Alat Ukur Pneumatic

  • Whatsapp
Pengertian dari Alat ukur pneumatic adalah alat
ukur yang bekerja karena pengaruh tekanan ataupun karena adanya perbedaan
tekanan pada gas, udara dan zat lain. Atau dapat juga dikatan sebagai alat ukur
yang dalam penggunaanya berkaitan/berhubungan dengan tekanan/kevakuman
udara/gas.

Alat Ukur Pneumatic
Banyak hal dalam teknik otomotiv yang keadaanya
berkaitan dengan tekanan atau kevakuman (kehampaan), udara maupun gas/uap.
Didalam proses kerja motor sendiri ada berbagai kondisi yang menimbulkan
tekanan, maupun kevakuman udara seperti, langkah hisap, langkah kompresi dsb.

Disamping hal-hal tersebut juga hamir semua
kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan raya, umumnya menggunakan roda yang
dilengkapi dengan ban karet, dimana didalamnya di isi tekanan udara, dan masih
banyak lagi contoh lainnya yang dalam perawatan atau pengoperasian pada bagian
bagian yang bersangkuran memerlukan ketentuan-ketentuan khusus
(batasan-batasan) untuk memperoleh kondisi yang normal.

Untuk mengetahui keadaan tersebut digunakan alat
alat yang dapat menunjukan besarnya tekanan atau kehampaan udara,

Secara garis besar alat pengukurnya dapat
digolongkan menjadi 2 yaitu :

  • Alat
    yang dapat menunjukan besarnya tekanan udara/gas dalam suatu ruangan, biasanya
    disebut barometer atau pressure gauge.
     
  • Alat
    yang dapat menunjukan besarnya kevakuman udara disebut vacum meter/vacum gauge
Kedua jenis alat tersebut mempunyai kontruksi yang
hampir sama, namun dalam pekerjaan teknik otomotiv biasanya alat alat ukur itu
diberi nama sesuai dengan fungsi pemakaiannya.

Alat alat ukur pneumatic tersebut mempunyai satuan
seperti berikut : Kg/Cm2, atmosphere (atm), bar, CmHg, inHg, psi (pound square
inch).

Contoh-Contoh Alat Ukur Pneumatic 
1. Compression
tester – alat ukur pneumatic

Untuk memperoleh kondisi kerja yang
optimal, diamana daya mesin dapat semaksimal mungkin, tetapi tidak merusak
(mempercepat) kerusakan komponen komponen mesin maka tekanan kompresi didalam
silinder mesin harus sesuai dengan ketentuan khusus yang sudah diberikan oleh
pabrik pembuat mesin tersebut.

Alat ukur pneumatic compresi tester
Alat ukur pneumatic compresi tester
Untuk mengetahui tekanan kompresi
tersebut digunakan alat yang disebut “compression gauge/ compression tester”.
Alat ini dipasangkan pada lubang busi (untuk motor bensin) dan dapat juga pada
lubang injector atau lubang pemanas mula pada  
motor diesel.

Jadi Compression tester adalah
salah satu alat ukur pneumatic yang berfungsi untuk mengukur tekanan kompresi
didalam silinder mesin. Alat tersebut biasanya mempunyai
satuan Kg/Cm2 atau atmosphere (atm).
 



Baca artikel yang berkaitan dengan tekanan kompresi : pengertian dan rumus perbandingan kompresi
2. Vacuum
Tester – alat ukur pneumatic

Alat ukur pneumatic vacuum tester
Alat ukur pneumatic vacuum tester
Pada mesin yang memiliki sejumlah
silinder, dapat terjadi ketidak seimbangan oleh kondisi dari komponen
masing-masing silinder yang tidak sama setelah mesin tersebut beroperasi lama
dimana keausan keausan akan sangat mempengaruhinya.

Jika proses kerja didalam
masing-masing silinder tidak seimbang maka daya mesin (output) tidak akan
mencapai maksimal disamping menyebapkan pula boros pemakaian bahan bakar, mesin
terlalu panas dsb.

Untuk mendeteksi keseimbangan
silinder tersebut dapat digunakan alat yaitu vacuum gauge/vacuum tester. Alat
ini dalam pengoperasiannya dihubungkan dengan saluran masuk (intake manifold)
dan dengan mematikan satu silinder mesin tersebut secara bergantian dalam
keadaan mesin hidup. Satuan alat ukur vacum ini 
adalah CmHg atau InHg
3. Radiator
Tester – alat ukur pnrumatic
Alat ukur pneumatic radiator tester
Alat ukur pneumatic radiator tester
Untuk menjaga agar air pendingin
mesin tidak mudah berkurang dalam tempo yang ama, maka kerapatan dari sistem
pendingin harus diperiksa. Kebocoran kecil saja dapat mengakibatkan kerusakan
yang fatal. Untuk melakukan perawatan dan pendeteksian hal tersebut digunakan
alat yang disebut radiator tester. Dalam pengoperasiannya alat ini dapat
digunakan 2 hal :
  • Mengetahui kebocoran sistem pendingin 
  • Untuk
    hal ini alat radiator tester dipasangkan pada lubang pengisian air radiator.
     
  • Untuk mengetahui kerja dari tutup
    radiator (katup)
    Untuk
hal ini tutup radiator dipasangkan pada alat radiator cup tester.
Alat
ini biasanya menggunakan satuan Kg/Cm2 atau Atm.
Jadi
radiator tester adalah alat yang berfungsi untuk mengetahui kebocoran dari
sistem pendingin. Sedangkan radiator cup tester adalah alat ukur pneumatic yang
berfungsi untuk mengetahui kerja dari tutup radiator (katup pada tutup
radiator. Baca juga : Sistem pendingin mesin




      4. Tire
Pressure Gauge – alat ukur pneumatic

alat ukur pneumatic tyre pressure gauge
Alat ukur pneumatic Tyre Pressure Gauge
Kekerasan ban dapat diukur dengan
alat pengukur tekanan udara melalui katup udara yang ada apada ban yang
bersangkuta (ventil).

Tekanan ban normal sudah ditentukan
oleh pabrik pembuat kendaraan melalui buku petun juk khusus. Alat ukur tekanan
ban ini disebut “tire pressure gauge” dan umumya menggunakan satuan psi atau
kg/cm2. 



Baca juga : Akibat tekanan ban tidak standar
Alat ukur pneumatic
  
Selain
alat ukur pneumatic diatas masih banyak lagi alat ukur pneumatic yang digunakan
dalam pekerjaan otomotiv seperti : alat ukur pengisian gas freon pada AC, alat
ukur regulator las asitelin/karbid, alat ukur tekanan udara kompresor dan
sebagainya yang kesemuanya berdasarkan tekanan atau kevakuman udara/gas.
Artikel Lainnya : Fungsi jangka sorong
 


lintasme.init(‘right’); // options : left, top, bottom, right

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *