Ayat Al Qur'an dan Hadits Tentang Gempa Bumi

Kitapunya.net, Ayat Al-Qur'an dan Hadits Tentang Gempa Bumi - Akhir-akhir ini gempa bumi mengguncangkan sebagian wilayah di Indonesia, sebelumnya telah mengguncang tanah lombok yang menelan ratusan korban jiwa dan ratusan rumah-rumah roboh. Kemarin, pada tanggal 28 September 2018 gempa juga mengguncang tanah Palu, Sulawesi Tengah.

Tidak hanya gempa, di pesisir pantai juga terjadi tsunami kecil yang merusak puluhan rumah yang berada di pesisir pantai. Sungguh, Maha Besar Allah atas segala kekuasaan-Nya. Data sementara ada sekitar 384 korban jiwa yang meninggal dunia, sementara korban luka-luka lebih dari itu. Saya atas nama admin kitapunya.net turut berduka cita atas terjadinya bencana di Palu dan Tonggala, Sulawesi Tengah ini. Semoga semua korban dan keluarganya di beri ketabahan dan kesabaran, baca juga : Ayat Al Quran dan Hadits Tentang Sabar.

Dengan berbagai peristiwa ini kemudian ada yang menghubung-hubungkan dengan berbagai hal, yang kemudian bisa kita jadikan sebagai intropeksi dan evaluasi diri.

Salah satunya adalah Penetapan Tersangka Gus Nur di kota kelahirannya, Palu, Sulawesi Tengah. Sebelumnya, pada 28 September esok hari, Gus Nur sempat membuat video terkait penetapan tersangkanya. Ia mengatakan bahwa hukum Allah pasti ada, barang siapa yang mendzalimi tinggal hitung mundur saja.

Sekedar infor, Gus Nur ditetapkan tersangka karena kasusnya yang diduga melakukan pencemaran nama baik terhadap Banser. Gus Nur juga sempat mengelak bahwa dirinya bukan mencemarkan nama baik, tapi nama Banser tercemar karena ulahnya sendiri.

Sebelumnya Banser sempat membubarkan dan menolak pengajian dari beberapa ulama seperti UAS, Ust. Felix Xiau dll. 

Ada juga yang menghubung-hubungkan dengan pemerintah saat ini, bahwa pemerintah saat ini tidak adil terhadap umat tertentu. Presiden yang seharusnya mengayomi dan mempersatukan seluruh rakyat Indonesia, malah membuat konflik-konflik ideologi terjadi, seperti antara Banser NU dan Umat Islam yang lain.

Itu diduga karena isu dari narasi pemerintah tentang gerakan khilafah. Hingga kemudian pemerintah juga mengeluarkan kampanye "Saya Pancasila, Saya Indonesia", yang dinilai membuat semakin panas dan malah memecah belah umat.

Beredar hasil istikharah Al-Alim Al-Allamah Shohibul Muallafat 

Beredar hasil istikharah Al-Alim Al-Allamah Shohibul Muallafat (pengarang banyak karya kitab) KH Thoifur Aliwafa, Ulama Sumenep Madura sekaligus Tokoh NU Sumenep. Istikharah itu ditulis dalam bahasa Madura dengan menggunakan huruf Arab. Terjemahan kedalam bahasa Indonesia, artinya begini:

Bismillaahirrohmaanirrohiem

1. Saya istikhoroh utk Bapak Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin sebagai Presiden Indonesia dan Wakil Presiden pada Tahun 2019 M — 2024 M, maka hasil istikhoroh saya menemukan ayat : *idz tabarro-al ladzienat tubi’uu minal ladzienat taba’uu wa ra-aul ‘adzaab wa taqoththo’at bihimul asbaab* Q.S(2) Al-Baqoroh : 166.

Artinya : “Ketika orang-orang yang diikuti (para pemimpin) melepaskan diri (dari tanggung jawab) terhadap orang-orang yang mengikuti (kepemimpinannya) pada saat mereka melihat azab (Allah) dan putuslah hubungan antar mereka (masing2 bertanggung jawab sendiri di hadapan Allah).”

Tentu kita sebagai manusia, tidak boleh secara langsung membuat kesimpulan. Tapi yang paling penting adalah dengan menjadikannya pelajaran dan kewaspadaan kita yang kemudian kita juga harus meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah swt.

Ayat Al Qur'an dan Hadits tentang Gempa Bumi
Ayat Al Qur'an dan Hadits tentang Gempa Bumi, sumber : travel.kompas.com

Ayat Al-Qur'an dan Hadits Tentang Gempa Bumi

Dalam Al-Qur'an Allah berfirman bahwa segala sesuatu yang terjadi di bumi ini adalah karena perbuatan kita, kerusakan bumi adalah karena kita sendiri yang merusak. Ini terdapat dalam Q.S.Asy-Syuura ayat 30 yang artinya :
“Dan musibah apa saja yang menimpa kalian, maka disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri, dan Allah mema’afkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)” (QS. Asy-Syuura: 30)
Allah yang Maha Pengampun akan mengampuni semua dosa bagi mereka yang bertaubat secara sungguh-sungguh, jadi jangan sampai berputus asa terhadap rahmat Allah. Adanya bencana sebagai peringatan kepada kita agar kita lebih mendekatkan kepada Allah SWT.

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa al Qur`an itu benar. Dan apakah Rabb-mu tidak cukup (bagi kamu), bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu”. [Fushilat/41 : 53].
“Nikmat apapun yang kamu terima, maka itu dari Allah, dan bencana apa saja yang menimpamu, maka itu karena (kesalahan) dirimu sendiri”. [an Nisaa/4 : 79].

Hadits Nabi Tentang Gempa Sebagai Tanda Kiamat

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa terjadi banyak gempa adalah tanda-tanda kiamat yang semakin dekat, memang tidak ada yang tahu kapan kiamat itu terjadi. Tapi Rasulullah menyampaikan tanda-tandanya, dan sudah banyak tanda-tanda kiamat terjadi di zaman ini. Semoga Allah memberikan kita semua petunjuk menuju ke jalan-Nya yang lurus. 

Berikut ini adalah beberapa Hadits Nabi tentang gempa bumi yang semoga menjadi nasehat bagi kita semua.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, beliau berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَكْثُرَ الزَّلاَزِلُ.

‘Tidak akan tiba hari Kiamat hingga banyak terjadi gempa bumi.’” Shahiih al-Bukhari, kitab al-Fitan (XIII/81-82, al-Fat-h)

Diriwayatkan dari Salamah bin Nufail as-Sakuni Radhiyallahu anhu, beliau berkata:

كُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. (وَذَكَرَ الْحَدِيْثَ وَفِيْهِ) وَبَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ مُوتَانٌ شَدِيدٌ وَبَعْدَهُ سَنَوَاتُ الزَّلاَزِلِ.

“Kami pernah duduk-duduk bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam… (lalu beliau menuturkan haditsnya) dan sebelum Kiamat ada dua kematian yang sangat dahsyat, dan setelahnya terjadi tahun-tahun yang dipenuhi dengan gempa bumi.” [2]

Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Telah terjadi banyak gempa di negeri-negeri bagian utara, timur, dan barat. Namun yang jelas bahwa yang dimaksud dengan banyaknya gempa adalah cakupannya yang menyeluruh dan terjadi secara terus-menerus.”. Fat-hul Baari (XIII/ 87)

Hal ini diperkuat dengan riwayat dari ‘Abdullah bin Hawalah Radhiyallahu anhu, beliau berkata:

وَضَعَ رَسُـوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْ عَلَى رَأْسِي -أَوْ عَلىَ هَامَتِي- فَقَالَ: يَا ابْـنَ حَوَالَةَ! إِذَا رَأَيْتَ الْخِلاَفَةَ قَدْ نَزَلَتِ الأَرْضَ الْمُقَدَّسَةَ، فَقَدْ دَنَتِ الزَّلاَزِلُ وَالْبَلاَيَـا وَاْلأُمُورُ الْعِظَامُ، وَالسَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ أَقْرَبُ إِلَى النَّاسِ مِنْ يَدَيَّ هَذِهِ مِنْ رَأْسِكَ.

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan kedua tangannya di atas kepalaku, lalu beliau berkata, ‘Wahai Ibnu Hawalah! Jika engkau melihat kekhilafahan telah turun di atas bumi-bumi yang disucikan, maka telah dekatlah gempa, bencana dan masalah-masalah besar, dan hari Kiamat saat itu lebih dekat kepada manusia daripada dekatnya kedua tanganku ini dari kepalamu.’” [4]


Referensi :
1. https://almanhaj.or.id/3174-29-31-banyaknya-perdagangan-terjadinya-gempa-bumi-banyaknya-orang-ditenggelamkan-ke-dalam-bumi.html
  

Belum ada Komentar untuk "Ayat Al Qur'an dan Hadits Tentang Gempa Bumi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel