alat ekskresi pada manusia

Macam Alat Ekskresi Pada Manusia dan Fungsinya

Diposting pada

Alat Ekskresi Pada Manusia – Ciri ciri dari makhluk hidup salah satunya adalah melakukan ekskresi (mengeluarkan zat-zat sisa). Itu artinya semua mahkluk hidup pastinya mempunyai alat yang digunakan untuk mengeluarkan zat zat yang tidak penting. Mahkluk hidup pastinya mempunyai alat ekskresi.

Alat ekskresi sangatlah penting dalam kehidupan, Bayangkan saja jika kita tidak memiliki alat ekskresi, apa yang terjadi dengan tubuh kita??.
Berikut ini adalah alat ekskresi pada manusia.

Macam Alat Ekskresi pada Manusia

1. Ginjal

a. Pengertian dan Fungsi Ginjal

Ginjal adalah salah satu dari alat ekskresi pada manusia yang berfungsi sebagai alat atau organ yang menyaring darah. darah yang telah disaring oleh ginjal, akan dikeluarkan dalam bentuk urine.

Ginjal berbentuk seperti kacang dengan jumlah sepasang dan letaknya pada rongga belakang usus agak atas.


Pada saat disaring, didalam darah masih ada zat zat yang penting bagi tubuh. dan ginjal menyaring darah dari zat zat yang penting, dan zat yang tidak penting akan dibuang dalam bentuk urine.

1) Membersihkan darah dari zat-zat hasil metabolisme

Salah satu fungsi ginjal adalah membersihkan darah. Nah bagian dari ginjal yang menjalankan fungsi tersebut adalah nefron.

Nefron bekerja sebagaimana mestinya untuk membersihkan darah dari racun-racun yang berbahaya bagi tubuh.

Apabila nefron ini mengalami kerusakan, maka racun yang ada didalam tubuh tidak bisa dikeluarkan, akibatnya racun akan mengendap dalam tubuh dan sangat berbahaya bagi kita.  

2) Mengatur volume cairan tubuh

Fungsi yang lain adalah untuk mngatur kadar cairan didalam tubuh. Nah ginjal akan mengeluarkan hormon ADH singkatan dari Anti Diuretic Hormone untuk melaksanakan fungsi tersebut.

Cara kerjanya yaitu jika volume cairan didala tubuh berlebihan, maka hormon ADH akan menurun akibatnya urine yang kita keluarkan jumlahnya banyak dan encer, begitu juga sebaliknya.  

3) Mengatur pH darah agar tidak terlalu asam

Fungsi selanjutnya adalah untuk mengatur kadar pH didalam darah supaya tidak terlalu asam.  

4) Mengatur metabolisme kalsium dan Vitamin D

Fungsi selanjutnya dari ginjal adalah mengatur metabolisme dari kalsiuma dan juga vitamin D  

b. Anatomi Ginjal

Anatomi dasar ginjal

injal jumlahnya sepasang dan letaknya di kanan dan kiri tulang belakang, tepatnya dibawah organ hati dan limfa.

Dibagian atas dari ginjal terdapat kelenjar adrenal atau kelenjar suprarenal. Ginjal kanan letaknya agak dibawah dari ginjal kiri untuk memberi ruang sebagai tempat hati. Ginjal dibungkus oleh dua lapisan lemak yaitu lemak perirenal dan lemak pararenal yang fungsinya untuk meminimalisir terjadinya guncangan pada ginjal.  

Berat dan besar ginjal berbeda-beda, hal ini tergantug dengan jenis kelamin, umur, serta ada tidaknya ginjal pada sisi lain. Umumnya untuk orang dewasa, ukurannay panjang 11,5 cm, lebar 6 cm, dan tebal 3,5 cm dengan berat rata-rata 120-170 gram.

Bagian luar dari ginjal disebut dengan korteks, bagian lebih dalamnya lagi disebut medulla, dan bagian paling dalam disebut pevis.  

Ketika Ginjal yang dibelah secara membujur akan memperliatkan bagian bagian korteks yang merupakan lapisan luar, medula (sumsum ginjal) dan pelvis. Didalam Korteks terdapat jutaan nefron atau penyaring. Setia Nefron terdapat Kapsula Bowman dan Glomerulus.

Glomerulus adalah anyaman pembuluh kapiler. kapsula bowman memiliki bentuk yang hampir sama dengan mangkuk, kapsula bowman ini mengelilingi glomerulus.

Dan tubulus kontortus terdiri dari 3, yang pertama tubulus kontortus proksimal, yang kedua adalah tubulus kontortus distal, dan yang terakhir yaitu tubulus kontortus kolektivus.

c. Kelainan pada Ginjal Manusia

  1. Uremia : tertimbunnya urea dalam darah sehingga mengakibatkan keracunan
  2. Albuminuria adalah urine mengandung albumin (protein darah). Hal ini dapat terjadi karena adanya kerusakan pada glomerulus sehingga proses filtrasi berlangsung tidak sempurna.
  3. Diabetes insipidus : penyakit kekurangan hormon vasopresin atau hormon antidiuretik (ADH) yang mengakibatkan hilangnya kemampuan mereabsorpsi cairan. Akibatnya, penderita mengeluarkan urine berlimpah (bisa mencapai 20 liter). 
  4. Diabetes melitus ditandai oleh adanya glokusa dalam urine. Diabetes militus terjadi karena menurunnya hormon insulin yang dihasilkan pankreas.
  5. Nefritis adalah suatu gangguan pada ginja karena infeksi bakteri Streptococcus sihingga mengakibatkan protein masuk ke dalam urine.
  6. Batu ginjal adalah terbentuknya endapan dari garam kalsium dan penimbunan asam urat sehingga membentuk CaC03 (kalsium karbonat) pada ginjal maupun saluran ginjal atau kandung kemih. Kondisi ini dapat mengakibatkan kesulitan pengeluatan urine. Batu ginjal dapat dihilangkan dengan pembedahan (opersi). Selain itu batu ginjal juga dapat dipecahkan menggunakan sinar leser.
  7. Gagal ginjal adalah ginjal tidak dapat berfungsi lagi sebagai organ ekresi. Kegagalan ginjal yang akut dapa menyebapkan perdarahan dan fungsi jantung terhenti secara tiba tiba. Untuk menggantikan fungsi ginjal, penderita mempunyai dua alternatif yaitu melalui pencangkokan ginjal atau cuci darah (dialisis),

Baca lebih lanjut : Pengertian Ginjal, Fungsi dan Anatomi Ginjal 

2. Hati

Hati merupakan organ ekskresi karena menghasilkan empedu yang mengandung zat sisa dari perombakan eritrosit di dalam limpa.

Hati mempunyai berat normal sekitar 2 kg Hati bukan hanya berfungsi untuk alat ekskresi saja, tapi hati juga berfungsi untuk menawar racun racun. Berikut ini adalah bagian bagian dari hati pada manusia :

hati manusia

Hati juga berfungsi sebagai memakan antigen dan mikrooganisme. Fungsi hati selain menawarkan racun, tapi hati juga berfungsi membuang zat zat berbahaya seperti Kolesterol.

Hati mengeluarkan getah empedu dan disimpan di kandung empedu. Getah empedu sendiri mengandung garam empedu dan zat warna. maka dari itu hati disebut sebagai alat ekskresi.

3. Paru Paru

Paru paru organ yang sangat pentin oleh makhluk hidup yang hidup di darat. Mengapa paru paru disebut organ ekskresi? yaa karena paru paru mengeluarkan CO2 dan uap air.

Oksigen yang dibutuhkan oleh makhluk hidup, masuk kedalam pembuluh darah yang ada di aveolus. Bagian bagian dari paru paru dapat anda lihat pada gambar dibawah ini :

paru paru

Fungsi paru paru bukan hanya sebagai organ ekskresi saja, tapi paru paru juga memiliki fungsi sebagai organ atau alat pernapasan manusia.

Sebenarnya paru paru digunakan untuk alat pernapasan. akan tetapi karena paru paru mengeluarkan zat zat yang sisa, makanya paru paru disebut alat ekskresi.

4. Kulit

Kulit merupakan salah satu organ ekskresi. kulit disesbut alat ekskresi karena kulit akan mengeluarkan keringat dan kelenjar Minyak. Keringat keluar dikarenakan adanya hormon, dan lain lain. Fungsi kulit yang lainnya sebagai alat perangsang, pengatur suhu tubuh, dan lain lain.

Keringat yang keluar mengandung Asam Urat, Amonia dan NaCI. dan keringat sendiri berfungsi sebagai alat pengatur suhu tubuh. jika kelenjar keringat beruguna untuk membasahi kulit agar tetap lembab.

bagian kulit

Kulit juga berfungsi sebagai pelindung bagi tubuh dari keadaan sekitar. Kulit sangatlah penting bagi makhluk hidup, karena kulit mempunyai banyak fungsi dan kegunaanya.

Penjelasan diatas merupakan penjelasan tentang alat ekskresi dan fungsi dari ekskresi tersebut. Makhluk hidup sangatlah bergantung pada organ ini.

Jika organ ini tidak ada, Ciri ciri makhluk hidup tidaklah terpenuhi. Karena salah satu ciri ciri mahkluk hidup adalah ekskresi. Seharusnya kita bersyukur karena kita diciptakan selalu sempurna.

Kelainan dan Gangguan Pada Alat Ekskresi Manusia

1. Nefrolitiasis (Batu Ginjal)

Nefrolitiasis (Batu Ginjal) merupakan penyakit yang ditandai adanya batu yang di ginjal, Saluran, atau Kandung kemih.

Jikalau batu menyumbat kandung kemih disebut Kencing Batu, jikalau batu menyumbat saluran disebut batu ginjal. Batu ginjal sendiri mengandung Garam Kalsium atau Zat Kapur antara lain Kalsium fosfat, Kalsium Oksalat, dan campuran lainnya.

Penyakit ini bisa diobati dengan satu cara yaitu Mengoperasi atau mengambil batu ginjalnya.Tetapi dengan kemajuan teknologi jama sekaran, batu ginjal bisa dihancurkan oleh gelombang suara yang berintensitas tinggi.

Cara mencegah penyakit ini dengan mengurangi pengongsumsian garam. Dan satu lagi jika batu ginjal masih berukuran kecil, dapat dihancurkan dengan obat obatan.

2. Diabetes Mellitus (Kencing Manis)

Diabetes Mellitus (Kencing Manis) merupakan penyakit yang disebabkan oleh Kelebihan Glukosa.

Glukosa itu dikeluarkan bersama Urine. Penyebab penyakit ini adalah kekurangan hormon Insulin didalam tubuh. Cara mengobati penyakit ini adalah Jika penderita masih kanak kanak, mengobatinya dengan menyuntikan hormon Insulin. dan jika penderita orang dewasa, anda bisa melakukan Diet, olahraga, dan pemberia obat obatan penurun kada glukosa.

3. Kanker Kulit

Kanker kulit merupakan penyakit yang cukup berbahaya. Penyakit ini sering menyerang kepada orang orang yang mempunyai kulit putih dan terang.

Hal ini dikarenakan Pigmen kulit yang kurang. Kanker kulit disebabkan karena penerimaan cahaya matahari yang terlalu besar. Cara mengatasi penyakit ini adalah melakukan tabir surya atau menghindari kontak dengan matahari terlalu banyak.

4. Hepatitis

Hepatitis merupakan penyakit yang menyerang hati. Penyakit ini disebabkan oleh Virus. Virus virus hepatitis ada beberapa macam Virus Hepatitis A, Hepatitis B, dan Hepatitis C.

Cara mencegah Penyakit ini dengan memberi vaksin, Tidak melakukan seks bebas dan lain lain.

Cara menyembuhkan Hepatitis ini dengan cara Memberi vaksin yang bertujuan untuk mematikan virus. Penyakit hepatitis yang parah adalah hepatitis C

5. Asma

Asma merupakan penyakit Alat Ekskresi yang terjadi di paru paru. Asma sendiri telah banyak diderita oleh orang. Hal ini disebabkan penyakit ini bersifat Menurun.

Penyakit ini bisa kambuh kapan saja dan dimana saja. pasalnya pada suhu yang dingin, penyakit ini bisa kambuh. Penyakit ini menyerang pada saluran pernafasan dan menyumbat jalurnya udara.

Cara pertama menolong pasien yang kambuh karena Asma adalah dengan cara memberinya obat atau oksigen.Semua orang pasti pernah merasakan sakit, dan Orang di dunia ini pasti tidak menginginkan dirinya sakit.

Sakit sendiri juga merupakan anugrah dari tuhan. Penyakit penyakit di jaman sekaran telah merajalela dan telah banyak macamnya. Ini dikarenakan adanya dampak dari Bioteknologi.

Penyakit penyakit diatas merupakan penyakit penyakit yang sering dan Penyakit yang menyerang Alat alat Ekskresi.

Semua penyakit bisa disembuhkan, tetapi sekarang ilmuwan sedang berusaha untuk mencari obatnya dan mempelajari penyakit penyakit yang ada di dunia ini. Itulah merupakan ulasan tentang penyakit penyakit Alat Ekskresi.

Gambar Gravatar
Seorang praktisi Pemasaran, SEO dan Digital Marketing. Suka dengan kata dan cinta dengan karya. Turut memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui beragam artikel pendidikan di kitapunya.net.