pengertian perilaku kerja prestatif

Pengertian Perilaku Kerja Prestatif: Karakteristik, Aspek dan Contohnya

Diposting pada 8,414 views

Perilaku kerja prestatif adalah perilaku yang menunjukkan kinerja yang tinggi, berkualitas, dan melebihi standar yang ditetapkan oleh organisasi. Perilaku kerja prestatif dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti motivasi, kompetensi, lingkungan kerja, budaya organisasi, dan kepemimpinan. Perilaku kerja prestatif memiliki dampak positif bagi individu, tim, dan organisasi.

Individu yang berperilaku kerja prestatif akan mendapatkan penghargaan, promosi, dan kepuasan kerja yang tinggi. Tim yang berperilaku kerja prestatif akan memiliki sinergi, kolaborasi, dan inovasi yang tinggi. Organisasi yang berperilaku kerja prestatif akan memiliki produktivitas, kualitas, dan reputasi yang tinggi.

Dalam artikel ini akan kami lanjutkan pada bab ke dua yaitu tentang menerapkan sikap dan perilaku kerja prestatif. Apa yang dimaksud dengan sikap atau perilaku kerja prestatif, apa saja aspek dan karakteristiknya dan yang terakhir adalah contoh perilakunya. Berikut adalah artikelnya:

Pengertian Perilaku Kerja Prestatif

Bersikap atau berperilaku kerja prestatif merupakan salah satu modal dasar untuk mencapai kesuksesan dalam berwirausaha. Prestatif dalam hal ini mempunyai arti bahwa seorang yang berwirausaha mempunyai sikap yang selalu berambisi ingin maju dalam segala bidang.

Perilaku kerja prestatif adalah perilaku yang menunjukkan kinerja yang tinggi, kreatif, inovatif, dan berorientasi pada hasil. Perilaku kerja prestatif dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti motivasi, kompetensi, lingkungan kerja, budaya organisasi, kepemimpinan, dan penghargaan.

Perilaku kerja prestatif memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja
  • Meningkatkan kepuasan dan loyalitas karyawan
  • Meningkatkan citra dan reputasi organisasi
  • Meningkatkan daya saing dan pertumbuhan organisasi
  • Meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup karyawan

Mengapa perilaku kerja prestatif perlu dilakukan?

Berikut ini adalah 3 alasan utama yang mengharuskan untuk berperilaku kerja prestatif.

  1. Persaingan bebas
  2. Perubahan yang semakin cepat
  3. Derasnya situs informasi yang semakin luas

Pada poin pertama ada hakekat dari persaingan bebas adalah persaingan yang bebas (tetap sehat) dalam segala bidang yang terdapat tiga kemungkinan yaitu menang, bertahan atau kalah.

Point yang kedua adalah perubahan yang semakin cepat di dalam segala bidang terutama dalam perkembangan IPTEK, ini juga akan membuat segala informasi dapat diperoleh masyarakat luas dengan sangat cepat.  

Stephen Covey mempunyai pendapat yang telah ditulis dalam bukunya yang berjudul First Thing’s Firs, bahwa setidaknya ada beberapa potensial yang dimiliki oleh seseorang untuk maju, yaitu :  

1. Self Awareness yang mempunyai arti sikap mawas diri

2. Couscience yang mempunyai arti mempertajam suara hati

3. Independent will atau pendangan independent untuk bekal bertindak

4. Creative imagination yang mempunyai arti berpikir mengerah ke depan untuk memcahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat.

Karakteristik Wirausaha Yang Memiliki Perilaku Kerja Prestatif

Sedangkan menurut Seorang ahli yang bernama Zimmerer, karakteristik seorang wirausaha yang berhasil karena bekerja prestatif adalah sebagai berikut :

  1. Memiliki komitmen yang tinggi terhadap tugasnya atau pekerjaannya dengan kata lain bertanggung jawab terhadap yang telah dilakukannya
  2. Bertanggung jawab
  3. Mempunyai obesi atau keyakinan sukses untuk mencapai prestasi yang baik
  4. Toleransi untuk mencapai resiko kebimbangan dan ketidakpastian
  5. Mempunyai keyakinan pada dirinya (percaya diri)
  6. Ingin mendapatkan balikan (respon/feed back segera)
  7. Energik seorang wirausahawan lebih baik dibandingkan dengan rata-rata orang lain
  8. Motivasi untuk lebih unggul
  9. Berorientasi ke masa depan
  10. Mau belajar dari kegagalan dan tidak mudah menyerah
  11. Mempunyai kemampuan untuk memimpin

Aspek-aspek Perilaku Kerja Prestatif

Halo, selamat datang di blog saya. Kali ini saya ingin berbagi tentang aspek-aspek kerja prestatif yang bisa membantu kita meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja kita. Apa itu kerja prestatif? Kerja prestatif adalah kerja yang menghasilkan kinerja yang unggul, melebihi standar atau harapan yang ditetapkan. Kerja prestatif juga menunjukkan komitmen, dedikasi, dan tanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan.

Lalu, apa saja aspek-aspek kerja prestatif yang perlu kita kembangkan? Berikut ini adalah lima aspek kerja prestatif yang saya rangkum dari berbagai sumber:

1. Kerja ikhlas

Kerja ikhlas adalah kerja yang dilakukan dengan niat yang baik, tanpa pamrih, dan tanpa mengharapkan balasan atau pujian dari orang lain. Kerja ikhlas membuat kita lebih fokus, tenang, dan bahagia dalam bekerja. Kerja ikhlas juga membuat kita lebih bersyukur, menghargai, dan menghormati pekerjaan kita dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.

2. Kerja mawas diri

Kerja mawas diri adalah kerja yang dilakukan dengan kesadaran akan kelebihan dan kekurangan diri sendiri, serta berusaha untuk terus belajar dan berkembang. Kerja mawas diri membuat kita lebih terbuka, kritis, dan objektif dalam menilai kinerja kita sendiri. Kerja mawas diri juga membuat kita lebih proaktif, inisiatif, dan kreatif dalam mencari solusi dan peluang untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja kita.

3. Kerja cerdas

Kerja cerdas adalah kerja yang dilakukan dengan menggunakan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan yang dihadapi. Kerja cerdas membuat kita lebih efisien, efektif, dan akurat dalam menyelesaikan pekerjaan kita. Kerja cerdas juga membuat kita lebih fleksibel, adaptif, dan responsif dalam menghadapi perubahan dan tantangan yang ada di lingkungan kerja.

4. Kerja keras

Kerja keras adalah kerja yang dilakukan dengan memberikan usaha, energi, dan waktu yang maksimal untuk mencapai tujuan atau target yang ditetapkan. Kerja keras membuat kita lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berkomitmen terhadap pekerjaan kita. Kerja keras juga membuat kita lebih gigih, tekun, dan pantang menyerah dalam mengatasi hambatan dan kesulitan yang muncul di sepanjang proses kerja.

5. Kerja tuntas

Kerja tuntas adalah kerja yang dilakukan dengan menyelesaikan pekerjaan sampai selesai dengan standar kualitas yang tinggi. Kerja tuntas membuat kita lebih teliti, cermat, dan detail dalam melakukan pekerjaan kita. Kerja tuntas juga membuat kita lebih profesional, berorientasi hasil, dan berprestasi dalam pekerjaan kita.

Itulah aspek-aspek kerja prestatif yang bisa kita terapkan dalam pekerjaan kita sehari-hari. Dengan mengembangkan aspek-aspek tersebut, saya yakin kita bisa menjadi pekerja yang lebih baik, lebih produktif, dan lebih bermanfaat bagi diri sendiri, organisasi, dan masyarakat. Semoga bermanfaat!

Contoh Perilaku Kerja Prestatif

Perilaku kerja prestatif adalah sikap dan tindakan yang menunjukkan komitmen, motivasi, dan kinerja yang tinggi dalam pekerjaan. Perilaku kerja prestatif dapat meningkatkan produktivitas, kualitas, dan kepuasan kerja, serta memberikan kontribusi positif bagi organisasi dan masyarakat.

Berikut adalah beberapa contoh perilaku kerja prestatif yang dapat dijadikan inspirasi:

  • Berinisiatif untuk mencari dan menyelesaikan masalah yang ada di tempat kerja, serta memberikan saran dan ide-ide kreatif untuk perbaikan.
  • Berusaha untuk mengembangkan diri sendiri dengan belajar hal-hal baru, mengikuti pelatihan, dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia.
  • Bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan etika, serta menghormati aturan, norma, dan nilai-nilai organisasi.
  • Bekerja dengan kolaboratif dan harmonis dengan rekan kerja, atasan, dan pelanggan, serta memberikan dukungan dan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.
  • Bekerja dengan efektif dan efisien, serta mengoptimalkan penggunaan waktu, energi, dan sumber daya lainnya.
  • Bekerja dengan berorientasi pada hasil, serta menetapkan dan mencapai tujuan-tujuan yang realistis, spesifik, terukur, dapat dicapai, dan relevan.
  • Bekerja dengan berorientasi pada pelanggan, serta memahami dan memenuhi kebutuhan, harapan, dan kepuasan pelanggan.
  • Bekerja dengan berorientasi pada kualitas, serta menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas tinggi, sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  • Bekerja dengan berorientasi pada inovasi, serta menciptakan atau mengadaptasi produk atau jasa yang baru, unik, dan bernilai tambah.
  • Bekerja dengan berorientasi pada pembelajaran, serta menerima umpan balik secara positif, serta melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

Perilaku kerja prestatif adalah salah satu faktor penting yang dapat menentukan kesuksesan seseorang dalam karirnya. Oleh karena itu, kita perlu terus meningkatkan perilaku kerja prestatif kita agar dapat memberikan kontribusi maksimal bagi organisasi dan masyarakat.

Tips Meningkatkan Perilaku Kerja Prestatif

Perilaku kerja prestatif adalah perilaku yang menunjukkan kinerja yang tinggi, kreatif, inovatif, dan berorientasi pada hasil. Perilaku ini sangat dibutuhkan oleh setiap organisasi untuk mencapai tujuan dan visinya. Namun, tidak semua karyawan memiliki perilaku kerja prestatif secara alami. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perilaku kerja prestatif, seperti motivasi, kompetensi, lingkungan kerja, budaya organisasi, dan kepemimpinan.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda meningkatkan perilaku kerja prestatif:

1. Mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan

Kompetensi adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan baik. Kompetensi dapat meliputi pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku. Anda dapat mengembangkan kompetensi Anda dengan cara belajar terus-menerus, mengikuti pelatihan atau seminar, berdiskusi dengan rekan atau atasan, dan mencari umpan balik.

2. Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif

Lingkungan kerja yang kondusif adalah lingkungan yang mendukung kinerja Anda dengan memberikan fasilitas, sumber daya, informasi, dan komunikasi yang memadai. Lingkungan kerja yang kondusif juga akan memberikan suasana yang nyaman, aman, dan harmonis bagi Anda untuk bekerja. Anda dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dengan cara menjaga kebersihan dan kerapihan tempat kerja, menghormati dan bekerja sama dengan rekan atau atasan, dan menghindari konflik atau gosip.

3. Menyesuaikan diri dengan budaya organisasi

Budaya organisasi adalah nilai-nilai, norma-norma, dan asumsi-asumsi yang dianut oleh anggota organisasi dalam menjalankan aktivitasnya. Budaya organisasi akan mempengaruhi cara Anda berpikir, bersikap, dan berperilaku di tempat kerja. Anda dapat menyesuaikan diri dengan budaya organisasi dengan cara memahami dan menghargai nilai-nilai, norma-norma, dan asumsi-asumsi yang ada di organisasi Anda, serta berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang mendukung budaya organisasi tersebut.

4. Mengikuti arahan dan contoh dari pemimpin

Pemimpin adalah orang yang memiliki pengaruh terhadap perilaku dan kinerja Anda di tempat kerja. Pemimpin dapat memberikan arahan, bimbingan, dukungan, penghargaan, dan koreksi bagi Anda untuk meningkatkan perilaku kerja prestatif Anda.

Pemimpin juga dapat menjadi contoh atau role model bagi Anda dengan menunjukkan perilaku kerja prestatifnya sendiri. Anda dapat mengikuti arahan dan contoh dari pemimpin dengan cara mendengarkan dan mematuhi instruksi-instruksi yang diberikan oleh pemimpin Anda, mengajukan pertanyaan atau saran jika perlu, memberikan umpan balik positif atau konstruktif kepada pemimpin Anda, serta meniru perilaku kerja prestatif yang ditunjukkan oleh pemimpin Anda.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat meningkatkan perilaku kerja prestatif Anda dan memberikan kontribusi positif bagi organisasi Anda. Semoga bermanfaat!

Demikian saja artikel yang berjudul tentang pengertian perilaku kerja prestatif. Semoga dapat bermanfaat dan terimakasih sudah datang di blog https://www.kitapunya.net/

Baca juga:

Gambar Gravatar
Tim Editorial KitaPunya.net adalah seorang profesional di bidang Manajemen, HR, dan Marketing dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. KitaPunya.net saat ini menjadi situs pendidikan dan karir yang selalu berusaha memberikan inforamasi akurat, terpecaya dan terupdate.