hubungan kepadatan populasi manusia dengan lingkungan

Analisis Hubungan Kepadatan Manusia dengan lingkungan

Diposting pada 794 views

Hubungan Kepadatan Manusia dengan lingkunganKepadatan populasi manusia lebih dikenal dengan kepadatan penduduk. Pengertian Kepadatan penduduk adalah perbandingan jumlah penduduk yang mendiami suatu tempat berkaitan dengan luas daerah tersebut.

Kepadatan penduduk akan meningkat pesat jika tingkat kelahiran tinggi, sedang kan tingkat kematian rendah. Apalagi jika ditambah dengan banyaknya imigran yang datang.

Hal ini dapat menyebapkan bertambahnya jumlah penduduk. Jumlah penduduk yang besar menyebapkan kebutuhan hidup juga besar serta menyebapkan kebutuhan hidup juga besar, serta menyebapkan ruang gerak yang sangat terbatas.

Berbagai industri mulai muncul untuk memenuhi kebutuhan manusia, misalnya industri pangan, pakaian, obat obatan dan transportasi.

Bertambahnya kawasan industri serta alat transportasi akan menimbulkan pencemaran udara, tanah, dan air.  

Ketersediaan udara dan air bersih pun semakin menipis. Selain itu, jumlah penduduk yang terlalu besar juga dapat menyebapkan peningkatan kebutuhan pangan dan lahan.

Apabila pertumbuhan penduduk tidak dikendalikan, persediaan pangan tidak akan mampu mencukupi kebutuhan penduduk. Hal ini dapat menyebapkan terjadinya bahaya kelaparan.  

Kepadatan penduduk yang tinggi mengakibatkan sulitnya mendapat fasilitas permukiman yang layak karena terbatasnya ketersediaan lahan.

Mereka yang tidak memiliki tempat tinggal terpaksa mendirikan gubuk liar di tepi tepi sungai. Akibatnya, timbul pencemaran lingkungan berupa sampah menggunung, air sungai tergenang dan udara berbau tidak sedap.’

Berikut adalah penjelasan lengkapnya :

Kepadatan Manusia / Penduduk

1. Pengertian Kepadatan Penduduk

Hubungan Kepadatan Manusia dengan lingkungan

Sesuai dengan penjelasan di atas bahwa kepadatan manusia atau kepadatan penduduk adalah perbandingan antar jumlah penduduk dengan luas daerah yang ditempati.

Rumus menghitung kepadatan penduduk adalah = jumlah penduduk/luas wilayah.

Sehingga semakin besar angka yang diperoleh akan semakin padat sebuah wilayah.

Di Jakarta jumlah penduduknya sangat tinggi, dengan luas wilayah yang tidak begitu besar, berdasarkan data yang bersumber dari databoks.katadata.co.id bahwa di DKI secara umum kepadatan penduduknya adalah 15.938 jiwa per kilometer (km2).

Sementara untuk Indonesia sendiri kepadatan penduduknya adalah 138 jiwa/km2. Sungguh berbeda jauh bukan?

2. Faktor Kepadatan Penduduk / Manusia

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kepadatan penduduk sangat tinggi di sebuah daerah atau negara. Berikut ini adalah beberapa faktornya :

a. Pertumbuhan Penduduk Yang Tidak Terkendali

Faktor pertama adalah pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali, ini bisa terjadi mengingat disebagian masyarakat masih memiliki budaya memiliki anak banyak.

Pemerintah untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk ini salah satunya adalah dengan menciptakan program KB (Keluarga Berencana). KB adalah salah satu cara untuk menekan pertumbuhan penduduk bahkan sampai sekarang program ini masih berlanjut.

b. Pemusatan Penduduk

Pemusatan penduduk biasanya terjadi di daerah-daerah perkotaan. Dulu mungkin cara ini dipakai agar orang dapat hidup bergerombol, namun ketika populasi semakin bertambah tentu akan semakin padat sebuah daerah.

c. Fisiografis

Faktor yang membuat kepadatan penduduk semakin membengkak adalah faktor fisiologis yang meliputi kondisi permukaan bumi, kondisi perarian dan kondisi iklim.

Secara naluri pasti orang menginginkan hidup di daerah yang memiliki sumber daya alam yang banyak sehingga bisa menghasilkan berbagai jenis makanan.

Katakanlah, ada daerah yang memiliki tanah kapur bebatuan yang kurang subur untuk ditanami. Ada juga daerah yang selalu mengalami kekeringan saat musim kemarau.

Hal ini membuat pertumbuhan penduduk di daerah tersebut tidak secepat di daerah yang lahannya subur, terlebih lagi akan banyak orang yang melakukan perpindahan penduduk.

Bisa dikatakan daerah-daerah yang memiliki tingkat kesuburuan tinggi, air melimpah, dan daerahnya aman dari bencana dll memiliki kepadatan penduduk yang tinggi.

d. Faktor Ekonomi

Kepadatan penduduk juga bisa diakibatkan oleh faktor ekonomi. Di perkotaan pasti akan lebih banyak terjadinya jual beli dibandingkan dengan di pedesaan, ketersediaan lapangan pekerjaan juga menjadi salah satu faktor yang membuat orang mau untuk pindah dari satu tempat ke tempat lain.

Kita dapat melihat, di Jakarta sebagai pusat ekonomi dan pemerintahannya Indonesia menjadi kota dengan kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia.

e. Faktor Sosial Budaya

Orang tidak hanya membutuhkan ekonomi saja, tapi juga membutuhkan hal lain seperti pendidikan, fasilitas publik hingga hiburan. Wilayah dengan fasilitas yang memadai tentu saja akan banyak dilirik oleh setiap banyak orang untuk dijadikan sebagai tempat menetap.

Hubungan Kepadatan Penduduk dengan Lingkungan

Kepadatan penduduk di sebuah wilayah memiliki dampak yang cukup luas, selain dampak ekonomi seperti banyaknya pengangguran juga memiliki dampak terhadap lingkungan.

Berikut ini adalah beberapa hubungan antara kepadatan manusia dengan lingkungan :

1. Sampah dan Pencemaran Lingkungan

Semakin besar kepadatan jumlah penduduk maka jumlah sampah yang dihasilkan juga akan semakin banyak. Besarnya jumlah sampah ini jika tidak ditangani secara serius tentu akan menimbulkan berbagai permasalahan baru seperti :

  • Pencemaran lingkungan
  • Pencemaran sungai
  • Pencemaran tanah
  • Banjir
  • Menimbulkan bau tidak sedap
  • dll

2. Industri dan Pencemaran Lingkungan

Meningkatnya jumlah penduduk tentu saja akan membuat industri semakin bertambah, bagaimana tidak? Permintaan barang dan jasa akan meningkat seiring meningkatnya jumlah manusia.

Industrialisasi ini bisa berdampak positif dan negatif. Positifnya banyak masyarakat akan mendapatkan lapangan pekerjaan, namun negatifnya adalah banyak industri yang tidak memperhatikan kondisi lingkungan disekitarnya.

3. Kerusakan Lingkungan / Pembukaan Lahan

Percaya atau tidak bahwa ketika manusia bertambah tentu kebutuhan akan tempat tinggal juga bertambah, lahan untuk berbisnis juga bertambah. Umumnya manusia akan melakukan pembukaan lahan baru untuk membangun rumah.

Jika kita lihat disekitar tempat tinggal kita, pasti ada aja orang yang mengganti lahan sawahnya menjadi rumah. Nah itu hanya sebagian kecil saja.

4. Ketersediaan Air Bersih Langka

Air bersih menjadi kebutuhan yang cukup langka di kota-kota besar dengan kepadatan penduduk yang luar biasa, hal ini terutama terjadi pada saat musim kemarau dimana ketersediaan air memang sedang menipis.

Padahal jumlah manusianya cukup banyak, hasilnya masyarakat benar-benar kekurangan stok air bersih.

5. Polusi Udara

Jumlah penduduk yang cukup banyak membuat transportasi yang dipakai juga semakin banyak, kemacetan dijalan-jalan raya sebagai bukti bahwa itu akibat dari kepadatan penduduk.

Selain kemacetan, polusi udara yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor juga berdampak kurang bagus bagi kesehatan manusia maupun lingkungan.

Terimakasih sudah membaca artikel Analisis Hubungan Kepadatan Manusia dengan lingkungan.

Baca juga : Peran manusia dalam mengatasi pencemaran lingkungan dan juga Pengaruh kepadatan populasi manusia terhadap lingkungan.

Gambar Gravatar
Seorang praktisi Pemasaran, SEO dan Digital Marketing. Suka dengan kata dan cinta dengan karya. Turut memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui beragam artikel pendidikan di kitapunya.net.