contoh majas sinisme

Contoh Majas Sinisme dan Penjelasannya + Pengertian, Fungsi

Diposting pada 100 views

Contoh Majas Sinisme dan Penjelasannya + Pengertian, Fungsi – Jenis-jenis majas sangat banyak dan penggunaan masing-masing majas tidak boleh sembarangan. Hal ini disebabkan karena beda majas, maka makna yang akan disampaikan pun berbeda. Selain itu, tujuan, fungsi dan ciri-cirinya pun berbeda. Berikut ini akan dibahas lebih dalam mengenai contoh majas sinisme beserta definisi dan fungsinya di dalam kehidupan sehari-hari.

Memahami makna dan penerapan suatu majas sangatlah penting, terutama majas sinisme. Hal ini disebabkan, apabila kamu salah dalam menerapkannya, maka bisa memiliki dampak buruk bagi orang yang memakai majas tersebut saat berbicara dengan orang lain.

Pengertian Majas Sinisme

Menurut Wikipedia, kata majas adalah pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu yang membuat sebuah karya sastra semakin hidup, keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara lisan maupun tertulis

Kata sinisme berasal dari bahasa Yunani yaitu kynikos yang memiliki arti seperti anjing. Sedangkan secara istilah, makna majas sinisme adalah majas yang bertujuan untuk menyindir secara kasar orang lain yang mengerjakan keburukan.  

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) ada dua definisi dari sinisme. Pertama, sinisme merupakan sebuah pandangan dan sikap mengejek maupun memandang rendah orang lain. Kedua, sinisme merupakan suatu pandangan yang meragukan sifat baik manusia, karena telah menganggap tidak adanya sebuah kebaikan di dalam dirinya.

Majas sinisme termasuk salah satu jenis majas sindiran dan diungkapkan untuk menyindir orang lain, dengan terang-terangan terhadap apa yang telah orang tersebut lakukan. Majas tersebut berbeda dengan majas ironi. Hal ini disebabkan, majas ironi mengungkapkan sindiran dengan kata-kata yang positif.

Sering kali banyak orang yang telah menggunakan majas sinisme di dalam kehidupan sehari-hari, namun tidak menyadarinya. Majas ini diungkapkan sebagai bentuk ungkapan rasa kecewa terhadap suatu objek. Tujuannya adalah agar tercipta perubahan demi kebaikan bersama. Biasanya, majas tersebut diungkapkan secara langsung atau penuh nafsu kepada lawan bicaranya atau pelakunya.  

Bentuk sindiran lewat majas sinisme sangat penting untuk diungkapkan. Tujuannya adalah untuk menyadarkan orang lain yang belum sadar, meskipun sudah disindir menggunakan bahasa yang halus dengan majas ironi.

Fungsi Majas Sinisme

  1. Sebagai sarana untuk menjelaskan sebuah arti yang ingin disampaikan. Ada pun cara penyampaiannya menggunakan bahasa yang gampang untuk dimengerti orang lain.
  2. Untuk meningkatkan intensitas perasaan dari pengarang, saat ingin mengungkapkan arti sekaligus sikap dari pembaca.
  3. Untuk meningkatkan daya imajinasi pengarang, sehingga mampu mengubah sesuatu yang sifatnya abstrak menjadi konkrit, dengan tujuan supaya lebih enak untuk dinikmati oleh pembaca.
  4. Untuk memberikan dan menciptakan sebuah kesenangan yang memiliki sifat imajinatif.

Contoh Majas Sinisme dan Penjelasannya

1. Wahai pemuda, apakah kamu tidak mempunyai perasaan hingga tega sekali mencampakkan anak dan istri di rumah?

Arti kata mencampakkan di dalam kalimat di atas, bukan membuang anak dan istrinya. Namun, makna dari kata mencampakkan adalah pemuda tersebut tidak mengurusi anak-anak dan istrinya.

2. Tutup nak! Aku sudah memiliki banyak pengalaman berpuluh-puluh tahun daripada kamu.

Makna dari kalimat tersebut adalah ada seseorang yang usianya lebih tua dibandingkan anak. Orang tua tersebut meminta sang anak untuk berhenti berbicara, karena orang tersebut merasa lebih berpengalaman dalam suatu urusan.

3. Sesungguhnya, Aku tidak ingin menganggapmu sebagai teman lagi, karena kamu sangat sombong.

Kalimat di atas mengandung makna bentuk ungkapan rasa kesal seseorang yang diucapkan secara terang-terangan. Orang tersebut kesal dengan temannya karena memiliki sifat sombong.

4.Kamu ini sangat pelit, ingin pinjam uang seribu rupiah saja tidak dikasih.

Makna dari kalimat di atas adalah bentuk ungkapan rasa kekecewaan seseorang terhadap temannya yang disampaikan secara terang-terangan. Hal ini disebabkan temannya pelit dan tidak mau meminjami uang.

5. Kau sungguh tega kepadaku, aku sangat kedinginan namun kau tak kunjung membuatkan aku teh hangat.

Kalimat di atas mengandung makna sindiran. Tujuan kalimat sindiran itu adalah agar orang yang menjadi lawan bicaranya paham apa yang diinginkan, yaitu membuatkan sebuah teh hangat.

6. Sudahlah, pasti tidak akan ada lagi orang yang memercayai orang sombong sepertimu.

Penjelasan dari kalimat di atas adalah bentuk sindiran secara terang-terangan yang diungkapkan kepada lawan bicaranya. Hal ini dilakukan karena lawan bicaranya memiliki sifat sombong.

7. Kau ini manusia tidak memiliki perasaan, betapa teganya kamu menyiram pengemis itu dengan air, hanya karena ingin meminta sedikit makananmu.

Makna dari kalimat di atas adalah bentuk kekesalan terhadap seseorang yang diungkapkan secara terang-terangan kepada lawan bicaranya. Hal ini disebabkan sikapnya yang bertindak kejam terhadap pengemis.

8. Harus berapa kali aku menasehatimu untuk tidak merokok? Lihatlah kesehatanmu, penyakitmu semakin parah dan kamu tidak mau mendengarkan kata-kataku!

Makna dari kalimat tersebut adalah sindiran yang diungkapkan kepada seseorang atas kekesalannya, karena sikap lawan bicaranya yang keras kepala. Orang tersebut tetap merokok meski tahu risiko dan bahayanya.  

Informasi di atas dapat kamu jadikan sebagai sumber referensi untuk memahami lebih dalam mengenai definisi beserta fungsi majas sinisme. Dengan demikian, kamu akan lebih mudah dalam membuat contoh majas sinisme dengan baik dan benar.

Pelajari lebih mendalami lagi seputar “MAJAS SINISME” dengan membaca artikel berikut ini :

1. Jenis dan Contoh Majas Metafora : Pengertian, Fungsi dan Ciri-ciri
2. Pengertian dan contoh majas personifikasi
3. Pengertian dan Macam macam majas perbandingan