Karangan Liburan Sekolah

Contoh Karangan Liburan Sekolah Menarik

Diposting pada 526 views

Contoh karangan liburan sekolah – Liburan sekolah menjadi momen yang menyenangkan bagi hampir semua siswa. Istirahat sejenak selama kurang lebih satu minggu menjadi waktu bagi anak-anak untuk bermain dan melakukan hobi tanpa memikirkan pekerjaan rumah  dan ujian. Namun jangan salah waktu liburan sekolah pun para guru tetap memberikan tugas. Harapannya agar para siswa tetap belajar dan tidak terjebak bermalas-malasan. Para siswa paling sering mendapatkan tugas membuat karangan atau cerita liburan sekolah.

Kalau kamu sedang mencari referensi contoh cerita liburan sekolah, tepat banget artikel kali ini akan memberikan beberapa contoh karangan yang bisa menginspirasi ide ceritamu.


Cerita Liburan Sekolah ke Desa

Waktu liburan sekolah banyak dimanfaatkan oleh anak-anak dan orang tua untuk berlibur. Berlibur ke desa menjadi pilihan para orang tua karena udara di desa terkenal segar dan bisa membuat pikiran tenang. Nah, karangan liburan sekolah di bawah ini merupakan salah satu contoh yang bisa menjadi inspirasi.

Liburan Sekolah Pergi Ke Rumah Nenek di Desa

Saya dan keluarga memanfaatkan liburan semester kali ini untuk pergi ke rumah nenek di Pati, Jawa Tengah. Sudah sangat lama keluargaku tidak berkunjung karena adanya pembatasan akibat pandemi Covid-19. Saya, ibu dan adik berangkat dari rumah pagi hari. Ayah yang mengantarkan kami ke terminal Purabaya.

Sepanjang perjalanan saya sangat senang melihat pemandangan laut dan kapal dari dalam bus. Penumpang yang lain pun juga ikut memperhatikan kapal-kapal yang bersandar di daerah Tuban. Suasana di dalam bus sangat ramai hingga beberapa penumpang ada yang berdiri. Beberapa pedagang bergantian keluar masuk untuk menawarkan dagangannya. Adikku beberapa kali membeli jajanan dan mainan . Dia terlihat bahagia sekali.

Sekitar pukul tiga sore kami sampai di rumah nenek. Beliau menyambut kami dengan bahagia. Tidak ku sangka, nenek menyiapkan hidangan makanan yang lezat. Setelah membersihkan diri, kami segera makan bersama. Nenek memasak kepiting dan kol yang ia ambil dari sawah. Rasanya lezat sekali. Sudah hampir tiga tahun, saya tidak memakan hidangan buatan nenek ini. Kami menghabiskan waktu untuk bersantai hingga malam hari.

Pagi hari, kami melakukan aktivitas rutin untuk merawat hewan peliharaan seperti membersihkan kandang, mencari makan ternak dan mengeluarkan hewan dari kandang. Suasana yang segar di antara angin sepoi-sepoi membuat hati terasa nyaman berada di desa ini. Setelah merawat hewan, kami melanjutkan aktivitas untuk mencari kayu sebagai bahan bakar. Setelah mencari kayu, kami pulang kembali ke rumah.

Di sore  hari, aku pergi bermain ke salah satu teman lama ku di samping rumah nenek. Di sana kami menghabiskan waktu untuk bercerita setelah sekian lama tak bertemu. Ibu dan nenek lanjut membersihkan halaman belakang rumah yang dipenuhi daun-daun kering. Yap, di sekeliling rumah nenek banyak sekali pohon seperti: mangga, belimbing, bambu, pisang dan masih banyak lagi. Setiap musim panen, nenek akan menjual buah-buah tersebut ke pasar.

Saya dan keluarga menghabiskan waktu berlibur di rumah nenek selama satu minggu. Setelah itu, kami kembali lagi ke Surabaya. Saat akan kembali, saya melihat raut wajah nenek sedih karena kami akan kembali. “Kami pasti akan kembali nek..”, ucap adikku. Liburan di desa kali ini sungguh menyenangkan. Udara yang sejuk dan pohon-pohon yang rindang membuat pikiran tenang. Setelah liburan ini, saya pasti makin semangat bersekolah.

Baca Juga Artikel Kitapunya: