Pengertian Pasar Oligopoli: Ciri, Macam dan Contohnya di Indonesia

Diposting pada 2.287 views

Pengertian Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah salah satu bentuk persaingan pasar yang mana didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area dengan memiliki produk yang homogen atau terdiferensiasi jumlahnya sedikit.

Dalam buku Ekonomi Mikro karya Boediono, dijelaskan bahwa pengertian pasar oligopoli adalah suatu keadaan dimana hanya ada 2-10 perusahaan yang menguasai pasar baik secara sendiri-sendiri (independen) atau secara bersama-sama yang mana perilaku antar perusahaan saling ketergantungan satu sama lain.

Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri-industi yang membuat semen di Indonesia seperti Holcim, semen gresik dll. Selain itu juga ada industri mobil di Jepang dan lain-lain.  

Ciri-ciri dan Karakteristik Pasar Oligopoli

Kita dapat melihat karakteristik pasa Oligopoli melalui produk yang dijualnya, umumnya pasar oligopoli memperdagangkan barang-barang yang homogen (sama) seperti semen, bensin, rokok, minyak mentah dan air.

Masing-masing barang yang bersifat homogen ini saling bergantung satu sama lain. Maka dari itu, apabila produsen yang mendominasi pasar melakukan kenaikan harga maka otomatis akan diikuti oleh pesaing yang lain, begitu juga sebaliknya.

Berikut ini adalah karakteristik pasar oligopoli yang lain :

  1. Produk yang dijual memiliki harga yang hampir sama satu sama lin
  2. Para pelaku usaha biasanya bersaing dalam diferensiasi produk, iklan & pemberiaan layanan (Persaingan Non Harga)
  3. Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses dalam persaingan pasar oligopoli.
  4. Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
  5. Tindakan setiap perusahaan akan mempengaruhi perusahaan lain dalam industri
  6. Karena hanya memiliki sedikit penjual, maka tarik menarik antar perusahaan (persaingan)nya sangat kuat.

Macam dan Model Pasar Oligopoli

Salah satu sifat pasar oligopoli adalah saling ketergantungan antar pelaku usaha, hal ini membuat tindakan satu perusahaan yang mendominasi bakal diikuti oleh perusahaan yang lain. Namun, kita juga perlu tahu model-model pasar oligopoli untuk bisa mengetahui keadaan sebenarnya dari pasar ini.

Berikut ini adalah model pasar oligopoli :

1. Duopoli

Duopoli adalah bentuk sederhana dari oligopoli yang berarti suatu bentuk pasar dimana penawaran suatu jenis barang hanya dikuasai oleh 2 perusahaan.

2. Kartel

Model ini biasanya hanya untuk pasar oligopoli yang telah bergabung. kartel adalah suatu perjanjian atau kesepakatan yang bersifat resmi diantara beberapa perusahaan dalam oligopoli

Contoh Pasar Oligopoli di Indonesia

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pasar oligopoli diartikan sebagai bentuk pasar yang didalamnya terdapat beberapa penjual dan produk yang dijual bisa sama persi atau bisa dibedakan menurut ciri khasnya. Sedangkan contoh pasar oligopoli dalam kehidupan sehari-hari banyak terdapat dalam masyarakat Indonesia.  

Beberapa contoh perusahaan/produsen yang berada pada pasar oligopoli antara lain

Contoh pasar oligopoli ada produk/barang seperti pada industri semen, misalnya ada semen gresik, semen holcim, semen indocement dan semen cibinong.  

Contoh pasar oligopoli pada industi sepeda motor, misalnya Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki dan lain-lain. Sementara pada bidang elektronik seperti Soni, toshiba, national, samsung, panasonic dan lain-lain.

Contoh pasar oligopoli pada jasa penerbangan misalnya ada Garuda Indonesia, Air Asia, Lion Air dll. Pada industri jasa penerbangan yang terjadi saat ini para oligopolis cenderung bersaing dalam hal harga (price competition), anda dapat melihat bagaimana ramainya perang tarif antar maskapai penerbangan.  

Untuk membedakan produk satu perusahaan dengan perusahaan lain, sering para oligopolis menerapkan strategi dalam menguasai dan menarik konsumen dengan membuat model serta memberikan merek tertentu pada produk yang dijual (strategi diferensiasi produk).

Model dan terutama merek ini biasanya dibuat agar berkesan di hati konsumen, agar konsumen menjadi loyal dan tertarik. Konsumen yang sudah terikat pada produk merek tertentu akan sulit berpindah ke produk yang lain.

Terimakasih sudah membaca artikel yang berjudul “Pengertian Pasar Oligopoli: Ciri-ciri dan Contohnya di Indonesia”, baca juga artikel berikut ini :

Sumber referensi :

  • Boediono, 2002, Ekonomi Mikro, Yogyakarta, BPFE-UGM
Seorang praktisi Pemasaran, SEO dan Digital Marketing. Suka dengan kata dan cinta dengan karya. Turut memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui beragam artikel pendidikan di kitapunya.net.