Ayat Al-Qur’an Tentang Orang Munafik

  • Whatsapp
 Ayat Al-Qur’an Tentang Orang Munafik

S U R A
T   A L – I M R O N
3: ayat 156.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu seperti orang-orang kafir (orang-orang
munafik
) itu, yang mengatakan kepada saudara-saudara mereka apabila mereka
mengadakan perjalanan di muka bumi atau mereka berperang: “Kalau mereka
tetap bersama-sama kita tentulah mereka tidak mati dan tidak dibunuh.”
Akibat (dari perkataan dan keyakinan mereka) yang demikian itu, Allah
menimbulkan rasa penyesalan yang sangat di dalam hati mereka. Allah
menghidupkan dan mematikan. Dan Allah melihat apa yang kamu kerjakan.
S U R A
T   A N – N I S A ‘
4:61.
Apabila dikatakan kepada mereka: “Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang
Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul”, niscaya kamu lihat orang-orang
munafik
menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.
 Ayat Al-Qur'an Tentang Orang Munafik

4:62.
Maka bagaimanakah halnya apabila mereka (orang-orang munafik) ditimpa
sesuatu musibah disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri, kemudian mereka
datang kepadamu sambil bersumpah: “Demi Allah, kami sekali-kali tidak
menghendaki selain penyelesaian yang baik dan perdamaian yang sempurna”.

4:78. Di
mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di
dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan,
mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka
ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu
(Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”.
Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak
memahami pembicaraan sedikit pun?
4:81. Dan
mereka (orang-orang munafik) mengatakan: “(Kewajiban kami hanyalah)
taat”. Tetapi apabila mereka telah pergi dari sisimu, sebahagian dari
mereka mengatur siasat di malam hari (mengambil keputusan) lain dari yang telah
mereka katakan tadi.  Allah menulis
siasat yang mereka atur di malam hari itu, maka berpalinglah kamu dari mereka
dan tawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah menjadi Pelindung.
4:88.
Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang
munafik
, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran,
disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada
orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barang siapa yang disesatkan Allah,
sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya.
4:138.
Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat
siksaan yang pedih,
4:140.
Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur’an bahwa apabila
kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh
orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka
memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat
demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. 
Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik
dan orang-orang kafir di dalam Jahanam,
4:142.
Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan
membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk salat mereka berdiri
dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan salat) di hadapan manusia. Dan
tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.
4:145.
Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang
paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang
penolongpun bagi mereka.
S U R A
T   A L – M A A I D A H
5:52.
Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang
munafik
) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata:
“Kami takut akan mendapat bencana”. 
Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya),
atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal
terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.
S U R A
T   A L – A N F A A L
8:49.
(Ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit
di dalam hatinya berkata: “Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh
agamanya”. (Allah berfirman): “Barang siapa yang tawakal kepada
Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.
S U R A
T   A T – T A U B A H
9:56. Dan
mereka (orang-orang munafik) bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa
sesungguhnya mereka termasuk golonganmu; padahal mereka bukanlah dari
golonganmu, akan tetapi mereka adalah orang-orang yang sangat takut (kepadamu).
9:61. Di
antara mereka (orang-orang munafik) ada yang menyakiti Nabi dan
mengatakan: “Nabi mempercayai semua apa yang didengarnya”.
Katakanlah: “Ia mempercayai semua yang baik bagi kamu, ia beriman kepada
Allah, mempercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang
beriman di antara kamu”. Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah itu,
bagi mereka azab yang pedih.
9:63.
Tidakkah mereka (orang-orang munafik itu) mengetahui bahwasanya Barang
siapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya neraka Jahanamlah
baginya, dia kekal di dalamnya. Itu adalah kehinaan yang besar.
9:67.
Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian
yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang mungkar dan melarang
berbuat yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa
kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik
itulah orang-orang yang fasik.
9:68.
Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan
orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah
neraka itu bagi mereka; dan Allah melaknati mereka; dan bagi mereka azab yang
kekal,
9:69.
(keadaan kamu hai orang-orang munafik dan musyrikin adalah) seperti
keadaan orang-orang yang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada kamu, dan
lebih banyak harta benda dan anak-anaknya daripada kamu. Maka mereka telah
meni’mati bagian mereka, dan kamu telah menikmati bagianmu sebagaimana
orang-orang yang sebelummu meni’mati bagiannya, dan kamu mempercakapkan (hal
yang batil) sebagaimana mereka mempercakapkannya. Mereka itu, amalannya menjadi
sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi.
9:73. Hai
Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik
itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah neraka Jahanam.
Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya.
9:74.
Mereka (orang-orang munafik itu) bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa
mereka tidak mengatakan (sesuatu yang menyakitimu). Sesungguhnya mereka telah
mengucapkan perkataan kekafiran, dan telah menjadi kafir sesudah Islam, dan
mengingini apa yang mereka tidak dapat mencapainya; dan mereka tidak mencela
(Allah dan Rasul-Nya), kecuali karena Allah dan Rasul-Nya telah melimpahkan
karunia-Nya kepada mereka. Maka jika mereka bertobat, itu adalah lebih baik
bagi mereka, dan jika mereka berpaling, niscaya Allah akan mengazab mereka
dengan azab yang pedih di dunia dan di akhirat; dan mereka sekali-kali tidak
mempunyai pelindung dan tidak (pula) penolong di muka bumi.
9:79.
(Orang-orang munafik) yaitu orang-orang yang mencela orang-orang mukmin
yang memberi sedekah dengan sukarela dan (mencela) orang-orang yang tidak
memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya, maka orang-orang
munafik
itu menghina mereka. Allah akan membalas penghinaan mereka itu, dan
untuk mereka azab yang pedih.
9:86. Dan
apabila diturunkan sesuatu surat (yang memerintahkan kepada orang munafik
itu): “Berimanlah kamu kepada Allah dan berjihadlah beserta
Rasul-Nya”, niscaya orang-orang yang sanggup di antara mereka meminta izin
kepadamu (untuk tidak berjihad) dan mereka berkata: “Biarkanlah kami
berada bersama orang-orang yang duduk”.
9:94.
Mereka (orang-orang munafik) mengemukakan uzurnya kepadamu, apabila kamu
telah kembali kepada mereka (dari medan perang). Katakanlah: “Janganlah
kamu mengemukakan ‘uzur; kami tidak percaya lagi kepadamu, (karena)
sesungguhnya Allah telah memberitahukan kepada kami beritamu yang
sebenarnya.  Dan Allah serta Rasul-Nya
akan melihat pekerjaanmu, kemudian kamu dikembalikan kepada Yang Mengetahui
yang gaib dan yang nyata, lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu
kerjakan”.
9:101. Di
antara orang-orang Arab Badui yang di sekelilingmu itu, ada orang-orang
munafik
; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan dalam
kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) Kami-lah yang
mengetahui mereka.  Nanti mereka akan
Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.
9:107.
Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan
mesjid untuk menimbulkan kemudaratan (pada orang-orang mukmin), untuk kekafiran
dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin serta menunggu kedatangan
orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu.  Mereka sesungguhnya bersumpah: “Kami
tidak menghendaki selain kebaikan.” Dan Allah menjadi saksi bahwa
sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya).
9:124.
Dan apabila diturunkan suatu surat, maka di antara mereka (orang-orang
munafik
) ada yang berkata: Siapakah di antara kamu yang bertambah imannya
dengan (turunnya) surat ini?” Adapun orang-orang yang beriman, maka surat
ini menambah imannya, sedang mereka merasa gembira.
9:126.
Dan tidakkah mereka (orang-orang munafik) memperhatikan bahwa mereka
diuji sekali atau dua kali setiap tahun, kemudian mereka tidak (juga) bertobat
dan tidak (pula) mengambil pengajaran?
S U R A
T   H U U D
11:5.
Ingatlah, sesungguhnya (orang munafik itu) memalingkan dada mereka untuk
menyembunyikan diri daripadanya (Muhammad). Ingatlah, di waktu mereka
menyelimuti dirinya dengan kain, Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan
dan apa yang mereka lahirkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi
hati.
S U R A T   A L – A H Z A B
33:1. Hai
Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu menuruti (keinginan)
orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah adalah
Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
33:12.
Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang
berpenyakit dalam hatinya berkata: “Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan
kepada kami melainkan tipu daya”.
33:17.
Katakanlah: “Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika
Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?” Dan
orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan
penolong selain Allah.
33:24.
supaya Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena
kebenarannya, dan menyiksa orang munafik jika dikehendaki-Nya, atau
menerima tobat mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang.
33:48.
Dan janganlah kamu menuruti orang-orang yang kafir dan orang-orang munafik
itu, janganlah kamu hiraukan gangguan mereka dan bertawakallah kepada Allah.
Dan cukuplah Allah sebagai pelindung.
33:60.
Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang
berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di
Madinah (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi)
mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam
waktu yang sebentar,
33:73.
sehingga Allah mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan
orang-orang musyrikin laki-laki dan perempuan; dan sehingga Allah menerima
tobat orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Dan adalah Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.
S U R A
T   M U H A M M A D
47:26.
Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) itu
berkata kepada orang-orang yang benci kepada apa yang diturunkan Allah
(orang-orang Yahudi): “Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa
urusan”, sedang Allah mengetahui rahasia mereka.
S U R A
T   A L – F A T H
48:6. dan
supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan
orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk
terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan
Allah memurkai dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka
Jahanam. Dan (neraka Jahanam) itulah sejahat-jahat tempat kembali.
S U R A
T   A L – H A D I D
57:13.
Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata
kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil
sebahagian dari cahayamu”. Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah
kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)”. Lalu diadakan di
antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan
di sebelah luarnya dari situ ada siksa.
57:14.
Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya
berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka
menjawab: Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu
(kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong
sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh
(setan) yang amat penipu.
S U R A
T   A L – H A S Y R
59:11.
Apakah kamu tiada memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada
saudara-saudara mereka yang kafir di antara ahli Kitab: “Sesungguhnya jika
kamu diusir niscaya kami pun akan keluar bersama kamu; dan kami selama-lamanya
tidak akan patuh kepada siapa pun untuk (menyusahkan) kamu, dan jika kamu
diperangi pasti kami akan membantu kamu”. Dan Allah menyaksikan, bahwa
sesungguhnya mereka benar-benar pendusta.
59:12.
Sesungguhnya jika mereka diusir, orang-orang munafik itu tiada akan
keluar bersama mereka, dan sesungguhnya jika mereka diperangi; niscaya mereka
tiada akan menolongnya; sesungguhnya jika mereka menolongnya niscaya mereka
akan berpaling lari ke belakang, kemudian mereka tiada akan mendapat
pertolongan.
59:16.
(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) setan ketika
dia berkata kepada manusia: “Kafirlah kamu”, maka tatkala manusia itu
telah kafir ia berkata: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu karena
sesungguhnya aku takut kepada Allah Tuhan semesta alam”.
S U R A
T   A L – M U N A F I Q U N
63:1.
Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: “Kami
mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah”. Dan Allah
mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui
bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta.
63:7.
Mereka orang-orang yang mengatakan (kepada orang-orang Ansar): “Janganlah
kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rasulullah
supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah)”. Padahal kepunyaan
Allah-lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafik itu
tidak memahami.
63:8.
Mereka berkata: “Sesungguhnya jika kita telah kembali ke Madinah,
benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah
daripadanya”. Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan
bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada
mengetahui.
S U R A
T   A T  
T A H R I M
66:9. Hai
Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap
keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahanam dan itu adalah
seburuk-buruk tempat kembali.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *