pengertian pergaulan bebas

Pergaulan Bebas : Penyebab, Dampak dan Cara Menghindari

Diposting pada 62 views

Penyebab Pergaulan Bebas – Kehidupan remaja dan anak muda menjadi momen yang paling menyenangkan bagi hampir semua orang. Kehidupan masa remaja banyak dihabiskan untuk mengeksplore diri, menjalin pertemanan dan mengembangkan minat bakat.

Asyik dengan dunia sendiri, sangat menggambarkan masa remaja. Sehingga anak muda tak suka diatur oleh siapa pun, termasuk orang tua. Rasa penasaran pada diri remaja tak jarang membuatnya terjerumus dalam pergaulan bebas. Nah, artikel kali ini akan mengulas penyebab, dampak dan cara menghindari pergaulan bebas. Yuk, langsung aja ikuti artikel lengkapnya di bawah ini.


Pengertian Pergaulan Bebas

Menurut Kartono, ilmuwan Sosiologi, pergaulan bebas adalah gejala patologis social pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial, akibatnya mengembangkan perilaku yang bersifat menyimpang.

Sementara itu, dilansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pergaulan berarti kehidupan bermasyarakat, sedangkan bebas artinya lepas atau tidak terikat. Sehingga arti pergaulan bebas adalah kehidupan bermasyarakat atau bersosial dalam menjalin pertemanan yang tidak terikat oleh aturan-aturan sehingga aktivitasnya dilakukan secara bebas.

Sehingga dapat kita tarik kesimpulan bahwa pergaulan bebas adalah suatu interaksi individu atau kelompok masyarakat yang mengabaikan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat, sehingga berakibat mengembangkan perilaku yang bersifat menyimpang.

Penyebab Maraknya Pergaulan Bebas

Penyebab pergaulan bebas
Penyebab pergaulan bebas antara lain : rendahnya kontrol diri, komunikasi keluarga yang kurang baik dan lingkungan pertemanan yang tidak sehat.

Pergaulan bebas pada dasarnya tidak hanya dialami oleh remaja. Tidak sedikit seseorang yang sudah dewasa dan berkeluarga terjerumus dalam pergaulan bebas. Menurut kami, rendahnya kontrol diri menjadi penyebab utama dibandingkan faktor lain pemicu pergaulan bebas. Berikut beberapa penyebab pergaulan bebas:

1. Rendahnya Kontrol Diri

Seseorang yang memiliki kontrol diri yang kuat pasti mempertimbangkan setiap tindakan yang mereka lakukan. Pergaulan bebas terjadi karena rendahnya kontrol diri, sehingga mereka tidak bisa membedakan mana yang baik dan buruk.

2. Faktor Keluarga

Keluarga menjadi tempat paling awal untuk menanamkan norma dan nilai-nilai kehidupan. Seorang anak remaja yang dekat dengan kedua orang tuanya cenderung menceritakan keingintahuan, pergaulan dan teman-teman mereka. Sehingga orang tua dapat memantau lingkungan pergaulan anak dan menghindarkan dari pergaulan bebas. Oleh karenanya, sebagai orang tua berikan perhatian dan kasih sayang kepada anak kalian.

3. Lingkungan Pertemanan yang Tidak Sehat

Cenderung mengikuti mayoritas dalam sebuah kelompok, termasuk urusan pertemanan. Bayangkan ketika kamu terlibat dalam lingkungan pertemanan yang buruk, sedikit banyak kamu akan terpengaruh.

4. Gaya Hidup yang Kurang Baik

Saat ini kita semakin banyak orang yang memamerkan gaya hidup mereka. Sebagian gaya hidup yang baik dan sesuai norma, namun sebagian lagi gaya hidup yang cenderung bebas. Remaja dengan pemikirannya yang labil, akan mudah sekali terpengaruh gaya hidup tersebut.

5. Nilai Keagamaan Yang Cenderung Kurang

Nilai keagamaan yang tertanam kuat dalam diri seseorang cenderung akan menghindarkan dari hal-hal yang merugikan. Karena nilai-nilai agama akan menjadi landasan seseorang untuk berfikir kebaikan dan keburukan sbeleum melakukan suatu tindakan.

6. Internet

Kemudahan akses internet, membuat siapapun dengan mudahnya mengakses berbagai konten. Tidak terkecuali konten negatif. Beberapa konten memerlukan akses sesuai dengan usia pengguna. Namun, bagaimana dengan sosial media? Banyak sekali konten di sosial media yang memberikan dampak negatif bagi remaja.

Dampak Negatif Pergaulan Bebas

Dampak pergaulan bebas bagi remaja
Dampak pergaulan bebas antara lain : hubungan keluarga tidak baik, kriminalitas dan ketergantungan obat terlarang.

Mengapa pergaulan bebas dilarang? Karena pergaulan bebas cenderung mengabaikan norma yang berlaku di masyarakat. Dampak negatif pergaulan bebas tidak sembarangan, bahkan kamu bisa terjerumus mengonsumsi obat terlarang hingga zina. Jangan sampai kamu masuk ke dalam pergaulan bebas, karena untuk keluar dari zona ini tidaklah mudah. Nah, berikut dampak negatif pergaulan bebas :

1. Hubungan Keluarga Tidak Baik

Salah satu dampak pergaulan bebas karena hubungan keluarga. Seorang anak memilih pergaulan bebas karena kedua orang tuanya sering bertengkar. Sikap anak pada kedua orang tuanya bisa berubah, seperti mudah emosi dan tidak hormat pada orang tua.

2. Kriminalitas

Anak muda ingin mendapatkan uang demi barang-barang yang mereka inginkan. Mereka bisa mencuri uang untuk mengumpulkan uang.

3. Pendidikan Terhambat

Anak yang terjerumus pergaulan bebas akan berpengaruh pada pendidikan dan prestasi belajarnya. Mulai dari keinginan belajar yang turun, malas belajar, bolos sekolah, hingga putus sekolah.

4. Kenakalan Remaja

Pergaulan bebas memberikan dampak penyelewengan terhadap nilai-nilai sosial yang dilakukan oleh remaja. Bentuk kenakalan remaja yang sering kita temukan antara lain: mengganggu ketertiban lingkungan, tidak masuk sekolah dan  bergabung dalam kelompok kriminal.

Kunjungi juga artikel terkait Kenakalan Remaja

5. Ketergantungan Obat Terlarang

Ketergantungan obat terlarang berakibat fatal pada kematian. Mereka yang sudah terlanjur terjerumus akan sangat sulit untuk keluar dari zona ini, meskipun mereka mengetahui dampak buruknya. Seseorang yang mampu keluar dari zona obat terlarang karena adanya dukungan keluarga dan mempunyai rasa takut terhadap Sang Pencipta.

6. Seks Bebas

Kegiatan suka terhadap lawan jenis yang diikat dalam romansa berpacaran sudah tidak asing lagi bagi para remaja. Padahal, masa remaja akan lebih indah dihabiskan untuk bersosialisasi dengan teman, belajar dan menekuni hobi. Seks bebas yang dilakukan jelas menyalahi norma dan merugikan bagi siapapun pelakunya, terutama remaja wanita.

Cara Menghindari Pergaulan Bebas

Cara menghindari pergaulan bebas pada remaja

Pergaulan bebas sangat bisa dihindari. Orang tua sebaiknya memberikan pengertian sejak dini sesuai usianya agar tidak mudah terjerumus dalam pergaulan bebas. Berikut cara menghindari pergaulan bebas. :

1. Mempererat Komunikasi Anak dan Orang Tua

Komunikasi yang berjalan baik antara anak dan orang tua membuat seorang anak terbuka terhadap orang tua. Anak tidak akan ragu untuk menceritakan segala hal kepada orang tua. Orang tua dapat mengetahui petemanan, lingkungan, keinginan dan apapun yang ingin anak ketahui. Dari sini komunikasi yang baik mampu menghindarkan anak dari pergaulan bebas.

2. Meningkatkan Kedekatan dengan Tuhan

Iman kepada Tuhan membuat nilai-nilai religius tertanam dalam diri seseorang. Mereka cenderung menghindar dari perbuatan yang dilarang agama. Sebelum masuk ke dalam lingkungan pergaulan bebas, mereka yang dekat dengan Tuhan akan memikirkan dosa dan dampak negatif yang akan diperoleh.

3. Tidak Sembarang Berteman

Teman, sedikit banyak memberikan pengaruh terhadap perilaku dan cara berfikir seseorang. Oleh karenanya penting sekali memilih teman yang memberikan pengaruh positif, setidaknya pilihlah teman yang tidak mengajak kepada keburukan apalagi melanggar norma.

4. Beraktivitas Secara Positif

Waktu luang yang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik akan mendorong seseorang untuk bertindak apa saja termasuk ikut dalam kelompok-kelompok pergaulan bebas. Isi waktu luang dengan kegiatan positif seperti mengasah skill baru, membantu lingkungan sekitar, atau sekedar berkebun.

5. Memperluas Pengetahuan

Pengetahuan yang luas menjadikan seseorang terbuka pandangannya terhadap banyak hal, misalnya pergaulan bebas. Ia akan sadar dampak negatif yang akan diperolehnya. Pengetahuan yang dimiliki seseorang akan mengantarkan mereka pada pilihan lain selain pergaulan bebas. Hal ini akan berbeda, ketika seseorang belum mempunyai pengetahuan yang cukup, kemungkinan terjerumus ke dalam pergaulan bebas makin besar.

Kesimpulan

Pergaulan bebas adalah suatu interaksi individu atau kelompok masyarakat yang mengabaikan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat, sehingga berakibat mengembangkan perilaku yang bersifat menyimpang.

Itulah penyebab, dampak dan cara menghindari pergaulan bebas. Meskipun kamu sebagai remaja merasa butuh kebebasan, tetapi kamu sangat perlu terbuka dengan orang tua.