nilai oktan premium pertalite pertamax

Mengenal Nilai Oktan Premium, Pertalite dan Pertamax

Diposting pada 389 views

Mengenal Nilai Oktan Premium, Pertalite dan Pertamax – Bahan bakar bensin merupakan senyawa hidrokarbon yang kandungan oktana atau isooktananya tinggi. Senyawa oktana adalah senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai patokan untuk menentukan kualitas bahan bakar bensin yang dikenal dengan istilah angka oktana (nilai oktan).  

Nilai octan (octane number) atau tingkataran dari bahan bakar merupakan suatu nilai yang mengukur bahan bakar bensi terhadap anti knock characteristic. Didalam mesin bahan bakar dan udara yang telah dikompresi dibakar oleh percikan bunga api pada busi, sehingga akan terjadi langkah usaha.

Tekanan yang berlebihan pada ruang bakar dapat menyebapkan campuran udara dan bahan bakar terbakar sendirinya sebelum percikan bunga api pada busi atau biasa disebut dengan Pre-Ignition. Pre-Ignition ini dapat menyebapkan yang namanya knocking. Knocking merupakan timbulnya suara ketukan pada mesin yang dapat mempercepat kerusakan komponen-komponen mesin.

Untuk itulah bahan bakar dengan nilai oktan yang lebih tinggi kualitanya semakin baik dan tahan terhadap knocking daripada banah bakar yang mempunyai nilai oktannya rendah.  

Mengenal Nilai Oktan Premium, Pertalite dan Pertamax

Kita dapat melihat nilai oktan ketiga jenis bahan bakar diatas melalui namanya, biasanya pada SPBU selalu disertakan. Misal pada gambar di atas, nama bensin di ikuti oleh nilai oktannya seperti : Premium 88, Pertalite 90, Pertamax 92 dan Pertamax Turbo 98.

  • 88 → Bensin tanpa timbal Premium
  • 90 → Pertalite
  • 92 → Pertamax
  • 98 → Pertamax Plus

Di Indonesia Pertamina yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia memasarkan bensin berjenis premium, pertalite dan pertamax.

Bensin jenis premium merupakan bensin yang paling banyak dicari saat, alasan utamanya karena harganya yang lebih murah, premium dengan nilai oktan 88 dapat dilihat secara visual berwarna bening kekuning-kuningan. Namun saat ini premium sudah dibatasi peredarannya, dan masyarakat diarahkan untuk membeli pertalite. Pertalite dengan nilai oktan 90 memiliki warna kehijau-hijauan (biru).

Sedangkan pertamax banyak digunakan oleh mereka yang punya duit, dan direkomendasikan pada mobil dan motor yang sudah berteknologi setara dengan elektronik fuel injection (EFI) dan catalytic converters. Harga pertamax lebih mahal daripada premium maupun pertalite, kualitasnya pun lebih baik daripada bensin berjenis pertalite. Pertamax sendiri ada dua, yang biasa dan yang plus.

Jika dilihat dari nilai oktan, maka premium merupakan bensin yang memiliki nilai oktan terendah bila dibandingkan dengan pertalite dan pertamax. Premium memiliki nilai octan (octane number) 88. Sedangkan untuk pertalite 90, pertamax nilai oktannya adalah 92, dan pertamax plus 95.

Cara Mengukur Nilai Oktan

Untuk mengukur octane number ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu dengan Research Octane Number dan motor method.

Cara yang paling umum dan banyak digunakan diseluruh dunia adalah Research Octane Number (RON).

RON ini ditentukan dengan mengisi bahan bakar ke dalam mesin uji dengan rasio kompresi variabel dengan kondisi yang teratur. Nilai RON diambil dengan membandingkan campuran antara iso-oktana dan n heptana. Misalnya, sebuah bahan bakar memiliki Research Octane Number 92 berarti kandungan bahan bakar iso-oktana adalah 92% dan sisanya 8% nya untuk n-heptana.

Gambar Gravatar
Suka dengan kata dan cinta dengan karya.