PENGERTIAN LOYALITAS MEREK : Tingkatan dan Nilai-nilai Yang Diciptakannya

PENGERTIAN LOYALITAS MEREK : Arti, Tingkatan dan Nilai-nilai Yang Diciptakannya - Loyalitas merek adalah salah satu elemen daripada brand equity (ekuitas merek). Menurut Aaker, loyalitas merek merupakan satu ukuran keterkaitan seseorang pelanggan pada sebuah merek. Apabila loyalitas merek meningkat, maka kerentaan kelompok pelanggan dari serangan kompetitor dapat dikurangi. Hal ini merupakan suatu  indicator dari brand equity yang berkaitan dengan perolehan laba dimasa yang akan datang karena loyalitas merek secara langsung dapat diartikan sebagai penjualan dimasa depan. Baca juga : Pengertian Merek Menurut Para Ahli

Tingkatan loyalitas merek (brand loyalty) dapat digambarkan pada gambar piramida loyalitas berikut: 

Tingkatan Loyalitas Merek
Tingkatan Loyalitas Merek
Menurut Durianto dkk, tingkatan-tingkatan loyalitas merek pada gambar 2.1 diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Switcher/price buyer 
Switcher/price buyer merupakan tingkatan loyalitas yang paling dasar. Pembeli tidak loyal sama sekali terhadap suatu merek. Bagi pembeli tersebut, merek apapun dianggap memadai. Dalam hal ini merek memainkan peran yang kecil dlam keputusan pembelian. Apapun yang diobral atau menawarkan kenyamanan akan lebih disukai. 

2. Habitual buyer
Adalah pembeli yang puas dengan produk, atau setidaknya tidak mengalami ketidak puasan, dan membeli merek produk tertentu karena kebiasaan. Untuk pembeli seperti ini, tidak terdapat dimensi ketidak puasan  yang  cukup  untuk menstimulasi suatu peralihan merek terutama jika peralihan tersebut membutuhkan usaha, karena tidak ada alasan bagi mereka untuk  memperhitungkan berbagai alternatif. 

3. Satisfied buyer
Adalah orang-orang yang puas, namun mereka memikul biaya peralihan (switching cost), yaitu biaya dalam waktu, uang, atau resiko kinerja sehubungan dengan tindakan beralih merek. Mungkin mereka  melakukan  investasi dalam mempelajari suatu sistem yang berkaitan dengan suatu merek. Untuk menarik minat para pembeli yang termasuk dalam golongan ini, para kompetitor perlu mengawasi biaya peralihan dengan menawarkan bujukan untuk beralih atau dengan tawaran suatu manfaat yang cukup besar sebagai kompensasi. 

4. Liking the brand 
Adalah pembeli yang sungguh-sungguh menyukai suatu merek. Preferensi mereka mungkin dilandasi pada suatu asosiasi, seperti  simbol, rangkaian pengalaman dalam menggunakan produk, atau perceived quality yang tinggi, dan mereka menganggap merek sebagai sahabat. 

5. Committed buyer 
Adalah pelanggan yang setia. Mereka mempunyai suatu kebanggaan dalam menemukan atau menjadi pengguna dari suatu merek. Merek tersebut sangat penting bagi mereka, baik dari segi fungsi maupun sebagai suatu ekspresi mengenai siapa mereka sebenarnya. 

Rasa percaya mereka mendorong mereka merekomendasikan merek tersebut kepada orang lain. Loyalitas merek dan para pelanggan yang ada mewakili suatu strategic asset yang jika dikelola dan dieksploitasi dengan benar, mempunyai potensi untuk memberikan nilai. 


Nilai Yang Diciptakan oleh Loyalitas Merek

Nilai-nilai yang diciptakan brand loyalty antara lain: 

1. Mengurangi biaya pemasaran 
Suatu basis pelanggan yang mempunyai loyalitas merek bisa mengurangi biaya pemasaran perusahaan karena biaya untuk mempertahankan pelanggan lama lebih murah dibandingkan dengan berusaha mendapatkan pelanggan baru. Semakin tinggi loyalitas, semakin mudah menjaga pelanggan tetap puas. Loyalitas dan sekelompok konsumen merupakan rintangan besar bagi para kompetitor, karena untuk menang, pelanggan yang sudah loyal diperlukan sumber daya yang besar agar dapat membujuk para pelanggan beralih merek. 

2. Meningkatkan perdagangan 
Loyalitas yang lebih besar memberikan dorongan perdagangan yang lebih besar karena para pelanggan mengharapkan merek tersebut selalu tersedia. Loyalitas merek juga dapat mendominasi keputusan pemilihan pertokoan dan meyakinkan pihak pertokoan untuk memajang produk di raknya karena para pelanggan akan mencantumkan merek tersebut didalam daftar belanja mereka. Peningkatan perdagangan menjadi penting apabila akan memperkenalkan ukuran baru, jenis baru, variasi atau perluasan merek. 

3. Memikat para pelangganbaru 
Suatu basis pelanggan yang puas dan suka pada suatu merek tertentu dapat menimbulkan keyakinan bagi calon pelanggan khususnya jika pembelian tersebut agak mengandung resiko. Kelompok pelanggan yang relatif puas akan  memberikan suatu citra bahwa merek tersebut merupakan produk yang diterima luas, berhasil, beredar di pasaran, dan sanggup memberikan dukungan pelayanan yang luas dan peningkatan mutu produk. Kesadaran merek juga dapat dibangkitkan dari kelompok pelanggan. Teman dan kolega para pengguna akan menjadi sadar akan produk tersebut hanya dengan menyaksikannya dan akan membangkitkan semacam kenangan yang berkaitan dengan konteks penggunaan dan pengguna yang sulit dijangkau oleh iklan manapun. Jadi,  loyalitas  merek dapat memikat pelanggan baru dengan dua cara, yakni menciptakan kesadaran merek dan meyakinkan kembali. 

4. Memberi waktu untuk menanggapi ancaman-ancaman persaingan 
Loyalitas merek memberikan waktu pada sebuah perusahaan untuk merespons gerakan-gerakan kompetitif. Jika salah satu kompetitor mengembangkan produk yang unggul, seorang pengikut yang loyal akan memberi waktu pada perusahaan kepercayaannya untuk memperbaharui produknya dengan cara menyesuaikan atau menetralisasikannya. 


Demikian artikel tentang Pengertian Loyalitas Merek, Tingkatan Loyalitas Merek dan Nilai-nilai Yang Diciptakan oleh Loyalitas Merek. Sebelum artikel ini dipublish, kami telah membuat artikel dengan judul Info Bimtek Pusdiklat Pemendagri.

Sumber referensi :

David A. Aaker, Manajemen Ekuitas Merek : Memanfaatkan Nilai dari Suatu Merek. Cetakan Pertama, (Jakarta : Mitra Utama, 1997, h. 69.

Durianto,et. al.,Strategi Menaklukkan Pasar Melalui Riset Ekuitas dan Perilaku Merek (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 2004), h. 4.

Belum ada Komentar untuk "PENGERTIAN LOYALITAS MEREK : Tingkatan dan Nilai-nilai Yang Diciptakannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel