Komponen Sistem Pendingin dan Fungsinya

  • Whatsapp
Sistem pendingin berfungsi untuk mendinginkan temperatur mesin dan juga menjaga temperatur mesin agar selalu berada pada temperatur kerja mesin.

Berikut ini komponen komponen sistem pendingin dan fungsinya :

  1. Radiator: berfungsi untuk menampung dan mendinginkan
    cairmman pendingin yang telah menjadi panas setelah menyerap panas dari
    komponen komponen mesin.
    Radiator terdiri dari tangki atas dan bawah yang dihubungkan dengan pipa yang
    berfungsi untuk mengalirkan sekaligus mendinginkan air pendingin.
  2. Tutup radiator memiliki dua fungsi, fungsi yang pertama adalah untuk menaikkan titik didih air pendingin dengan jalan menahan ekspansi air pada saat air menjadi panas sehingga tekanan air menjadi lebih tinggi dari tekanan udara luar, sedangkan fungsi yang kedua adalah untuk mempertahankan air pendingin di dalam sistem agar tetap penuh walaupun mesin dalam keadaan dingin atau panas. Untuk mewujudkan fungsi tersebut, maka pada tutup radiator dilengkapi dengan relief valve dan vacuum valve.
  3. Thermostat: Thermostat
    berfungsi untuk mempercepat tercapainya suhu kerja mesin pada saat mesin masih
    dingin dan juga berfungsi untuk mempertahankan mesin selalu pada suhu kerjanya (antara 80-90 derajat celcius). Thermostat biasanya dipasang
    antara radiator dan sirkuit pendingin (silinder block dan silinder heat).
    Thermostat bekerja seperti katup otomatis yang bekerja berdasarkan panas,
    dimana pada waktu dingin katup akan menutup dan pada waktu panas katup akan
    membuka,
     
  4. Kipas pendingin: Radiator
    didinginkan oleh aliran udara luar yang mengalir melewati sirip-siripnya. Pada
    saat kendaraan berhenti aliran udara tidak akan cukkup untuk mendinginkan
    radiator. Untuk mengatasi hal ini maka dibelakang radiator dipasang kipas
    pendingin untuk membantu agar aliran udara selalu cukup untuk mendinginkan
    radiator. Ada 2 jenis kipas yang sering digunakan pada kendaraan yaitu kipas
    yang digerakan oleh motor listrik dan kipas manual yang digerakan oleh poros engkol mesin itu sendiri melalui talli kipas/V-belt.

    Komponen Sistem Pendingin dan Fungsinya
    Komponen Sistem Pendingin dan Fungsinya

  5. Tangki Cadangan : Reservoir Tank atau tangki cadangan dihubungkan ke radiator melaui selang overflow. Reservoir
    Tank ini berfungsi untuk menjaga agar volume air pendingin selalu stabil.
  6. Pompa Air (Water Pump): Berfungsi untuk mensirkulasikan air pendingin dengan jalan membuat perbedaan tekanan antara saluran hisap dengan saluran tekan yang terdapat pada pompa. Pompa yang digunakan umumnya
    adalah type sentrifugal. Pompa ini digerakan oleh poros engkel melalui tali
    kipas atau v-belt
  7. Selang radiator : berfungsi sebagai penghubung antara radiator dan blok mesin. Ada
    dua slang di radiator, Upper hose berfungsi mengalirkan air panas dari mesin ke
    radiator. Sedangkan lower hose untuk menyalurkan air yang sudah didinginkan
    kembali ke mesin. 
  8. Water jacket : Berfungsi sebagai saluran-saluran
    tempat air mengalir di blok mesin ini dinamakan water jacket.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *