Ras Melanesoid, Asal-usul Nenek Moyang Indonesia Part 2

Kitapunya.net, Asal-usul Nenek Moyang Indonesia 2: Ras Melanesoid - Selain ras Proto Melaya dan Deutro Melayu yang sebagai pendatang di Indonesia dan menjadi nenek moyang bangsa ini, ada juga ras lain yang terdapat di Kepulauan Indonesia. Ras ini disebut dengan ras Melanesoid yang tersebar di pulau-pulau yang terletak di timur Irian dan benua Australia. 

Sementara itu bila di Kepulauan Indonesia, mereka tersebar di pulau-pulau seperti Papua Barat, Ambon, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

Kedatangan ras Melanesoid dimulai pada tahun 70.000 SM atau ketika zaman es terakhir. Dimana Kepulaun Indonesia masih belum ada yang menempatinya, ketika suhu turun drastis, air laut menjadi beku. Permukaan laut menjadi lebih rendah ketimbang permukaan air laut saat ini, di kondisi inilah pulau-pulau baru kemudian muncul yang mengakibatkan makhluk hidup dengan mudah bermigrasi atau berpindah mencari tempat yang banyak sumber makanannya. KOnon mereka berpindah dari Asia menuju kasawan Oseania.

Ras Melanesoid bermigrasi ke timur hingga mencapai ke Papua, yang kemudian berlanjut sampai ke Benua Asutralia yang sebelumnya menjadi satu pulau dengan papua. Keberadaan mereka pada saat itu diperkirakan mencapai 100 ribu jiwa yang mendiami wilayah papua dan benua Australia. 

Ras Melanesoid
Ras Melanesoid
Paleotikum adalah peradaban yang membudaya di kehidupan mereka. Baca juga :  Mengenal Manusia Liang Bua, Manusia Gua pada Zaman Pra-Aksara

Ketika masa es berakhir yaitu sekitar tahun 5000 S.M, otomatis permukaan air laut akan naik kembali, mengakibatkan pulau-pulau terpisah-pisah. Ini juga terjadi pada Papua dan Benua Australian yang juga terpisah akibat naiknya permukaan air laut. 

Pada masa ini jumlah penduduknya mencapai 250 ribu juwa, dan di tahun 500 SM jumlah penduduknya meningkat dua kali lipat menjadi 500 ribu jiwa.

Ras Malanesia merupakan penduduk pribumi yang ada di Jawa, asalmulanya berasal dari Proto Malanesia yang merupakan manusia wajak yang tersebar ke timur hingga papua.

Di Papua, mereka hidup berkelompok di sepanjang bantaran kali/sungai. Mereka hidup dengan mengandalkan alam-alam sekitar, terutama sungai seperti mencari ikan, berburu di hutan dll.

Mereka memiliki tempat tinggal yang sangat sederhana, tempat tinggal mereka berada di dinding gua yang ditambahi dengan penutup atau tadah angin. Kemah atau tadah angin ini hanya digunakan sebagai tempat berlindung dan beristirahat saja, karena sebagian besar waktu mereka dihabiskan di luar rumah untuk mencari penghidupan.

Kedatangan bangsa melayu di Indonesia turut mendesak keberadaan bangsa Melanesoid, hingga mereka pun akhirnya bercampur baur dan berkembang biak. Keterunan dari banga Melanesoid dan bangsa melayu menghasilkan keturunan Melanesoid - Melayu.

Bangsa Proto Melanesoid terus terdesak oleh bangsa Melayu. Mereka yang belum sempat mencapai kepulauan Papua melakukan percampuran dengan ras baru itu. Percampuran bangsa Melayu dengan Melanesoid menghasilkan keturunan Melanesoid-Melayu, saat ini mereka merupakan penduduk Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

Belum ada Komentar untuk "Ras Melanesoid, Asal-usul Nenek Moyang Indonesia Part 2"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel