admin logistik

Tugas Admin Logistik: Kualifikasi, Skills, Gaji, dan Jenjang Karirnya

Diposting pada 1,761 views

Apa itu Admin Logistik?

Admin logistik adalah seseorang yang bertanggung jawab dalam mengelola dan mengkoordinasikan kegiatan logistik di sebuah organisasi atau perusahaan. Tugas seorang admin logistik diantanya adalah perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, dan pengendalian proses logistik agar berjalan dengan lancar dan efisien.

Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Admin Logistik

Tugas dan tanggung jawab seorang admin logistik dapat mencakup beberapa hal, yaitu:

  1. Pengelolaan Stok
    Admin logistik bertanggung jawab untuk mengelola persediaan barang atau bahan yang diperlukan oleh perusahaan. Ini melibatkan perencanaan kebutuhan, pemantauan stok, pengaturan pemesanan, dan pengendalian inventaris.
  2. Pengaturan Pengiriman dan Distribusi
    Admin logistik mengkoordinasikan pengiriman dan distribusi barang atau produk perusahaan. Mereka bekerja dengan pemasok, penyedia jasa logistik, dan departemen terkait untuk memastikan barang sampai tepat waktu ke tujuan yang ditentukan.
  3. Koordinasi Transportasi
    Admin logistik mengatur transportasi untuk memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain. Mereka dapat mengatur pengiriman menggunakan truk, kapal, pesawat, atau moda transportasi lainnya yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
  4. Pelacakan dan Pelaporan
    Admin logistik memantau pergerakan barang atau bahan dari awal hingga akhir, dan melaporkan status pengiriman, pengiriman yang tertunda, atau masalah lainnya kepada pihak terkait. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan kelancaran operasional.
  5. Kerjasama dengan Pemasok dan Mitra Bisnis
    Admin logistik bekerja sama dengan pemasok dan mitra bisnis dalam memastikan rantai pasok berjalan dengan baik. Mereka dapat berkomunikasi mengenai persyaratan pengiriman, jadwal pengiriman, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan logistik.

Peran seorang admin logistik penting dalam menjaga efisiensi dan keandalan operasional perusahaan. Dengan memiliki admin logistik yang kompeten, perusahaan dapat mengoptimalkan pengelolaan persediaan, mengurangi biaya logistik, meningkatkan pengiriman tepat waktu, dan memastikan kepuasan pelanggan.

Kualifikasi Admin Logistik

Berikut ini adalah kualifikasi secara umum untuk posisi admin logistik:

  1. Pendidikan minimal diploma atau sarjana di bidang logistik, manajemen operasional, atau bidang terkait.
  2. Pengalaman kerja di bidang logistik atau posisi terkait akan menjadi nilai tambah.
  3. Memahami prinsip-prinsip manajemen persediaan, distribusi, dan transportasi.
  4. Memiliki pengetahuan tentang proses rantai pasok dan prinsip-prinsip manajemen logistik.
  5. Kemampuan organisasi yang baik dengan kemampuan multitasking dan mengatur prioritas tugas.
  6. Mampu berkomunikasi dengan baik, baik secara lisan maupun tertulis.
  7. Teliti, cermat, dan memiliki kemampuan analitis yang baik.
  8. Mahir dalam penggunaan perangkat lunak dan sistem komputer terkait logistik, seperti Microsoft Excel, ERP (Enterprise Resource Planning) system, dan perangkat lunak manajemen persediaan.
  9. Kemampuan beradaptasi dengan cepat dalam lingkungan yang dinamis dan bekerja dengan tenggat waktu yang ketat.

Skills Yang Harus Dimiliki Admin Logistik

Sebagai seorang admin logistik, terdapat beberapa keterampilan atau skill yang penting untuk dimiliki guna menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Berikut ini adalah beberapa skills yang harus dimiliki oleh seorang admin logistik:

  1. Pengetahuan Logistik
    Memiliki pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip dasar logistik, termasuk manajemen persediaan, distribusi, pengiriman, transportasi, dan rantai pasok.
  2. Kemampuan Organisasi
    Mampu mengatur dan mengelola tugas-tugas logistik secara efisien, mengatur prioritas, dan menjaga keteraturan dalam pekerjaan sehari-hari.
  3. Keterampilan Komunikasi
    Mampu berkomunikasi dengan baik secara lisan maupun tertulis, baik dalam berinteraksi dengan pemasok, penyedia jasa logistik, tim internal, maupun pihak eksternal lainnya.
  4. Kemampuan Analitis
    Mampu menganalisis data dan informasi terkait logistik, melakukan evaluasi, serta membuat keputusan berdasarkan pemahaman yang baik terhadap situasi dan kondisi yang ada.
  5. Ketelitian dan Keakuratan
    Menyadari pentingnya detail dan melakukan tugas dengan tingkat akurasi yang tinggi untuk menghindari kesalahan dalam pengelolaan stok, pengiriman, atau administrasi logistik lainnya.
  6. Pemecahan Masalah
    Mampu mengidentifikasi masalah dalam proses logistik, menganalisis akar permasalahan, dan mengembangkan solusi yang efektif dalam situasi yang cepat berubah.
  7. Keterampilan Manajemen Waktu
    Mampu mengatur waktu dengan baik, mengatasi tenggat waktu yang ketat, dan menjaga efisiensi dalam melaksanakan tugas-tugas logistik.
  8. Penguasaan Teknologi
    Memiliki kemampuan dalam menggunakan perangkat lunak dan sistem komputer terkait logistik, seperti Microsoft Excel, perangkat lunak manajemen persediaan, atau sistem manajemen logistik lainnya.
  9. Kerjasama Tim
    Mampu bekerja sama dalam tim dengan berbagai departemen dan anggota tim lainnya untuk mencapai tujuan logistik secara efektif.
  10. Adaptabilitas
    Mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan situasi atau kondisi yang mungkin terjadi dalam operasional logistik.

Keterampilan-keterampilan di atas dapat membantu seorang admin logistik dalam menjalankan tugasnya dengan baik, menjaga kelancaran operasional, dan mencapai tujuan logistik perusahaan.

Gaji Seorang Admin Logistik

Berikut ini adalah perkiraan gaji rata-rata untuk admin logistik di beberapa kota besar di Indonesia:

  1. Jakarta: Gaji rata-rata sekitar Rp 4.000.000 hingga Rp 8.000.000 per bulan.
  2. Surabaya: Gaji rata-rata sekitar Rp 3.000.000 hingga Rp 6.000.000 per bulan.
  3. Bandung: Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 5.000.000 per bulan.
  4. Medan: Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.
  5. Semarang: Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.
  6. Makassar: Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.
  7. Palembang: Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.
  8. Balikpapan: Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.
  9. Yogyakarta: Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.
  10. Surakarta (Solo): Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.
  11. Batam: Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.
  12. Denpasar: Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.
  13. Samarinda: Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.
  14. Malang: Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.
  15. Tangerang: Gaji rata-rata sekitar Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.

Perlu diingat bahwa angka-angka di atas adalah perkiraan dan dapat berbeda tergantung pada faktor-faktor seperti tingkat pengalaman, ukuran perusahaan, dan industri di mana perusahaan beroperasi. Selain itu, faktor negosiasi dan kualifikasi tambahan juga dapat mempengaruhi gaji.

Jenjang Karir Admin Logistik

Jenjang karir admin logistik dapat bervariasi tergantung pada perusahaan, industri, dan upaya individu untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Berikut ini adalah beberapa jenjang karir yang mungkin dapat diikuti oleh seorang admin logistik:

  1. Admin Logistik
    Posisi awal sebagai admin logistik, bertanggung jawab atas tugas-tugas administratif dan operasional logistik sehari-hari, seperti pengelolaan persediaan, pengiriman, koordinasi transportasi, dan pemeliharaan database logistik.
  2. Koordinator Logistik
    Setelah mengumpulkan pengalaman dan pemahaman yang lebih luas tentang operasi logistik, seorang admin logistik dapat naik ke posisi koordinator logistik. Pada tingkat ini, mereka bertanggung jawab untuk mengoordinasikan dan mengawasi berbagai aspek logistik, bekerja dengan tim internal dan eksternal untuk memastikan kelancaran aliran barang dan layanan logistik.
  3. Supervisor Logistik
    Sebagai seorang supervisor logistik, tanggung jawabnya akan lebih luas, termasuk mengawasi tim logistik, mengelola kinerja operasional, mengidentifikasi dan mengimplementasikan perbaikan proses, serta melakukan pemantauan dan pelaporan terkait kinerja logistik.
  4. Manajer Logistik
    Posisi manajer logistik membutuhkan pengalaman yang signifikan dan pemahaman yang mendalam tentang strategi logistik. Seorang manajer logistik bertanggung jawab atas perencanaan, pengawasan, dan pengelolaan keseluruhan operasi logistik, termasuk pengembangan kebijakan, pengelolaan anggaran, serta kolaborasi dengan departemen lain dalam perusahaan.
  5. Manajer Rantai Pasok
    Seiring dengan pengalaman dan pemahaman yang lebih luas tentang rantai pasok, seorang admin logistik juga dapat mempertimbangkan perpindahan ke peran manajemen rantai pasok. Sebagai manajer rantai pasok, mereka akan mengelola dan mengoordinasikan aktivitas rantai pasok end-to-end, termasuk pengadaan, produksi, distribusi, dan pengiriman produk.

Selain itu, terdapat juga peluang untuk mengembangkan spesialisasi dalam bidang logistik tertentu seperti manajemen persediaan, transportasi, atau distribusi. Dalam hal ini, jenjang karir dapat meliputi posisi seperti Manajer Persediaan, Manajer Transportasi, atau Manajer Distribusi.

Penting bagi seorang admin logistik untuk terus meningkatkan keterampilan, memperoleh sertifikasi yang relevan, dan terus memperluas pengetahuan mereka tentang perkembangan terbaru dalam industri logistik.

Baca juga:

Gambar Gravatar
Tim Editorial KitaPunya.net adalah seorang profesional di bidang Manajemen, HR, dan Marketing dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. KitaPunya.net saat ini menjadi situs pendidikan dan karir yang selalu berusaha memberikan inforamasi akurat, terpecaya dan terupdate.