ciri ciri majas hiperbola

Ciri-ciri Majas Hiperbola + Pengertian dan Contohnya

Diposting pada 282 views

Ciri-ciri Majas Hiperbola + Pengertian dan Contohnya – Ketika kamu duduk dibangku sekolah pasti pernah mendengar tentang istilah majas. Salah satu contoh majas yang sering dipelajari adalah majas hiperbola. Sesuai dengan namanya, hiperbola berarti dilebih-lebihkan.

Dengan kata lain, kata yang termasuk dalam majas ini adalah sebuah ungkapan atau pernyataan yang memang dibuat berlebih-lebihan dari fakta yang sebenarnya.

Tujuan yang ingin dicapai dalam penggunaan gaya bahasa hiperbola ini adalah untuk menyampaikan pesan, agar lebih mempengaruhi pembaca. Gaya ini banyak ditemukan pada karya sastra. Selain itu kamu juga bisa menggunakan majas ini untuk komunikasi sehari-hari, agar memberikan kesan dramatis dan lebih menarik perhatian lawan bicara.

Pengertian Majas Hiperbola

Kata hiperbola berasal dari bahasa Yunani yaitu hyperbole. Dalam bahasa asalnya, kata ini mengandung arti berlebihan. Dalam penggunaannya, hiperbola merupakan suatu pernyataan yang dibuat berlebih-lebihan secara sengaja. Fakta tersebut dapat dilebihkan atau dikurangkan, agar para pembaca atau audience menjadi lebih tertarik dan membuat ekspresi lebih kuat lagi.

Berbeda dengan majas lainnya yang kebanyakan adalah sebuah perumpamaan atau metafora. Hiperbola ini lebih kepada kiasan yang berlebih-lebihan. Kadang muncul juga efek lucu dari setiap pernyataan yang tercipta dari pernyataan yang dilebihkan tersebut. Kata kiasan ini juga sering digunakan pada kondisi tertentu, terutama untuk menunjukkan rasa.

Ciri-Ciri Majas Hiperbola

Seperti kebanyakan majas yang lain, hiperbola juga memiliki ciri khusus yang membedakan antara majas hiperbola dengan berbagai jenis majas lainnya. Ciri ini akan membuat para pembaca atau audience langsung bisa mengetahui bahwa kiasan tersebut adalah hiperbola. Untuk memudahkan kamu agar lebih memahaminya, simak ulasan tentang ciri-ciri hiperbola berikut ini.

1. Melebih-lebihkan Sesuatu

Tujuan dari penggunaan majas ini adalah untuk menekan dan membangkitkan perasaan pembaca atau audience akan suatu hal yang dibicarakan. Hal tersebut menjadikan segala jenis emosi, situasi, kondisi dibuat dengan melebih-lebihkan, agar mampu menciptakan suasana yang serius atau humor. Tentu saja dengan penekanan kata yang berlebihan tersebut akan lebih diperhatikan oleh orang lain.

Contohnya adalah ketika hari pertama masuk kampus setelah libur lama dan bertemu dengan beberapa teman lainnya. Kiasan yang bisa kamu katakan adalah “Aku tidak melihatmu sejuta tahun lamanya”. Tentu saja hal ini hanyalah kiasan, karena tidak bertemu dalam waktu yang cukup lama.

2. Kesan Dramatis

Selain berlebihan, majas hiperbola ini juga dibuat dramatis. Majas ini banyak digunakan pada penulisan karya untuk membuat sebuah deskripsi yang kreatif, lucu, dan menarik. Selain itu, sering juga digunakan oleh para penyair dalam membandingkan atau menggambarkan sebuah istilah, agar terlihat lebih indah. Dalam sebuah puisi majas ini digunakan untuk menekankan kekaguman pada orang yang dicintai.

Kesan dramatis pada beberapa ungkapan yang digunakan, akan membuat orang lain lebih memerhatikan dan lebih menyukainya, dibandingkan pernyataan asli. Contohnya adalah ketika kamu akan mengatakan kepada temanku bahwa dia pintar, maka kamu bisa mengatakan “Kamu memiliki otak seukuran planet”. Ungkapan tersebut hiperbola, namun membuat ekspresi yang lucu dan kreatif.

3. Memengaruhi Orang Lain

Penggunaan hiperbola juga bisa membuat audience menjadi lebih terkesan. Pernyataan yang dibuat secara hiperbola akan menciptakan suatu kesan yang kuat dan lebih mengekspresikan pesan yang terkandung di dalamnya secara khusus. Apabila kamu menggunakan majas ini secara tepat, maka kamu bisa mengomunikasikan perasaan untuk menghibur dan memuji seseorang.

Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan menggunakan majas secara berlebihan, karena justru akan merusak makna yang terkandung di dalamnya. Salah satu contoh penggunaan majas untuk memengaruhi orang lain adalah pada iklan TV atau promosi suatu barang. Misalnya, iklan pasta gigi yang disebutkan dapat membuat gigi putih dan menyilaukan.

4. Cenderung Tidak Masuk Akal

Berhubung hiperbola berarti adalah melebih-lebihkan, jadi banyak yang berpendapat apa yang dikatakan adalah hal yang tidak masuk akal. Seperti contoh “Kamu memiliki otak seukuran planet” adalah hal yang tidak masuk akal, mengingat besar otak manusia tidak lebih besar dari ukuran kepalanya. Namun, hal ini kreatif untuk menggambarkan betapa cerdasnya orang tersebut.

Contoh Majas Hiperbola

Pada dasarnya, kamu telah sering menggunakan majas hiperbola ini dalam kehidupan sehari-hari. Namun, mungkin tidak disadari atau karena belum mengerti. Dalam sebuah karya, baik tulisan maupun audio, bentuk majas ini sangat mudah ditemukan. Ciri-ciri pada majas ini juga cukup mencolok dan cenderung berbeda dengan ungkapan yang lain. Berikut adalah contoh penggunaan hiperbola tersebut.

1. Contoh Majas Hiperbola Pada Puisi

Aku mencintaimu dan akan terus mencintaimu

Aku akan terus mencintaimu sampai China bertemu Afrika

Sampai sungai melompati gunung

Sampai salmon bernyanyi di permukaan

2. Pada iklan

“Krim malam XX akan membuat kulit kamu sehalus sutera dan sebening kristal”

3. Contoh Lainnya

  • Aku akan memberikan bintang dan bulan hanya untukmu.
  • Cintaku padamu sedalam lautan terdalam di dunia.
  • Kamu selalu mengguncang perasaanku setiap kita bertemu.
  • Harga telur terus meroket ke angkasa.
  • Wanita itu hatinya sedingin es, sehingga tidak ada satupun pria yang mau mendekatinya.
  • Ketika ayah marah, suara teriakannya memekik keledai.
  • Saat aku ingat akan masa laluku, rasanya ingin aku membenamkan diri ke lautan.
  • Berat badan kakek terus menurun tajam, hingga badannya tinggal tulang dan kulit saja.
  • Mungkin kasih sayang anak hanya sepanjang galah, tetapi kasih sayang seorang ibu akan sepanjang masa.
  • Dita mengalami masalah yang berat, hingga terus tenggelam dalam genangan air mata.
  • Pak Budi telah menganggap anak jalanan itu sebagai darah dagingnya.
  • Agar bisa memenuhi kebutuhan keluarganya, Irfan terus banting tulang setiap hari.
  • Demi wanita yang aku sayang, aku rela menyeberangi lautan api dan mendaki gunung es.
  • Berkat kerja tim yang baik, maka aku bisa meraih bintang malam ini.
  • Ibu itu menangis, hingga air matanya membanjiri tanah karena kehilangan anaknya.
  • Demi anak-anaknya tetap bersekolah, ibu itu terus bekerja memeras keringat.
  • Iwan berlari secepat kilat ketika ibunya memanggilnya untuk pulang.
  • Walaupun baru satu hari tidak bertemu, namun rasanya sudah seperti satu abad menahan rindu.
  • Pria di depan rumah sedang membersihkan halaman, hingga bermandikan keringat.
  • Hujan malam ini sangat deras, suara petir juga keras sekali, hingga jantungku mau copot rasanya.
  • Seharian mengurus anak-anak yang rewel membuat mama pusing tujuh keliling.
  • Inflasi yang terjadi saat ini berimbas pada harga barang-barang yang naik setinggi langit.
  • Pria itu memiliki tatapan yang tajam, sehingga siapapun yang menatapnya akan dibuat membeku.
  • Pemandangan sore hari di hamparan sawah yang indah seperti pemandangan di alam surga.

Majas hiperbola bisa digunakan ketika ingin mengungkapkan sesuatu dan membuat orang lain lebih terkesan. Penjelasan ringkas tentang hiperbola semoga bisa menambah pengetahuan dan wawasan akan majas yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

Masih banyak contoh majas yang bisa kamu sesuaikan dengan situasi dan kondisi. Tetaplah menggunakan majas dengan baik dan tidak berlebihan.


Terimakasih sudah membaca artikel yang berjudul “Majas Hiperbola”. Perluas wawasanmu dengan artikel bertema “MAJAS“.

1. Majas Metafora : Pengertian, Ciri-ciri dan Contohnya
2. Pengertian dan contoh majas personifikasi
3. Pengertian dan Macam macam majas perbandingan

Gambar Gravatar
Suka dengan kata dan cinta dengan karya.