Saatnya KTP Jadi Kartu Indonesia ALL IN ONE

Yogyakarta, 9 Desember 2018 - Permasalahan-permasalahan dalam pemerintah kota begitu kompleks, salah satunya dalam data kependudukan seperti pembuatan akta kelahiran, kartu keluarga, KTP dan juga SIM. Saya rasa hal itu perlu pembenahan, karena didalamnya terdapat pemborosan yang sebenarnya dapat lebih di efektifkan kembali dengan sebuah kartu yang berisi tentang semua data informasi pribadi. Belum lagi dalam hal pelayanan publik yang kurang efisien dan efektif. Saya dapat merasakan sendiri, betapa lamanya dalam membuat kartu-kartu itu, belum lagi dari antrian yang membutuhkan waktu berjam-jam.

Di kota-kota besar di seluruh dunia terus melakukan inovasi teknologi  untuk pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien lagi. Para pemerintah kota jjuga terus melakukan kajian dalam rangka mengatasi permasalahan tata kelola kota, karena tata kelola kota yang tidak efisien dan tidak efektif ini dituding sebagai penyebab penurunan kualitas hidup di kota. Apalagi dengan berkembangnya teknologi dan informasi yang memberikan peluang yang sangat besar untuk digunakan dalam tata kelola kota yang lebih efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

Sebenarnya, tujuan utama penggunaan teknologi dalam tata kelola kota adalah untuk menciptakan kota yang cerdas (smart city) yang selalu memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat, pendatang dan investor yang berada di kota tersebut. Bahkan, diprediksikan bahwa kedepannya persaingan tidak hanya sebatas antar negara, tetapi juga terjadi pada tingkat kota.

Indonesia adalah negara berkembang yang usianya belum genap 100 tahun, wajar saja bila saat ini kita masih dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan yang begitu kompleks. Sudah seharusnya kita menyadari betapa pentingnya inovasi teknologi dalam menyelesaikan permasalahan kota. 

Sudah seharusnya kita tidak memiliki banyak kartu-kartu yang cukup membuat dompet kita terasa lebih tebal, kita perlu memiliki sebuah kartu yang dengan kartu tersebut sudah tersimpan informasi-informasi penting terkait tentang diri kita. Bagaimana kartu ini bekerja?

Kartu Indonesia
Kartu Indonesia


1. Sebagai Akta Kelahiran + KTP
Setiap bayi lahir, maka orang tua wajib untuk membuat laporan kelahiran beserta akta kelahiran, yang biasanya diperlukan sebuah surat dari tingkat desa sampai dengan tingkat kecamatan. Dalam proses pembuatan ini, tidak hanya langsung jadi dalam waktu 1 hari tetapi bisa sampai berhari-hari bahkan sampai 1 bulan. Dari segi anggaran tentu saja pemborosan. 

Maka dari itu perlu terobosan baru, yang mana setiap anak yang baru lahir kemudian dilaporkan ke kelurahan, yang selanjutnya akan didatangi oleh petugas dari kelurahan yang kemudian akan didata dan dibuatkan sebuah kartu all in one.

Selain sebagai bukti akta kelahrian, kartu ini juga berfungsi sebagai kartu tanda penduduk. Sampai saat ini saya belum faham, mengapa KTP baru bisa dibuat di umur 17 tahun. Padahal, anak juga perlu identitas. Bila khawatir takut hilang atau seperti apa, kartu ini dapat disimpan oleh orang tua yang kemudian baru dikasih ke anak setelah menginjak usia remaja.

2.  Sebagai KK
Informasi didalam KK sebenarnya juga terdapat di dalam KTP, dan dalam proses pembuatannya juga memerlukan anggara yang tidak sedikit. Maka, akan lebih efektif jika informasi didalam KK juga dimasukkan sekalian kedalam sebuah Kartu Indonesia.

3. Sebagai SIM
SIM merupakan Surat Ijin Mengemudi yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia sebagai syarat untuk mengemudikan kendaraan baik itu motor, mobil atau truk. Dalam proses pembuatannya, diminimalkan usia 17 tahun ke atas. Yang membuat janggal adalah, kita sebenarnya BUKAN MEMBUAT SIM tetapi MEMBELI SIM. Ya, proses pembuatan SIM hanyalah sebuah pencitraan belaka, yang pada kenyataanya kita hanya membeli SIM. Orang yang baru bisa belajar mengemudipun sudah bisa memiliki SIM. Jadi, mengapa tidak kita merubah aturan saja bahwa syarat mengemudi bukan berdasarkan SIM tetapi berdasarkan usia di Kartu Indonesia. Dan tenang, polisi tetap dapat menilang jika usia pengemudi tidak memenuhi syarat.

4. Rekening Pribadi
Saat ini sudah muncul Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar, bayangkan jika dompet kita isinya semua kartu, tentu tidak efektif bukan. Lebih baik, kita memiliki satu kartu yang dapat digunakan untuk semua. Pemerintah kota dapat menyalurkan bantuan melalui ID di dalam Kartu Indonesia.

Di atas adalah sebuah inovasi yang mungkin terlihat konyol, tapi itu bukan saja tidak mungkin untuk diaplikasikan. Bahkan mungkin saja kedepannya bukan hanya sekedar kartu sebagai identitas, melainkan hanya sekadar sidik jari sudah dapat diketahui informasi (data base) tentang diri kita. 

 Kamu juga memilki inovasi terkait dengan tata kelola? Kamu bisa ikuti lomba yang berhadiah 10 juta, temukan informasi disini :  https://twitter.com/InfoKomputer/status/1062889865807781888
#menuju100smartcity #lombablogsmartcity2018

Belum ada Komentar untuk "Saatnya KTP Jadi Kartu Indonesia ALL IN ONE"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel