10 Prospek Kerja Teknologi Pangan dan Gajinya

  • Whatsapp
prospek kerja teknologi pangan

Prospek Kerja Teknologi Pangan di Indonesia – Berbicara tentang teknologi pangan, akan membawa kita dalam satu pemikiran yaitu makanan. Memang benar disiplin ilmu Teknologi Pangan ini mempelajari tentang segala hal yang berhubungan dengan makanan. Namun bukan hanya cara membuatnya namun mempelajari tentang bagaimana prosesnya, pengolahan, pengawetan, dan lainnya. Prospek kerja Teknologi Pangan ini cukup luas dan tentu saja berhubungan dengan makanan.

Teknologi Pangan ini mempunyai kaitan yang kuat dengan teknik atau cara dan penerapan teknologi terbaru yang memiliki hubungan dengan pengolahan pangan. Ketika Kalian belajar tentang ilmu ini, akan banyak berhadapan dengan seluk beluk ilmu pangan yang meliputi sisi Fisika, Biologi, hingga Kimiawi. Studi yang dipelajari antara lain tentang proses pengolahan bahan, pengawetan makanan, dan juga penggunaan bahan makanan. Dalam artikel ini akan dijelaskan tentang prospek kerja teknologi pangan. Semoga membantu yaa..

Muat Lebih

Apa Itu Teknologi Pangan?

Definisi dari Teknologi Pangan adalah suatu bagian dari ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang penerapan ilmu pengetahuan terutama tentang bagaimana bahan pangan diolah setelah panen. Pengolahan ini menggunakan teknologi yang sesuai sehingga akan diperoleh hasil dan manfaat yang optimal, sekaligus berguna untuk menaikkan nilai dari bahan pangan tersebut tanpa mengurangi nilai gizi yang ada didalamnya.

Spesialisasi yang ada dalam ilmu Teknologi Pangan ini adalah urutan yang sesuai dengan alur pembuatan makanan, yaitu proses produksi, pengawetan makanan jadi, pengemasan yang aman, penyimpanan produk, dan lain sebagainya. Selain itu ilmu ini juga mempelajari tentang pengawasan bahan pangan yang harus sesuai dengan nilai gizi dan standar higienis agar aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat luas.

Prospek Kerja Teknologi Pangan & Gajinya

Pada saat ini dunia industri pangan semakin menujukkan peningkatan yang cukup pesat. Bisnis makanan merupakan bisnis yang tidak pernah sepi oleh para pemain didalamnya. Apabila dilihat dari permintaan dari beberapa perusahaan yang bergerak di bidang produksi makanan, peluang lulusan Teknologi Pangan ini cukup besar dan menjanjikan. Hal ini dikarenakan semua perusahaan makanan harus memiliki ahli Teknologi Pangan.

1. Konsultan Gizi dan Pangan

Konsultasi makanan
Konsultasi makanan

Prospek kerja teknologi pangan yang pertama adalah sebagai konsultan Gizi dan Pangan. Ilmu yang telah Kalian dapatkan di bangku kuliah, dapat dipergunakan sebagai konsultan untuk gizi dan pangan. Kalian bisa bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang makanan. Posisi ini mempunyai tugas untuk melakukan analisa dan pelaporan tentang bahan makanan yang akan diolah menjadi makanan jadi. Kalian harus menghitung nilai gizi yang ada didalamnya dan memberikan saran apakah layak dikonsumsi atau tidak.

Seorang konsultan wajib memiliki kemampuan pengetahuan tentang dasar-dasari ilmu gizi, teknik pengolahan bahan makanan, standar kelayakan makanan, serta berbagai permasalahan tentang gizi dan pangan yang berkembang saat ini. Dengan menjadi konselor ini, Kalian bisa mendapatkan gaji berkisar Rp 3 – 4 juta dan bisa saja lebih tinggi sesuai dengan kebijakan perusahaan.

2. Pengembang Produk

Pengembang produk makanan
Pengembang produk makanan

Lulusan teknologi pangan bisa bekerja sebagai pengembang produk. Posisi pengembang produk ini adalah sebuah posisi yang sedikit orang bisa masuk didalamnya. Hal ini dikarenakan seorang pengembang produk harus bisa menciptakan kreasi dari olahan bahan makanan yang sebelumnya belum pernah muncul. Resep yang dihasilkan ini akan menjadi milik perusahaan untuk dikembangkan dalam jumlah banyak dan dijual ke konsumen luas.

Menjadi pengembang produk membutuhkan kreativitas dan kecermatan dalam penghitungan nilai gizi dari makanan tersebut. Resep yang Kalian ciptakan akan diuji terlebih dahulu apakah telah sesuai standar atau belum. Walaupun posisi ini sulit untuk ditembus namun gaji yang diberikan juga sesuai dengan apa yang Kalian kerjakan. Kisaran gaji posisi ini lebih dari Rp 5 juta dan bisa mencapai belasan juta.

3. Quality Assurance

Quality Assurance
Quality Assurance

Prospek kerja teknologi pangan yang ketiga adalah quality assurance. Bidang kerja sebagai quality assurance atau lebih sering dikenal dengan pengendali mutu produk makanan, adalah suatu posisi yang wajib ada dalam sebuah perusahaan pengolahan makanan. Saat ini banyak sekali muncul perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan hasil pertanian dan peternakan, sehingga permintaan akan lulusan dari Teknologi Pangan semakin meningkat juga.

Tugas Kalian sebagai staf quality assurance adalah memastikan produk bahan pangan yang akan diolah telah memenuhi standar dan kelayakan yang telah ditetapkan oleh lembaga atau pihak yang berwenang. Contohnya adalah menjamin tingkat higienis kaleng untuk makanan kemasan di perusahaan makanan kemasan. Gaji yang bisa kalian dapatkan untuk posisi ini berkisar Rp. 4 – 6 juta atau bisa lebih.

4. Wirausaha

pengusaha
Pengusaha

Selain bekerja di beberapa perusahaan dan instansi pemerintah, Kalian juga bisa membuka bisnis sendiri secara mandiri. Kalian bisa memanfaatkan sumber pangan yang ada di sekelilingmu untuk bisa diolah menjadi bentuk lain yang memiliki nilai lebih. Namun makanan ini harus tetap dihitung kandungan gizinya, jangan sampai menu makanan olahan ini justru memicu timbulnya suatu penyakit.

Dalam kapasitas yang lebih besar, Kalian bisa memberdayakan orang-orang disekitar untuk ikut dalam proses pengolahan. Tentu saja sebelumnya Kalian harus memberikan wawasan dan pengetahuan dasar tentang cara pengolahan makanan yang benar dan sesuai dengan standar gizi dan kebersihannya. Pendapatan yang bisa kamu kantongi dari wirausaha ini berkisar Rp. 4 juta perbulan.

Baca juga : Prospek Kerja Jurusan Ilmu Komunikasi

5. Pegawai Pemerintah

Pegawai negeri sipil
Pegawai negeri sipil. Sumber : dream.co.id

Lulusan dari Teknologi Pangan ini selain bisa bekerja di berbagai perusahaan swasta, juga mempunyai peluang untuk bisa bekerja di lingkungan pemerintah. Beberapa instansi yang membutuhkan lulusan ini antara lain Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), MUI, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, dan beberapa lembaga lainnya.

Tugas Kalian apabila menjadi pegawai pemerintah adalah melakukan verifikasi tentang kelayakan pangan sekaligus melakukan percobaan atau uji coba terkait kandungan zat yang ada dalam bahan makanan agar memenuhi standar halal. Untuk bisa menjadi pegawai pemerintah, Kalian harus mengikuti tes yang dilaksanakan dari pemerintah. Gaji yang bisa Kalian dapatkan berkisar Rp. 3 – 5 juta.

6. Dosen atau Staf Pengajar

dosen pengajar teknologi pangan
Dosen pengajar teknologi pangan

Menjadi lulusan dari jurusan Teknologi Pangan juga memiliki peluang untuk berkarier dibidang akademik. Salah satunya adalah menjadi dosen. Kalian bisa menularkan ilmu yang telah didapatkan kepada para mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan Teknologi Pangan. Agar bisa menjadi dosen, beberapa universitas mensyaratkan bahwa pendidikan yang Kalian miliki minimal adalah S2.

Kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seorang dosen adalah komunikasi yang baik dan pengetahuan yang mumpuni tentang pengolahan bahan makanan beserta kegiatan penunjangnya. Gaji dari seorang dosen ini bervariasi, biasanya tergantung dari besar kecilnya universitas tempat anda mengampu, namun rata-rata Kalian akan mendapatkan gaji diatas Rp. 4 juta.

7. Peneliti Teknologi Pangan

Peneliti teknologi pangan
Peneliti teknologi pangan

Prospek kerja teknologi pangan yang ketujuh adalah sebagai peneliti teknologi pangan. Banyak perusahaan pangan yang membutuhkan peneliti bidang ilmu dan pangan. Peneliti ini penting guna memberikan data dan input akan suatu makanan yang mereka olah. Kalian harus menyusun suatu laporan hasil analisa sesuai dengan prinsip ilmu dan teknologi dalam industri pangan disertai dengan masukan atau saran penggantian bahan apabila ditemukan ketidak sesuaian dengan standar yang ada.
Sebagai seorang peneliti.

Kalian diminta untuk mampu menerapkan prinsip-prinsip yang terkait dengan ilmu dan teknologi pangan khususnya dalam bidang industri pengolahan pangan. Fokus dari penelitian ini adalah adanya inovasi produk dan juga proses pengolahan produk harus sesuai dengan manajemen mutu serta mengandung green technology. Gaji yang diberikan untuk posisi ini paling sedikit Rp 4 juta.

8. Manajer Produksi

Prospek kerja teknologi pangan yang selanjutnya adalah sebagai manajer produksi. Posisi manajer produksi ini termasuk posisi yang banyak diincar oleh lulusan Teknologi Pangan. Dengan menapaki karir menjadi manajer produksi adalah titik tertinggi suatu jabatan di sektor perusahaan swasta. Tugas utama yang harus Kalian kerjakan adalah bertanggung jawab akan kelangsungan kinerja divisi produksi pada suatu perusahaan dan memastikan tidak ada kesalahan yang terjadi.

Seorang manajer akan selalu memantau kinerja stafnya termasuk proses produksi bahan makanan. Semakin meningkatnya permintaan pasar akan kebutuhan lulusan Teknologi pangan ini bisa menjadi peluang Kalian untuk meningkatkan karier yang ada. Syarat lainnya untuk menjadi seorang manajer produksi adalah memiliki jiwa leadership dan pengetahuan yang luas. Gaji yang diterima seorang manajer produksi berkisar Rp. 4 – 6 juta.

9. Ahli Teknologi Rasa

Ahli teknologi rasa
Ahli teknologi rasa

Pekerjaan yang bisa dilakoni oleh lulusan jurusan teknologi pangan adalah menjadi ahli teknologi rasa. Tugas dari seorang ahli teknologi rasa ini adalah melakukan penelitian, pengembangan, dan melakukan produksi terhadap sebuah rasa yang akan digunakan dalam produk makanan atau minuman. Contoh dari jenis pekerjaan ini adalah bertugas sebagai flavor technologist sensory panelist yang pasti dimiliki oleh semua perusahaan yang bergerak dibidang produksi makanan dan minuman.

Sebagai seorang ahli tentunya dapat mengantongi gaji yang cukup tinggi. Pada jabatan ini gaji yang ditawarkan sebesar Rp. 3 juta sampai Rp. 5 juta setiap bulannya. Selain tugas yang disebutkan diatas, masih ada beberapa pekerjaan lagi yang harus diselesaikan oleh seorang ahli teknologi rasa antara lain:

  • Melakukan modifikasi konsentrat rasa dari suatu produk untuk mendapatkan profil rasa yang sifatnya konsisten dari produk baru yang akan dihasilkan.
  • Membuat beberapa direktori rasa dengan menggunakan aplikasi yang tersedia.
  • Melakukan penilaian atau evaluasi sensorik yang fungsinya untuk mengetahui seberapa kuat kualitas rasa dari produk yang baru maupun produk lama.
  • Melakukan pemilihan rasa yang tepat untuk digunakan pada produk tertentu.

10. Packaging Engineer

Prospek kerja teknologi pangan yang terakhir adalah sebagai packaging enginer. Tidak dapat dipungkiri bahwa sebuah perusahaan pangan akan membutuhkan lulusan Teknologi Pangan untuk beberapa posisi, contohnya adalah packaging engineer. Setelah bahan pangan mentah diolah menjadi makanan jadi yang siap diedarkan, harus melalu proses packaging agar makanan aman untuk di distribusikan. Pengemasan ini tentunya tidak boleh asal-asalan tapi ada standar tersendiri.

Disinilah peran seorang packaging engineer ini dibutuhkan. Tugas yang harus Kalian kerjakan adalah memastikan kemasan makanan dalam kondisi higienis dan sesuai dengan jenis makanan yang akan di kemas. Misalnya ketebalan plastik, atau keamanan kaleng makanan dan minuman. Gaji yang ditawarkan untuk menjadi packaging engineer ini sekitar Rp 3 – 4 juta perbulannya.

Kesimpulan

Teknologi Pangan merupakan jurusan yang memiliki peluang kerja yang luas di dunia perindustrian swasta maupun pemerintah. Prospek kerja Teknologi Pangan ini juga didukung dengan semakin meningkatnya permintaan akan ahli teknologi pangan. Gaji yang diberikan juga cukup tinggi dan sepadan dengan apa yang akan Kalian kerjakan saat terjun di dunia kerja sesuai dengan bidang yang kalian tekuni.

Masing-masing posisi memang memiliki standar gaji yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh perhitungan beban kerja dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh masing- masing bagian. Besar kecilnya gaji juga dipengaruhi oleh tingkat kemampuan perusahaan dalam hal membayar upah karyawannya. Semakin besar volume produksi suatu industri makanan akan semakin besar pula gaji yang akan Kalian terima.

Baca juga : 10 Prospek Kerja Ilmu Kelautan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *