Menuju Indonesia Emas 2045, Yuk Jadi Generasi Sadar Pajak Demi Pembangunan Indonesia Yang Berkelanjutan !

  • Whatsapp

S
ebentar
lagi menuju hari pajak nasional yang bertepatan pada tanggal 14 Juli, tanggal
tersebut merupakan hari pajak yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jendral
Pajak. Satu bulan kemudian disusul dengan hari Kemerdekaan Republik Indonesia
yaitu 17 Agustus. Ngomong-ngomong tentang kemerdekaan Indonesia, baru-baru ini
berita tentang Indonesia Emas 2045 sedang hangat-hangatnya, terutama pada
pemerintahan Jokowi saat ini. Untuk mencapai Indonesia emas 2045 tentu
dibutuhkan pembangunan yang berkelanjutan, baik pembangunan infrastrukturnya,
suprastrukturnya sampai pembangungan manusianya untuk menciptakan generasi yang
siap segalanya. Lalu apa kaitannya antara generasi yang sadar pajak, pembangunan yang
berkelanjutan dan Indonesia Emas 2045?
Mari kita bahas disini.
Mengenal
Indonesia Emas 2045
Di
tahun 2017 lalu Indoesia genap berusia 72 tahun, dan di tahun 2018 ini Negara
kita akan merayakan ultahnya yang ke-73. Perlu diketahui bahwa di tahun 2045
Indonesia genap berusia 1 abad. Genapnya usia 100 tahun setelah Indonesia
merdeka tersebut Menko Perekonomian melalui dokumen yang berjudul Masterplan
Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)

mengatakan bahwa ditahun 2025 nanti Indonesia akan menjadi Negara maju,
mandiri, makmur, dan adil dengan pendapatan per kapita sebesar 15.000 dollar
AS, di tahun tersebut harapannya Negara kita masuk kedalam 12 besar Negara
dengan kekuatan ekonomi terkuat.
Baru
kemudian, di tahun 2045 Indonesia diproyeksikan akan masuk ke dalam 7 besar
dengan pendapatan perkapita 47.000 dollar AS. Inilah kondisi yang disebut
dengan Indonesia Emas dengan generasi emas yang 70% penduduknya berada pada
usia produktif. Jika demikian yang telah direncanakan oleh pemerintah, maka
kita harus optimis dan bersatu untuk mewujudkannya.
Menurut
Sri Mulyani yang saat ini menjabat sebagai Menetri Keuangan Indonesia, ada 4
syarat yang harus dipenuhi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, ke-empat
syarat tersebut antara lain kualitas manusianya, infrastruktur, kualitas
kelembagaan yang profesinal dan bersih dari korupsi, serta kebijakan pemerintah
yang tepat.
Mengenal Pembangunan Berkelanjutan
Menurut
Brutland Report dalam sidang PBB
tahun 1987, pembangunan berkelanjutan merupakan “proses pembangunan yang berprinsip untuk memenuhi kebutuhan sekarang
tanpa mengorbankan kebutuhan generasi yang akan datang
”.
Salah satu faktor yang harus dihadapi untuk mencapai
pembangunan berkelanjutan adalah bagaimana memperbaiki kehancuran lingkungan
tanpa mengorbankan kebutuhan pembangunan ekonomi dan keadilan sosial. (oman)
Lalu
apa tujuan dari pembangunan berkelanjutan itu?
Pada
tahun 2015 yang lalu, wakil presiden kita bersama pimpinan-pimpinan Negara di
seluruh dunia pada Konferensi PBB merumuskan tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang kemudian disebut sebagai Sustainable
Development Goals (SDGs)
yang didalamnya memuat 17 tujuan dengan 169
capaian yang terukur dan terencana dan telah menjadi agenda bersama seluruh
dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan bumi.

 Penduduk berkualitaas merupakan
modal dasar pembangunan yang berkelanjutan
Generasi Sadar Pajak, Pembangunan
Berkelanjutan dan Indonesia Emas 2045
Pajak
adalah salah satu sumber pendapatan Negara, dalam APBN 2017 saja kontribusi sektor
pajak untuk pendapatan negara sebanyak 85 % lebih. Hal tersebut meningkat
sebesar 10 % akibat adanya program pemerintah yang kita kenal sebagai Tax Amnesti (pengampunan pajak).
Fungsi pajak dalam Pembangunan
Berkelanjutan
Perlu
diketahui bahwa untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan Indonesia Emas
2045 seperti mengentaskan kemiskinan, tanpa kelaparan, pendidikan yang
berkualitas hingga infrastruktur dibutuhkan sumber pembiayaan yang tidak
sedikit. Pajak memegang peranan penting dalam pembangunan, terdapat dua fungsi
pajak untuk pembangunan yaitu fungsi budgetair dan fungsi mengatur
(regulerend).
Fungsi pajak sebagai budgetair artinya bahwa pajak merupakan sumber utama pembiayaan
untuk pembangunan. Pembangunan apa? Pembangunan seperti jalan raya, jembatan,
dan infrastruktur lainnya. Jadi Semakin besar pendapatan yang diterima dari
pajak maka akan semakin mudah pemerintah dalam mengalokasikan dana APBN untuk
pembangunan berkelanjutan.
Kemudian fungsi pajak sebagai
regulerend
(mengatur) artinya
pajak sebagai suatu sarana dalam mencapai tujuan-tujuan tertentu demi
kesejahteraan rakyat, antara lain melalui pemerataan alokasi, distribusi
pendapatan, serta tercapainya stabilitas ekonomi.
Dilihat
dari segi fungsinya, pajak memegang peranan yang sangat penting dalam
pembangunan. Pajak menjadi sumber pembiayaan untuk pembangunan di Indonesia.
Maka dari itu kesadaran untuk membayar pajak sangatlah penting, mengingat peran
pajak juga sangat penting.
Berdasarkan
laporan Direktorat Jendral Pajak menyatakan bahwa kepatuhan masyarakat
Indonesia terhadap pajak masih rendah, di tahun 2017 mencapai 72,6 % selisih
2,4 % dari target yang telah ditentukan yaitu 75 %. Tapi kepatauhan membayar pajak
ini terus meningkat tiap tahunnya, terlebih lagi berkat adanya tax amnesti yang
digencarkan pemerintah saai ini.
            Mari sadar pajak
untuk pembangunan yang berkesinambungan
Pajak
adalah pendapatan utama negara kita, pajak berasal dari rakyat. Yang kemudian
oleh para wakil rakyat disusun menjadi APBN, sebagian dana dalam APBN kemudian
digunakan dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, jembatan, tol,
dan fasilitas-fasilitas publik lainnya.
Jika ingi
mewujudkan Indonesia Emas 2045, mari kita dukung pembangunan yang berkelanjutan
dengan membayar pajak. Sadar pajak adalah kewajiban setiap warga Negara.
Upaya Mewujudkan Generasi Sadar
Pajak Demi Pembangungan Berkelanjutan Dan Indonesia Emas 2045
Menyiapkan
generasi yang sadar pajak bukan berarti generasi muda harus kuliah di jurusan
perpajakan. Tetapi setidaknya mereka memahami tentang lika-liku perpajakan dari
mulai pajak itu apa, manfaat pajak untuk negara dan masyarakat bagaimana.
Kemudian mereka juga harus sadar sepenuhnya bahwa pajak itu sangat-sangat
penting bagi kelangsungan pembangunan bangsa dan Negara kita.
Sehingga
nantinya diharapkan ketika generasi muda menjadi pimpinan lembaga negara, dapat
mengerti pentingnya pajak bagi pembangunan dan kemana akan digunakan uang
tersebut untuk kepentingan masyarakat. Ketika menjadi seorang wirausahawan,
mereka menjadi wirausahawan yang taat pajak. Ketika menjadi guru, mereka juga
dapat menularkan informasi tentang pentingnya pajak kepada murid-muridnya.
Ketika berprofesi apapun mereka menjadi generasi yang taat membayar pajak.
Untuk
mewujudkan Generasi Emas 2045 bukan sesuatu yang mudah, 27 tahun lagi menuju
Indonesia Emas 2045. Kita harus yakin dan optimis agar cita-cita tersebut dapat
terwujud. Semua kalangan harus berperan dalam mewujudkan generasi sadar pajak,
pemerintah bersama ditjen pajak harus terus mengedukasi masyarakat serta
mengeluarkan regulasi dan kebijakan alternatif agar masyarakt semakin sadar
akan pentingnya pajak. Lembaga pendidikan juga dapat mengambil peran dengan
menambah kurikulum kepada para siswanya.
Sementara
tokoh-tokoh masyarakat bersama pemerintah juga harus mensosialisasikan dan
membudayakan untuk patuh bayar pajak. Seperti membuat program-program sadar
pajak, sosialisasi tentang pajak sampai menyediakan layanan konsultasi pajak
gratis bagi masyarakat.
Kesimpulan:
Pajak berasal dari rakyat, dikelola
oleh rakyat dan kembali untuk rakyat. Kesimpulannya SDGs dan Indonesia 2045
akan terwujud bila penduduknya berkualitas salah satunya adalah sadar pajak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *