pengertian jurnal ilmiah

Pengertian Jurnal Ilmiah: Tujuan, Fungsi, Syarat, Format & Cara Mencari

Diposting pada 493 views

Pengertian Jurnal Ilmiah – Di antara sekian banyak karya ilmiah, jurnal merupakan salah satu yang paling banyak diterbitkan. Format jurnal lebih pendek dibandingkan karya ilmiah lain, seperti skripsi maupun tesis, sehingga membuatnya sering menjadi syarat yang ditetapkan untuk beberapa keperluan, misalnya kenaikan pangkat, kelulusan mata kuliah, dan lain sebagainya.

Jurnal biasanya diterbitkan sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki oleh penyusunnya. Selain itu, jurnal juga mengangkat isu sosial maupun sains yang sedang marak diperbincangkan atau yang belum memiliki jawaban pasti, sehingga perlu dikaji kembali.

Pengertian Jurnal

Jurnal merupakan sebuah karya ilmiah yang dipublikasikan secara berkala dengan kurun waktu yang tetap, bisa dalam hitungan bulan maupun tahun. Ada tiga jenis jurnal secara umum, yaitu Professional or Trade Journals, Popular Journals, serta Scholarly Journals

Walaupun jurnal merupakan karya yang cukup pendek, yaitu hanya meliputi sekitar 6-8 halaman, namun wilayah cakupannya cukup luas. Walau demikian, karena keterbatasan halaman, maka pembahasan materi harus tetap singkat, padat, dan jelas.  


Jurnal harus dibuat secara spesifik, walaupun bisa membahas tentang apa saja, namun harus tetap ada di dalam koridor keilmuan dari pembuat jurnal.

Tujuan Pembuatan Jurnal

Apa saja sih tujuan jurnal di buat? Berikut ini adalah beberapa tujuan pembuatan jurnal :

1. Sarana Pengembangan Sains

Ketika sebuah jurnal diterbitkan, maka akan membuka ruang diskursus melalui media tertulis. Dengan demikian, pemikiran kritis yang semula hanya berupa opini bisa mendapatkan penguatan maupun sanggahan yang sudah didapatkan secara saintifik.

Melalui pembuatan jurnal, maka akan ada temuan baru, yang benar-benar bersifat baru maupun penegasan dari penelitian yang sudah dibuat sebelumnya. Ini tentunya adalah keuntungan bagi pengembangan dalam dunia ilmu pengetahuan.

Jurnal harus mampu menimbulkan kritik dan juga saran yang berguna bagi keilmuan yang diterapkan, serta dapat menciptakan konsensus terhadap temuan dari riset yang sudah dilakukan.

2. Sarana Basis Data Kebijakan Publik

Semua kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak tentu harus bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan terukur. Maka, untuk bisa menghasilkan kebijakan yang sesuai dengan ketentuan tersebut dibutuhkan pula sumber data yang bersifat ilmiah pula.

Dengan adanya jurnal, maka pembuat kebijakan bisa melihat data faktual, gambaran di masa datang tentang sebuah isu dan lain sebagainya.

Melalui jurnal pula, pembuat kebijakan bisa mendapatkan pondasi yang kuat, sehingga tidak goyah ketika diterpa oleh ketidaksetujuan karena bisa mendapatkan argumen yang valid.

Fungsi Jurnal Ilmiah

fungsi jurnal

Berikut ini adalah beberapa fungsi jurnal ilmiah secara umum :

  • Menjadi jembatan komunikasi di antara akademisi
  • Pendistribusian hasil riset
  • Penumbuh iklim akademik di pendidikan tinggi
  • Arus pertukaran data sehingga bisa menjadi inspirasi timbulnya ide baru

Syarat Pembuatan Format Jurnal

  • Terdaftar secara internasional ditandai dengan kepemilikan International Standard Serial Number (ISSN).
  • Penerbitan dilakukan secara periodik, minimal adalah 2 kali dalam 1 tahun.
  • Untuk majalah ilmiah, kurun waktu terbit yang disarankan adalah 1 kali dalam 1 tahun
  • Terdapat sedikitnya 4 orang mitra bestari
  • Jumlah eksemplar jurnal yang dicetak haruslah minimal 300
  • Untuk majalah ilmiah, penerbitan menggunakan jurnal elektronik yang bisa diakses secara daring
  • Artikel utama berjumlah minimal 5 artikel dalam sekali penerbitan jurnal

Jenis Jurnal Ilmiah

1. Professional or Trade Journals

Jurnal perdagangan merupakan sebuah buletin yang diterbitkan secara berkala dengan target industri maupun kelompok dagang tertentu. Sesuai dengan namanya, maka isi dari jurnal perdagangan adalah artikel mengenai segala hal yang berhubungan dengan bisnis dan jual beli. 

Target pembacanya tentu adalah para profesional yang bergerak di bidang perdagangan. Di dalamnya juga sering terdapat iklan hingga lowongan pekerjaan.

2. Popular Journals

Jurnal ini bersifat general. Isu yang diangkat biasanya dekat dengan masyarakat umum. Para penyusun artikel yang menerbitkan jurnal semacam ini juga biasanya bukan seorang pakar akademis, sehingga tidak semua jurnal populer semacam ini bisa dijadikan sebagai rujukan untuk keperluan ilmiah.

3. Scholarly Journals

Jurnal ilmiah dibuat oleh semua praktisi akademis maupun sarjana yang sedang meneliti isu yang sesuai dengan keilmuannya. Tujuan dari penerbitan jurnal semacam ini adalah untuk membuka ruang diskursus bagi rekan sesama sejawat, sehingga bisa timbul kesepakatan baru tentang sebuah isu.

Sasaran pembuatan jurnal ini adalah para sivitas akademika. Penerbitan jurnal juga tidak bisa sembarangan karena nantinya hasil dari jurnal ini akan digunakan sebagai rujukan, bahkan tidak jarang akan dipakai sebagai pertimbangan ketika akan membuat sebuah kebijakan publik. 

Biasanya, pihak penerbit jurnal sudah memiliki dewan editorial mereka sendiri, sehingga setiap artikel yang akan diterbitkan sudah dikurasi hingga layak untuk dikonsumsi secara luas. Hal ini membuat semua artikel yang terbit di jurnal tersebut sudah pasti sesuai dengan standar akademik.

Format Jurnal dan Penjelasan Secara Umum

1. Halaman Judul

Seperti pembuatan karya ilmiah lainnya, dalam jurnal pun harus mempunyai judul yang menarik, namun tidak berbelit-belit. Judul harus singkat, namun bisa menggambarkan keseluruhan isi dari jurnal yang diterbitkan.

Makna yang tersurat di dalam judul haruslah lugas, sehingga tidak menimbulkan multitafsir bagi pembacanya. Untuk jurnal dengan bahasa Indonesia maka harus sesuai dengan PUEBI dan tidak boleh lebih dari dua belas kata.

Sedangkan untuk jurnal yang menggunakan bahasa Inggris, jumlah kata yang diperbolehkan adalah maksimal sepuluh kata. Penulisan judul diletakkan di bagian tengah dengan aturan bold serta menggunakan huruf besar. 

Di bawah judul dapat diletakkan lambang institusi yang terkait, atau langsung kepada nama penyusun jurnal. Sertakan pula nama lengkap dari pembimbing 1 dan II, selain nama penyusun jurnal itu sendiri, kemudian disusul dengan penulisan nama institusi yang berkaitan dengan penyusun.

Jika ingin lebih lengkap dan memang ini disarankan, maka penyusun bisa menyertakan alamat serta surel di dalam bagian halam judul.

2. Abstrak

Abstrak merupakan isi dari keseluruhan ide dan pemaknaan yang sudah ditemukan selama penelitian berlangsung. Jadi, abstrak tidak bisa disamakan dengan rangkuman, sebab di dalam abstrak sudah terdapat gagasan dari penyusun dan temuan baru yang didapatkan.

Pembuatan abstrak tidak boleh lebih dari 250 kata yang mencakup perihal metode penelitian, tujuan penelitian serat simpulan dari penelitian tersebut. Bahasa di dalam abstrak harus lugas dan merupakan gagasan sendiri tanpa menggunakan footnote.

Aturan penulisan abstrak adalah dengan menggunakan single spacing. Untuk memudahkan dalam penulisan abstrak, maka Anda dapat menjadikan satu poin penting dari tiap-tiap bagian dari jurnal tersebut.

Di bawah halaman abstrak juga wajib menyertakan kata kunci. Jumlah dari kata kunci tersebut tidak boleh lebih dari lima kata dan merupakan inti yang menjadi pembahasan di dalam riset tersebut.

3. Pendahuluan

Isi dari halaman pendahuluan terdiri dari  4 hingga 6 halaman dan menggunakan double spacing. Unsur yang terdapat di dalam halaman pendahuluan adalah:

  • Latar belakang masalah
  • Penjabaran permasalahan
  • Penggunaan teori
  • Tujuan riset yang dilakukan

4. Metode Penelitian

Metode yang digunakan ketika membuat jurnal tidak berbeda dengan metode penulisan karya ilmiah pada umumnya. Unsur yang terdapat di dalamnya adalah desain eksperimen, alat yang digunakan, sistem pengumpulan data, hingga tipe pengendalian yang digunakan.

Apabila jurnal membahas perihal isu lingkungan, maka penyusun harus menyertakan pula lokasi dari isu yang berlangsung, penjabaran tentang lokasi hingga penjelasan tentang aktivitas yang dilakukan di tempat tersebut. Aturan dalam penulisan bab metode adalah dengan menggunakan double spacing dan tidak boleh lebih dari satu halaman saja.

5. Pembahasan/Hasil Pembahasan

Bagian ini merupakan bagian paling panjang di antara format jurnal lainnya. Aturan penulisan bab pembahasan adalah menggunakan double spacing dan dimuat dalam 4 hingga 6 halaman. Untuk penelitian menggunakan metode kuantitatif, maka halaman ini akan berisikan hasil serta pembahasan.

Sedangkan jika metode yang digunakan adalah kualitatif, maka penulisan bab ini akan berisi tentang pembahasan. Di halaman ini Anda akan menemukan banyak teori yang dikutip guna membedah isu yang diangkat.

6. Simpulan

Pada bagian ini, maka hipotesis yang sudah ditetapkan oleh penulis di awal akan menunjukkan hasilnya, baik itu tersanggah karena bukti yang ada menunjukkan sebaliknya, atau malah diperkuat karena teori yang digunakan memperlihatkan hasil yang sama dengan isu yang diangkat. Di dalamnya juga terdapat saran untuk pembaca terkait dengan hasil penelitian yang sudah dibuat.

7. Daftar Pustaka

Kolom ini merupakan kolom terakhir yang harus diisi dengan sumber data yang digunakan sebagai landasan teori dalam membedah isu yang diangkat. Sumber data yang digunakan bisa menggunakan buku fisik maupun mengambil dari internet. Keduanya memiliki cara penulisan yang sama, tergantung format penulisannya.

Format jurnal memang sudah ditentukan dan distandarisasi. Hal ini dimaksudkan agar terjadi keseragaman cara penulisan dan metode yang digunakan, sehingga dapat dimengerti secara luas.  Dari penjelasan di atas, pasti Anda sudah lebih gamblang terkait format penulisan jurnal.

Baca juga : Penulisan Penomoran Bab dan Subbab Yang Benar Pada Karya Ilmiah dan Buku

Daftar Situs / Website Tempat Mencari Jurnal

cara mencari jurnal

Kamu pernah bertanya-tanya, gimana cara mendapatkan jurnal gratis di internet? Dibawah ini adalah list website / jurnal yang bisa menjadi referensi dalam mencari jurnal gratis di internet :

1. E-resources.perpusnas.go.ig

Situs ini merupakan situs resmi dari perpusnas. Dengan begitu, semua artikel yang diterbitkan di sini sudah barang tentu mendapatkan kurasi dan layak untuk dijadikan referensi. Maka, tidak heran jika situs ini diakses oleh puluhan ribu orang setiap hari.

Untuk bisa mengakses semua artikel yang ada di dalam situs ini, maka Anda harus mendaftar sebagai anggota terlebih dahulu. Anda tinggal mengakses secara daring dan memilih menu daftar, memasukkan data yang diperlukan, kemudian Anda telah siap untuk menjelajah.

2. LIPI.go.id

Meskipun situs ini merupakan lembaga yang tidak berasal dari pemerintah, namun tetap berafiliasi dengan pemerintah melalui kemenristekdikti. Lembaga ini adalah penolong bagi Anda yang tidak terlalu mahir dalam memahami teks berbahasa Inggris. 

Cara mencari jurnal di tempat ini juga sangat mudah. Selain itu, keuntungan jurnal yang ada di sini adalah lengkap dan berbahasa Indonesia, serta kebanyakan dapat diunduh tanpa biaya.

3. Ijern.com

Jika Anda ingin mencari jurnal dengan bahasa asing, maka Anda dapat masuk ke situs ini. Situs yang merupakan kependekan dari International Journal of Education and Research ini adalah tempat jurnal yang diterbitkan oleh para peneliti, hingga praktisi akademik yang berasal dari CRC Publications atau Kontemporer Research Center.

4. Doaj.org

Sesuai dengan namanya, situs Directory of Open Access Journal ini memang menyediakan akses untuk umum dengan jurnal yang lengkap dari berbagai bidang keilmuan. 

Namun, situs ini tidak menerbitkan jurnal secara langsung, melainkan akan menghubungkan pengguna dengan tautan yang akan diarahkan langsung kepada situs penerbit jurnal yang bersangkutan.  Cara untuk mencari jurnal yang diinginkan juga sama seperti pencarian lain di mesin pencari.

5. Sciencedirect.com

Situs ini merupakan salah satu situs yang lengkap, sebab materi yang mereka sediakan bukan hanya melulu artikel saja, melainkan juga buku. Anda dapat menikmati akses berbayar maupun gratis yang semuanya menghadirkan materi yang bermutu.

6. Researchgate.net

Di tempat ini, Anda tidak hanya bisa mencari jurnal yang diperlukan saja, melainkan juga dapat ikut berbagi jurnal yang Anda susun. Selain itu, Anda juga dapat terhubung dengan para peneliti maupun praktisi lainnya yang tergabung di situs ini dan dapat saling meminta jurnal.

Dan lagi, semua layanan yang ada di tempat ini bisa diakses secara gratis. Jika belum terdaftar, maka Anda harus masuk memakai alamat email universitas maupun institusi tempat Anda bernaung. Untuk mendapatkan email khusus ini, Anda dapat menghubungi pihak kampus atau institusi Anda terlebih dahulu.

7. Freefullpdf.com

SItus ini menyediakan berbagai paper dan publikasi yang berasal dari seluruh bagian dunia. Namun, tentu saja artikel yang diterbitkan di situs ini semuanya menggunakan bahasa Inggris.

8. Libgen.org

Sama seperti situs lain yang disebutkan di atas, situs yang merupakan kependekan dari Library Genesis ini juga menampilkan banyak jurnal dengan berbagai keilmuan. Namun, beredar kabar bahwa situs ini ilegal.

Baca lebih lanjut : Daftar Website Jurnal Internasional & Nasional

Dengan kemajuan teknologi, cara mencari jurnal ilmiah bukan lagi perkara sukar. Ada berbagai situs yang menyediakan akses gratis maupun berbayar untuk para pengaksesnya. Namun, untuk amannya, Anda dapat mengakses lewat situs yang sudah terpercaya, atau memilih untuk mengakses dengan berlangganan.

Terimakasih sudah membaca artikel berjudul Pengertian Jurnal Ilmiah: Tujuan, Fungsi, Syarat, Format dan Cara Mencari, selanjutnya baca artikel lain berikut :

Gambar Gravatar
Seorang praktisi Pemasaran, SEO dan Digital Marketing. Suka dengan kata dan cinta dengan karya. Turut memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui beragam artikel pendidikan di kitapunya.net.