alasan menjadi pramuniaga

7 Alasan Menjadi Pramuniaga Sebagai Pijakan Karir Pertama Anda

Diposting pada 1.144 views

Alasan menjadi pramuniaga – Banyak sekali perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan. Terlebih lagi untuk posisi pramuniaga yang cukup banyak dibutuhkan oleh berbagai perusahaan guna menunjang penjualan produk perusahaan tersebut.

Jika anda merupakan salah satu pencari kerja tak ada salahnya untuk menambah pengalaman sebagai seorang pramuniaga untuk menitih karir pertama anda.

Bekerja sebagai pramuniaga tentu saja banyak ilmu dan pengalaman yang baru. Berikut beberapa alasan menjadi pramuniaga sebagai jembatan awal karir anda. 

7 Alasan Menjadi Pramuniaga

alasan jadi pramuniaga
Foto : pexels.com

1. Memiliki jiwa marketing 

Sudah tak asing lagi jika pramuniaga biasanya dituntut untuk mencapai target satu produk perusahaan tersebut. Sebagai pramuniaga yang profesional tentunya anda harus melatih kemampuan penjualan anda.

Anda yang mulai terbiasa dengan profesi pramuniaga sudah pasti memiliki jiwa marketing yang handal. Maka dari itu tak ada salahnya menambah pengalaman dan memperdalam jiwa pemasaran anda yang nantinya akan dapat berguna di kemudian hari. 

2. Terbiasa dengan public speaking yang bagus 

Menjadi seorang pramuniaga adalah yang hal menarik tersendiri. Anda diharuskan berani untuk berbicara di depan umum untuk mempromosikan produk atau berbicara pada lawan bicara untuk menarik pembeli. Hal inilah yang membuat anda memiliki pengalaman dan menambah skill public speaking yang semakin baik. 

3. Meningkatkan kepercayaan diri 

Profesi pramuniaga merupakan profesi yang terbiasa dihadapkan dengan banyak orang. Tanpa sadar hal itulah yang meningkatkan tingkat kepercayaan diri seseorang.

Tentu saja dalam hal pekerjaan seseorang harus memiliki tingkat kepercayaan diri yang baik agar dapat menunjang tugas dan tanggung jawab masing-masing. 

Baca juga : Daftar Gaji Pramuniaga Sesuai Bidang dan Tanggung Jawabnya

4. Mengetahui karakter konsumen

Jika anda sebagai seorang pramuniaga, anda harus mempelajari karakter konsumen dan sabar mengahadapi berbagai permintaan dan kebutuhannya.

Salah satu alasan menjadi pramuniaga satu ini sangat berguna karena jika suatu saat nanti anda berpindah pekerjaan lain dan tetap berhubungan dengan konsumen seorang mantan pramuniaga tak akan canggung dan kaget dalam menghadapi berbagai konsumen yang lebih banyak dengan berbagai macam karakter. 

5. Memiliki jiwa wirausaha 

Alasan menjadi pramuniaga yang dapat anda pertimbangkan karena sangat bermanfaat untuk menambah softskills maupun pengalaman yaitu terdapatnya jiwa wirausaha yang tertanam pada diri seorang pramuniaga.

Hal ini karena pekerjaan seorang pramuniaga lebih berkecimpung dengan produk-produk dan berusaha untuk menarik pembeli. 

6. Dapat melatih sikap kedisiplinan.

Sebagai pramuniaga tentu saja anda diharuskan untuk selalu tepat waktu dan disiplin. Selain itu, anda diharuskan belajar untuk memiliki sikap yang baik dan memberikan pelayanan prima pada konsumen. Hal inilah yang memberikan pengalaman yang luar biasa untuk anda. Tanpa sadar profesi sebagai pramuniaga dapat meningkatkan sikap kedisiplinan seseorang. 

7. Mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan toko ritel

Sebagai pramuniaga tentu saja anda mulai terbiasa dengan hal-hal yang berhubungan dengan toko ritel. Seperti penjualan produk, stok barang, display produk, dan transaksi penjualan.

Hal inilah yang dapat anda pelajari selama bekerja sebagai pramuniaga sehingga nantinya jika anda ingin bekerja di bidang lain yang berkaitan dengan toko ritel atau bahkan membuka toko ritel sendiri anda sudah banyak mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan toko ritel. 

Baca juga : 10 Tips Jadi Pramuniaga yang Baik dan Profesional

Nah uraian di atas merupakan 7 alasan menjadi pramuniaga yang dapat dipertimbangkan anda untuk memulai sebuah profesi baru atau sebagai pijakan awal karir anda. Khususnya anda yang belum memiliki pengalaman sama sekali, tak ada salahnya untuk mencoba bidang pramuniaga ini. 

Kontributor: Soffya Ranti (LinkedIn)

Gambar Gravatar
Suka dengan kata dan cinta dengan karya.