fungsi komponen utama mesin

55 Fungsi Komponen Utama Mesin (Engine)

Diposting pada 4.114 views

Fungsi Komponen komponen utama Mesin (Engine)   – Mesin terdiri dari ratusan komponen yang masing-masing memiliki kegunaan atau fungsi. Sementara itu pada mesin juga terbagi kedalam beberapa sistem utama seperti sistem pengapian, sistem pengisian, sistem pendingin dan masih banyak lagi.

Sistem sistem tersebut juga memiliki komponen-komponen masing-masing. Mungkin fungsi komponen utama mesin berikut ini akan membantu kalian dalam memahami cara kerja sebuah mesin.

Fungsi Komponen Utama Mesin

1. Spark plug (Busi): untuk meloncatkan bunga api tegangan tinggi ke dalam silinder, yang akan digunakan untuk membakar campuran udara dan bahan bakar.

busi

2. Adjusting shim: penyetel celah dengan metode shim.

3. Valve lifter: Sebagai pengangkat katup

mekanisme katup

4. Exaust valve: untuk membuka dan menutup saluran buang atau exhaust manifold.

5. Valve guide: Untuk penghantar gerakan katup

6. Gasket: sebagai perapat yang biasanya digunakan untuk mencegah adanya kebocoran.

gasket
gasket

7. Water jacket: untuk saluran air pendingin di dalam mesin.

8. Cylinder block (Blok Silinder) : untuk tempat silinder yang berfungsi sebagai tempat bergeraknya piston

9. Piston (torak) : untuk menerima tekanan pembakaran dan meneruskan tekanan untuk memutar poros engkol melalui connecting rod.

10. Batang piston (connecting rod) berfungsi untuk meneruskan tenaga/gerak dari piston ke poros engkol.

11. Small end : untuk menempatkan pena piston

12. Big end : untuk pemegang pin journal pada poros engkol

13. Conecting rod bearings : sebagai bantalan

14. Oil hole : untuk menyalurkan oli pendingin menuju piston

15. Conecting rod cap : sebagai penahan connecting rod dengan pin

Connectiong rod
Connectiong rod

16. Combustion chamber/ ruang bakar : untuk tempat pembakaran campuran udara dan bahan bakar

17. Valve seat/skep : sebagai tempat dudukan kepala katup

18. Oil seal : Sebagai perapat oli agar tidak masuk ke ruang bakar

19. Intake valve: untuk membuka dan menutup saluran pemasukan bahan bakar dan udara

20. Valve keepers/pin katup: sebagai pengunci antara katup dengan pegas

21. To exhaust manifold : disambung dengan manifold buang

22. To intake manifold : disambung dengan manifold masuk

23. Poros engkol : sebagai pengubah gerak bolak-balik piston menjadi gerak putaran yang diteruskan putaran ke system kopling system transmisi, putaran diteruskan ke garden/ propeller dan ke roda.

24. Bak oli (carter) berfungsi untuk menampung oli ketika mesin berhenti

25. Crank pin: untuk tempat tumpuan big end batang piston

26. Crank journal: sebagai titik tumpu pada blok motor

27. Counter balance weight: sebagai bobot penyeimbang putaran

28. Fly wheel / roda gila : sebagai peringan putaran pada poros engkol dan sebagai starter mesin.

29. Poros nok (Cam shaft) : berfungsi untuk membuka dan menutup katup sesuai timing (saat) yang ditentukan, menggerakkan pompa bensin dan sebagai gigi penggerak distributor.

30. Journal: sebagai titik tumpu putaran poros

31. Cam shaft drive gear: sebagai gigi pemutar

32. Cam shaft driven gear: sebagai gigi yang diputarkan

33. Intake cam shaft: penggerak mekanik katup masuk

34. Exhaust cam shaft: penggerak mekanik katup buang 35. Cam shaft timing pulley: untuk menepatkan posisi katup dengan piston

36. Cut-out groove: untuk menggerakkan didtributor

37. Karburator : sebagai pencampur udara dengan bensin, dan menyediakan campuran udara dan bahan bakar secara tepat.

karburator
Karburator

38. Nozzle (injector): untuk menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar (mesin diesel)

39. Pengendap air (Water cendimeter): Untuk mengendapkan air yang ada pada bahan bakar mesin diesel.

40. Timing gear, timing belt, timing chain/ kamrat : untuk penghubung putaran poros engkol dengan poros nok, sekaligus menepatkan posisi katup dengan piston.

41. Bak engkol : sebagai tempat penampung oli mesin.

42. Radiator: menampung air pendingin untuk didinginkan oleh kipas.

radiator
Radiator

43. Slang bawah radiator: Untuk mengalirkan air ke engine

44. Slang atas radiator: Untuk mengalirkan air panas dari engine

45. Thermostaat: Sebagai pengontrol suhu kerja engine

46. Pompa air/Water pump: untuk mensirkulasikan air 47. Tali kipas/Fan belt: Untuk menggerakkan kipas pendingin

48. Tangki (Fuel tank): sebagai penampung bahan bakar

49. Pompa (Fuel pump): Menyuplai bahan bakar dari tangki ke karburator 50. Baterai: sebagai penyimpan arus listrik.

51. Kontak (Switch): Untuk memutus dan menghubungkan

52. Koil: Merubah arus masuk primer menjadi arus keluar sekunder bertegangan tinggi

53. Distributor: Mendistribusikan/membagi arus tegangan tinggi ke tiap busi

54. Pena torak (piston pin) berfungsi untuk menghubungkan torak dengan bagian ujung yang kecil small end pada batang torak,

55. Pompa oli : Menghisap oli dari bak oli dan kemudian menekan dan menyalurkan ke bagian bagian mesin yang bergerak, 56. Filter oli berfungsi menyari oli mesin dari kotoran, logam logam, carbon, endapan lumpur dan lain lain.  

Gambar Gravatar
Suka dengan kata dan cinta dengan karya.