pola asuh anak

Jika Orangtua Bekerja, Bagaimana Pola Asuh Anak Yang Tepat?

Diposting pada 155 views

Jika ayah dan ibu sebagai orangtua harus bekerja untuk mencari nafkah, lantas bagaimana pola asuh yang tepat agar anak tetap mendapatkan perhatian yang cukup dan tetap dapat merasakan kehadiran orang tuanya.

Apalagi peran orangtua sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak, terutama dalam hal psikologis dan kemampuan dasar manusia seperti merangkak, berjalan hingga berbicara.

Walaupun peran ayah dan ibu masih bisa sedikit terbantu oleh adanya baby sitter, tapi tetap saja kehadiran orang sangat penting untuk perkembangan si anak. Jangan sampai karena sibuk bekerja, anak sampai terbengkalai dan tidak mendapatkan kasih sayang sebagaimana mestinya.

Beberapa tips pola asuh berikut ini semoga bisa memberikan inspirasi dan dorongan untuk lebih memberikan perhatian kepada anak, walaupun siang harinya harus bekerja.

Tips Pola Asuh Anak Untuk Orangtua yang Bekerja

pola asuh anak untuk orang tua yang bekerja

Dilansir dari detik.com, bahwa pola asuh anak untuk orangtua yang dua-duanya bekerja adalah tipe demokratis. Artinya keduanya harus bisa saling berbagi tugas dan saling bahu membahu.

Sebagai contoh ketika sebelum berangkat kerja, maka kedua orangtua harus bisa bagi tugas, jika ibu harus memasak untuk sarapan maka ayah harus siap untuk menjaga si anak.

Orangtua juga harus membiasakan agar si anak lebih mandiri, minimal tahu hal-hal kecil seperti ketika ingin pipis harus bilang, berdoa sebelum makan dan lain sebagainya.

Terkait dengan perhatian orangtua yang sehari-harinya bekerja, berikut ini adalah beberapa tips agar tetap bisa menjadi ayah dan ibu terbaik bagi si anak.

1. Manfaatkan Waktu Pagi dan Malam Hari

Jika siangnya ayah dan ibu harus pergi ke kantor, maka di waktu pagi dan malam hari adalah waktu yang tepat untuk bersama anak. Walaupun capek-capek, tapi anak tetap harus mendapatkan perhatian dari orangtuanya. Minimal dekati mereka, tanyakan kegiatannya, beri perhatian dan jangan lupa beri kecupan manis sesaat sebelum tidur.

Perhatian yang cukup singkat tersebut minimal bisa mengobati rasa rindu anak setelah seharian tidak bertemu orangtuanya, terlebih lagi membuat anak merasa tidak kehilangan sosok ayah dan ibunya.

Baca juga : 5 Jenis Makanan Yang Membantu Mencerdasakan Otak Anak

2. Pilih Penitipan Anak Yang Tepat

Jika anak belum sekolah, tentu harus dititipkan ke penitipan anak agar orangtua bisa bekerja. Jika memiliki saudara sih enak, bisa ditipin ke kakek neneknya, atau budenya. Tapi jika tidak kan harus mencari penitipan anak, nah disitulah pentingnya mencari penitipan anak yang tepat.

Ada beberapa pertimbangan yang perlu orangtua perhatikan, yaitu sebagai berikut :

  • Lokasi
  • Biaya
  • Fasilitas / Area Bermain
  • Pengasuh
  • Dokter / Ahli

Pilih lokasi yang dekat dengan tempat kerja atau rumah. Pilih juga yang searah agar tidak perlu muter-muter. Kemudian biaya, pastikan pas dikantong dan tidak memberatkan ya.

Tips yang ketiga, pilih penitipan dengan fasilitas atau area bermain yang aman dan lengkap. Tanyakan juga jumlah pengasuhnya, jangan-jangan perbandingan jumlah pengasuh dengan anak tidak masuk akal lagi.

Yang terakhir, akan jadi nilai plus jika ada dokter di penitipan tersebut. Menitipkan anak ini bisa menjadi pilihan pola asuh anak bagi orangtua yang bekerja.

Baca juga : 5 Acara TV Paling Mendidik dan Menginspirasi

3. Liburan Saat Weekend

Bagaimanapun juga anak juga perlu bermain-main dengan orangtuanya, moment tersebut bisa dilakukan saat weekend ketika orangtua sedang libur.

Anda bisa mengajaknya ke pantai, mall atau tempat-tempat wisata yang cocok bagi tumbuh kembang si anak.

Baca juga : Dampak Positif dan Negatif Handphone untuk Anak di Era Modern

4. Jangan Bawa Masalah ke Rumah dan Jaga Keharmonisan

Seringkali masalah di pekerjaan kantor sangat rumit, sampai-sampai terbawa ketika di rumah. Hal tersebut biasanya membuat orangtua cenderung lebih emosional, malas gerak dan lain sebagainya.

Dan tak jarang, anaklah yang kemudian menjadi pelampiasan kemarahannya. Maka dari itu, jangan bawa masalah ke rumah. Jaga juga keharmonisan rumah tangga, jangan sampai anak melihat pertengkaran antara ayah dan ibunya.

Kesimpulan

Pola asuh anak bagi orangtua yang bekerja memang lebih rumit, mengingat ada 8 jam setiap harinya yang harus direlakan untuk tidak bertemu anak. Sebagai gantinya, orangtua harus pintar-pintar memanfaatkan waktu luang dan weekend untuk bisa bersama dengan anak.

Dengan pola asuh yang tepat, maka akan membuat kesehatan anak terjaga baik itu kesehatan badan atau psikis anak. Minimal membuat anak selalu bahagia dan ceria.

Beberapa tips di atas kami dapatkan dari laman halodoc.com yang merupakan sebuah portal layanan kesehatan seperti tanya dokter, beli obat, info rumah sakit dan di dalamnya juga terdapat berbagai tips dan trik yang bermanfaat.

Termasuk bagi orang tua yang sedang mencari informasi terkait bagaimana pola asuh anak yang tepat agar anak selalu ceria dan sehat.

Disana Anda juga bisa menemukan tips dan insight baru seputar merawat anak, bagaimana penanganan anak ketika sakit dan tips bermanfaat lainnya untuk orang tua.

Gambar Gravatar
Suka dengan kata dan cinta dengan karya.