lulusan tkj kerja apa

Lulusan TKJ Kerja Apa? Ini Pilihan Pekerjaan Lulusan Teknik Komputer Jaringan

Diposting pada 1,406 views

Jurusan TKJ atau Teknik Komputer dan Jaringan adalah salah satu jurusan di SMK yang mempelajari tentang informasi dan teknologi terkait dengan komputer dan jaringannya. Jurusan ini mengajarkan siswa tentang berbagai hal, seperti algoritma, pemrograman, perakitan, instalasi, perbaikan, dan administrasi komputer dan jaringan. Jurusan ini juga membutuhkan pemahaman tentang teknik elektro dan ilmu komputer agar dapat mengembangkan dan mengintegrasikan perangkat keras dan perangkat lunak.

Jurusan TKJ memiliki banyak peluang kerja di era digital saat ini. Lulusan jurusan ini dapat bekerja di berbagai bidang, seperti penyedia jasa layanan internet, administrator server, integrator komputer, integrator VOIP, administrator Linux, integrator dan administrator jaringan, administrator web, dan lain-lain. Jurusan ini juga menawarkan prospek yang menjanjikan karena kebutuhan akan tenaga ahli di bidang komputer dan jaringan terus meningkat seiring dengan perkembangan teknologi.

Jurusan TKJ cocok untuk siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang komputer dan jaringan. Siswa yang memilih jurusan ini harus memiliki kemampuan logika, analisa, dan pemecahan masalah yang baik. Siswa juga harus bersedia belajar secara terus-menerus karena ilmu komputer dan jaringan selalu berkembang dan diperbarui. Siswa juga harus memiliki keterampilan komunikasi dan kerjasama yang baik karena jurusan ini sering melibatkan kerja tim dan interaksi dengan klien atau pengguna.

Lalu, lulusan TKJ kerja apa? Bagaimana prospek kerjanya? Berikut ini adalah beberapa rekomendasi pekerjaan untuk lulusan TKJ (Teknik Komputer Jaringan) :

Pekerjaan Lulusan Teknik Komputer Jaringan

Teknik komputer jaringan adalah salah satu bidang ilmu yang mempelajari tentang cara merancang, menginstalasi, mengkonfigurasi, mengelola, dan memelihara sistem komputer dan jaringan. Lulusan dari jurusan ini memiliki banyak pilihan pekerjaan yang beragam dan menantang. Berikut adalah beberapa contoh pekerjaan lulusan teknik komputer jaringan beserta deskripsi, tugas, tips, dan gajinya.

1. Teknisi Komputer & Laptop

Teknisi komputer & laptop adalah pekerjaan yang paling linear bagi lulusan TKJ. Tugas utama teknisi komputer & laptop adalah melakukan perbaikan atau pembangunan komputer dan laptop agar bisa dipakai oleh pelanggan.

Teknisi komputer & laptop harus menguasai cara merakit, menginstalasi, mengkonfigurasi, dan memperbaiki perangkat keras dan perangkat lunak komputer dan laptop. Teknisi komputer & laptop juga harus bisa mendiagnosa masalah yang terjadi pada komputer dan laptop, serta memberikan solusi yang tepat.

Selain itu, teknisi komputer & laptop harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik untuk berinteraksi dengan pelanggan. Teknisi komputer & laptop juga harus jujur, teliti, dan bertanggung jawab dalam bekerja.

Tugas teknisi komputer & laptop antara lain adalah:

  • Mendiagnosis dan menyelesaikan masalah yang terjadi pada komputer dan laptop
  • Mengganti atau memperbarui komponen yang rusak atau usang
  • Menginstalasi dan mengkonfigurasi sistem operasi, aplikasi, driver, dan antivirus
  • Membersihkan dan merapikan komputer dan laptop dari debu, kotoran, atau virus
  • Memberikan layanan konsultasi dan dukungan teknis kepada pelanggan

Tips untuk menjadi teknisi komputer & laptop yang handal adalah:

  • Mempelajari berbagai jenis komputer dan laptop serta spesifikasinya
  • Mempelajari berbagai sistem operasi, aplikasi, driver, dan antivirus serta cara menggunakannya
  • Mempelajari berbagai teknik troubleshooting dan solusi yang efektif
  • Mempelajari berbagai alat dan peralatan yang dibutuhkan untuk memperbaiki komputer dan laptop
  • Mempelajari berbagai cara berkomunikasi dengan pelanggan secara profesional dan ramah

Gaji untuk teknisi komputer & laptop bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 5 juta per bulan.

2. Teknisi Jaringan

Teknisi jaringan adalah pekerjaan yang juga cocok untuk lulusan TKJ. Tugas utama teknisi jaringan adalah melakukan pembuatan, pengembangan, pengelolaan, pemeliharaan, dan perbaikan jaringan komputer di suatu tempat atau organisasi.

Teknisi jaringan harus menguasai cara merancang, menginstalasi, mengkonfigurasi, dan memperbaiki perangkat jaringan seperti router, switch, firewall, access point, kabel UTP, dll.

Teknisi jaringan juga harus bisa menganalisis kinerja jaringan, mengatasi masalah jaringan, serta memberikan dukungan teknis kepada pengguna jaringan.

Tugas teknisi jaringan antara lain adalah:

  • Merencanakan dan mendesain topologi, arsitektur, protokol, dan perangkat jaringan
  • Menginstalasi dan mengkonfigurasi router, switch, firewall, access point, kabel, konektor, dan perangkat jaringan lainnya
  • Mengatur dan mengoptimalkan kinerja, keamanan, reliabilitas, dan skalabilitas jaringan
  • Mengawasi dan memantau status, lalu lintas, performa, dan keamanan jaringan
  • Menemukan dan menyelesaikan masalah yang terjadi pada jaringan
  • Memberikan layanan konsultasi dan dukungan teknis kepada pelanggan

Tips untuk menjadi teknisi jaringan yang handal adalah:

  • Mempelajari berbagai konsep dasar jaringan seperti OSI model, TCP/IP model, subnetting, VLAN, routing, switching, firewalling dll.
  • Mempelajari berbagai jenis jaringan seperti LAN, WAN, MAN, PAN, VPN dll.
  • Mempelajari berbagai standar jaringan seperti Ethernet, Wi-Fi, Bluetooth, Fiber Optic dll.
  • Mempelajari berbagai perangkat jaringan seperti router, switch, firewall, access point dll. serta cara mengoperasikannya
  • Mempelajari berbagai teknik troubleshooting dan solusi yang efektif
  • Mempelajari berbagai sertifikasi jaringan seperti CCNA, CCNP, CCIE dll.

Gaji untuk teknisi jaringan bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 10 juta per bulan.

3. Programmer

Programmer adalah pekerjaan yang sangat diminati oleh lulusan TKJ. Tugas utama programmer adalah membuat, mengembangkan, menguji, dan memelihara program komputer, aplikasi, atau website yang digunakan untuk berbagai keperluan. Programmer harus menguasai bahasa pemrograman yang sesuai dengan kebutuhan program yang dibuat, seperti Java, Python, C#, PHP, dll. Programmer juga harus bisa menerapkan logika, algoritma, dan struktur data dalam membuat program yang efisien dan efektif.

Tugas programmer antara lain adalah:

  • Menganalisis kebutuhan dan spesifikasi perangkat lunak
  • Merancang algoritma, struktur data, dan logika program
  • Menulis kode program menggunakan bahasa pemrograman yang sesuai
  • Menggunakan berbagai alat dan metodologi pengembangan perangkat lunak seperti IDE, compiler, debugger, testing tool, version control dll.
  • Menguji dan memperbaiki bug atau kesalahan pada program
  • Mendokumentasikan dan memelihara program

Tips untuk menjadi programmer yang handal adalah:

  • Mempelajari berbagai konsep dasar pemrograman seperti variabel, tipe data, operator, percabangan, perulangan, fungsi, array, pointer dll.
  • Mempelajari berbagai paradigma pemrograman seperti prosedural, objek orientasi, fungsional, logika dll.
  • Mempelajari berbagai bahasa pemrograman seperti C, C++, Java, Python, PHP, JavaScript dll. serta kelebihan dan kekurangannya
  • Mempelajari berbagai domain perangkat lunak seperti web development, mobile development, game development, desktop development dll.
  • Mempelajari berbagai framework dan library yang dapat mempermudah dan mempercepat proses pengembangan perangkat lunak
  • Mempelajari berbagai sertifikasi pemrograman seperti Oracle Certified Java Programmer, Microsoft Certified Professional Developer dll.

Gaji untuk programmer bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 4 juta hingga Rp 15 juta per bulan.

4. Desainer Grafis

Desainer grafis adalah pekerjaan yang juga cocok untuk lulusan TKJ. Tugas utama desainer grafis adalah membuat desain grafis untuk berbagai media, seperti logo, poster, brosur, banner, kartu nama, website, dll. Desainer grafis harus menguasai aplikasi desain grafis seperti CorelDraw, Photoshop, Illustrator, dll.

Desainer grafis juga harus bisa menerapkan prinsip-prinsip desain seperti warna, tipografi, komposisi, dll dalam membuat desain yang menarik dan sesuai dengan tujuan.

Rincian tugas desainer grafis antara lain:

  • Menganalisis kebutuhan dan tujuan klien atau proyek
  • Merancang konsep dan sketsa desain grafis
  • Menggunakan berbagai alat dan software desain grafis seperti Photoshop, Illustrator, CorelDraw dll.
  • Mengatur warna, font, layout, efek, dan elemen desain lainnya
  • Menyesuaikan desain grafis sesuai dengan standar kualitas dan estetika
  • Memberikan layanan konsultasi dan dukungan teknis kepada klien

Tips untuk menjadi desainer grafis yang handal adalah:

  • Mempelajari berbagai konsep dasar desain grafis seperti tipografi, komposisi, warna, simbol, dll.
  • Mempelajari berbagai gaya dan tren desain grafis seperti minimalis, retro, futuristik, dll.
  • Mempelajari berbagai alat dan software desain grafis serta cara menggunakannya dengan efektif
  • Mempelajari berbagai portofolio dan karya desain grafis dari desainer-desainer profesional
  • Mempelajari berbagai sertifikasi desain grafis seperti Adobe Certified Expert dll.

Gaji untuk desainer grafis bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 10 juta per bulan.

5. Spesialis Keamanan Jaringan

Spesialis keamanan jaringan adalah orang yang bertanggung jawab untuk melindungi jaringan komputer dari serangan cyber atau ancaman lainnya.

Spesialis keamanan jaringan harus menguasai cara menganalisis risiko keamanan jaringan, mengimplementasikan kebijakan dan protokol keamanan jaringan, menginstalasi dan mengkonfigurasi perangkat keamanan jaringan seperti firewall, antivirus, dll. Spesialis keamanan jaringan juga harus bisa melakukan pemantauan dan audit keamanan jaringan secara berkala.

Tugasnya antara lain adalah:

  • Merencanakan dan menerapkan kebijakan, prosedur, dan standar keamanan jaringan
  • Menginstalasi dan mengkonfigurasi perangkat keamanan jaringan seperti firewall, IDS/IPS, VPN, dll.
  • Mengawasi dan memantau aktivitas, lalu lintas, dan kejadian keamanan jaringan
  • Mendeteksi dan menanggapi serangan cyber atau ancaman lain
  • Melakukan audit dan penilaian keamanan jaringan secara berkala
  • Memberikan layanan konsultasi dan dukungan teknis kepada pelanggan

Tips untuk menjadi spesialis keamanan jaringan yang handal adalah:

  • Mempelajari berbagai konsep dasar keamanan jaringan seperti enkripsi, otentikasi, otorisasi, dll.
  • Mempelajari berbagai jenis serangan cyber seperti malware, phishing, DDoS, SQL injection, dll. serta cara mencegah dan mengatasinya
  • Mempelajari berbagai perangkat keamanan jaringan serta cara mengoperasikannya
  • Mempelajari berbagai teknik troubleshooting dan solusi yang efektif
  • Mempelajari berbagai sertifikasi keamanan jaringan seperti CEH, CISSP, CISM dll.

Gaji untuk spesialis keamanan jaringan bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 15 juta per bulan.

6. Administrasi Server

Administrasi server adalah orang yang bertanggung jawab untuk menginstalasi, mengkonfigurasi, mengelola, dan memelihara server komputer. Tugasnya antara lain adalah:

  • Merencanakan dan mendesain infrastruktur server sesuai dengan kebutuhan dan anggaran
  • Menginstalasi dan mengkonfigurasi sistem operasi, aplikasi, database, dan layanan server
  • Mengatur dan mengoptimalkan kinerja, kapasitas, reliabilitas, dan skalabilitas server
  • Mengawasi dan memantau status, lalu lintas, performa, dan keamanan server
  • Menemukan dan menyelesaikan masalah yang terjadi pada server
  • Memberikan layanan konsultasi dan dukungan teknis kepada pelanggan

Tips untuk menjadi administrasi server yang handal adalah:

  • Mempelajari berbagai jenis server seperti web server, mail server, database server, file server dll.
  • Mempelajari berbagai sistem operasi server seperti Windows Server, Linux Server, MacOS Server dll. serta cara menggunakannya
  • Mempelajari berbagai aplikasi, database, dan layanan server serta cara menggunakannya
  • Mempelajari berbagai alat dan peralatan yang dibutuhkan untuk menginstalasi, mengkonfigurasi, mengelola, dan memelihara server
  • Mempelajari berbagai teknik troubleshooting dan solusi yang efektif
  • Mempelajari berbagai sertifikasi administrasi server seperti MCSA, RHCSA, LPI dll.

Gaji untuk administrasi server bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 4 juta hingga Rp 12 juta per bulan.

7. IT Support

IT support adalah pekerjaan yang juga cocok untuk lulusan TKJ. Tugas utama IT support adalah memberikan bantuan teknis kepada pengguna komputer dan jaringan di suatu tempat atau organisasi. IT support harus menguasai cara mengoperasikan, menginstalasi, mengkonfigurasi, dan memperbaiki perangkat keras dan perangkat lunak komputer dan jaringan. IT support juga harus bisa menangani keluhan, pertanyaan, dan masalah yang dialami oleh pengguna komputer dan jaringan secara profesional dan ramah.

Tugasnya antara lain adalah:

  • Menjawab pertanyaan dan keluhan pengguna melalui telepon, email, chat, atau kunjungan langsung
  • Mendiagnosis dan menyelesaikan masalah yang dialami pengguna terkait dengan komputer dan jaringan
  • Memberikan instruksi dan panduan penggunaan komputer dan jaringan secara mudah dipahami
  • Melakukan instalasi, pembaruan, perawatan, dan backup data pada komputer dan jaringan pengguna
  • Melakukan pelatihan dan edukasi kepada pengguna tentang komputer dan jaringan

Tips untuk menjadi IT support yang handal adalah:

  • Mempelajari berbagai konsep dasar komputer dan jaringan serta cara menggunakannya
  • Mempelajari berbagai masalah umum yang sering dialami pengguna serta cara mencegah dan mengatasinya
  • Mempelajari berbagai alat dan peralatan yang dibutuhkan untuk memberikan bantuan teknis
  • Mempelajari berbagai cara berkomunikasi dengan pengguna secara profesional, ramah, dan sabar
  • Mempelajari berbagai sertifikasi IT support seperti CompTIA A+, CompTIA Network+, CompTIA Security+ dll.

Gaji untuk IT support bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 6 juta per bulan.

8. Data Entry

Data entry adalah orang yang bertanggung jawab untuk memasukkan data dari sumber yang berbeda ke dalam sistem komputer.

Data entry adalah pekerjaan yang juga cocok untuk lulusan TKJ. Tugas utama data entry adalah melakukan entri data dari berbagai sumber ke dalam sistem komputer atau database yang ditentukan. Data entry harus menguasai cara mengetik dengan cepat dan akurat, menggunakan aplikasi seperti Microsoft Word, Excel, dll. Data entry juga harus bisa memeriksa dan memvalidasi data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer atau database.

Tugasnya data entry lain adalah:

  • Mengumpulkan dan mengecek data dari sumber yang berbeda seperti dokumen, formulir, gambar, audio, video dll.
  • Memasukkan data ke dalam sistem komputer menggunakan keyboard, mouse, scanner, atau perangkat lainnya
  • Memastikan akurasi, kelengkapan, dan konsistensi data yang dimasukkan
  • Mengedit dan memperbaiki data yang salah atau tidak lengkap
  • Menyimpan dan mengarsipkan data yang telah dimasukkan

Tips untuk menjadi data entry yang handal adalah:

  • Mempelajari berbagai jenis data dan formatnya seperti teks, angka, tanggal, gambar dll.
  • Mempelajari berbagai sistem komputer dan aplikasi yang digunakan untuk memasukkan data seperti Microsoft Excel, Google Sheets, Microsoft Word dll.
  • Mempelajari berbagai teknik dan trik untuk mempercepat dan mempermudah proses memasukkan data seperti shortcut keyboard, autofill, copy-paste dll.
  • Mempelajari berbagai cara untuk mengecek dan memverifikasi data yang dimasukkan seperti spell check, grammar check, formula check dll.
  • Mempelajari berbagai cara untuk menyimpan dan mengarsipkan data yang telah dimasukkan seperti cloud storage, external hard drive, flash disk dll.

Gaji untuk data entry bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 4 juta per bulan.

9. Penjaga Toko Komputer

Penjaga toko komputer adalah pekerjaan yang juga cocok untuk lulusan TKJ. Tugas utama penjaga toko komputer adalah menjaga toko komputer agar tetap rapi, bersih, dan aman. Penjaga toko komputer harus menguasai cara menjual produk komputer seperti laptop, PC, aksesoris, dll kepada pelanggan. Penjaga toko komputer juga harus bisa memberikan informasi dan saran tentang produk komputer yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Tugas penjaga toko antara lain adalah:

  • Menyambut dan melayani pelanggan yang datang ke toko
  • Menawarkan dan menjelaskan produk dan layanan yang dijual di toko
  • Menjual produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan dan anggaran pelanggan
  • Melakukan transaksi pembayaran dan penerimaan barang
  • Menjaga kebersihan dan kerapihan toko
  • Melakukan stok opname dan inventarisasi barang

Tips untuk menjadi penjaga toko komputer yang handal adalah:

  • Mempelajari berbagai produk dan layanan yang dijual di toko seperti komputer, laptop, aksesoris, perangkat lunak dll.
  • Mempelajari berbagai teknik penjualan dan negosiasi yang efektif
  • Mempelajari berbagai cara berkomunikasi dengan pelanggan secara profesional, ramah, dan persuasif
  • Mempelajari berbagai sistem transaksi pembayaran dan penerimaan barang yang digunakan di toko
  • Mempelajari berbagai cara menjaga kebersihan dan kerapihan toko

Gaji untuk penjaga toko komputer bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 3 juta per bulan.

10. Operator Warnet

Operator warnet adalah pekerjaan yang juga cocok untuk lulusan TKJ. Tugas utama operator warnet adalah mengoperasikan warnet agar bisa digunakan oleh pelanggan. Operator warnet harus menguasai cara mengoperasikan, menginstalasi, mengkonfigurasi, dan memperbaiki perangkat keras dan perangkat lunak komputer dan jaringan di warnet. Operator warnet juga harus bisa melayani pelanggan yang ingin menggunakan warnet, seperti memberikan kartu, menghitung biaya, dll.

Rincian tugas operator warnet antara lain:

  • Menyambut dan melayani pengunjung warnet
  • Menyediakan kartu atau voucher akses internet kepada pengunjung
  • Mengatur waktu dan tarif penggunaan internet oleh pengunjung
  • Mengawasi aktivitas pengunjung di warnet
  • Menjaga keamanan dan kenyamanan warnet
  • Melakukan perawatan rutin pada komputer dan jaringan warnet

Tips untuk menjadi operator warnet yang handal:

  • Mempelajari berbagai layanan internet yang ditawarkan di warnet seperti browsing, gaming, streaming, download dll.
  • Mempelajari berbagai sistem akses internet yang digunakan di warnet seperti kartu, voucher, username-password dll.
  • Mempelajari berbagai sistem pengaturan waktu dan tarif penggunaan internet yang digunakan di warnet seperti timer, billing, software dll.
  • Mempelajari berbagai cara mengawasi aktivitas pengunjung di warnet seperti CCTV, remote desktop, monitoring software dll.
  • Mempelajari berbagai cara menjaga keamanan dan kenyamanan warnet seperti firewall, antivirus, AC, soundproof dll.
  • Mempelajari berbagai cara melakukan perawatan rutin pada komputer dan jaringan warnet seperti defrag, scan disk, backup data dll.

Gaji untuk operator warnet bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 3 juta per bulan.

11. General Affair

General affair adalah pekerjaan yang juga cocok untuk lulusan TKJ. Tugas utama general affair adalah melakukan pengelolaan aset, inventaris, dan fasilitas di suatu tempat atau organisasi. General affair harus menguasai cara mengelola perangkat keras dan perangkat lunak komputer dan jaringan yang digunakan di tempat atau organisasi tersebut. General affair juga harus bisa melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti vendor, supplier, dll.

Tugas general affair antara lain:

  • Mengurus surat-menyurat, dokumen, arsip, dan laporan perusahaan
  • Mengurus kebutuhan dan fasilitas kantor seperti alat tulis, perlengkapan rapat, peralatan kantor dll.
  • Mengurus kebersihan dan keamanan kantor
  • Mengurus hubungan dengan pihak eksternal seperti vendor, supplier, pelanggan dll.
  • Mengurus perjalanan dinas dan akomodasi karyawan
  • Mengurus kesejahteraan dan kegiatan karyawan

Tips untuk menjadi general affair yang handal adalah:

  • Mempelajari berbagai prosedur administrasi dan operasional di perusahaan
  • Mempelajari berbagai sistem dan aplikasi yang digunakan untuk mengurus urusan administrasi dan operasional di perusahaan
  • Mempelajari berbagai cara mengatur dan mengelola data, dokumen, arsip, dan laporan perusahaan
  • Mempelajari berbagai cara mengurus kebutuhan dan fasilitas kantor dengan efisien dan hemat
  • Mempelajari berbagai cara mengurus hubungan dengan pihak eksternal dengan profesional dan baik
  • Mempelajari berbagai cara mengurus perjalanan dinas dan akomodasi karyawan dengan nyaman dan aman
  • Mempelajari berbagai cara mengurus kesejahteraan dan kegiatan karyawan dengan menyenangkan dan bermanfaat

Gaji untuk general affair bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 5 juta per bulan.

12. System Analyst

System analyst adalah pekerjaan yang juga cocok untuk lulusan TKJ. Tugas utama system analyst adalah melakukan analisis dan desain sistem yang akan digunakan oleh suatu tempat atau organisasi.

System analyst harus menguasai cara menganalisis kebutuhan dan spesifikasi sistem, merancang arsitektur dan antarmuka sistem, serta menguji dan mengevaluasi sistem yang dibuat. System analyst juga harus bisa berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, seperti programmer, pengguna, manajer, dll.

Tugas system analyst antara lain:

  • Mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah atau kebutuhan bisnis yang harus diselesaikan dengan sistem informasi
  • Melakukan studi kelayakan dan analisis biaya-manfaat untuk menentukan solusi sistem informasi yang optimal
  • Merancang spesifikasi fungsional dan teknis untuk sistem informasi yang akan dibangun atau diperbaiki
  • Berkoordinasi dengan programmer, desainer grafis, tester, dan stakeholder lainnya dalam proses pengembangan sistem informasi
  • Melakukan pengujian dan evaluasi sistem informasi yang telah dibangun atau diperbaiki
  • Memberikan layanan konsultasi dan dukungan teknis kepada pengguna sistem informasi

Tips untuk menjadi system analyst yang handal adalah:

  • Mempelajari berbagai konsep dasar bisnis dan sistem informasi serta cara menganalisanya
  • Mempelajari berbagai metodologi analisis sistem seperti waterfall, spiral, agile dll.
  • Mempelajari berbagai teknik dan alat analisis sistem seperti diagram alir data, diagram use case, diagram kelas dll.
  • Mempelajari berbagai teknik dan alat studi kelayakan dan analisis biaya-manfaat seperti SWOT analysis, cost-benefit analysis, payback period dll.
  • Mempelajari berbagai teknik dan alat rancangan spesifikasi fungsional dan teknis seperti UML, ERD, DFD dll.
  • Mempelajari berbagai teknik dan alat pengujian dan evaluasi sistem informasi seperti black box testing, white box testing, usability testing dll.
  • Mempelajari berbagai sertifikasi analisis sistem seperti IIBA CBAP, PMI PBA dll.

Gaji untuk system analyst bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 15 juta per bulan.

13. Teknisi Printer

Teknisi printer adalah pekerjaan yang juga cocok untuk lulusan TKJ. Tugas utama teknisi printer adalah melakukan perbaikan atau pembangunan printer agar bisa dipakai oleh pelanggan. Teknisi printer harus menguasai cara merakit, menginstalasi, mengkonfigurasi, dan memperbaiki perangkat keras dan perangkat lunak printer. Teknisi printer juga harus bisa mendiagnosa masalah yang terjadi pada printer, serta memberikan solusi yang tepat.

Tugas teknisi printer antara lain:

  • Mendiagnosis dan menyelesaikan masalah yang terjadi pada printer
  • Mengganti atau memperbarui komponen yang rusak atau usang
  • Menginstalasi dan mengkonfigurasi driver, software, dan firmware printer
  • Membersihkan dan merapikan printer dari debu, kotoran, atau tinta
  • Memberikan layanan konsultasi dan dukungan teknis kepada pelanggan

Tips untuk menjadi teknisi printer yang handal adalah:

  • Mempelajari berbagai jenis printer seperti inkjet, laser, dot matrix dll. serta spesifikasinya
  • Mempelajari berbagai komponen printer seperti cartridge, toner, drum, head, roller dll. serta cara menggantinya
  • Mempelajari berbagai driver, software, dan firmware printer serta cara menginstalasinya
  • Mempelajari berbagai teknik troubleshooting dan solusi yang efektif
  • Mempelajari berbagai alat dan peralatan yang dibutuhkan untuk memperbaiki printer
  • Mempelajari berbagai cara berkomunikasi dengan pelanggan secara profesional dan ramah

Gaji untuk teknisi printer bervariasi tergantung pada pengalaman, kualifikasi, lokasi, dan perusahaan. Namun, rata-rata gaji untuk pekerjaan ini berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 4 juta per bulan.

Demikian artikel tentang pekerjaan lulusan teknik komputer jaringan. Semoga artikel ini dapat memberikan gambaran dan inspirasi bagi Anda yang ingin menekuni bidang ini. Selamat mencoba!

Baca juga:

Gambar Gravatar
Tim Editorial KitaPunya.net adalah seorang profesional di bidang Manajemen, Teknologi Digital dan Marketing dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. KitaPunya.net saat ini menjadi situs pendidikan dan karir yang selalu berusaha memberikan inforamasi akurat, terpecaya dan terupdate.