Beberapa Cara Pemberantasan Gulma/Rumput Dalam Pertanian

Beberapa Cara Pemberantasan Gulma Dalam Pertanian - Tanaman memerlukan pemeliharaan khusus agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Pemeliharaan ini mulai dari memperhatikan pupuk, penyiraman (air) sampai dengan pembersihan tanaman-tanaman pengganggu (gulma, rumput dll).

Dalam dunia pertanian dikenal sebuah istilah yang namanya "penyiangan", jika dalam dunia persawahan tanah jawa dikenal dengan istilah "ndaut". Penyiangan atau ndaut ini merupakan pekerjaan untuk menghilangkan rumput-rumput atau gulma yang dapat menganggu atau menghambat pertumbuhan dari tanaman.

Rumput atau gulma dapat menyerap unsur hara atau pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman, sehingga yang seharusnya unsur hara tersebut dapat diserap oleh tanaman tapi malah diserap oleh rumput atau gulma yang tidak ada gunanya. Baca juga : Beberapa Macam Alat / Mesin Pemupukan

Beberapa Cara Pemberantasan Gulma/Rumput Dalam Pertanian

Berikut ini adalah beberapa cara pemberantasan gulma/rumput dalam pertanian antara lain sebagai berikut :

1. Pemberantasan secara biologis
Penyianagan jenis pertama adalah dengan cara pemberantasan secara biologi, yaitu dengan cara mengadakan persaingan antara tanaman itu sendiri dengan gulma yang terdapat diantara pertanaman tersebut. Jika tanaman tersebut tidak mampu bersaing dengan gulma tadi, maka harus ditanam tanaman lain yang mampu mengalahkan gulma tersebut tanpa memberikan efek negatif pada tanaman. 

Contoh : Ketela pohon atau ubi jalar dapat mengalahkan pertumbuhan gulma alang-alang.

Contoh lain pemberantasan yang lain dapat menggunakan hewan seperti sapi, kerbau atau sapi. Penggunaan hewan dalam meberantas gulma ini biasa dilakukan pada perkebunan karet.

Untuk tanaman di sawah, pemberantasan secara biologis dapat dilakukan dengan tenaga manusia yang menyiangi rumput yang berada di antara tanaman padi. Dan menginjak rumput tersebut ke dalam lumpur sawah. Ini disebut dengan "ndaut". 
Pemberantasan Gulma/Rumput
Pemberantasan Gulma/Rumput
Keuntungan penyiangan secara biologis adalah biaya yang lebih murah.

2. Pemberantasan secara kemis (kimiawi)
Selain secara manual atau secara biologi, pemberantasan gulma juga dilakukan secara kimiawi. Dengan kata lain menggunakan baha-bahan kimia. Keuntungan dalam proses ini adalah cepat, namun diperlukan biaya tambaan untuk membeli bahan-bahan yang diperlukan.

Selain itu juga memiiliki dampak lain terhadap lingkungan, karena bahan-bahan yang digunakan adalah pestisida dan bisa saja mencemari lingkungan sekitarnya.

Belum lagi jika pemberantasan untuk tanaman-tanaman seperti padi, buah-buahan dll yang bisa saja pestisida tersebut melekat dan mencemari dari hasil tanaman yang akan di konsumsi tersebut. Dari segi kesehatan tentu saja tidak baik bahkan bisa dikatakan berbahaya. Baca : Jenis-jenis Alat Pengolah Tanah

3. Pemberantasan secara mekanis
Jenis pemberantasan atau penyiangan selanjutnya adalah secara mekanis, prinsip dari pemberantasan jenis ini adalah penggunaan alat dan mesin. Contoh penggunaannya antara lain untuk memberantas alang-alang yang berada di lahan yang akan dibuka untuk perkebunan karet/sawit. Tapi pembakaran ini tidak direkomendasikan karena dapat mencemari dan menimbulkan kebakaran hutan. Contoh lain pemberantasan secara mekanis adalah menggunakan mesin gergaji atau mesin pemotong rumput.

4. Pemberantasan kombinasi dari 3 cara
Pemberantasan gulma secara kombinasi, yaitu dengan menggabungkan beberapa cara, baik cara biologis, kemis dan mekanis. Namun hal ini tidak dipaparkan pada buku ini, tetapi yang menjadi topik pembahasan adalah mengenai alat penyiangan secara mekanis yang tradisional

Penyiangan adalah penghilangan rumput atau tanaman liar di sekitar tanaman yang sedang kita rawat. Rumput atau tanaman liar perlu dihilangkan karena menimbulkan penghalangan tumbuhnya tanaman yang sedang kita rawat, kompetisi penyerapan hara, ruang, cahaya, dan CO2, penularan penyakit karena adanya rumput atau tanaman liar yang mempunyai penyakit sama dengan tanaman yang sedang kita tanam, pemakanan atau perusakan tanaman kita oleh serangga, karena ada rumput atau tanaman liar yang menjadi sarang atau tempat mencari makan serangga. 

Sangat banyak jenis alat alat penyiang yang telah di kenal. Mulai dari yang paling kuno seperti tugal sampai yang paling mutakhir dengan menggunakan mesin. 

Demikian artikel mengenai beberapa cara pemberantasan gulma/rumput dalam pertanian. Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kalian ya agar bermanfaat juga. Baca juga : Beberapa macam alat/mesin penanaman.

Belum ada Komentar untuk "Beberapa Cara Pemberantasan Gulma/Rumput Dalam Pertanian"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel