contoh perilaku amanah

Pengertian, Ciri, Cara, dan Contoh Sikap Amanah di Kehidupan Sehari-hari

Diposting pada 18 views

Pengertian dan Contoh Sikap Amanah – Salah satu sifat yang patut dimiliki sebagai manusia adalah sifat amanah. Orang akan lebih mudah bergaul, dikenal masyarakat, bahkan diberikan tanggungjawab yang besar jika orang tersebut memiliki sifat amanah. Kemudian, menurut Hadist riwayat Ahmad mengatakan, bahwa iman seseorang tidak sempurna jika tidak amanah.

Sikap amanah tidak hanya untuk menjalankan kewajiban di dunia saja, akan tetapi juga untuk kewajiban akhirat antara manusia dengan Tuhannya.

Lawan sifat amanah adalah khianat. Berbeda dengan amanah yang harus dimiliki oleh setiap orang, khianat justru harus dihindari karena akan menimbulkan kekacauan di masyarakat. Selain itu khianat bisa mendatangkan masalah bagi pelakunya dan juga akan mendapatkan dosa.

Jika berbicara soal amanah, ada banyak hal yang perlu dibahas, seperti pengertian dari amanah, bagaimana ciri-ciri orang yang amanah, pentingnya memiliki sifat amanah, cara menjadi orang yang amanah, dan seperti apa contohnya dalam kehidupan.


Kenapa demikian? Karena dengan memahami makna amanah secara menyeluruh akan memudahkan kita dalam menjalankannya di kemudian hari. Selain itu kita juga lebih paham pendasaran kenapa amanah itu sangat penting. Benar bukan?

Pengertian Sikap Amanah

Secara umum, dalam kehidupan sehari-hari kita mengartikan amanah sebagai sifat yang dapat dipercaya. Orang yang memiliki sifat amanah berarti orang tersebut bisa dipercaya dan mengemban tanggungjawab dengan baik. Namun tahukah kamu asal usul kata amanah?

Dalam bahasa arab, amanah terdiri dari tiga huruf, yaitu Alif, Mim, dan Nun yang artinya damai, selamat, dan aman. Sedangkan jika ditinjau dari segi bahasa, amanah artinya kepercayaan, kejujuran, integritas.

Sehingga dari kedua arti di atas, dapat disimpulkan bahwa amanah adalah suatu sifat jujur atau dapat dipercaya jika diberikan tanggung jawab agar terciptanya kedamaian, keselamatan, dan keamanan.

Penjelasan mengenai amanah ini juga banyak dijelaskan di dalam ayat Al- Qur’an.

QS. Al Ahzab ayat 72

72. Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat  bodoh.

QS. Al Baqarah ayat 283

283. Dan jika kamu dalam perjalanan sedang kamu tidak mendapatkan seorang penulis, maka hendaklah ada barang jaminan yang dipegang. Tetapi, jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (utangnya) dan hendaklah dia bertakwa kepada Allah, Tuhannya. Dan janganlah kamu menyembunyikan kesaksian, karena barangsiapa menyembunyikannya, sungguh, hatinya kotor (berdosa). Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

QS. An Nisa ayat 58

58. Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sungguh, Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.

QS. Al Anfal ayat 27

27. Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.

QS. Al Mukminun ayat 8

8. Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya.

QS. Al Ma’arij ayat 32

32. Dan orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya.

Di dalam Al Qur’an banyak sekali ayat yang membahas tentang sikap amanah. Karena sikap amanah akan membawa kemaslahatan umat. Sikap amanah juga menjadi salah satu pondasi agar bisa mengemban tanggungjawab dengan sebaik-baiknya.

Ciri-Ciri Orang yang Amanah

Walaupun sifat amanah mestinya dimiliki oleh setiap insan, akan tetapi tidak semua orang memilikinya. Di tengah godaan dunia yang begitu hebatnya, memiliki sikap yang amanah adalah suatu hal yang mustahil bagi beberapa orang. Apalagi, jika kita ingin berurusan dengan seseorang, mencari orang yang amanah bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi, ada beberapa ciri yang bisa kita lihat agar kita tidak terkecoh di kemudian hari.

  1. Orang yang amanah biasanya bisa menyimpan rahasia atau aib. Ia tidak suka menyebarkan rahasia atau aib yang akan merugikan dirinya dan juga orang lain. Ia tidak akan ragu untuk menutup rapat-rapat apa yang sudah menjadi sebuah rahasia. Jika ada orang yang mendesak atau memberikan iming-iming, ia tidak akan goyah
  2. Jika diminta sebagai saksi, ia tidak segan memberikan kesaksiannya tanpa menutupi apa pun. Serta memberikan kesaksian berdasarkan fakta dan bukan hoax
  3. Tidak pernah ingkar janji. Jika ia berjanji akan menyelesaikan tugas pada hari H, maka ia akan benar-benar menyelesaikannya tanpa perlu mencari-cari alasan untuk menghindar. Kecuali jika terdapat suatu keadaan yang mendesak dan tidak dapat diprediksi
  4. Mengerjakannya perintahNya dan menjauhi laranganNya, seperti sholat 5 waktu, berzakat, berpuasa, tidak meminum minuman keras, tidak berzina, dan lain sebagainya

Pentingnya Memiliki Sikap Amanah

Sangat penting bagi setiap manusia untuk memiliki sikap amanah baik untuk urusan duniawi atau urusan akhirat. Sikap amanah di dunia diperlukan untuk menjaga hubungan baik antar manusia, menciptakan keamanan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat, serta mempermudah berjalannya suatu urusan. Sedangkan amanah untuk akhirat diperlukan sebagai wujud komitmen seorang hamba yang patuh terhadap Tuhannya.

Pertama, amanah merupakan salah satu sifat Nabi,

Abdullah bin Abbas r.a mengabarkannya berkata, telah mengabarkan kepada kami Abu Sufyan bahwa Raja Heraklius berkata kepadanya: “Aku telah bertanya kepadamu apa yang dia perintahkan kepada kalian, lalu kamu menjawab bahwa dia memerintahkan kalian untuk shalat, bershadaqah (zakat), menjauhkan diri dari berbuat buruk, menunaikan janji dan melaksanakan amanah.” Lalu dia berkata; “Ini adalah di antara sifat-sifat seorang Nabi”. (HR Bukhori no. 2681)

Kedua, menjadi sumber pahala bagi diri sendiri. Dengan menjadi amanah, ternyata tidak hanya memberikan manfaat untuk orang lain, tetapi juga memberikan timbal balik ke diri sendiri.

Ketiga, memiliki sikap amanah akan menciptakan situasi yang aman dan damai di masyarakat. Tidak ada rasa takut akan dikhianati atau ditipu. Yang ada hanyalah rasa saling percaya. Sehingga segala aktivitas sosial akan berjalan dengan baik.

Keempat, faktanya semakin tinggi sifat amanat seseorang berbanding lurus dengan tingginya kualitas spiritual. Sedangkan kualitas spiritual berpengaruh besar terhadap kesehatan seseorang (Hubungan Amanah dan Motivasi dengan Etos Kerja Kader Hidayatullah oleh Agung Trana Jaya (2011))

Kelima, setiap tanggungjawab akan tertunaikan dengan baik sehingga akan memudahkan urusan-urusan selanjutnya.

Cara Menjadi Pribadi yang Amanah

Memang, tidak mudah menjadi pribadi yang amanah. Terlebih lagi godaan di luar sana yang luar biasa hebatnya, bisa menggoyahkan iman seseorang. Walaupun godaannya besar, ada beberapa cara untuk menjadi pribadi yang amanah, yaitu:

  1. Selalu ingat bahwa setiap perbuatan pasti ada balasannya. Jika kita berbuat amanah, maka hal-hal yang baik akan jadi balasannya. Dan begitu pula sebaliknya.
  2. Berkumpul dengan orang-orang yang amanah. Karena bukan rahasia umum lagi bahwa lingkungan juga turut serta membentuk perilaku seseorang.
  3. Banyak-banyak berlatih menahan diri dari godaan yang mengarah pada sikap tidak amanah.
  4. Berusaha menjadi pribadi yang jujur, memberikan kesaksian berdasarkan fakta yang ada.
  5. Tidak mengingkari janji dengan sengaja. Apabila tidak dapat menepati janji, sebaiknya bicarakan apa alasannya atau jika memang sejak awal tidak sanggup untuk berjanji, lebih baik tidak usah memberikan janji.

Contoh Amanah dalam Kehidupan

Untuk mempermudah pemahaman tentang sikap amanah, berikut contoh amanah dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Bersikap amanah kepada Allah dengan menjalankan perintahNya, seperti sholat 5 waktu, membayar zakat, dan menjalankan puasa di bulan Ramadhan
  2. Jika ada seseorang yang menceritakan rahasianya kepada kita dan meminta untuk tidak memberitahukan kepada orang lain, maka kita tidak akan menyebarkannya
  3. Datang ke sebuah acara tepat waktu sesuai dengan janji yang sudah disepakati
  4. Menjalankan hak dan kewajiban sebagai pemimpin dengan sebaik-baiknya
  5. Mengerjakan PR dari guru di rumah bukan di sekolah
  6. Mengerjakan pekerjaan kantor dengan sebaik mungkin dan berdedikasi tinggi
  7. Tidak berbohong jika diminta untuk memberikan kesaksian
  8. Berbicara apa adanya sesuai fakta dan data tanpa memasukkan unsur hoax yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain
  9. Tidak memanipulasi berat timbangan saat transaksi jual beli
  10. Mengembalikan barang pada pemiliknya jika menemukan sesuatu yang bukan hak kita

Menjadi pribadi yang amanah tidak bisa terwujud dalam waktu yang singkat. Diperlukan komitmen yang kuat dan juga diwujudkan dalam kegiatan sehari-hari. Agar kebiasaan tersebut terbentuk menjadi moral.

Sikap tidak amanah akan membawa banyak masalah di kemudian hari.

  1. Banyak pekerjaan di dunia yang akan terbengkalai
  2. Munculnya sikap curiga dan selalu merasa tidak aman di mana pun berada
  3. Banyak kasus kesaksian palsu sehingga yang bersalah tidak mendapatkan hukuman yang setimpal
  4. Rakyat kecil semakin menderita karena sikap pemimpin yang tidak amanah dalam menjalankan tugasnya
  5. Tidak dipercaya masyarakat sekitar karena sering berkata bohong
  6. Mendapatkan dosa karena tidak amanah dalam menjalankan perintahNya
  7. Konsumen dirugikan karena maraknya penjual yang mencurangi timbangan
  8. Tingkat spiritualitas seorang hamba menurun karena melakukan perintahNya hanya untuk gugur kewajiban saja
  9. Meningkatnya stress dan kecemasan masyarakat karena tidak tahu harus percaya kepada siapa

Dari penjelasan di atas kita jadi tahu, sikap amanah begitu penting dalam kehidupan seorang manusia dan juga seorang hamba. Bayangkan jika semua orang di muka bumi memiliki sikap amanah, masyarakat seperti apa yang akan terbentuk? Kualitas hamba seperti apa yang akan terwujud?

Sebaliknya, jika ada sekelompok orang yang menggadaikan sikap amanahnya karena harta dan tahta atau godaan dunia lainnya, apa yang akan terjadi? Bukankah akan banyak seorang hamba yang hanya pura pura menjalankan perintahNya?

Maka dari itu, tanamkanlah sikap amanah sedini mungkin. Terutama pada generasi-generasi muda yang akan meneruskan perjuangan para leluhurnya. Yang akan mewujudkan masyarakat yang aman dan juga damai. Juga generasi yang akan memiliki tingkat spiritualitas yang tinggi.

Demikianlah pembahasan mengenai sikap amanah. Semoga apa yang sudah dijelaskan di atas bisa menambah wawasan dan juga kekuatan baru untuk terus konsisten menjadi pribadi yang amanah.

Baca Juga: