Mutiara Hadits Surga dan Neraka

  • Whatsapp
MUTIARA
HADITS SURGA DAN NERAKADari
Abu Hurairah radhiyallahu’anhu dari Rasulullah SAW beliau bersabda:

“Ketika Allah SWT
menciptakan surga, Dia berfirman kepada Jibril: “Pergi dan lihatlah surga.” Maka Jibril pergi dan
melihatnya, kemudian ia berkata: “Demi keagungan-Mu ya Rabb, tidak seorangpun
yang mendengar perihal surga melainkan ingin memasukinya.”  

Kemudian Allah SWT
lapisi surga dengan al-makaarih (hal hal yang tidak disukai manusia) lalu Allah
SWT berfirman:“Hai Jibril, pergi dan
lihatlah surga.Maka Jibril pergi dan
melihatnya. Kemudian ia datang dan berkata:Demikeagungan-Mu ya
Rabb, sungguh aku khawatir tidak seorangpun bakal ingin memasukinya.” 

Muat Lebih

Ketika Allah SWT
menciptakan neraka Dia berfirman kepada Jibril: 

“Pergi dan lihatlah
neraka.” Maka Jibril pergi dan melihatnya. Kemudian ia datang dan berkata:  
“Demi keagungan-Mu ya
Rabb, tidak seorangpun yang mendengar perihal neraka bakal mau memasukinya.”  

Kemudian Allah SWT
lapisi neraka dengan asy-syahawat (hal hal yang disukai manusia) lalu Allah SWT
berfirman: ”Hai Jibril pergi dan lihatlah neraka.” 
Maka Jibril pergi dan
melihatnya. Kemudian ia datang dan berkata: “Demi keagungan-Mu Ya Rabb sungguh
aku khawatir tidak akan ada orang yang bakal lolos dari api neraka.” (H.R. Abu
Dawud) .


Dari hadits diatas
dapat di ambil intisarinya yaitu, bahwa surga itu oleh Allah SWT dilapisi
dengan sesuatu yang tidak disukai manusia, artinya jika manusia ingin masuk
surga maka ia harus menempuh jalan yang penuh rintangan, hadangan, coba’an dan
di ibaratkan dengan sesuatu yang tidak disukai manusia, misalnya lagi enak enak
tidur, eh kita harus sholat subuh, lapar karena puasa dll. 

Nah kalau ingin masuk
neraka, ya tinggalkan saja sesuatu yang disuruh Allah SWT untuk dilaksanakan,
nah ini di ibaratkan dengan sesuatu yang tidak disukai manusia.

Masa’ anda mau bahagia
di dunia yang sementara ini, tetapi anda sengsara di akhirat.. mau? Pastinya
semua orang ingin bahagia dunia akhirat kan.. semua sulit itu akan menjadi
mudah kok, jika didasari dengan niat, ihklas dan dijalani dengan rasa senang..
jangan sia siakan hidup yang fana ini dengan sesuatu yang tidak bermanfaat..
Bertaqwalah kepada Allah SWT dengan sebenar benarnya Taqwa, apa sih tujuan kita
diciptakan,? Apakah untuk bekerja, bersenang senang, berfoya foya dll. Tapi yang
utama adalah yang berikut ini: 

Allah SWT berfirman :
“Tidaklah Kami menjadikan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadat
(mengabdi) kepada-Ku” (Q.S. Ad Dzariyat 56).

Demikian, apabila ada
salah kata dalam saya menulis saya mohon maaf, dan apabila ada yang tidak cocok
dihati anda mohon disampaikan melewati coment, karena saya juga baru belajar
tentang agama islam, jadi masih banyak yang penafsirannya salah, sehingga saya
perlu saran dan kritik dari anda semuanya.. jika ada benarnya dari Allah SWT
dan jika ada salahnya dari saya sendiri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *