macam penyebab munculnya risiko usaha

4 Penyebab Utama Munculnya Risiko Usaha

Diposting pada 13.086 views

Pengertian Risiko dalam Berwirausaha – Semua usaha mempunyai risiko, dan tugas seorang wirausaha adalah memperkecil risiko dalam berwirausaha. Tujuannya adalah agar tidak mengalami kerugian.

Menjadi wirausaha harus memiliki sifat berani dalam mengambil risiko. Karena dalam berwirausaha harus benar-benar yakin, dan memiliki keberanian. Tanpa memiliki keberanian untuk mengambil risiko maka usahanya tidak akan maju. Sebenarnya apa sih itu risiko usaha? Berikut ini adalah pengertian dari risiko usaha.  

Menjadi wirausaha yang sukses harus memiliki keberanian tingkat tinggi, di depan mata sudah bayak tantangan yang harus dihadapi. Berani menghadapi tantangan adalah salah satu cara dalam menghadapi risiko.

Pengertian Risiko Usaha

Risiko usaha adalah sesuatu yang selalu dikaitkan dengan kemungkinan terjadinya keadaan yang merugikan dan tidak diduga sebelumnya. Risiko usaha juga tidak diinginkan kedatangannya bagi kebanyakan orang yang menjalankan usahanya.


Kata risiko berasal dari bahasa Inggris yaitu Risk yang mempunyai arti kegagalan, kendala, hambatan, akibat, bahaya dan kerugian. Dari arti kata risiko tersebut maka dapat kita artikan bahwa risiko usaha adalah suatu kendala, hambatan, kegagalan maupun kerugian dalam menjalankan suatu usaha.

Dalam dunia usaha hanya dikenal 2 kemungkinan, berhasi atau gagal. Walaupun seorang wirausaha harus berani mengambil risiko, namun risiko yang dihadapi disini adalah risiko yang sudah dipertimbangkan sebelumnya.  

Jadi bukan asal saja, tetapi harus dipertimbangkan dengan matang, dari mulai besar kecilnya suatu risiko, sehingga ketika risiko tersebut menjadi kenyataan maka seorang wirausaha sudah siap untuk menghadapinya.   

Suatu usaha ada yang membutuhkan modal besar, dan ada juga yang membutuhkan modal kecil. Semakin besar modalnya maka semakin besar risikonya, walaupun besar risikonya tetapi umumnya keuntungan yang didapat juga semakin besar. Sebaliknya semakin kecil modalnya, semakin kecil pula risikoanya, tetapi kecil pula keuntungan yang akan didapat.  

Oleh karena itu, seorang wirausaha harus memiliki kemampuan untuk menemukan suatu peluang, dan memiliki keberanian dalam memanfaatkan peluang usaha yang ada tersebut. Kemudian mengevaluasi apakah usaha tersebut layak untuk dijalankan atau tidak, dengan segala risiko yang ada.

Baca : Pengertian kewirausahaan dan wirausaha

Pengertian Menurut Risiko Usaha Para Ahli

1. Menurut Arthur Wiliams dan Richard, M.H

Pengertian risiko usaha menurut mereka adalah suatu variasi dari hasil-hasil yang dapat terjadi selama periode tertentu.

2. Menurut Abas Salim

Risiko usaha adalah ketidaktentuan yang dapat mendatangkan suatu kerugian.

3. Menurut Soekarto

Pengertian risiko usaha menurut Soekarto adalah ketidakpastian atas terjadinya suatu peristiwa

4. Menurut Herman Darmawi

Risiko usaha adalah adalah suatu penyebaran penyimpangan hasil actual dari hasil yang diharapkan.

Baca : Karakteristik kewirausahaan menurut para ahli

Karakteristik risiko usaha

Risiko usaha memiliki 2 karakteristik, yaitu :

  • Ketidakpastian atas terjadinya suatu peristiwa
  • Ketidakpastian yang bila terjadi akan menimbulkan suatu kerugian

Penyebab Utama Munculnya risiko usaha 

1. Perubahan permintaan

Salah satu faktor adanya risiko usaha yang pertama adalah karena terjadi perubahan permintaan dari konsumen.

Maksud dari perubahan permintaan adalah suatu keadaan yang dapat terjadi karena perubahan ekonomi, mode, selera konsumen yang mangakibatkan terjadinya penurunan permintaan.

Apabila hal itu terjadi otomotis akan menyebabkan kerugian : contoh :

  • Perubahan ekonomi : utang piutang, perdangan berjangka
  • Perubahan model : model pakaian, model sepatu, model komunikasi, model transaksi
  • Perubahan selera konsumen : jasa salon, fotocopy, jasa catering, jasa telepon

2. Perubahan Konjungtur (Kondisi Ekonomi)

Penyebab kedua adalah ternadinya perubahan konjungtur. Definisi dari perubahan konjungtur adalah perubahan rekondisi ekonomi yang tidak menentu sehingga mempengaruhi keadaan usaha contoh : 

  • Perubahan konjungtur : karena pengaruh inflasi, pengaruh eksport/import, pengaruh bencana alam

3. Persaingan

Penyebab utama yang ketiga adalah karena adanya persaingan. Definisi dari persaingan adalah situasi dimana antar wirausahawan melakukan usaha yang sejenis/sama.

Persaingan : Penggunaan alat modern yang mempengaruhi hasil produksi antara lain : kualitas barang, harga jual produk, penghematan tenaga

  • Penemuan baru : Teknik produksi, variasi, peralatan produksi
  • Kondisi perdagangan : Sehat atau tidaknya mempengaruhi kelancaran keuangan, selera konsumen
  • Pengaruh musim : Musim dingi, musim kemarau dan musim penghujan

Baca juga : Jenis-jenis risiko usaha

4. Akibat lain misalnya perubahan teknologi, peraturan bencana alam

risiko usaha perlu segera disikapi supaya tidak memperlambat kemajuan usaha, misalnya dengan persiapan dan membuat perhitungan yang matang. Akibat-akibat lain :

  • Perubahan teknologi tepat guna antara lain komunikasi : HP, FAX, Internet
  • Perubahan peraturan : Aturan hukum, aturan pendidikan, aturan lalulintas, aturan administrasi pemerintah
  • Bencana alam : banjir, gempa, gunung berapi, semburan lumpur panas, angin ribut dll

Jenis-jenis risiko usaha dan Bisnis

1. Resiko kehilangan harta perusahaan

Jenis risiko usaha yang pertama adalah kehilangan harta perusahaan, hal ini bisa disebakan dari dalam dan dari luar perusahaan.

Contoh dari dalam perusahaan, adalah kurangnya pengamanan, kebakaran akibat human eror managemen buruk dll.  Sedangkan conoth kehilangan harta yang disebabkan dari luar adalah pencurian, bencana alam.  

2. Resiko jiwa karyawan

Jenis risiko usaha yang kedua adalah kehiangan nyawa. Setiap kegiatan dalam berwirausaha pasti memiliki resiko kecelakaan, semakin berat dan bahaya kerjanya maka resiko kehilangan nyawa pun semakin besar.

Yang mana, karyawan tersebut merupakan tanggung jawab perusahaan, maka dari itu biasanya para pekerja diasuransikan, sehingga kerugian karyawan terjamin apabila terjadi kecelakaan kerja atau sejenisnya.   

Selain itu juga, karyawan juga harus diseleksi, dan dibimbing sampai benar-benar bisa serta memenuhi standar kompetensi, sehingga kecelakaan yang diakibatkan oleh kesalahan para pekerja dapat diminimalisir.

Contoh kecelakaan kerja misalnya, tersengat listrik, tabrakan, terbakar, dan lain sebagainya. Intinya yang dapat menyebabkan kehilangan nyawa para karyawan, serta cacat fisik pada karyawan.  

3. Resiko kerusakan alat produksi

risiko usaha yang ketiga adalah terjadinya kerusakan alat produksi. Resiko yang satu ini memang sudah umum terjadi, apalagi kalau terkait masalah umur.

Alat produksi pasti akan rusak jika sudah berumur tua. Untuk menghindari kerusakan alat produksi adalah dengan melakukan perawatan secara rutin/berkala, dengan begitu alat produksi akan lebih awet.   

Kerusakan pada alat produksi ini dapat menyebabkan kerugian, bisa juga membahayakan para pekerjanya. Misal saja kerusakan pada mobil pengangkut barang yang bisa menyebabkan kecelakaan. Atau kebocoran pada sistem bahan bakar mesin produksi, bisa menyebabkan kebakaran dan lain sebagainya.

4. Resiko kerusakan produk

risiko usaha yang selanjutnya adalah kerusakan produk. Hampir semua wirausaha pernah mengalami resiko yang satu ini, yaitu kerusakan pada produk atau barang yang diproduksinya.

Kerusakan pada produk ini bisa disebabkan oleh rusaknya alat produksi, kesalahan pekerja, pekerja kurang teliti, kualitas bahan produksi buruk, dan lain sebagainya.

Setelah terjadi kerusakan produk, tugas seorang wirausaha adalah menganalisa penyebab terjadi kerusakan produk, setelah itu mencari solusi terbaik dan mencegah hal serupa terjadi pada produk/barang yang diproduksinya.  

Baca juga : 4 Macam Penyebab Munculnya Risiko Usaha

5.Resiko pengganti kepada pihak lain

risiko usaha yang kelima adalah resiko pengganti kepada pihak lain. Setiap proses produksi sudah pasti akan mengakibatkan adanya limbah, dimana limbah tersebut dapat diklasifikasikan sebagai limbah yang aman atau limbah yang berbahaya.

Dan pastinya orang lain yang turut merasakan dampak limbah tersebut, terutama limbah berbahaya pasti akan minta ganti rugi.

Kemudian bila terjadi ketelodoran dari pekerja, atau kualitas barang/produk yang sudah dibeli dan ternyata tidak memenuhi kualitas pasti konsumen juga akan minta ganti rugi.

Baca : Pengertian pentingnya semangat wirausaha

6. Resiko keuangan

risiko usaha yang terakhir adalah resiko keuangan. Resiko keuangan suatu perusahaan tidak pernahh lepas dari kegiatan usaha yang apabila tidak cepat diatasi akan mengganggu cash flow perusahaan tersebut.

Hal ini mungkin diakibatkan oleh pemasaran yang lesu, kredit macet, daya beli masyarakat turun, piutang banyak, proses yang tidak lancar dan lain sebagainya.

Risiko usaha perlu untuk dikelola, Anda bisa mempelajari lebih lanjut dengan membaca artikel berikut ini :

Gambar Gravatar
Seorang praktisi Pemasaran, SEO dan Digital Marketing. Suka dengan kata dan cinta dengan karya. Turut memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui beragam artikel pendidikan di kitapunya.net.