8 Perilaku yang Mendukung Tegaknya Nilai-Nilai Demokrasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

  • Whatsapp
Perilaku yang Mendukung Tegaknya Nilai-Nilai Demokrasi
Perilaku yang Mendukung Tegaknya Nilai-Nilai Demokrasi

8 Perilaku yang Mendukung Tegaknya Nilai-Nilai Demokrasi dalam Kehidupan Sehari-Hari – Indonesia menganut sistem pemerintahan demokrasi Pancasila, dimana meletakkan Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia.

Pada dasarnya demokrasi menerapkan prinsip-prinsip ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan prinsip keadilan. Berikut uraian perilaku yang mendukung tegaknya nilai-nilai demokrasi.

Muat Lebih

Beberapa Contoh Perilaku yang Mendukung Tegaknya Nilai-Nilai Demokrasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

1. Tetap Menjaga Keseimbangan Antara Hak dan Kewajiban

Setiap warga Negara dilindungi hak asasinya dalam undang-undang. Namun perlu diperhatikan bahwa setiap warga Negara hendaknya mendahulukan kewajibannya untuk dilaksanakan. Setelah melaksanakan kewajiban, baru bisa menuntut hak. Menuntut hak semata tanpa memperhatikan kewajiban bagaikan seseorang yang menuntut gaji tanpa bekerja

2. Membiasakan Sikap Adil

Adil artinya memperlakukan segala sesuatu sesuai porsinya masing-masing. Membiasakan sikap adil artinya tidak membedakan suku, ras, kelompok, harta, dan jabatannya. Hakim yang bersikap adil adalah hakim yang menetapkan peraturan dan hukuman kepada tersangka yang tepat. Pelayan masyarakat akan melayani tanpa membedakan dari status, pekerjaan, dan sebagainya.

3. Melakukan Musyawarah untuk Mufakat

Mencari solusi atas berbagai macam masalah alangkah baiknya dicari permasalahannya dengan cara musyawarah. Musyawarah untuk mufakat adalah salah satu ciri demokrasi d Indonesia. Keputusan mufakat merupakan jalan tengah yang telah disepakati peserta musyawarah dengan pertimbangan yang matang untuk kepentingan bersama.

Memutuskan solusi dari suatu permasalahan artinya mengemban tanggung jawab kepada Tuhan, diri sendiri dan masyarakat lain. Bentuk pengambilan keputusan bersama lainnya diantaranya seperti hasil voting, dengan memilih perolehan suara terbanyak.

Baca juga : Penerapan nilai pancasila dalam keluarga, masyarakat, sekolah dan bangsa.

4. Mengutamakan Persatuan dan Kesatuan nasional di atas kepentingan golongan

Dalam demokrasi pancasila yang penting untuk diutamakan adalah persatuan dan kesatuan nasional. Oleh karena itu, kepentingan nasional harus ditegakkan di atas kepentingan kelompok atau golongan tertentu. Hal demikian akan membawa perdamaian dan meminimalisir konflik yang bisa berdampak pada ketidakstabilan nasional.

5. Membiasakan menaati Peraturan

Perilaku yang mendukung tegaknya nilai-nilai demokrasi yang sering terabaikan adalah menaati peraturan. Taat peraturan penting dilakukan baik saat diawasi ataupun tidak diawasi. Setiap peraturan pada dasarnya dibuat untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat. Contohnya adalah berbagi peraturan di jalan raya yang berlaku untuk para pengendara.

6. Membudayakan Menyalurkan Aspirasi dengan Damai dan Tidak Anarkis

Dalam sistem demokrasi, menyalurkan aspirasi secara terbuka merupakan ciri suatu demokrasi telah berjalan dengan baik. Hal tersebut menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi, rakyat memperhatikan situasi di negaranya.

Dalam menyalurkan aspirasi diperlukan etika agar tidak anarkis. Penyaluran aspirasi harus berjalan dengan damai dan menjaga kepentingan bersama.

7. Memilih Pemimpin dengan cara demokratis

Dalam sistem demkrasi, pemilihan pemimpin Negara dipilih bukan berdasarkan keturunan. Melainkan dipilih berdasarkan kemampuan dan kapabilitas yang dimiliki. Pemilihan dilakukan dalam kurun waktu tertentu, karena dalam sistem demokrasi tidak ada pengangkatan pemimpin seumur hidup.

Memilih pemimpin secara demokratis bisa dimulai dari lingkungan sekolah seperti pemilihan ketua kelas dan ketua OSIS. Lalu meningkat dalam pemilihan pemimpin di tingkat masyarakat sekitar hingga pada tingkat pemilihan kepala Negara dan wakil rakyat.

8. Menjunjung Tinggi Persamaan di atas perbedaan

Keragaman yang dimiliki bangsa Indonesia menjadi kekayaan tersendiri. Keanekaragaman tersebut meliputi keragaman suku bangsa, budaya, agama, dan warna kulit. Dengan saling menghormati dan menghargai maka akan tercipta situasi kondusif dalam masyarakat.
Selain itu, untuk menjunjung tinggi nilai persamaan bisa dengan tidak membedakan golongan atau pribadi berdasarkan jabatan, harta, dan statusnya.

Baca juga : Sistem Demokrasi Ekonomi di Indonesia dan Cirinya

Perilaku yang mendukung tegaknya nilai-nilai demokrasi wajib dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Dampaknya akan sangat baik pada tingkat keluarga, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pos terkait