apa itu majas litotes

Apa Itu Majas Litotes? Ciri-ciri, Fungsi dan Contohnya

Diposting pada 67 views

Apa Itu Majas Litotes? Ciri-ciri, Fungsi dan Contohnya – Pada sebuah cerita atau karya lainnya mungkin Kamu pernah menjumpai sebuah ungkapan atau majas yang memiliki arti berlawanan dari maksud aslinya. Ungkapan tersebut disebut dengan majas litotes.

Penggunaan majas ini pada dasarnya untuk menunjukkan sebuah kerendahan diri walaupun sebenarnya maksudnya adalah tinggi. Dalam sebuah definisi lainnya majas ini sifatnya membuat suatu kenyataan menjadi mengecil dari aslinya.

Apa itu Majas Litotes?

Berdasarkan sifatnya majas litotes ini termasuk dalam majas pertentangan. Majas ini menggambarkan suatu kondisi atau situasi dengan menggunakan kata-kata yang berlawanan dengan kenyataan yang ada.

Tujuannya adalah untuk merendahkan diri sendiri atau mempermalukan diri sendiri walaupun arti sebenarnya adalah tujuannya tinggi.

Pada penjelasan lainnya disebutkan bahwa litotes adalah sejenis majas yang digunakan untuk mengekspresikan kata-kata dengan rendah hati. Penggunaannya bertujuan untuk menjaga rasa sopan santun dan menjaga perkataan yang halus ketika sedang berbincang atau berbicara dengan orang lain terutama orang yang lebih tua.

Ciri-ciri Litotes

Sebagai sebuah majas yang sering digunakan pada sebuah karya sastra tentunya litotes ini memiliki ciri khusus. Adanya karakteristik atau ciri yang melekat akan membedakan majas litotes dengan majas yang lainnya. Dengan memahami ciri ini Kamu bisa dengan mudah menemukan litotes pada karya yang Kamu baca atau untuk menerapkan pada karya yang akan Kamu tulis. Berikut adalah ciri-ciri tersebut.

  • Sebagian besar menggunakan kata-kata kiasan yang sifatnya menyamakan antar satu hal dengan hal yang lainnya. Dalam hal ini terdapat pilihan kata yang serupa dengan kata yang dimaksudkan.
  • Menggunakan kata-kata yang sifatnya pembanding. Contohnya adalah bak, laksana, bagaikan, ibarat, bagai dan kata lainnya.
  • Kata-kata yang digunakannya sebagian besar adalah kata abstrak. Tujuannya adalah untuk menggambarkan apa maksud dan tujuan dari karya yang ditulisnya.
  • Digunakan untuk menyampaikan maksud yang kenyataannya adalah tinggi dengan menggunakan pilihan kata yang tersusun halus agar menjaga kesopanan pada penulisan kalimat.

Fungsi Majas Litotes

Penggunaan sebuah majas pasti memiliki tujuan atau makna yang dimaksud. Seperti halnya majas litotes ini. Dalam sebuah karya atau tulisan majas ini memiliki fungsi untuk memberikan gambaran agar lebih terkesan imajinatif.

Selain itu majas memang digunakan untuk membuat sebuah karya menjadi lebih berkesan dan menarik untuk dinikmati. Lebih jelasnya berikut adalah fungsi majas tersebut.

  1. Litotes menciptakan efek kesenangan yang imajinatif. Kata yang dipilih untuk menggambarkan suatu hal dibuat agar pembaca berimajinasi atau membayangkan makna sebenarnya.
  2. Imajinasi yang digunakan pada majas ini akan membuat sebuah hal yang sifatnya abstrak menjadi lebih konkrit sehingga lebih menarik untuk dinikmati. Apabila tanpa menggunakan majas maka akan terlihat biasa dan kurang menantang para pembaca.
  3. Litotes berfungsi membantu pembaca lebih mudah memahami akan suatu hal yang akan disampaikan atau dijelaskan dengan menggunakan kata atau bahasa yang lebih mudah.
  4. Dapat berfungsi sebagai penghantar sebuah makna atau sikap dari pembaca dengan menambahkan intensitas perasaan yang dirasakan oleh pengarangnya.

Contoh Penggunaan Majas Litotes

Sebenarnya majas ini bisa Kamu temukan dengan mudah di berbagai jenis karya yang ada. Bahkan secara tidak disadari mungkin Kamu juga telah sering mendengar atau menggunakannya pada kehidupan sehari-hari.

Namun untuk lebih menjelaskan seperti apakah majas litotes ini berikut adalah beberapa contoh yang bisa Kamu pelajari.

  1. Apabila Anda punya waktu mari mampirlah sebentar untuk sekedar mencoba mencicipi hidangan desa.
  2. Di perusahaan ini Aku hanyalah anak baru yang masih belum tahu apa-apa. Aku tidak bisa dibandingkan dengan para senior. Mereka telah banyak makan asam garam di perusahaan ini.
  3. Aku sengaja membeli barang ini di sebuah pusat perbelanjaan. Aku harap Kamu mau menerima dan menyukai hadiah murah dariku.
  4. Apabila nanti kalian menyempatkan diri untuk datang ke Jakarta, jangan lupa untuk berkabar dan semoga kalian sudi untuk singgah di gubuk reotku.
  5. Dalam menyelesaikan masalah perusahaan ini, izinkanlah orang awam ini untuk membantu memberikan solusi.
  6. Aku memang hanya pegawai biasa yang penghasilannya hanya cukup untuk makan. Namun Aku merasa senang dan bahagia dengan pekerjaan ini.
  7. Aku akan menghadiri undangan jamuan makan malam ini dengan mengenakan pakaian yang apa adanya.
  8. Sebagai bentuk rasa syukurku akan diadakan pesta kecil-kecilan di rumahku nanti malam. Sudilah kalian untuk datang dan ikut bergabung dalam acara tersebut.
  9. Saya tidak sempat menyiapkan hidangan istimewa, namun sudilah Anda untuk menikmati jamuan kami yang ala kadarnya ini.
  10. Akhirnya hasil kerja kerasku bekerja ini berbuah manis. Aku bisa membeli mobil butut ini dengan uang tabunganku sendiri.
  11. Selama ini saya dan keluarga mampu bertahan hidup dengan mengandalkan hasil dari usaha kecil-kecilan yang kami tekuni bersama.
  12. Aku memang tidak bisa dibandingkan dengan dia yang memberimu segalanya. Karena aku hanya mampu memberikan cinta dan kasih sayang untukmu.
  13. Apa yang aku perjuangan ini hanyalah setitik embun di Samudra luas.
  14. Wahai para pemimpin, sudikah Anda mendengarkan keluhan dari orang yang tidak berada ini?.
  15. Jika Kamu tanya siapa diriku, aku hanyalah seorang buruh pabrik yang miskin. Pendapatanku juga kecil dibawah rata-rata.
  16. Aku hanyalah seorang tukang kambing dari kampung. Janganlah kalian sebut aku sebagai peternak kambing yang sukses.
  17. Saat ini aku hanyalah seorang rakyat jelata yang terus berjuang dan berusaha agar kehidupan di negeri ini menjadi lebih sejahtera.
  18. Saya sungguh minta maaf karena hanya bisa menyediakan cemilan yang tidak seberapa.
  19. Wajahku biasa-biasa saja sehingga tidak bisa berdiri dengan dia yang memiliki paras tampan dan rupawan.
  20. Prestasi yang sudah saya dapatkan selama ini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan semua prestasi yang telah Anda dapatkan.
  21. Dalam tulisan ini adalah sebuah coretan yang tidak tidak berarti. Aku mempersembahkannya khusus untukmu.
  22. Saya hanyalah orang yang biasa saja, paras saya juga biasa saja jadi mana mungkin ada orang yang ingin menjadikan saya pendampingnya.
  23. Kapanpun Kamu membutuhkan bantuanku maka tanganku akan selalu terbuka untukmu.
  24. Tubuh kurus ini tidak akan pernah berhasil memenangkan aneka pertandingan atletik.
  25. Jangankah mobil mewah, rumah saja saya tidak mampu untuk membelinya.
  26. Silahkan dicicipi adonan sederhana ini, hanya ini yang kami punya.
  27. Disinilah saya dan keluarga saya tinggal. Sebuah rumah yang sangat sederhana namun nyaman untuk kami tinggali.
  28. Saya memiliki usaha sampingan yang menjadi jalan saya untuk memiliki toko di sebuah pusat perbelanjaan.

Majas litotes cukup banyak contohnya. Hal yang paling mencolok dari majas ini adalah menggunakan pemilihan kata yang seolah-oleh merendah. Kamu pasti sangat mudah menemukan manakah majas tersebut dalam sebuah cerita atau uraian.

Dengan menggunakan majas ini maka emosi dan imajinasi pembaca atau pendengar lebih terasah dan semakin tertarik pada karya yang Kamu buat.

Pelajari lebih mendalam terkait dengan “MAJAS LITOTES” sebagai berikut :

1. Jenis dan Contoh Majas Metafora : Pengertian, Fungsi dan Ciri-ciri
2. Pengertian dan contoh majas personifikasi
3. Pengertian dan contoh majas personifikasi