Makna Mendalam Lagu Gundul-Gundul Pacul

Makna Mendalam Lagu Gundul-Gundul Pacul - Lagu bukan sekedar lagu, lagu anak-anak yang mungkin ketika waktu sd kita menyanyikannya bersama sang guru. Bukan sembarang lagu karena didalamnya terdapat makna yang sangat mendalam. Lagu yang merupakan ciptaan Sunan Kalijaga ini merupakan sindiran bagi seorang pemimpin yang sudah tidak lagi berpihak kepada rakyat, sindiran kepada para pemimpin yang lebih mementingkan kepentinga golongannya ketimbang rakyatnya. Sindiran kepada pemimpin yang sudah tidak bisa lagi mendengar dan melihat keinginan rakyat.

Pemimpin - Gundul-gundul Pacul
Pemimpin - Gundul-gundul Pacul


Bait pertama "Gundul-gundul Pacul"
Gundul dalam bahasa jawa berarti kepala, kepala merupakan pemimpin. Dan kepala kita mengandung 4 indera yaitu mata, hidung, mulut dan telinga. Pemimpin harus menggunakan ke-empat paca indra tersebut untuk kepentingan rakyat, mata untuk melihat keaadaan rakyat, hidung untuk mencium, mulut untuk menuturi rakyat dan telinga untuk mendengar rakyat. "Pacul" memiliki arti papat kang ucul, papat berarti empat yaitu empat indra yang disebut di atas. Ucul berarti lepas, artinya pemimpin sudah tidak bisa menggunakan panca indranya dengan semestinya, tidak bisa melihat kondisi rakyat, tidak bisa mendengar rakyat.

"Gembelengan"
Gembelengan berarti tidak hati-hati, sombong bisa juga memimpin dengan asal-asalan. Ketika pemimpin sudah tidak bisa lagi mendengar apa kata rakyat dan memimpin dengan asal-asalan tentu akan membuat suatu yang tidak baik akan terjadi.

"Nyunggi wakul" 
Nah ketika ada pemimpin yang gembelengan nyunggi wakul, nyunggi amanah. Kok dia gembelengan. Maka yang terjadi adalah wakul glimpang.

Wakul yang tadi di sunggi akan glimpang, jatuh, ambyar, roboh. Roboh jadi sak latar, sak jalan.

Nah, itulah sedikit makna tentang lagu gundul-gundul pacul.
Read more

Faktor-Faktor Biaya Penjual

Faktor Biaya Penjual Dalam Pasar Digital - Ketika para pelapak menjual barang dagangannya, ada beberapa biaya yang harus dikeluarkan oleh mereka. Biaya yang keluar untuk dapat menjual produk ini disebut dengan faktor biaya penjual, misal saja biaya distribusi, biaya produksi, biaya penyimpanan, biaya tetap, biaya advertising dan lain-lain. Nah, biaya-biaya tersebut selanjutnya akan kami bahas dalam artikel berikut ini :

Penjal Helm
Penjal Helm

1. Marketing and advertising cost (biaya pemasaran dan iklan)
Suatu produk atau barang untuk dapat dikenali oleh konsumen maka harus diiklankan atau dipasarkan. Tanpa adanya pemberitahuan atau penyampaian informasi produk yang kita jual maka konsumen tidak akan mengetahui produk yang kita jual, mengetahui saja tidak apalagi melakukan pembelian. So, biaya penjual yang pertama adalah marketing and advertising cost (baiaya pemasaran dan iklan).

2. Overhead cost (biaya tetap)
Mungkin biaya pemasaran dan iklan biayanya bisa berubah-ubah tiap waktu, biaya yang bisa berubah-ubah ini bisa kita sebut sebagai biaya variable. Biaya tetap merupakan biaya yang selalu atau tharus dikeluarkan oleh penjual, dan jumlahnya adalah tetap. Misal saja biaya sewa, biaya peralatan dan lain sebagainya.

3. Inventory cost (biaya penyimpanan)
Penjual pasti memiliki persediaan atau stok barang untuk memenuhi permintaan dari konsumen. Bila tidak maka tentu penjual akan repot bila harus produksi ketika ada pesanan. Semisal kita menyimpan barang di gudang, maka akan ada tambahan biaya yang biasa disebut dengan biaya gudang atau inventery cost (biaya penyimpanan).

4. Production cost (biaya produksi)
Faktor biaya penjual yang selanjutnya adalah production cost atau biaya produksi, yaitu biaya yang diperlukan untuk mengubah produk yang semula dari bahan mentah menjadi barang jadi. Biaya produksi intinya adalah total biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi suatu barang/jasa. 

5. Distibution cost (biaya distribusi)
Produk untuk sampai ke tangan konsumen perlu yang namanya distribusi, produsen bisa langsung ke tangan konsumen, bisa juga melalui perantara seperti melalui distributor maupun retailer. 

Nah berikut tadi adalah faktor biaya yang dimiliki oleh penjual, atau biaya-biaya yang diperlukan oleh penjual dalam menjual produknya sampai dengan produknya sampai ke tangan konsumen.

Read more

Sebutkan Faktor Faktor Biaya Pembeli Dalam

Sebutkan Faktor Faktor Biaya Pembeli - Seorang pembeli ketika membeli suatu produk membutuhan biaya-biaya yang harus dikeluarkan, tidak hanya biaya produk saja. Misalkan saja suatu produk dihargai dengan 10 ribu, maka seorang pembeli sebenarnya tidak hanya mengeluarkan biaya 10 ribu saja, tetapi lebih dari itu. Biaya yang lain seperti tenaga, waktu, transportasi dan masih banyak lagi.

Begitu juga apabila belanja secara online, maka kita juga menelurkan biaya yang lebih, biaya tambahan lain yang tidak kita sadari adalah biaya pencarian produk, ketika mencari suatu produk tentu kita memerlukan biaya, biaya quota maksudnya. Wkwkw. Lebih lengkap berikut ini adalah faktor biaya pembeli :

Sebutkan Faktor Faktor Biaya Pembeli
Sebutkan Faktor Faktor Biaya Pembeli

1. Produk price (harga produk)

Adalah total jumlah biaya yang harus dibayar untuk memeli produk/jasa yang ditawarkan, di dalamnya termasuk biaya produksi, manajemen dan keuntungan.

2. Search cost (Biaya pencarian produk)

Adalah biaya-biaya yang diperlukan pembeli untuk mencari produk/jasa, di dalamnya termasuk waktu, biaya dan tenaga. Sebagai contoh adalah ketika kita mencari suatu barang, misal ketika kita mencari suatu produk dari satu toko ke toko lain tentu disitu memerlukan biaya, nah biaya yang seperti ini yang sering kita lupakan.

3. Risk cost (biaya resiko)

- Faktor biaya yang harus diperhirungkan sehubungan proses/aktivitas pembelian.
- Ada 3 macam biaya resiko :
Economic risk : kemungkinan hilangnya uang dalam proses pembelian.
Performance risk : kemungkinan tidak didpatkannya kalitas produk seperti yang diharapkan
Personal risk : kemungkinan adanya kerugian lain yang dapat menimpa individu sehubungan dengan metode pembelian yang dipilih.

4. Distribution cost (biaya distribusi)

Biaya yang selanjutnya adalah biaya distribusi, misal biaya pengiriman produk yang harus ditanggung oleh pembeli.

5. Sales Tax (pajak penjualan)

Sebagian produk ada pajak yang harus ditanggung oleh pembeli, tetapi di Indonesia hanya produk tertentu yang ada pajaknya.

Nah, diatas tadi adalah faktor-faktor biaya pembeli, semoga bisa membantu anda dalam menjawab pertanyaan dari dosen anda.

Read more

Apa Itu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)?

Apa itu PDRB? Haaa, PDRB itu apa? Singkatan dari kata apa? Kok jarang denger? Iyaa lah, kamu bukan anak ekonomi sih, jadi jarang denger. Kalau anak ekonomi pasti sudah familier, atau anak statistika pasti juga sering denger kata PDRB.

PDRB bisa kita temukan di BPS, haa? Apa lagi tu BPS. Itu lhooo badan pusat statistik yang webnya bps.go.id. Nah, jadi ceritanya saya mendapat tugas untuk mencari PDRB di salah satu provinsi di Indonesia yaitu DIY. Okee, kembali ke topik utama tentang PDRB.

Apa itu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

 
Apa Itu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)?
Apa Itu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)?

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adalah sebuah nilai tambah bruto dari seluruh barang dan jasa yang dihasilkan di wilayah domestik suatu negara yang timbul akibat berbagai aktivitas ekonomi, dan nilai ini biasanya dalam suatu periode tertentu tanpa memperhatikan apakah faktor produksi residen atau non-residen.

Ada beberapa kata kunci yang bisa kita ambil dan bisa kita jabarkan lagi agar lebih mudah dalam memahaminya, yaitu :

Bruto, dalam kategori berat, bruto merupakan berat kotor, kalau keuntungan ya keuntungan kotor belum dikurangi dengan beban". Bruto dalam PDRB juga masih kotor, karena tidak memperhatikan faktor-faktor produksi. Wilayah domestik, domestik ini memiliki arti sebagai dalam negeri. Artinya wilayah-wilayah yang ada di Indonesia. Aktifitas ekonomi yaa seperti kegiatan ekonomi pada umumnya yaitu produksi, konsumsi dan distribusi. Residen itu faktor produksi yang berasal dari dalam, sedangkan non residen berasal dari luar.

Penyusunan PDRB dapat dilakukan melalui 3 (tiga) pendekatan yaitu pendekatan produksi, pengeluaran, dan pendapatan yang disajikan atas dasar harga berlaku dan harga konstan.

PDRB atas dasar harga berlaku atau dikenal dengan PDRB nominal disusun berdasarkan harga yang berlaku pada periode penghitungan, dan bertujuan untuk melihat struktur perekonomian. Sedangkan PDRB atas dasar harga konstan disusun berdasarkan harga pada tahun dasar dan bertujuan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi.
Read more

Perlukah Ikut Organisasi Selama Kuliah?

Perlukah Ikut Organisasi Selama Kuliah? - Kuliah pasti erat hubungannya dengan organisasi, ya semacam kalau di dunia sekolah menengah biasa disebut dengan ekstrakurikuler. Kalau di dunia perkualiahan ya disebut dengan ormawa atau organisasi mahasiwa.

Nah sepertinya seorang mahasiswa yang rajin pasti tidak lepas dari yang namanya organisasi ini. Walaupun berdasarkan pengamatan yang saya lakukan, tidak semua mahasiswa mengikuti organisasi. Artinya, ada sebagian mahasiswa yang tidak ikut sama sekali ormawa.

Lalu sebenarnya apakah perlu mengikuti organisasi?'

Perlukah Ikut Organisasi Selama Kuliah?
Perlukah Ikut Organisasi Selama Kuliah?


Perlu tidaknya adalah tergantung kitanya. Bila kita memiliki waktu luang, lebih baik mengikuti organisasi. Karena dengan mengikuti organisasi kemahasiswaan akan melatih soft skill kita, melatih kepemimpinan, melatih emosi dengan sesama anggota dan lain sebagainya. Dan di setiap kegiatan kita pasti akan mendapatkan pengalaman yang berharga. Selain pengalaman, pastinya ada keluarga baru. Yaa, sesama anggota organisasi adalah keluarga.

Pengalaman organisasi ini juga dibutuhkan untuk melamar kerja, terutama apabila anda menempati posisi pemimpin atau minimal ketua bidang, tentu akan menambah nilai baik anda ketika akan melamar kerja.

Tetapi, bila anda adalah seseorang yang sibuk, misalkan kerja part time. Maka mengikuti organisasi bukanlah pilihan yang tepat, bisa sih tapi akan sulit membagi waktunya. Bila anda adalah pebisnis yang super sibuk, tentu akan sangat sulit membagi waktu bila mengikuti organisasi, belum lagi masalah tugas kuliah. Iyaaa kan.?

Nah jadi, seberapa perlu organisasi bagi kita? Sangat perlu, tetapi berbalik kepada diri kita sendiri. Bila kita tidak mampu maka jangan dipaksakan.

Read more

Cara Mengusir Ular Yang Masuk Ke Dalam Rumah

Cara Mengusir Ular Yang Masuk Ke Dalam Rumah - Sebuah cerita yang ngga jelas akan saya tulis kali ini, beberapa hari yang lalu ketika menjelang malam saya masuk di sebuah ruko (rumah sekaligus toko) yang kami gunakan untuk berjualan. 

Adzan maghrib berkumandang, bergegas saya mengambil wudhu langsung ke masjid untuk sholat berjamaah. Sebelumnya saya udah ada janji juga dengan teman saya, janji bahwa teman saya akan ke ruko untuk melihat-lihat celana yang kami jual. Upss, jadi tahu nih saya jualan apa, wkwk.

Hp saya tinggal di ruko, masak iyaa sholat bawa hp. Mau sholat atau mau mainan hp? Ketika selepas maghrib, saya langsung balik ke ruko. Langsung saya pegang hp, dan terlihat ada notifikasi panggilan tak terjawab dari teman saya. Ehhhh, buseet ternyata teman saya sudah kesini pas saya ke masjid. Yaah, kecelik deh. Tahu kecelik? itu loo, kalau tangan di taruh di leher. "Itu kecekik.." Ya pokoknya itu lah.

Langsung deh saya minta maaf. "maaf mas tadi lagi ke masjid, lagi maghriban, mas nya sekarang dimana? "

Sekitar 10 menit kemudian terdengar suara berisik di pojok belakang, "krskersk". Sontak saya kaget, ehhhh setan. Ehh jangan jangan setan. Langsung deh tak cek, ternyata ular, ngga tahu ular apa tapi lumayan panjang, sekitar 1,5 meter an. 

Cara Mengusir Ular Yang Masuk Ke Dalam Rumah
Cara Mengusir Ular Yang Masuk Ke Dalam Rumah

Aaaaaa, rasanya ingin menjerit minta tolong, tapi rasanya tak berguna. wkwk Jantung pun hampir copot melihat ular sebesar itu berada didalam rumah.

Memang sih sudah sewarjarnya ada ular di dalam rumah yang berada di dekat persawahan atau perkebunan. Lalu bagaimana saya mengusir ular tersebut?

Ular sebenarnya takut dengan kita, ketika ia merasa terganggu ia akan mencari jalan keluar sebenarnya. Dan jalan keluarnya bisa jadi sesuai dengan jalan masuknya. Terbukti ketika saya bukakan pintu yang lebar, dia malah milih jalur yang lebih sempit.

Itu kalau rumah deket sawah lebih baik jangan dimatiin, cukup di usir dari rumah aja. Kalau misal dia mencari makan dan makan ternak yang kita miliki baru kita bunuh dengan cara yang benar. 

Mengapa dibunuh? Ular juga punya otak, ketika dia makan binatang ternak dia akan memahami bahwa di tempat kita ada makanan, dan dapat dipastikan ia akan kembali lagi ketika merasa lapar.

Cukup paki bambu yang panjang, tapi tetep harus hati-hati yaa.. Jangan deket-deket dengan ular, bila ngga berani bisa panggil pawang ular atau bapak-bapak yang lebih berani. He he.

Ngga jelas nih artikel, yang penting hati-hati jangan nekat pokoknya, kalau ular itu dapat makanan di rumah anda sebaiknya bunuh saja biar ngga balik lagi. Jangan lupa baca bismillah, karena itu juga makhluk Allah. Setelah dibunuh dikubur atau dibuang untuk dikasih makan ikan, jangan dimakan yaa.. Ngga baik.

Nah itu tadi artikel tentang cara mengusir ular yang masuk ke dalam rumah, semoga dapat bermanfaat dan terimakasih. wkwk


Read more

Apa itu Perilaku Konsumen?

Apa itu perilaku konsumen? - Konsumen? siapa kah dia? Siapa sih yang disebut dengan konsumen? Pelanggan, customer .. ya itu termasuk konsumen. Seseorang yang menjadi target pasar produk yang kita perdagangkan atau kita jual. Jadi semua orang yang berpotensi menjadi pembeli merupakan konsumen, lebih mudahnya orang yang melakukan kegiatan konsumsi maka bisa disebut sebagai konsumen.

Apa itu Perilaku Konsumen?
Apa itu Perilaku Konsumen?


Dalam materi manajemen atau pemasaran terdapat mata kuliah yang mempelajari tentang teknik pemasaran. Nah, dalam mata kuliah tersebut, pasti dipelajari tentang perilaku konsumen. Lalu apa sih yang disebut dengan perilaku konsumen? Berikut ini pengertian perilaku konsumen yang ada dalam bukunya Banu Swastha dan Hani Handoko, 1997:10.
Perilaku konsumen adalah kegiata-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan menggunakan barang-barang dan jasa-jasa, termasuk didalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebu.
Perilaku konsumen ini memiliki faktor yang mempengaruhi, faktor-faktor tersebut dapat dibagi menjadi dua yaitu faktor internal seperti pengamtan, motivasi, belajar, sikap, dan kepribadian. Faktor yang mempengahuri yaitu faktor eksternal seperti kebudayaan, kelas sosial, kelompok sosial dan kelompok referensi serta keluarga.


Nah, di artikel selanjutnya InshaAllah akan saya bahas tentang faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen. Semoga pengertian perilaku konsumen di atas dapat bermanfaat dan menambah ilmu kalian. Terimakasih.
Read more