tugas seorang supervisor

10 Tugas Supervisor di Perusahaan dan Gajinya

Diposting pada 145 views

10 Tugas Supervisor di Perusahaan dan Gajinya – Sebuah perusahaan logistik X baru saja melakukan pembukaan dan peresmian gedung. Perusahaan X belum sepenuhnya terisi karyawan. Salah satu lowongan yang dibuka adalah supervisor. Sebut saja Budi, secara tidak sengaja menemukan iklan lowongan supervisor di perusahaan logistik X.

Budi adalah seorang pengangguran yang harus segera mendapatkan pekerjaan. Ia ingin melamar, tetapi masih bingung mengenai fungsi dan tugas seorang supervisor. Kamu tidak perlu khawatir jika bernasib sama seperti Budi. Kami akan memberikan informasi seputar supervisor untuk Kamu ketahui.

Apa itu Supervisor?

Supervisor atau penyelia berasal dari kata supervise yang diartikan pengawasan utama dan pengontrolan tertinggi.

Supervisor adalah seseorang yang bekerja di antara pembuat kebijakan dan pelaksana di lapangan. Supervisor merupakan sebuah bagian dalam struktur perusahaan yang memiliki tugas dan fungsi mengawasi, mengarahkan, dan memerintah rekan kerja di bawahnya secara langsung, efektif, dan efisien.

Mereka yang ada di posisi supervisor tidak berwenang untuk membuat peraturan atau kebijakan. Supervisor hanya boleh mengomunikasikan kebijakan tersebut kepada bawahannya untuk direalisasikan dan mencapai keberhasilan.

Kamu juga perlu mengetahui, bahwa supervisor adalah seseorang yang harus mampu menciptakan hubungan yang baik dalam lingkungan pekerjaan.

Ketika Kamu menjadi supervisor, berarti Kamu telah dipercaya sebagai penengah yang mampu menghubungkan berbagai macam informasi dengan baik.

Tugas dan Tanggung Jawab Supervisor Secara Umum

Setelah mengetahui apa itu supervisor, Kamu akan mendapatkan ulasan mengenai tugas seorang supervisor.

1. Berkomunikasi Dengan Atasan dan Bawahan

Supervisor bertugas untuk membagi job description kepada para staffnya berdasarkan rancangan pekerjaan yang diberikan oleh atasan.

Kamu harus bisa mencerna seluruh informasi yang disampaikan oleh atasan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Tugas ini termasuk krusial karena seluruh staf pelaksana harus benar-benar memahami alur pekerjaan yang sudah dibagikan.

Kamu harus bertindak sebagai pendengar yang baik dan pemberi komunikasi yang lugas serta mudah dimengerti.

2. Mengatur dan Mengarahkan Rekan Kerja Di Bawahnya

Setelah mendapatkan wacana tugas dan kebijakan dari atasan, supervisor harus mampu menjembatani amanat tersebut.
Setelah mengomunikasikan tugas kepada staf pelaksana, ini saatnya bagi kamu sebagai penyelia untuk melakukan pengaturan pekerjaan.

Kamu harus melakukan pengaturan dengan baik dan teliti supaya tidak terjadi kesalahan atau kelalaian. Jangan sampai terjadi miss communication karena hal tersebut malah akan menimbulkan runtutan pekerjaan yang berantakan.

Sebagai supervisor, Kamu akan bertanggung jawab mengatur dan mengarahkan seluruh komponen pelaksanaan dengan matang dan jelas untuk menciptakan proses yang disiplin dan hasil yang maksimal.

3. Melakukan Briefing dan Pengarahan Kepada Staff

Sebelum melaksanakan seluruh kegiatan harian, supervisor akan melakukan briefing dan pengarahan untuk seluruh rekan pelaksana.

Tidak hanya di awal saja, namun supervisor akan memberikan arahan pada setiap tahap pelaksanaan pekerjaan. Tugas ini membantu memperjelas dan memperinci perencanaan secara rutin.

Ketika melakukan briefing, supervisor harus berpatokan pada planning pekerjaan yang sudah disusun, baik secara harian, mingguan, maupun bulanan.

Pada saat melangsungkan briefing rutin, supervisor juga berperan mengingatkan kembali seluruh aturan dan tata tertib sesuai prosedur perusahaan sebelum melaksanakan pekerjaan.

4. Mengontrol dan Mengevaluasi Kinerja Para Staff

Tugas supervisor yang keempat adalah mengontrol dan mengawasi apa yang dikerjakan oleh staff pelaksana. Sebagai supervisor, Kamu bertanggung jawab atas seluruh kegiatan staff pelaksana yang kamu pimpin, artinya jika staffmu berhasil kamu juga akan mendapatkan apresiasi dari atasan..

Tugas controlling ini akan menjadi acuan laporan harian yang akan diserahkan kepada atasan atau pihak manajemen. Pengontrolan harus dilakukan secara teliti dan saksama untuk menghasilkan laporan yang lengkap.

Tugas selanjutnya adalah mengevaluasi kinerja masing-masing individu. Supervisor dapat memberikan koreksi dan apresiasi seputar pekerjaan yang telah mereka selesaikan.

Pemberian evaluasi yang baik akan meningkatkan performa bawahan untuk hari-hari berikutnya.

5. Memberikan Semangat dan Motivasi

Tugas supervisor yang kelima adalah memberikan semangat dan motivasi. Motivasi adalah komponen penting dalam menjalankan sebuah tugas dan tanggung jawab. Posisimu sebagai supervisor harus mampu memfasilitasi bawahan dengan komponen penting tersebut.

Berikan semangat dan motivasi kepada seluruh staf yang bekerja di lapangan. Hal ini akan membantu meningkatkan mood dan energi positif untuk menaklukkan pekerjaan yang berat sekalipun.

Sebagai supervisor, Kamu memiliki peran penting untuk mendorong orang lain mampu melaksanakan sesuatu sesuai arahan dan instruksi dari atasan. Jangan sampai kendor untuk menyalurkan semangat dan motivasi dalam situasi apapun.

6. Mempersiapkan dan Menyerahkan Laporan Kinerja

Setiap bulannya terdapat laporan kinerja yang harus dilaporkan kepada manajemen. Tugas supervisor disini adalah mengumpulkan laporan kinerja para staff, kemudian menyusunnya menjadi laporan divisi atau tim.

Penting bagi supervisor untuk memiliki ketelitian dan kecermatan dalam membuat laporan kinerja ini. Kesalahan dalam memasukkan data, tentu akan membuat laporan tidak valid.

7. Menyusun Strategi Berdasarkan Goals Yang Ditentukan

Biasanya sebuah tim yang dipimpin oleh seorang supervisor akan diberikan target tertentu, seperti divisi marketing misalnya, maka mereka ditarget untuk dapat memberikan omset 1 M misalnya.

Sebagai supervisor harus bisa menyusun strategi untuk dapat mencapai target tersebut, strategi yang dimaksud meliputi strategi promosi, iklan dll. Kalau supervisor dibagian produksi ya berarti strategi agar target produksi bisa tepat waktu. Tentu saja strateginya tidak hanya dipikirkan sendiri melainkan juga mempertimbangkan saran dari bawah.

8. Menerima Keluhan dan Kendala dari Staff

Sebuah hal yang wajar di suatu perusahaan seorang staff memiliki keluhan, keluhan yang dimaksud tentu saja bukan masalah pribadinya melainkan kendala yang dialami oleh para staff di bawahnya.

Kendala atau keluhan ini menjadi tugas supervisor untuk mengatasinya, jika tidak bisa diatasi oleh supervisor maka kendala akan dikasihkan ke bagian manajemen.

Biasanya kendala-kendala yang bersifat teknis yang dialami oleh staff adalah tanggung jawab supervisor, sedangkan kendala yang sifatnya besar (berpengaruh besar terhadap perusahaan) maka merupakan tugas manajemen.

9. Melatih Karyawan Baru dan Training

Ketika terjadi kekosongan posisi di sebuah pekerjaan, maka perusahaan akan berusaha mengisinya melalui rekruitmen karyawan baru. Ketika karyawan baru tersebut masuk tentu saja perlu dilakukan training, atau minimal diberi arahan agar pekerjaannya dapat sesuai dengan SOP.

Melakukan training kepada karyawan ini merupakan tugas supervisor, termasuk ketika ada karyawan baru atau ada mesin baru yang berbeda dari sebelumnya sehingga para staff perlu penjelasan lebih lanjut.

10. Berkoordinasi Dengan Divisi Lain

Ketika staff membutuhkan uang untuk melakukan pembelian, maka staff tidak bisa langsung ke keuangan minta uang. Melainkan harus ke supervisor dulu, baru nanti supervisor yang meminta kepada bagian keuangan.

Supervisor nantinya juga berkoordinasi dengan divisi lain, tentu saja berkoordinasi perihal pekerjaan para staffnya. Sebagai contoh, supervisor divisi marketing dia akan berkoordinasi dengan supervisor bagian gudang untuk menanyakan stok.

Gaji yang Diperoleh Seorang Supervisor

Setiap perusahaan pasti membutuhkan supervisor dalam memenuhi kebutuhan operasional. Di bawah ini adalah standar gaji supervisor menurut bidang yang dikerjakannya :

  • Supervisor di supermarket, gaji di kisaran Rp5.000.000
  • Supervisor di bidang perhotelan, untuk hotel bintang 1 dengan gaji Rp3.000.000 dan hotel bintang 3 dengan gaji Rp7.000.000
  • Supervisor perusahaan pemerintah, gaji Rp12.000.000
  • Supervisor pasar swalayan, gaji Rp5.000.000-Rp7.000.000
  • Supervisor perusahaan multinasional, gaji Rp9.000.000-Rp10.000.000.

Kesimpulan

Setelah mendapatkan penjelasan lengkap seputar supervisor atau penyelia, Budi memutuskan untuk mencoba melamar di perusahaan X. Budi menyertakan persyaratan administratif dan sangat yakin telah memenuhi kriteria keahlian sebagai seorang supervisor.

Tugas seorang supervisor tentu tidak mudah. Kamu harus mampu untuk memimpin dan mengatur bawahanmu untuk melaksanakan pekerjaan sesuai standar prosedur perusahaan.