Friday, September 23, 2016

Definisi Akuntansi Dipandang dari Sudut Pemakai

Sebelumnya kita punya sudah membahas mengenai definisi akuntansi beserta macam-macamnya. Namun dalam postingan tersebut belum lengkap, karena belum disertai dengan definisi akuntansi bila dilihat dari dua sudut yang berbeda yaitu sudut pemakai dan proses kegiatan. Oke langsung saja berikut adalah penjelasan singkatnya :

Definisi Akuntansi Dipandang dari Sudut Pemakai

Akuntansi bila dilihat dari sudut pemakai memiliki definisi sebagai suatu disiplin yang memberikan atau menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh suatu entitas.
Akuntansi
Akuntansi


Seperti yang telah dijelaskan dalam pengertian diatas, bahwa akuntansi akan menyediakan informasi. Informasi yang dilaporkan ini dibutuhkan untuk :
  1. Membuat perencanaan yang efektif, pengawasan, pengambilan keputusan oleh manajemen.
  2. Pertangungjawaban entitias kepada para investor, kreditur, badan pemerintah dan sebagainya.
Akuntansi dilakukan dalam suatu entitas, entitas yang dimaksud bisa berupa organisasi bisnis atau organisasi nirlaba. Organisasi disini bisa dikatan sebagai perusahaan atau badan usaha. Informasi akuntansi yang dihasilkan adalah informasi tentang entitas.

Informasi akuntansi sangat diperlukan dan penting ada dalam sebuah entitas bisnis/perusahaan. Informasi ini juga berperan penting dalam menyelenggarakan kegiatan suatu perusahaan. Informasi nantinya akan diteliti dan di analisa oleh manajer untuk bahan awal mengambil keputusan intern organisasi, dan juga untuk mengambil keputusan pihak yang berada di luar organisasi (ekstern) seperti para investor dan kreditor.

Investor adalah orang-orang yang yang menanamkan uangnya di dalam perusahaan untuk mendapatkan laba, sedangkan kreditur merupakan orang yang memberikan pinjaman (utang) kepada perusahan atau pihak-pihak lainnya.


Read more

Tuesday, September 6, 2016

Ciri Ciri dan Struktur Tubuh Virus

Semua orang yang ada di dunia ini, siapa to yang tidak mengenal Virus? pastinya semua orang sudah tau terutama orang orang yang sudah berpendidikan. Nah, apakah virus bisa dilihat dengan mata telanjang? dan lalu bagaimana cara melihat Virus? Berikut ini adalah penjelasan mengenai Ciri Ciri dan Struktur Tubuh Virus.


Virus mempunyai ciri ciri sebagai berikut:
1.Berukuran sangat kecil, yaitu ukurannya antara 20 - 300 nanometer dengan diameter terkecil 17 nanometer.
2.Bersifat parasit obligat, artinya virus hanya dapat berkembang biak di sel sel makhluk hidup.
3.Tubuhnya hanya tersusun dari selubung protein dan sama nukleat.
4.Hanya dapat dilihat dengan mikroskop Elektron.
5.Bentuk tubuh virus sangat bervariasi, ada yang berbentuk kota, batang bulat, silindris, seperti kubus, dan seperti huruf T.
6.Tidak dapat diendapkan dengan sentrifugasi biasa, tetapi dapat di kristalkan.
7.Tidak dapat membelah diri, tidak bernafas, tidak mengalami ekskresi dan tidak tumbuh.
8.Tidak dapat bergerak maupun melakukan metabolisme sendiri.

Struktur Tubuh Virus
Struktur tubuh virus berupa partikel yang disebut Virion. Karena virus bukan berupa sel, maka virus tidak memiliki bagian bagian sel seperti sitoplasma, membranplasma, dan inti sel. Tubuh virus tersusun dari selubung protein dan asam nukleat.
1.Asam Nukleat adalah pembawa informasi genetika. Seperti halnya pada manusia yaitu DNA. Asam nukleat virus terdiri dari DNA atau RNA saja.
2.Kapsid (Selubung Protein) adalah pembungkus asam nukleat. Kapsid tersusun dari subunit protein yang disebut kapsomer.

Cara Berkembang Biak Virus

Virus hanya dapat berkembang biak di dalam sel atau jaringan yang hidup seperti pada bakteri, jaringan embrio hewan, tumbuhan ataupun manusia sehingga virus tidak dapat bereproduksi sendiri. Hal tersebut karena virus tidak mempunyai sistem enzim dan tidak bermetabolisme. Agar bisa berkembang biak, virus harus menginveksikan sel inang yang berupa makhluk hidup lain.
Ada 2 macam cara menginfeksi bakteri, yaitu secara lisogenik dan litik. Secara lisogenik, virus tidak menghancurkan sel inang atau bakteri tetapi virus berntegrasi dengan DNA sel bakteri yaitu saat bakteri berkembang biak, virus juga ikut membelah. Dan juga Litik, virus akan menghancurkan sel inangnya (Bakteri) setelah melakukan reproduksi.

Bereproduksi secara lisogenik:
a.Fase Adsorpsi dan infeksi
pada fase ini fag menempel pada tempat yang spesifik, selanjutnya virus melakukan penetrasi pada bakteri.
b.Fase Penetrasi
Virus akan mengeluarkan DNA nya ke dalam tubuh bakteri.
c.Fase Penggabungan
DNA virus bergabung dengan DNA bakteri untuk membentuk profag.
d.Fase Replikasi atau Pembelahan.
Pada fase ini, profag akan ikut membelah apabila bakteri itu membelah diri sehingga 2 sel anakan bakteri akan mengandung profag di dalam selnya.

Bereproduksi secara litik:
a.Fase Adsorpsi
Pada fase ini ujung ekor bakteriofag menempel atau menginfeksikan pada bagian tertentu dari dinding sel bakter yang masih dalam keadaan normal. Daerah tersebut disebut daerah reseptor.
b.Fase Penetrasi.
Setelah dinding sel bakteri terhidrolisis oleh lisozim, maka seluru isi fag masuk ke dalam Sel Bakteri (Hospes). dan selanjutnya fag merusak dan mengendalikan DNA bakteri.
c.Fase Sintesis atau Fase Replikasi.
Pada fase ini, DNA fag mengadakan replikasi atau menyusun DNA menggunakan DNA bakteri sebagai bahan dan membentuk selubung protein yang disebut Kapsid.
d.Fase Perakitan.
Setelah terbentuknya asam nukleat dan protein yang menyusun dinding sel, maka terbentuklah fag baru. Jumlah virus bagu terbentuk kurang lebih 200 virus yang lengkap dengan molekul DNA dan Kapsidnya.
e.Fase Pembebasan.
Setelah Fase fag dewasa, sel bakteri akan lisis atau pecah. Bakteri yang lisis tersebut akan melepaskan virus virus baru untuk kembali menginfeksi sel sel inangnya.

Sekian dari saya Terima Kasih
Read more

Friday, September 2, 2016

Pengertian dan Jenis-Jenis Overhead Pabrik

Biaya overhead pabrik sering disingkat dengan BOP, adalah biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. Biaya overhead pabrik merupakan biaya yang tidak dapat dibebankan secara langsung pada suatuu unit pekerjaan atau pada suatu hasil produksi tertentu. Berikut ini adalah beberapa jenis biaya yang termasuk ke dalam kelompok biaya overhead pabrik, antara lain sebagai berikut :]

Pengertian dan Jenis-Jenis Overhead Pabrik

Pengertian dan Jenis-Jenis Overhead Pabrik
Pengertian dan Jenis-Jenis Overhead Pabrik

1). Biaya bahan penolong
Biaya bahan penolong yaitu nilai bahan-bahan selain bahan baku yang digunakan dalam proses produksi yang secara langsung terlalu rumit dihitung melekatnya pada produk. Sebagai contoh, harga plitur dan perekat yang digunakan untuk menyelesaikan sebuah lemari, harga plitur dan perekat yang digunakan untuk menyelesaikan sepasang sepatu kulit dll.

2). Biaya tenaga kerja tidak langsung
Biaya tenaga kerja tidak langsung yaitu gaji atau upah karyawar bagian produksi yang secara fisik tidak berhungan langsung dengan proses pembuatan produk. Misalnya gaji pengawas produk (mandor), dan gaji pemeriksa kualitas produk.

3). Biaya reparasi dan pemeliharaan aktiva tetap bagian produksi
Meliputi biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan perbaikan dan pemeliharaan bensin produksi, gedung pabrik dan peralatan produksi lainnya. Misalnya pengeluaran bentuk perbaikan mesin yang rusak ringan, pengecatan gedung dan mesin pabrik, termasuk harga minyak pelumas, gemuk, lap pembersih dan perlengkapan pabrik lainnya.

4). Biaya penyusutan aktiva tetap bagian produksi
Terdiri atas biaya penyusutan gedung pabrik, mesin-mesin pabrik, kendaraan bagian produksi, perkakas laboratorium, peralatan kerja, dan peralatan bagian.

5). Biaya-biaya yang timbul karena penggunaan jasa pihak lain
Termasuk ke dalam kelompok ini antara lain biaya listrik PLN untuk keperluan produksi, biaya sewa gedung pabrik (jika gedung pabrik yang digunakan disewa dari pihak lain).

6). Biaya asuransi
Melipu biaya asuransi gedung pabrik, biaya asuransi mesin-mesin, biaya asuransi kendaraan bagian produksi, dan biaya asuransi kecelakaan karyawan bagian produksi.

7). Biaya-biaya yang terjadi di departemen pembantu
Perusahaan yang memiliki departemen pembantu selain depatemen produksi, misalnya departemen bengkel atau departemen pembangkit tenaga listrik, semua biaya yang terjadi di departemen pembantu, seperti biaya tenaga kerja, biaya penyusutan, biaya reparasi dan pemeliharaan aktiva tetap, dan sebagainya, diperlakukan sebagai biay overhead pabrik. 

B. Penggolongan biaya overhead pabrik

Biaya overhead pabrik, dapat digolongkan berdasarkan hubungannya dengan perubahan volume kegiatan produksi, dan berdasarkan hubungannya dengan departemen-departeman yang ada dalam pabrik. Ditinjau dari hubungannya dengan perubahan volume kegiatan produksi, biaya overhead pabrik digolonggkan sebagai berikut. 

1. Biaya overhead pabrik tetap
Biaya overhead pabrik yang sampai tingkat kegiatan tertentu jumlahnya konstan (tetap), tidak terpengaruh oleh adanya perubahan tingkat produksi. Termasuk kedalam biaya overhead pabrik tetap, diantaranya, biaya penyusutan mesin, penyusutan medung pabrik, pajak-pajak yang berhubungan dengan pabrik, seperti pajak bumi dan bangunan (PBB), amortisasi patent, dan biaya sewa gedung pabrik. 

2. Biaya overhead pabrik variabel
Biaya overhead pabrik yang besarnya terpengaruh oleh perubahan tingkat produksi, berubah sebanding (proporsional) dengan perubahan volume kegiatan. Termasuk ke dalam biaya overhead pabrik variabel antara lain: biaya bahan baku, biaya tenaga listrik, biaya perbaikan mesin mesin dan peralatan pabrik, biaya perlengkapan pabrik, biaya penerimaan bahan, biaya pengangkutan dalam pabrik dan uang lembur.

3. Biaya overhead pabrik semi variabel
Biaya overhead pabrik yang mengandung unsur tetap dan variabel. Besarnya terpengaruh oleh perubahan tingkat produksi, tetapi perubahannya tidak sebanding dengan perubahan tingkat volume kegiatan. Termasuk ke dalam biaya overhead pabrik semi variabel antaara lain: biaya pengawasan produksi, biaya pemeriksaan, jasa bagian penggajian, jasa bagian administrasi pabrik, jasa bagian kalkulasi, pajak penghasilan karyawan bagian produksi yang ditanggung perusahaan dan biaya pemelihaaraan mesin. 


Read more

Wednesday, August 31, 2016

Pengertian Biaya Tenaga Kerja

Pengertian biaya tenaga kerja - Sebelumnya kita ketahui terlebih dahulu definisi dari tenaga kerja. Tenaga kerja adalah usaha fisik atau mental yang dipakai dalam kegiatan usaha perusahaan. Nah, maka definisi dari biaya tenaga kerja adalah nilai jasa (sdm = sumber daya manusia) dalam satuan uang, yang dikorbankan dalam usaha memperoleh penghasilan. Tenaga kerja dan kaitannya dengan biaya yang ditimbulkan dapat digolongkan sebagai berikut.

A. Menurut fungsi pokok dalam organisasi perusahaan

Penggolongan tenaga kerja sesuai dengan fungsi pokok dalam organisasi perusahaan, yaitu :
1. Tenaga kerja bagian produksi, adalah jenis tenaga kerja yang secara langsung ataupun tidak langsung terlibat dalam proses pembuatan produk. Gaji atau upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja bagian produksi, dibebankan pada produk (menjadi unsur harga pokok produksi). 

2. Tenaga kerja bagian pemasaran, adalah tenaga kerja ang berhubungan dengan usaha memperoleh dan melayani pesanan. Gaji atau upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja bagian pemasaran tidak menjadi unsur harga pokok produk, tetapi dibebankan pada periode saat terjadinya biaya tenaga kerja yang bersangkutan. 

3. Tenaga kerja bagian administrasi dan umum, terdiri atas tenaga kerja yang jasanya dinikmati oleh perusahaan secara keseluruhan. Misalnya, direksi, karyawan bagian administrasi umum, karyawan bagian akuntansi. Biaya tenaga kerja bagian administrasi dan umum dibebankan pada periode ssaat terjadinya biaya yang bersangkutan.
Pengertian Biaya Tenaga Kerja
Pengertian Biaya Tenaga Kerja

B. Menurut hubungannya dengan produk

Berikut ini penggolongan tenaga kerja dalam hubungannya dengan produk yang dibuat :
1. Tebaga kerja langsung adalah tenaga kerja yang secara fisik langsung terlihat dengan pembuatan produk. Biaya yang timbul karenanya dapat ditelusuri (dihitung) melekatnya pada produk, merupakan biaya utama dalam pembuatan produk. Misalnya pegawai perakitan pada pabrik mobil, operator mesin rajut pada pabrik tekstil. 

2. Tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja yang terkait dengan produk tetapi tidak secara langsung terlibat dalam pembuatan produk. Biaya yang terjadi tidak dapat atau terlalu rumit ditelusuri melekatnya pada produk, karena itu diperlakukan sebagai biaya overhead pabrik. Termasuk golongan tenaga kerja tidak langsung antara lain pengawas (mandor) produksi dan pemeriksa kualitas produk.

Read more

Pengertian Biaya Bahan Baku dan Harga Pokok Bahan Baku

Pengertian Biaya Bahan Baku - Sebelumnya sudah kita bahas mengenaik biaya produksi, yang memiliki pengertian yaitu biaya yang berhubungan dengan proses pengolahan bahan baku menjadi produk siap jual. Biaya produksi ini dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan juga biaya overhead (pabrik).

Nah, pada kesempatan ini kitapunya akan share sedikit mengenai pengertian atau definisi biaya bahan baku. Secara umum bahan baku memiliki pengertian bahan yang membentuk satu kesatuan yang tak terpisahkan dari produk jadi. Bahan baku merupakan unsur dasar yang diolah dalam proses produksi. Seperti kayu dalam pembuatan meja/kursi, kapas dalam proses pembuatan benang dan lain sebagainya.

Nah dari situ bisa kita kembangkan tentang biaya bahan baku, berikut adalah definisinya :
Pengertian biaya bahan baku adalah harga pokok bahan baku yang dikorban dalam proses produksi untuk memperoleh produk yang siap dijual.
Pengertian Biaya Bahan Baku
Pengertian Biaya Bahan Baku

Harga pokok bahan baku

Harga pokok bahan baku, meliputi seluruh biaya yang secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan usaha memperolehnya pada tempat dan keadaan siap untuk diolah. Harga pokok bahan meliputi :
a. harga faktur
b. biaya angkutan
c. biaya-biaya lain yang berhubungan dengan usah memperolehnya, seperti biaya pemesanan, biaya penerimaan, biaya penggudangan, biaya asuransi, dan sebagainya.

Dimaksud dengan harga faktur adalah harga pertukaran yang tercantum dalam faktur, sebelum ditambah PPN. Adapun potongan tunai yang diterima karena pembayaran tunai, diperlakukan sebagai pengurang harga pokok bahan baku yang dibeli.

Dalam praktik sering ditemukan kesulitan dalam mengalokisakan biaya angkutan, jika bahan baku yang dibeli lebih dari sejenis. 
Read more

Monday, August 29, 2016

Pengertian Biaya dan Penggolongan Biaya

Pengertian Biaya dan Penggolongan Biaya - Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang memiliki kegiatan  usaha mengolah bahan baku untuk menghasilkan produk, kemudian dijual untuk memperoleh laba atau keuntungan. Laba yang berasal dari penjualan barang pada dasarnya adalah selisih antara hasil penjualan dengan jumlah harga pokok barang yang dijual dan beban usaha lainnya. Harga pokok produk bergantung pada jenis dan besarnya biaya pembuatan. Pengumpulan dan pengikhtisaran biaya pembuatan produk, dilakukan dengan menerapkan suatu sistem pencatatan khusus yang merupakan bagian dari kegiatan akuntansi dalam perusahaan manufaktur.

Bidang kegiatan tersebut merupakan bidang khusus disebut Akuntas Biaya (Cost Accounting), bertujuan ini terutama mengenai konsep-konsep biaya yang mendasari penerapan metode penghitungan harga pokok produk, serta prosedur pencatatan dalam pengumpulan dan pengikhtisaran biaya produksi.

A. Pengertian Biaya

Pengertian Biaya dan Penggolongan Biaya
Pengertian Biaya dan Penggolongan Biaya

Secara sempit definisi biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi yang diperlukan untuk memperoleh barang atau jasa yang secara langsung berhubungan dengan usaha memperoleh penghasilan. Dalam pengertian tersebut yang dimaksud sumber ekonomi adalah barang atau jasa yang memiliki manfaat atau yang mempunyai sifat langka.

Sebagai contoh, perusahaan memiliki persediaan bahan baku seharga 20 juta. Dari jumlah tersebut, seharga 15 juta diolah dalam proses produksi. Harga pokok bahan baku yang diproses seharga 15 juta merupakan sumber ekonomi dalam bentuk aktiva yang dikorbankan untuk memperoleh produk yang akan dijual. Pengorbanan sumber ekonomi tersebut, langsung berhubungan dengan usaha memperoleh penghasilan. Harga pokok bahan baku yang dikorbankan sebesar 15 juta disebut Biaya Bahan Baku. Dalam hubungannya dengan penghasilan yang diperoleh perusahaan dalam suatu periode, biaya dibedakan antara lain sebagai berikut :

a. Biaya yang manfaatnya habis digunakan untuk memperoleh penghasilan pada periode saat terjadinya. Biaya semacam ini digunakan istilah "bebas" (expense). Contoh, harga pokok produk yang dijual (harga pokok penjualan).

b. Biaya yang manfaatnya digunakan untuk memperoleh penghasilan pada periode yang akan datang, atau biaya yang manfaatnya belum dapat dinikmati pada periode terjadinya (unexpired cost). Biaya semacam ini diperlakukan sebagai aktiva. Contoh, persediaan produk jadi pada akhir periode.

2. Penggolongan biaya dalam perusahaan manufaktur

Data biaya merupakan alat bagi manajemen dalam melaksanakan fungsi perencanaan, pengawasan, dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, agar data biaya yang dihasilkan dari proses akuntansi relevan dengan kepentingan manajemmen, biaya sebagai sasaran akuntansi digolongkan menjadi golongan-golongan biaya. Beberapa cara penggolongan biaya, antara lain biaya digolongkan berdasarkan fungsi pokok dalam perusahaan, berdasarkan hubungannya dengan sesuatu yang dibiayai dan berdasarkan hubungannya dengan volume kegiatan. 

a. Penggolongan biaya berdasarkan fungsi pokok dalam perusahaan

Fungsi pokok dalam perusahaan terdiri atas fungsi produksi, fungsi pemasaran dan fungsi adminitrasi umum. Penggolongan biaya berdasarkan fungsi pokok dalam perusahaan disebut penggolongan dasar, biaya digolongkan menjadi :
1). Biaya produksi adalah biaya yang terjadi dalam hubungannya dengan proses pengolahan bahan baku menjadi produksi yang siap dijual. Biaya produksi dikelompokkan lagi menjadi Biaya Bahan Baku, Biaya Tenaga Kerja, dan Biaya Overhead Pabrik. 
2). Biaya pemasaran adalah biaya yang terjadi dalam hubungannya dengan usaha memperoleh pesanan dan memenuhi pesanan. Misalnya biaya promosi, gaji karyawan bagian penjualan, komisi penjualan, biaya angkutan barang ke luar.
3). Biaya adminitrasi dan umum adalah biaya-biaya yang terjadi dalam hubungannya dengan pengaturan, pengawasan, dan tata usaha organisasi perusahaan. Misalnya gaji direksi, gaji pegawai bagian administrasi kantor, gaji pegawai bagian akuntansi, biaya perlengkapan kantor, penyusutan peralatan kantor, rekening listrik-telepon.

b. Penggolongan biaya berdasarkan hubungannya dengan sesuatu yang dibayai

Berdasarkan hubungannya dengan sesuatu yang dibiayai, biaya digolongkan menjadi biaya langsung dan biaya tidak langsung. Biaya langsung adalah biaya yang terjadi karena ada sesuatu yang dibiayai, misalnya biaya bahan baku dalam pembuatan produk. Biaya tersebut timbul karena ada yang dibiayai yaitu produk. Jika tidak ada proses pembuatan produk, tidak akan timbul biaya bahan baku. Adapan biaya tidak langsung adalah biaya yang terjadi tidak bergantung pada ada atau tidak adanya sesuatu yang dibiayai, misalnya biaya penyusutan mesin dan biaya asuransi pabrik. Biaya biaya tersebut akan tetap terjadi walaupun tidak ada proses pembuatan produk. Dalam hubungannya dengan produk sebagai sesuatu yang di biayai, biaya produksi dikelompokkan menjadi dua kelompok, yaitu :
1). Biaya produksi langsung
Biaya produksi secara langsung dapat dihitung sebagai harga pokok produk atau langsung dibebankan pada produk. Oleh karena itu biaya produksi langsung mudah ditelusuri melekatnya pada produk. Biaya produksi langsung terdiri atas berikut ini .
a). Biaya bahan langsung
Definisi dari biaya bahan langsung adalah semua bahan yang membentuk suatu kesatuan yang tidak terpisahkan dari produk. Harga pokok bahan yang bersangkutan dapat langsung diperlakukan sebagai bagian dari harga pokok produk. Contoh, bahan langsung di antaranya, papan kayu yang dipakai untuk membuat meja, pelat baja yang digunakan untuk membuat kerangka mobil, minyak mentah yang digunakan dalam pembuatan bensin, tanah liat yang digunakan untuk membuat genting, semen dan besi beton yang digunakan untuk membuat gedung. 
b). Biaya tenaga kerja langsung
Biaya tenaga kerja langsung adalah upah karyawan yang secara fisik berhubungan langsung dengan produk. Nilai jasa tenaga kerja yang bersangkutan dapat langsung diperlakukan sebagai bagian dari harga pokok produk. Contoh biaya tenaga kerja langsung, di antaranya upah seorang tukang pembuat meja, upah yang dibayarkan perusahaan konveksi kepada tukang jahit, upah yang dibayarkan kepada perakit pada perusahaan karasori. 

2). Biaya produksi tidak langsung
Biaya produksi tidak langsung disebut juga dengan Biaya Overhead Pabrik (BOP), yaitu biaya-biaya yang diperlukan dalam pembuatan produk, selain biaya bahan langsung dan biaya tenaga kerja langsung. Termasuk ke dalam kelompok biaya produksi tidak langsung, adalah sebagai berikut :
a). Bahan penolong, adalah bahan bahan yang diperlukan dalam pembuatan produk, yang penggunaannya relatif kecil atau terlalu sulit untuk diperlakukan sebagai bahan langsung. Diperlakukan sebagai bahan penolong, antara lain perekat dan tinta koreksi pada perusahaan percetakan, lem perekat, paku kecil dan plitur pada perusahaan mebel.

b). Tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja yang secara fisik tidak berhubungan dengan pembuatan produk, misalnya gaji mandor atau pengawas karyawan bagian produksi, gaji manajer produksi dan gai penjaga pabrik.

c). Biaya produksi tidak langsung lainnya, seperti biaya penerangan pabrik, biaya pembangkit tenaga, biaya penyusutan mesin, biaya penyusutan gedung pabrik, biaya reparasi dan pemeliharaan mesin, biaya perlengkapan pabrik dan sebagainya.

Biaya bahan langsung dan biaya tenaga kerja langsung, keduanya disebut Biaya Primer (Prime Cost). Sementara itu, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik disebut Biaya Konversi (conversion cost).

c. Penggolongan biaya berdasarkan hubungannya dengan volume kegiatan

Penggolongan biaya berdasarkan hubungannya dengan perubahan volume kegiatan, sebagai berikut :
1). Biaya tetap atau konstan, adalah biaya yang sampai tingkat kegiatan tertentu berjumlah tetap, tidak berpengaruh oleh perubahan volume kegiatan. Termasuk ke dalam golongan biaya tetap antara lain biaya penyusutan aktiva tetap, pajak bumi dan bangunan, amortisasi patent, biaya sewa dan asuransi.
2). Biaya variabel, adalah biaya yang jumlahnya berubah sebanding (proporsional) dengan perubahan volume kegiatan. Termasuk ke dalam golongan ini adalah biaya bahan langsung dan biaya tenaga kerja langsung, biaya bahan bakar tenaga listrik dan uang lembur.
3). Biaya semi variabel, adalah biaya yang memiliki unsur tetap dan variabel karenanya biaya ini sering disebut juga biaya campuran (mixed cost). Contoh kalkulasi, biaya pemeliharaan dan perbaikan mesin, biaya pemanasan dan penerangan. 

d. Penggolongan biaya berdasarkan jangka waktu manfaatnya

Untuk kepentingan penghitungan laba rugi dan penentuan harga pokok produk secara teliti, biaya digolongkan berdasarkan hubungannya dengan periode pembebanannya. Untuk kepentingan tersebut, pengeluaran untuk biaya diigolongkan sebagai berikut :
1). Pengeluaran modal (capital expenditure) adalah pengeluaran yang manfaatnya dinikmati lebih dari satu periode akuntansi. Pengeluaran modal, pada saat terjadinya dicatat sebagai aktiva dan dibebankan pada periode-periode akuntansi selama usia manfaatnya, dengan mengalokasikan sebagian dari harga perolehannya.  
2). Pengeluaran pendapatan (revenue expenditure), adalah pengeluaran yang manfaatnya hanya dinikmati dalam periode akuntasi saat terjadinya pengeluaran. Pengeluaran pendapatan pada periode terjadinya merupakan beban yang dipertemukan dengan penghasilan yang diperoleh pada periode yang bersangkutan.
Read more

Sunday, August 28, 2016

Definisi Akuntansi dan Macam macam Bidangi Akuntansi

Pengertian Akuntansi dan Pemakai Informasi Akuntansi - Seminggu lagi udah dimulai kegiatan perkuliahan, untuk mengawalinya saya ingin berbagi sedikit tentang akuntansi karena salah satu mata kuliah yang akan saya pelajari ada pengantar akuntansi.

Akuntansi memiliki peran yang sangat penting dalam sistem ekonomi kita. Kebijakan atau keputusan yang dilakukan oleh pemerintah, perusahaan, atau individu dan yang lainnya dapat tepat karena mengandalkan informasi yang diperoleh dari akuntansi. Maka dari itu akuntansi diperuntukan untuk mencatat, megikhtisarkan, melaporkan serta mengintreprestasikan data ekonomi oleh banyak kelompok dalam sistem ekonomi sosial.

Definisi Akuntansi

Definisi Akuntansi
Definisi Akuntansi

Apabila dilihat dari segi bahasa, akuntansi dalam bahasa inggris yaitu accounting yang asal katanya adalah to account. To account memiliki arti menghitung. Kemudian, istilah ini diterjemahkan dalam ke dalam bahasa kita (bhs Indonesia) menjadi "akun" ataupun "perkiraan"

Pengertian akuntansi menurut ahli yang bernama Warren Reeve F adalah suatu sistem informasi yang memberikan laporan kepada pihak-pihak berkepentigan mengenai kegiatan ekoomi dan kondisi suatu perusahaan.

Berdasarkan yang dikutip dalam wikipedia indonesia, definisi akuntansi adalah pengukuran, penjabaran atau pemberian kepastian tentang informasi-informasi yang bisa membantu seorang manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan yang lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan yang tepat dalam pemerintah, suatu perusahaan atau organisasi tertentu.

Dapat juga dikatakan, bahwa definisi akuntansi adalaha suatu seni pencatatan, pengelompokan dan pengikhtisaran segala transaksi dan kejadian yang bersifat keuangan yang selanjutnya ditafsirkan hasil dari proses tersebut. 

Tujuan dari adanya akuntansi adalah untuk menyiapkan laporan keuangan yang tepat dan akurat, laporan ini selanjutnya digunakan oleh manajer, pengambil kebijakan dan pihak terkait laiinnya seperti pemilik saham, kreditur dll untuk mengambil keputusan untuk kebaikan perusahaan yang dimilikinya atau bisnisnya. Pembukuan, itulah sebutan untuk proses pencatatan yang dilakukan setiap harinya oleh seorang akuntan.

Salah satu cabang dari akuntasi adalah akuntansi keuangan, dalam akuntansi ini informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, serta dikomunikasikan. Auditing, merupakan suatu cabang ilmu yang berhubungan (terkait) namun tetap terpisah (berbeda) dari akuntansi.

Praktisi akuntansi atau orang yang pekerjaannya mengurusi masalah akuntansi (pencatatan dst) disebut dengan akuntan. Di beberapa negara, akuntan ada yang bersertifikat resmi. Tentunya di setiap negara berbeda-beda.


Mancam-macam Bidang Akuntansi 

Ada beberapa bidang dalam akuntansi, yang mana masing masing bidang tersebut menangani hal hal yang khusus yang berhubungan dengan akuntansi. Bidang bidang akuntansi antara lain ada akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, akuntansi biaya, akuntansi pemeriksaan. Dan berikut adalah penjelasan singkat tentang bidang-bidang akuntansi tersebut.

1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
Financial Accounting adalah bidang akuntansi yang memiliki fungsi pokok untuk mencatat transaksi-transaksi usaha dan menyiapkan laporan-laporan tersebut secara berkala atas usaha tersebut, dalam bidang ini teknik dan prinsip akuntansi.

2. Management Accounting (Akuntansi Manajemen)
Akuntansi manajemen yaitu suatu bidang akuntansi yang memiliki fungsi untuk menyiapkan data historis maupun taksiran (estimated) untuk membantu pekerjaan manajemen sehari-hari dan juga untuk merencanakan operasi perusahaan seperti misalnya financial planning untuk melakukan marketing dsb. 

3. Akuntansi Biaya ( Cost Accounting)
4. Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)
5. Akuntansi Perpajakan (Taxation)
6. Akuntansi Pemerintahan ( Governmental Accounting)
7. Akuntansi Anggaran (Budgeting) 
8. Sistem Akuntansi (Accounting System) 
9. Akuntansi Sosial (Social Accounting)

Untuk bidang akuntansi no 3 sampai 9 penjelasannya menyusul ya.. Nah, demikian saja artikel yang berjudul Definisi Akuntansi dan Macam macam bidang akuntansi. Terimakasih. 

Read more

Wednesday, August 10, 2016

Beberapa kebijakan Thomas Stamford Raffles di Indonesia (1811 - 1814)

Indonesia merupakan salah satu negara yang dijajah oleh Belanda dan juga Inggris, salah satu gubernur-letnal hindia belanda (Indonesia) pada tahun 1811 adalah Thomas Stamford Raffles, Rafles diangkat ketika kerajaan Inggris mengambil alih beberapa jajahan kerajaan belanda. selanjutnya ia mendapatkan dorongan untuk naik pangkat menjadi Gubernur Sumatera. Tokoh ini lahir pada 6 Juli 1781 dan meninggal pada tanggal 5 Juli 1826 di London, Inggris.

Dan kali ini kami akan membahas beberapa kebijakan yang dilakukan oleh Raffles ketika menjabat di Hindia Belanda (Indonesia), berdasarkan bidang bidang tertentu seperti bidang pemerintaan dan birokrasi, bidang sosial, dan bidang ekonomi

Beberapa kebijakan Thomas Stamford Raffles di Indonesia (1811 - 1814)

Beberapa kebijakan Thomas Stamford Rafles di Indonesia (1811 - 1814)
Beberapa kebijakan Thomas Stamford Rafles di Indonesia (1811 - 1814)

1. Bidang Pemerintahan

Beberapa kebijakan Raffles dalam bidang pemerintahan
a. Pula jawa dibagi menjadi 18 keresidenan (sistem ini berlangsung sampai dengan tahun 1964)
b. Sistem pemerintahan dikuasai oleh pemerintahan kolonial yang bercorak barat, padahal sebelumnya masih dikuasai oleh orang-orang pribumi.
c. Bupati bupati atau penguasa pribumi dicopot dari jabatannya
d. Sistem juri digunakan dalam pengadilan

2. Bidang Ekonomi dan Keuangan

Rafles melakukan beberapa kebiijakan, khusunya pada bidang ekonomi dan keuangan antara lain sebagai berikut :
a. Petani diberi kebebasan untuk menana tanaman ekspor, dan pemerintah berkewajiban untuk membuat pasar untuk memancing petani agar menanam tanaman ekspor yang mana tanaman ekspor yang ditanam adalah tanaman yang banyak memberi keuntungan.
b.Pajak hasil bumi atau contingenten beserta sistem penyerahan wajib dihapus, pajak dan sistem ini sudah diterapkan sebelumnya mulai pemerintahan VOC.
c. Menerapkan sewa tanah (landrent), yang berdasarkan anggapan pemerintah kolonial. Pajak ditarik secara perorangan.

3. Bidang hukum


Dalam bidang hukum Rafles mengambil beberapa langkah dengan mengeluarkan beberapa kebijakan sebagai berikut :
a. Dibandingkan dengan sistem peradilan yang ada pada jaman Daendelels, sistem peradilan milik Rafles lebih baik. Alasannya adalah sistem peradilan daedels beroarientasi kepada ras atau warna kulit, sementara pada Rafles berorientasi pada besar kecilnya kesalahan (perbuatan).


4. Bidang Sosial

Beberapa kebijakan yang dilakukan oleh Rafles dalam bidang sosial antara lain :
a. Kerja rodi atau kerja paksa dihapuskan, perbudakan juga dihapus. Akan tetapi kenyataannya ia melanggar peraturan yang ia buat sendiri yaitu dengan melakukan kegiatan yang bisa dibilang sama dengan perbudakan.
b. Pynbank (disakiti) yang merupakan hukuman yang terbilang kejam yaitu melawan harimau. Pynbank ini dihapus pada zaman rafles.

5. Bidang Ilmu Pengetahuan

a. Pada tahun 1817 ditulis sebuah buku yang memiliki judul History of Java di London, buku ini dibagi menjadi dua jilid.
b. Pada tahun 1820 ditulis sebuah buku dengan judul History of the East Indian Arephipelago di Eidenburg, buku ini dibagi menjadi 3 jilid.
c. Rafles mendukung penuh sebuah perkumpulan kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang pada waktu itu perkumpulan yang ia dukung adalah Bataviaach Genootschap.
d. Bunga Rafflesia Arnoldi ditemukan pertama kali
e. Kebun Raya Bogor dirintis pertama kali.
f/ Memindahkan Prasasti Airlangga ke CFalcutta, India. Hal ini membuat Prasasti tersebut sering disebut dengan Prasasti Calcuta

Read more

Wednesday, August 3, 2016

Dampak Penyalahgunaan Kebebasan Media Massa

Selamat pagi cantik.. Kali ini kitapunya.net akan meneruskan postingan sebelumnya yang membahas tentang pers lebih detailnya tentang kebebasan media massa (pers). Judul yang kami pakai pada kali ini adalah dampak penyalahgunaan kebebasan media massa. Oke, berikut ini adalah penjelasan nya !!!

Media massa yang disalah gunakan oleh pihak pihak tetentu dapat berdampak negatif bagi kehidupan masyarakat. Dampak buruk atau dampak negatif tersetbut dapat dibagi menjadi dua bagian besar yaitu dampak secara intern (dalam) dan dampak secara ekstern (luar).

Dampak Penyalahgunaan Kebebasan Media Massa

a. Secara intern
1). Pers tidak obyektif, menyampaikan berita bohong atau yang tidak benar, yang pada akhirnya menghebohkan di kalangan masyarakat. Intinya akan merugikan masyarakat. Bila masyarakat sering mendapat berita bohong dari media tertentu, maka lama kelamaan media yang menyampaikan berita bohong tersebut akan ditinggalkan oleh pembacanya (masyarakat)>

2). Masyarakat yang belum siap untuk menggunakan hak jawab akan menimbulkan kejengkelan pihak pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan pers akan melakukan tindakan yang anarkhis.

b. Secara ekstern
Secara elstern dampak penyalahgunaan kebebasan media massa antara lain :
1). Mempercepat kerusakan akhlak dan moral bangsa
2). Menimbulkan ketegangan bisa juga kekhawatiran dalam masyarakat
3). Menimbulkan sikap antipati terhadap pers
4). Menimbulkan sikap saling curiga dan bahkan bisa menimbulkan perpecahan dalam masyarakat
5). Mempersulit dalam mendamaikan kembali kelompok masyarakat yang sedang terjadi konflik

Secara umum penyalahgunaan media massa dalam hal ini menyangkut penyampaian informasi yang salah berdampak luas dalam kehidupan pribadi, masyarakat, Bangsa dan Negara. Dan berikut kami jelaskan satu persatu.

Media Pers
Media Pers


a. Bagi kepentingan pribadi
Seseorang (pribadi) yang menggunakan pers dengan sebaik-baiknya tanpa ada penyalahgunaan maka bisa membuat seseorang tersebut mendapat citra positif dari masyarakat, namun sebaliknya bila seseorang menyalahgunakan media massa maka dapat menghancurkan citra dirinya (reputasinya), dan masyarakat pun akan sulit untuk kembali percaya seperti yang sebelumnya.

b. Bagi kepentingan masyarakat
Pemberitaan melalui pers yang tidak sesuai dengan kenyataan yang ada dapat menimbulkan kesan yang berbeda-beda dalam masyarakat. Masyarakat yang mendapatkan berita bohong tersebut bisa jadi menimbulkan keresahan, kekhawatiran ataupun kebingungan terkait suatu berita. Namun kadangkala berita bohong tersebut memang disengaja, dan diulang-ulang untuk mempengaruhi masyarakat. Salah satu yang sering terjadi adalah pada saat pemilu, banyak isu isu atau berita yang tidak sesuai kenyataan, yang tujuannya adalah agar masyarakat percaya pada salah satu pihak, dan berfikir negatif pada lawannya. 


c. Bagi kepentingan bangsa dan negara
Selain berdampak pada pribadi dan masyarakat, kebebasan pers yang disalah gunakan atau tidak bertanggung jawab juga dapat merugikan kepentingan bangsa dan negara. Hal ini terjadi jika berita yang disampaikan oleh media massa merupakan tulisan yang tidak berdasarkan fakta yang benar dan kurang mempertimbangkan kepentingan nasional. Bisa juga berita yang mempengaruhi masyarakat agar mempunyai pandangan negatif terhadap pemerintah. Nah, lebih jelasnya perhatikan point point berikut ini : 

Hal ini akan menimbulkan dampak sebagai berikut :
1). Tingkat kepercayaan terhadap pemerintah berkurang, karena ada berita bohong yang tidak sesuai atau berita yang menyesatkan bisa jadi membuat masyarakat bersikap apatis dan acuh tak acuh terhadap program pemerintah. Akibatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan menurun.
2). Kepercayaan luar negeri luntur
Kepercayaan negara lain terhadap suatu negara yang berkurang akan berakibatnya minat kerja sama dengan negara lain tersebut. Apa lagi jika sudah tidak ada lagi kepercayaan negara lain terhadap negara kita jauhlah harga diri Indonesia sebagai bangsa. Akibat lebih lanjut adalah negara kita akan mengalami kesulitan dalam bekerja sama dengan dunia internasional dan pembangunan ekonomi akan mengalami hambatan.
3). Akan menimbulkan gesekan hubungan antara pers dengan institusi tertentu. Bisa juga timbul suatu konflik. Hal ini akan membuat renggangnya hubungan antara instansi dengan pers karena adanya pemberitaan yang tidak seimbang.  

Selain dampak diatas, dampak penyalahgunaan media massa yang saat ini terjadi dalam masyarakat Indonesia adalah :
1. Ada kecenderungan perliaku negatif mudah terbentuk dalam diri seseorang dibandingkan perilaku positif. Misalnya, dorongan menjadi konsumerisme (boros) akibat menonton atau membaca iklan di media massa lebih kuat dibandingkan dorongan untuk menjadi produktif. Contoh lain inspirasi dan mengembangkan kreatifitas, ketika seseorang membaca media cetak atau melihat tayangan televisi.
2. Adanya penayangan film, pemberitaan/foto/cover dalam media massa yang menjurus pada pornografi dan jurnalistik premanisme. Hal ini dapat berdampak negatif bagi pembaca atau pemirsanya, terutama bagi mereka yang kurang dapat mengendalikan diri.

Jika terdapat suatu kekeliruan atau penyalahgunaan kebebasan pers yang berkaitan dengan pemberitaan suatu media massa antara seseorang atau badan hukum dengan media massa yang bersangkutan, diberikan kesempatan sesuai dengan aturan Undang-undang untuk menggunakan hak jawab dan hak tolak dalam mengajukan keberatan serta penolakan atas pemberitaan tersebut.

a. Hak jawab atas suatu berita
Definisi dari hak jawab yaitu hak yang dimiliki oleh seseorang atau badan hukum yang merasa dirugikan oleh tulisan pada sebuah atau beberapa penerbitan. Hak jawab itu ditujukan kepada media yang memuat berita yang merugikan seseorang agar memuat bantahan dari mereka yang dirugikan. Dengan kesadarannya sendiri wartawan Indonesia secepatnya mencabut atau meralat setiap pemberitaan yang kemudian ternyata tidak akurat dan memberi kesempatan hak jawab serta proporsional kepada sumber atau objek berita.

b. Hak tolak
Hak tolak sering disebut juga hak ingkar wartawan. Wartawan yang karena pekerjaanmu mempunyai kewajiban menyimpan rahasia, dalam hal itu nama, jabatan, alamat, atau identitas lainnya dari orang yang menjadi sumber informasinya. Hak tolak tidak berlaku dalam kaitannya dengan hal hal yang membahayakan kepentingan negara. Artinya, wartawan atau orang yang berprofesi lain dapat diminta keterangan dalam hal tertentu dan harus memberitahukannya apabila hal itu menyangkut kepentingan negara.

Read more

Tuesday, July 26, 2016

Pengertian, Konsep dan Manajemen Pemasaran

Alhamdulillah, tahun ini saya diterima di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan prodi D III Pemasaran, Nah, untuk memulainya maka saya akan membahas tentang pemasaran sebagai langkah awal dalam belajar. Kita mulai dari pengertian pemasaran, sebelumnya juga sudah saya bahas secara singkat dalam artikel  yang berjudul definisi pemasaran (marketing). Oke langsung saja, berikut adalah penjelasan secara singkat :

A. Pengertian Pemasaran

Pengertian, Konsep dan Manajemen Pemasaran
Pengertian, Konsep dan Manajemen Pemasaran
Pemasaran memiliki beberapa pengertian menurut beberapa ahli, dan berikut adalah pengertiann pemasaran yang dikemukakan oleh beberapa ahli :

a. Pengertian pemasaran menurut Philip Kotler dan Amstrong yaitu suatu proses sosial dan managerial yang akan membuat seseorang (individu) ataupun kelompok mendapatkan apa yang mereka inginkan ataupun yang mereka butuhkan melalui penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai yang dilakukan dengan orang lain (baik individu atau kelompok).

b. Pengertian pemasaran atau marketing berdasarkan pendapat Philip Koler adalah suatu kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh manusian yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui suatu proses yang bernama pertukaran (tukar menukar).

c. Pemasaran menurut W Stanton adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang bertujuan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistriusikan barang dan jasa sehingga dapata memenuhi kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial.

d. Pengertian pemasaran secara umum yaitu suatu sistem total dari kegiatan bisnis ataupun usaha yang dibuat untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memberikan kepuasan / memenuhi kebutuhan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan tertentu perusahaan.

Anda bisa membaca artikel yang lebih lengkap lagi tentang definisi pemasaran,

B. Konsep Pemasaran

Pemasaran memiliki beberapa konsep inti atau utama, diantaranya ada konsep keinginan, konsep kebutuhan, permintaan, produksi, utilitas, nilai dan juga kepuasan, pertukaran, transakasi dan hubungan pasar, pemasaran dan pasar. Mungkin lain kali akan kami jelaskan satu persatu dari konsep pemasaran yang telah kami sebutkan di atas. Konsep pemasaran menyebutkan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasaan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.

C. Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran tersusun dari dua buah kata, kata yang pertama adalah manajemen, dan yang kedua adalah pemasaran. Definisi pemasaran dapat anda lihat di bagian atas artikel ini, sudah dijelaskan pengertiannya menurut beberapa ahli. 

Sedangakan manajemen memiliki pengertian yaitu suatu proses perencanaan (Planning), pengorganisasian (organizing) penggerakan (Actuating) dan pengawasan.

Dari kedua pengertian di atas, manajemen pemasaran memiliki pengertian yaitu sebagai analisis, perencanaan, penerapan dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan suatu organisasi atau perusahaan. 

Sedangkan secara umum manajemen pemasaran dapat diartikan sebagai suatu usaha/kegiatan yang direncanakan, dan diorganisasiknan yang meliputi pendistribusian barang, penetapan harga dan dilakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dibua, semua itu dilakukan semata-mata untuk mendapatkan tempat dipasar segingga tujuan utama dari pemasaran dapat tercapai dengan baik.

Read more