Apa itu nft

Apa Itu NFT? dan Bagaimana Contoh Penerapannya?

Diposting pada 210 views

Apa Itu NFT? – Beberapa pekan lalu, masyarakat ramai membicarakan akan NFT (Non-Fungible Token). Ramainya pembicaraan tersebut munculnya atas berita akan seorang pengguna NFT bernama Ghozali yang berhasil meraup keuntungan dalam jumlah fantastis, yakni Rp1,5 miliar dari penjualan swafoto dirinya. Selama lima tahun terakhir, Ghozali mengunggah swafoto dirinya sejumlah 933 foto yang diambil setiap harinya di OpenSea, dengan diberi nama Ghozali Everyday. 

Keuntungan yang didapatkan oleh Ghozali tersebut tentu saja menjadi trending pada berbagai sosial media, salah satunya di Twitter. Sejumlah pengguna Twitter berbincang-bincang mengenai betapa hebatnya Ghozali atas keberhasilannya mendapatkan keuntungan fantastis berdasarkan swafoto dirinya. Setelah itu, mulai banyak lah konten yang membahas tentang apa itu NFT. 


Nah, apakah kamu tahu apa itu NFT? Jika belum memahaminya, yuk simak ulasan berikut ini!

Apa Itu NFT?

Apa itu NFT? NFT adalah singkatan dari Non-Fungible Token, yang dalam bahasa Indonesia berarti “Token yang tidak dapat ditukar”. Sesuai dengan namanya, NFT ini merupakan aset digital yang nilainya tidak dapat diganti atau ditukar. Supaya lebih paham, apakah kamu tahu lukisan berjudul The Scream karya Edvard Munch? 

Nah, sama halnya dengan NFT, lukisan berjudul The Scream ini juga bersifat non-fungible lho, yang berarti lukisan tersebut tidak dapat digantikan oleh apapun, sekalipun itu replika yang sangat identik. Dapat disebut juga bahwa NFT ini bersifat unik dan tidak ada yang dapat menyamakannya atau membuatnya “kembar”. Informasi akan keasliannya itu akan selalu tersimpan di blockchain

Blockchain ini adalah pusat data yang berisi beragam informasi dalam format digital. Sebelumnya telah dituliskan bahwa informasi keaslian NFT itu tersimpan di blockchain. Nah, informasi tersebut terkait dengan pencipta, harga, hingga histori kepemilikan dari “karya” NFT tersebut. 

Lalu apa maksud dari “token” di NFT itu? “Token” dalam NFT itu menjadi semacam kontrak atau sertifikat yang nantinya dapat digunakan untuk memvalidasi pemilik atas aset NFT miliknya. Tidak hanya itu saja, “token” tersebut juga dapat memberikan akses keuntungan atas kepemilikan sertifikat, mulai dari memperolehan royalti, keuntungan dari penjualan aset, hingga akses ke komunitas eksklusif. 

Apa Bedanya NFT dengan Cryptocurrency?

Supaya mengetahui akan perbedaan dari keduanya, kamu harus tahu terlebih dahulu apa itu cryptocurrency. Cryptocurrency adalah mata uang digital atau virtual yang dalam pembuatannya tidak mungkin dapat untuk dipalsukan hingga digandakan. Ciri khas dari cryptocurrency adalah kebanyakan dikeluarkan oleh otoritas pusat, sehingga mustahil akan ada tindakan campur tangan atau manipulasi pemerintah. 

NFT dan Cryptocurrency tentu saja adalah dua hal yang berbeda. Cryptocurrency itu mirip dengan bitcoin yang bersifat fungible. Sementara NFT bersifat non-fungible, sehingga tentu saja keduanya berbeda. 

Ada kemungkinan mengapa banyak orang mengira bahwa dua hal ini sama, yakni karena keduanya sama-sama menggunakan blockchain sebagai basis teknologinya. 

Hal Apa Saja yang Dapat Dijadikan NFT?

Sebenarnya, hampir semua hal di sekitar kita, terutama yang berbentuk digital, dapat diubah menjadi NFT. Mulai dari gambar, swafoto, video, audio, bahkan tweet di Twitter pun juga bisa lho dijadikan sebagai NFT. Nah, proses mengubah suatu objek digital menjadi bentuk NFT itu disebut dengan minting

Bagaimana Cara Mendapatkan NFT?

Hal pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan NFT adalah mempunyai cukup uang terlebih dahulu, sebab nantinya akan terdapat “transaksi” kepada pemilik NFT. Cara termudah untuk mendapatkan NFT adalah dengan membelinya di marketplace NFT. Sebenarnya, marketplace NFT ini ada beragam, tetapi saat ini yang paling populer ada OpenSea. 

Dalam platform OpenSea, kamu juga dapat melakukan transaksi berupa menjual NFT kepada pihak lain. Namun, sebelum melakukan transaksi tersebut, kamu harus mempunyai crypto wallet

Apa Saja Contoh Dari Penerapan NFT?

Dalam kehidupan sehari-hari, ternyata NFT sudah banyak digunakan, terutama di berbagai sektor industri. Hal tersebut karena seiring perkembangan zaman, hal-hal yang bersifat digital lebih mudah dilacak dan diawasi. 

1. NFT dalam Sektor Kesenian

Sebelumnya, telah dijelaskan bahwa NFT ini cenderung menjadikan sebuah karya yang antik dan tidak dapat digantikan, sekalipun oleh replika. Hal tersebut tentu saja menjadikan para pelaku seni mempublikasikan hasil karyanya secara digital, terutama dengan NFT ini yang non-fungible dan adanya tawaran keamanan untuk setiap karyanya. 

Terlebih lagi, para pelaku seni juga tidak perlu khawatir akan tindakan plagiarisme atau pencurian kreativitas atas hasil karya seninya. 

2. NFT dalam Sektor Hiburan

Sektor hiburan ini mencakup game, barang-barang koleksi, dan olahraga. Barang-barang koleksi yang memiliki nilai tinggi tentu saja dapat dipasarkan melalui NFT ini. Selain itu, dalam pasar gaming juga memanfaatkan NFT dan blockchain sebagai keuntungan yang menjanjikan. 

Pasar gaming justru menjadi “ladang” pengguna NFT, sebab menggunakan skema pay-to-earn. Dalam skema ini, para pemain game akan terus mendapatkan token apabila mereka bermain game tersebut secara aktif. 

3. NFT dalam Sektor Bisnis

Dalam sektor bisnis, NFT dapat diterapkan terutama untuk menghubungkan aset fisik, seperti tanah atau properti. Selain itu, akta kepemilikan dalam NFT lebih aman karena disimpan dalam blockchain. Pembeli aset tidak perlu khawatir lagi akan hilang atau rusaknya sertifikat, sebab sudah tercatat dalam blockchain

Nah, itulah penjelasan mengenai apa itu NFT dan berbagai hal yang berhubungan dengan NFT. Apabila kamu memang tertarik untuk melakukan transaksi NFT ini, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu ya terkait bagaimana menggunakan akun NFT, supaya kedepannya kamu tidak merugi. 

Just info: Pintu adalah aplikasi jual beli bitcoin dan aset crypto lainnya yang telah terdaftar resmi di Bappebti. Di Pintu, kamu bisa mengecek pergerakan harga aset, membaca berita-berita terbaru tentang crypto serta melakukan investasi dan trading hanya mulai dari Rp11.000 saja, lho.

Baca Juga: