beragam hal yang boleh dilakukan sesuai dengan norma etis yang berlaku dalam suatu masyarakat.

b. Etika normatif

Etika normatif akan mampu menjelaskan dan mengkaji hal-hal yang berasal dari ukuran baik dan buruk tingkah laku manusia. Terdapat beberapa etika normatif umum, diantaranya seperti berikut ini:

c. Etika Umum

Etika umum adalah etika yang membahas berbagai jenis hubungan terkait dengan kondisi manusia ketika melakukan tindakan etis dan cara pengambilan kebijakan yang didasarkan oleh teori dan prinsip moral.

d. Etika Khusus

Etika khusus adalah etika yang terdiri dari etika individu, etika terapan dan etika sosial.

Etika individu mengarah pada kewajiban manusia sebagai pribadi individu, sementara itu etika terapan mengarah pada etika yang diterapkan sesuai dengan profesi masing-masing individu, sedangkan etika sosial mengarah pada penekanan tentang tanggung jawab sosial dan juga hubungan sesama manusia dalam berbagai perbuatan.

2. Jenis Moral

Sama dengan etika, moral juga terdiri dari dua jenis moral yang berlaku dalam suatu masyarakat, yaitu:

a. Moral Murni

Moral murni terdapat pada diri setiap manusia yang juga merupakan perwujudan pancaran ilahi. Moral jenis ini lebih dikenal dengan sebutan hati nurani.

b. Moral Terapan

Moral Terapan bisa didapatkan dari berbagai macam ajaran filosofi, agama, adat yang berlaku di sebuah lingkungan ataupun dalam suatu masyarakat tertentu.

Baca juga : Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Contoh Perbedaan Etika dan Moral

Meskipun memiliki makna yang serupa, namun pengertian etika dan moral itu memiliki beberapa perbedaan yang mendasar, khususnya saat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut ini ada beberapa contoh perbedaan etika dan moral yang membuat kamu bisa lebih mudah dalam memahaminya:

ETIKAMORAL
Etika merupakan tindakan yang dianggap benar oleh suatu kelompok/masyarakat tertentuMoral merupakan suatu ajaran untuk membuat manusia dapat melakukan apa yang dianggap benar oleh suatu kelompok/masyarakat tertentu.
Etika merupakan tindakan sesuai dengan apa yang diajarkan dari moralMoral merupakan suatu ajaran tentang bagaimana cara yang seharusnya untuk menjalani hidup.
Etika adalah tindakan yang berjalan sesuai dengan ‘jalan lurus’ kehidupanMoral menyediakan ‘jalan lurus’ untuk menjalani kehidupan.
Etika adalah tindakan yang dilakukan untuk patuh terhadap rambu-rambu kehidupan dalam bentuk moralMoral merupakan rambu-rambu kehidupan yang perlu dipatuhi.
Tindakan untuk hidup sesuai dengan pedomanMoral merupakan pedoman untuk menjalani kehidupan.
Etika bisa dimanipulasiMoral merupakan suatu perilaku yang tidak bisa dimanipulasi.
dapat disesuaikan dengan motif, tujuan, kepentingan, situasi, kondisi dan lain sebagainyamoral merupakan aturan yang harus dipatuhi oleh setiap orang dalam suatu masyarakat.
Etika mengacu pada akal manusiamoral merupakan perilaku yang mengacu pada norma dan adat istiadat.
Etika memiliki pandangan pada perilaku manusia secara umummoral berpandangan pada perilaku manusia secara khusus.

Etika dan moral sama-sama terkait dengan perilaku manusia, namun penerapannya cukup berbeda. Oleh sebab itu, kamu perlu mempelajari kedua istilah tersebut dengan lebih cermat agar tidak salah bertingkah laku dalam bermasyarakat.

Baca juga : 50 Kata Kata Kerja Keras Demi Masa Depan

Gambar Gravatar
Seorang praktisi Pemasaran, SEO dan Digital Marketing. Suka dengan kata dan cinta dengan karya. Turut memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui beragam artikel pendidikan di kitapunya.net.