tugas marketing

Tugas Marketing – Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Tingkatannya

Diposting pada 59 views

Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Tugas Marketing – Dalam dunia usaha pasti tidak akan jauh dari istilah marketing atau pemasaran. Hal ini dikarenakan pemasaran memiliki tugas penting demi kelangsungan produksi sebuah perusahaan. Tugas marketing tidak hanya melulu memasarkan produk, tapi juga meliputi kegiatan membeli hingga mendistribusikan barang.

Posisi marketing merupakan salah satu posisi penting di dalam perusahaan. Jika sebuah perusahaan memiliki teknik marketing yang handal, maka kemungkinan besar perusahaan tersebut untuk bisa bertumbuh pun juga semakin besar.

Pengertian Marketing

Marketing atau pemasaran merupakan beberapa aktivitas yang saling berkaitan satu sama lain dan memiliki satu tujuan, yaitu meraih kepuasan pelanggan.

Objek utama dari pemasaran memang adalah konsumen, maka dari itu semua strategi yang digunakan akan selalu berdasarkan interaksi perusahaan dengan konsumennya.

Strategi yang dijadikan patokan sukses tidaknya sebuah teknik marketing bisa meliputi cara produksi item yang akan dipasarkan, penentuan harga, lokasi pemasaran hingga cara untuk promosi, sehingga produk tersebut dapat sampai kepada konsumen dengan baik.

Pemasaran juga harus bisa melihat dengan jelas kebutuhan konsumen mereka, biasanya cara yang digunakan adalah survei. Dengan demikian, perusahaan bisa mengetahui minat konsumen, sehingga cara pengembangan produk tidak akan melenceng dari target pasarnya. Sebab, seperti yang sudah dikatakan di atas, kepuasan konsumen adalah indikator kesuksesan mereka.

Tugas Marketing

1. Sales

Tentu Anda sering mendengar bahwa marketing selalu disebut dengan sales. Tentu ini bukan hal yang salah, sebab tugas utama dari marketing adalah menjual atau sale. Mereka yang tergabung di dalam bagian ini harus mampu meraih target dengan menjual produk sesuai ketentuan.

Marketing adalah pucuk senjata bagi perusahaan untuk bisa mendatangkan keuntungan lewat bagian penjualan. Proses menjual ini juga berlangsung terus menerus dan harus selalu berpikir untuk mencari konsumen potensial baru setiap hari.

2. Promosi

Sebuah produk tidak akan pernah bisa laku terjual tanpa promosi, baik lewat mulut ke mulut maupun dengan memasang iklan. Pemasar juga memiliki tanggung jawab demikian di dalam memasarkan produknya.

Mereka harus menjadi bagian perusahaan yang menawarkan produk langsung kepada konsumen. Dengan demikian, konsumen yang membutuhkan bisa mengetahui kelebihan produk tersebut dibandingkan dengan produk lain yang ada di pasaran.

3. Riset dan Pengembangan

Selain menjual, mendistribusikan serta promosi, tugas marketing yang lain adalah melakukan riset yang berguna bagi pengembangan produk di masa datang. Pihak pemasaran akan mengumpulkan data yang mereka butuhkan dari konsumen terkait kekurangan maupun kelebihan produk di mata konsumen.

Setelah data terkumpul, maka akan diserahkan kepada perusahaan untuk dianalisis. Data ini juga bisa menjadi indikator kesuksesan strategi pemasaran itu sendiri, sehingga bisa menghasilkan taktik yang lebih jitu lagi. 

Baca juga : 5 Tahap Proses Pemasaran (Marketing Proces) Menurut Philip Kotler

4. Komunikator Konsep

Sebagai citra dari perusahaan, maka marketing harus mampu mengkomunikasikan visi dan misi perusahaan kepada pasar. Mereka harus mampu menjelaskan tentang produk yang dibawa, baik kegunaan, keunggulan, maupun kontradiksi jika memang ada. Keterbukaan dan penyampaian konsep yang tepat akan membawa konsumen baru dan mempertahankan kesetiaan konsumen lama.

Dalam bisnis, strategi pemasaran selalu menjadi pembahasan yang menarik. Hal ini disebabkan kondisi pasar yang selalu berubah dan memiliki tren tersendiri. Tugas marketing adalah mengikuti dan bahkan menciptakan tren agar bisa memasarkan produknya secara luas.

Tingkat Pemasaran/Marketing

1. Pimpinan Marketing

Pada tingkatan ini, hal yang menjadi perhatian adalah perihal analisis. Pengamatan tentang keadaan pasar, kepuasan konsumen serta melihat orientasi serta posisi perusahaan di dalam rantai nilai adalah tanggung jawab di dalam pemasaran di level tertinggi. 

Intinya, pemimpin tim pemasaran akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan rencana pemasaran yang sudah dilakukan. Bagian yang biasanya menjadi tanggung jawab pimpinan marketing adalah bagian produksi, finance, hingga layanan konsumen. 

2. Bisnis atau SBU (Strategic Business Unit)

Marketing di dalam bisnis tidak pernah lepas dari perencanaan atau strategi. Tanpa strategi yang matang, maka hampir tidak mungkin sebuah bisnis bisa berkembang. Tugas marketing dalam penerapan strategi akan mengarahkan perusahaan pada target pasar yang tepat. 

Dengan mengetahui target pasar mereka, maka perusahaan bisa membuat produknya lebih memiliki ciri khas, sehingga bisa menjadi pembeda dengan produk serupa di pasaran. Selain itu, taktik yang tepat akan membantu perusahaan untuk tidak hanya mengenali kebutuhan tetapi juga keinginan konsumen, sehingga dapat membuat inovasi bagi produknya. 

3. Operasional

Tingkatan ini merupakan bagian dari marketing yang terjun langsung menghadapi konsumen. Dalam tingkatan ini semua perencanaan pemasaran yang sudah dibuat akan dieksekusi dan kemudian akan mendapatkan timbal balik yang berguna bagi evaluasi perusahaan.

Dengan mengambil aksi langsung dengan pelanggan, maka perusahaan bisa mengambil keputusan tentang titik fokus pada produksinya yang akan lebih ditonjolkan, baik itu mengenai harga, kualitas produk, promosi, maupun hal lainnya. 

Baca juga : EXPERIANTIAL MARKETING : Pengertian, Kunci Pokok, Manfaat dan Strategi

Tujuan Marketing

  • Penyebaran informasi tentang komoditas yang dipasarkan perusahaan kepada pelanggan
  • Peningkatan keuntungan perusahaan dari bagian penjualan
  • Penjaringan pelanggan baru
  • Penjaga loyalitas pelanggan
  • Penstabil bagian penjualan ketika pasar sedang mengalami kelesuan
  • Promosi terhadap produknya, sehingga membedakan dengan kompetitor
  • Pembentuk kesan terhadap sebuah produk di pandangan konsumennya.

Baca juga : Komunikasi Pemasaran (Marketing Communication) Lengkap

Fungsi Marketing

1. Pertukaran

Pemasaran menjadi jembatan bagi konsumen dengan produsen dan sebaliknya. Dengan adanya pemasaran, maka konsumen bisa mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan maupun keinginan mereka dari produsen.

Cara mendapatkannya adalah dengan pertukaran antara uang dengan produk maupun bentuk pertukaran lainnya seperti yang sudah disepakati. Di sisi konsumen, mereka bisa memenuhi kebutuhannya sedangkan dari pihak produsen akan mengalami kenaikan omzet, dan keduanya adalah bentuk pertukaran yang saling menguntungkan.

2. Distribusi Fisik

Tugas marketing lainnya adalah menjalankan fungsi bertanggung jawab dalam penyaluran barang maupun jasa yang diproduksi oleh perusahaan, agar sampai kepada konsumennya. Cara dalam penyaluran ini terkait dengan penyimpanan dan pengangkutan ke wilayah-wilayah tertentu. 

Bentuk penyimpanan yang digunakan bisa bermacam-macam, seperti pengawetan, pengendapan, dan lain sebagainya. Pemasaran akan memastikan pasokan terjaga, sehingga wilayah yang dituju tidak akan kekurangan produk yang akan didistribusikan. Hal ini untuk menghindari terjadinya kekurangan produk di saat-saat yang dibutuhkan.

3. Perantara

Seperti yang sudah disampaikan sekilas di atas, marketing akan menjadi penghubung antara produsen dengan konsumen. Bukan hanya untuk mengantarkan produk dari produsen ke konsumen, tetapi juga sebagai penyalur informasi yang diinginkan produsen untuk diketahui konsumennya. 

Selain itu, marketing juga menjalankan fungsi yang lain yaitu klasifikasi produk hingga penghitungan pembiayaan. Perantara ini juga menjadi pembangun citra produk sebab lewat gaya marketing, seorang konsumen bisa melihat kualitas yang dari produsen produk tersebut.

4. Pembelian

Ternyata, marketing tidak melulu perkara menjual produk saja, melainkan juga melakukan tugas pembelian, bahkan pembelian seharusnya menjadi langkah awal untuk menetapkan penjualan yang sukses. Kaitan pembelian ini juga akan membawa efek bagi hasil akhir produksi. 

Agar dapat melakukan pembelian dengan hasil yang memuaskan, maka harus mencakup tiga aspek penting yaitu penentuan kebutuhan, penjualan serta grading dan standarisasi. 

Baca juga : Marketing Executive Adalah – Pengertian, Tugas, Syarat dan Kualifikasi

Demikian artikel tentang tugas marketing, pengertian, fungsi, tujuan dan tingkatannya. Semoga bermanfaat jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kalian ya.

Gambar Gravatar
Suka dengan kata dan cinta dengan karya.