Tertundanya Sebuah Doa

  • Whatsapp
Tertundanya
Sebuah Doa

”Allah SWT telah memberi jaminan diterimanya
doa setiap hamba Allah SWT, menurut pilihan dan ketentuan Allah SWT sendiri,
bukan atas pilihan dan kemauan si hamba, akan tetapi Allah Ta’ala telah
menetapkan kapan dan disaat apa doa seorang hamba diterima oleh-Nya.”

Muat Lebih

Berdoa
kepada Allah SWT, tidak cukup sekali, tetapi harus berkali kali, kita boleh
saja merajuk dalam doa, boleh berkeluh kesah kepada Allah SWT atas
derita-derita kita, dan boleh juga menyampaikan rasa senang dan gembira dengan
penuh rasa syukur atas semua yang telah dikabulkan Allah SWT

Syarat diterimanya suatu doa, apabila dilaksanakan dengan
penuh harapan, keyakinan dan tidak berputus asa. Tidak cepatnya suatu doa itu
dikabulkan Allah SWT, bukan berarti Allah SWT menolak doa hamba-Nya. Allah SWT
telah memberi jaminan bahwasannya setiap doa akan diterima. Allah SWT berfirman
: ”Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan doamu” (Q.S. Al Baqarah 172). 

Dari
sahabat Jabir r.a. bahwasannya Rasulullah s.a.w bersabda : “Tiada seorang hamba
yang meminta dengan suatu permohonan, melainkan Allah SWT akanmemberi apa yang
ia minta, jika ia menahan diri dari suatu perbuatan maksiat, Allah SWT akan
menyelamatkan dirinya dari bahaya, atau diampuni dosa-dosanya. Selama si hamba
tidak berdoa kepada perbuatan atau amal yang mendekatkan diri kepada dosa, atau
berdoa agar terputus dari persaudaraan dengan karib kerabatnya”

            Hal-hal yang mempercepat terkabulnya sebuah doa:
1. Berdoa dengan
sepenuh hati dan bersifat tulus
2. Bersih dari dosa dosa
yang menghambat lancarnya doa
3. Memulai doa dengan
mengucapkan sifar-sifat Allah SWT dalam asmaul husna
4. Penuh harapan agar
doanya dikabulkan oleh Allah SWT
5. Tidak tergesa gesa
mengucpakan kalimat doa
6. Menanti dengan
sabar, sehingga Allah SWT mengabulkan doanya
7. Berdoa pada waktu
dan tempat yang mustajab

Berdoalah karena doa adalah perisai yang akan memberi
dorongan bagi seorang hamba, disaat ia sangat memerlukan pertolongan Allah SWT.
Kebutuhan manusia kepada Allah SWT, dan merasakan kekurangan serta merasa
keterbatasan dirinya, akan menempatkan doa sebagai suatu yang benar benar
sangat bernilai bagi manusia. 

Kita sebagai manusia tidak tahu mana yang terbaik untuk
kita, yang kita anggap itu baik belum tentu baik menurut Allah SWT, dan apa yang
kita anggap buruk belum tentu juga buruk menurut Allah SWT, serahkan semua
kepada Allah SWT, percayalah.. bahwa.. doa yang belum terkabul tersebut,
nantinya akan terkabul pada saat yang tepat, hanya saja kita tidak tahu saat
yang tepat tersebut, apakah minggu depan, bulan depan, tahun depan dan
seterusnya.. Ingatlah.. “SEMUA KAN INDAH PADA WAKTUNYA”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *