suka duka mahasiswa jurusan bahasa dan sastra

Inilah Suka Duka Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia

Diposting pada 70 views

Suka Duka Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia – Setiap mahasiswa tentu saja memiliki pengalamannya sendiri-sendiri dalam menjalani setiap perkuliahan di jurusan atau bidangnya masing-masing.

Ada suka dan duka yang selalu menemani kehidupan mahasiswa di berbagai jurusan yang dipilihnya. Tak terkecuali dengan para mahasiswa di jurusan bahasa dan sastra Indonesia. Nah apa saja sih suka duka menjadi mahasiswa sastra? Khususnya anak sastra Indonesia. Simak ulasan berikut ini. 

Enaknya jadi mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia

Jarang praktikum 

Mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia jarang sekali menjalani praktikum seperti jurusan-jurusan lain. Praktikum hanya terdapat di satu dua mata kuliah saja. Ini cukup menguntungkan karena tidak ada praktikum artinya biaya praktikum pun tidak ada. Jadi lebih hemat deh. 

Bergelut dengan berbagai karya sastra 

Menjadi mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia sudah pasti tidak asing lagi dihadapkan dengan berbagai buku maupun karya-karya sastra Indonesia maupun mancanegara.

Inilah hal yang menyenangkan tersendiri karena kurang lebih kita dapat mengetahui berbagai macam karya fenomenal yang terkenal dan mendapatkan wawasan baru tentang seni, budaya, dan sastra. 

Sering bertemu para penulis terkenal

Walaupun terbilang tidak banyak menjalankan praktikum, tetapi mahasiswa jurusan bahasa dan sastra Indonesia cukup sering mengadakan beberapa project yang berkaitan dengan penciptaan karya. Seperti diadakan seminar atau workshop yang selalu menghadirkan para penyair dan penulis sebagai pembicara. Hal ini cukup menyenangkan karena kita dapat lebih dekat dan dapat menggali ilmu lebih banyak secara langsung. 

 Wajib nonton film

Nah menonton film merupakan salah satu kewajiban mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia. Paling tidak minimal satu bulan kita diwajibkan untuk menonton film dan terkadang terdapat tugas yang memang diharuskan untuk review dan analisis film tersebut.

Nah siapapun yang hobi nonton film cocok nih di jurusan ini. Walaupun terkesan hanya menonton film, tetapi sebenarnya para mahasiswa sastra Indonesia harus mampu menangkap dan menganalisis yang terkadang dihubungkan dengan beberapa teori sastra. 

Dukanya Kuliah di Jurusan Bahasa & Sastra Indonesia 

Sering dianggap hanya belajar puisi

Anak sastra khususnya bahasa dan sastra Indonesia seringkali selalu dihubungkan dengan pembelajaran puisi, prosa, dan drama. Memang ada benarnya tapi tentu saja tidak hanya itu.

Mata kuliah bahasa, sastra, filologi, hingga budaya dan seni adalah pelajaran yang dipelajari mahasiswa sastra Indonesia. Terkadang ada beberapa matkul tambahan seperti statistik atau bahasa lain yang menambah keberagaman mata kuliah bahasa dan sastra Indonesia. 

Selalu dikaitkan dengan prospek kerja yang sempit

Mahasiswa bahasa atau sastra erap kaitannya selalu dianggap hanya dapat bekerja sebagai seorang guru. Tak ada salahnya sih menganggap sastra Indonesia selalu menjadi guru tapi yang dikhawatirkan adalah pandangan bahwa sastra Indonesia tidak dapat masuk pada profesi lainnya.

Padahal sebenarnya ranah profesi sastra Indonesia sangat luas seperti jurnalis, bidang penerbitan, reporter, anchor, penulis media, sutradara, hingga di luar bidang jurusan seperti perbankan. 

Sering dianggap paling mengerti tata bahasa Indonesia

Walaupun mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia belajar mengenai seluruh tata bahasa dan aspek-aspek bahasa Indonesia tapi tidak berarti kita selalu paham seluruhnya.

Terkadang beberapa orang lain menganggap kita lah ahli edit mengedit kata yang mampu membenahi kalimat maupun kata yang salah. Padahal sesungguhnya setiap manusia juga memiliki lupa maupun kesalahan. Kami juga masih terus belajar dalam memahami hal tersebut.

Nah itulah beberapa suka duka menjadi mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia. Tentu saja setiap jurusan kuliah memiliki cerita suka dan dukanya sendiri yang dapat dijadikan sebagai pengalaman.

Gambar Gravatar
Suka dengan kata dan cinta dengan karya.