Menelisik Jeratan Produk Impor dalam e-Commerce, Saatnya Indonesia Merdeka Dengan Produk Lokalnya

Kitapunya.net - Di akhir bulan Agustus ini suasana kemerdekaan Indonesia masih terasa, masih banyak event-event yang diadakan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, dari mulai makan kerupuk, panjat pinang, gerak jalan, sepeda gembira dan masih banyak lagi yang semuanya ditujukan agar semangat kemerdekaan membudaya di semua lapisan masyarakat.

Tapi, dibalik kemerdekaan Indonesia yang ke-73 ini, masih banyak saudara-saudara kita yang dijerat oleh kemiskinan, masih banyak yang merasa sulit dalam mencari pekerjaan, dan masih banyak yang kelaparan.

Dari segi pembangungan ekonomi negara kita juga masih tertinggal dengan negara lain, Indonesia belum mampu menyaingi negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Padahal dari SDA (Sumber Daya Alamya) Indonesia seharusnya mampu menjadi negara adidaya, tapi seribu sayang, SDA kita banyak yang dikuasai oleh asing, sedikit demi sedikit kita serahkan sumber pendapatan kita ke asing. Bahkan kehidupan negara kita juga dikuasai oleh Asing.

Kita bisa melihat di sekeliling kita, produk-produk dari mulai baju, celana, aksesoris, helm, tas, sepatu, sandal, sabun, kipas angin, kompor, televisi, dan masih banyak lagi merupakan produk-produk impor yang yang bukan buatan dalam negeri.

Pengusaha-pengusaha lokal kita juga mengalami kesulitan dalam menjual produk-produknya di bangsanya sendiri, banyak pengusaha mengalami gulung tikar karena produknya kalah saing dengan produk impor. Banyak pengusaha yang lebih memilih mundur dan jadi pegawai karena produknya tidak laku.

#MerdekaProdukIndonesia
#MerdekaProdukIndonesia
Suatu dilema yang sangat memprihatinkan saat kita mendengarnya, ketika menjual di bangsa sendiri menjadi hal yang sangat sulit dilakukan. Sudah saatnya kita sadar untuk lebih memilih produk lokal ketimbang produk impor, dengan begitu akan mensejahterakan UMKM yang nanti akan berimbas pada meningkatnya lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan memajukan pereknomian Indonesia.

Antara Perkembangan Teknologi dan Pasar Bebas Asean
Perkembangan teknologi menciptakan suatu tatanan budaya baru, salah satunya adalah bagaimana manusia dalam memenuhi kebutuhannya, bila dulu orang harus bertemu langsung agar bisa bertransaksi jual beli. Kini berkat adanya teknologi internet, jual beli pun bisa dilakukan secara online tanpa bertemu langsung.

Memang dampak positifnya sangat banyak yang dirasakan oleh konsumen dan penjual online, tapi kita juga tidak bisa mempungkiri bahwa ada dampak negatif yang perlu kita kaji bersama yaitu kalahnya barang lokal dengan barang impor yang dijual.

Apalagi dengan adanya pasar bebas Asean yang membuat produk-produk impor dari negera-negara seperti china dan jepang yang bebas memasarkan produknya ke Indonesia. Dengan total penduduk yang sangat besar, mencapai 256 juta jiwa tentu menjadi market yang sangat besar dan potensial.

Mirisnya masyarakat kita lebih tertarik dengan produk impor yang dinilai berkualitas lebih baik, berdasarkan data sebanyak 92 % barang berupa gadget dikuasai oleh asing.

Dengan hadirnya internet membuat barang-barang impor mampu menjangkau keseluruh titik di Indonesia, dulunya mungkin produk impor dominan beredar di kota-kota besar. Tapi sekarang produk impor mulai masuk ke desa-desa, pelosok-pelosok dan mengalahkan UMKM-UMKM kita sendiri. Mari kita lihat data yang sebenarnya tentang barang impor di situs online.

93 % Barang di Situs Online adalah Barang Impor
93 % Barang di Situs Online adalah Produk Impor
93 % Barang di Situs Online adalah Produk Impor
Seperti yang dilansir di liputan6.com, bahwa Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengatakan bahwa e-commerce kita saat ini dikuasai oleh produk-produk impor, sedangkan produk lokal hanya sekitar 6 - 7 persen saja.
"UMKM kita kontribusi dalam perdagangan online Indonesia berdasarkan data 2018 hanya 6 persen-7 persen. Ini cukup riskan," ujar dia di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (2/2/2018).
Tentu ini sangat riskan, mengingat perkembangan e-commerce di Indonesia saat ini yang pesatnya bukan main, bahkan nilai transaksi di e-commerce kita cukup tinggi dan menjadi yang terbesar di antara negara-negara ASEAN.
 
Siapa Yang Salah??
Tentu kita tidak bisa menyalahkan pelaku e-commerce secara sepihak, karena mereka ada berkat permintaan yang terus ada. Dan mereka bebas, juga berkat tidak adanya kebijakan pemerintah yang mengaturnya.

Maka dari itu, jika pelaku e-commerce yang menjerat masyarakat kita dengan produk impor, tinggal kita masyarakatnya saja yang merubah budaya membeli produk impor, dan beralih ke produk lokal. Terutama untuk produk-produk seperti tas, baju, sepatu, jam dll.

Sudah banyak kok produk-produk tersebut dihasilkan oleh UMKM yang kita miliki. Dari segi kualitas dan harga pun juga mampu bersaing dengan produk impor. 

Kita tidak perlu mencari siapa yang salah, yang paling penting adalah action kita terkait bagaimana membuat produk lokal Indonesia dapat menguasai e-commerce di negara kita. Dan yang paling minimal, semua itu bisa kita mulai dari diri sendiri dan keluarga untuk lebih menggunakan produk lokal ketimbang produk impor.

Mengapa Harus Beli Produk Lokal??
Sudah saatnya kita lebih baik membeli produk buatan lokal ketimbang produk impor, walaupun stigma masyarakat saat ini masih banyak yang condong ke produk impor. Karena katanya produk impor memiliki nilai kepuasan lebih dari segi merk dan kualitas.

Tapi itu hanya "katanya" dan sugesti semata akibat stigma masyarakat yang lebih mengunggulakan prdouk impor. Tapi kenyataannya, produk lokal tidak kalah bagusnya dengan produk impor.

Budaya membeli produk impor inilah yang seharusnya kita rubah, lalu sebenarnya mengapa sih harus pilih produk lokal ketimang produk impor??

1. Dukung Indonesia Maju dan Sejahtera
Membeli produk lokal berarti mendukung UMKM sejahtera, dengan begitu kemiskinan dan pengangguran akan teratasi. Perekonomian Indonesiapun akan maju dan rakyatnya sejahtera.

2. Ramah Lingkungan
Ketika barang impor dikirim di Indonesia, pasti membutuhkan distribusi atau transportasi. Dan distribusi itulah membutuhkan bahan bakar, bila kita mengkonsumsi produk lokal sama aja kita mengurangi adanya kegiatan distribusi lintas negara yang menghasilkan polutan untuk dunia.

3. Menunjukan Keeksistensian Indonesia
Kita sudah seharusnya banga memiliki produk-produk lokal seperti batik, kerajinan gerabah dll. Kita harus bangga bahwa semua itu adalah warisan bangsa yang harus kita jaga dan lestarikan. Dan itulah yang menjadi ciri khas bangsa kita, dan keeksistensian kita dapat kita tunjukan dengan rakyat yang memakai produk bangsanya sendiri.

4. Kualitas dan Harga Bersaing
Sebenarnya produk lokal itu juga tidak kalah kok dari segi kualitas dan harga, cuman persepsi masyarakat kita aja yang lebih mementingkan brand atau merek. Bahkan kualitas produk lokal seharusnya lebih unggul dan murah karena tidak perlu ketambahan biaya distribusi lintas negara.

A post shared by Qlapa.com (@qlapa) on

Produk Lokal Indonesia Harus Merdeka, Bagaimana Caranya?
Sudah seharusnya produk lokal Indonesia diangkat ke permukaan, terutama produk-produk UMKM. Agar masyarakat tahu dan lebih memberdayakan produk dalam negeri. Indonesia sudah merdeka 73 tahun yang lalu, tinggal 27 tahun lagi Indonesia menuju 100 tahunnya. Masak iyaa, sudah 73 tahun merdeka kita belum bisa merdeka dengan produk lokal yang kita miliki. Berikut ini adalah beberapa solusi terkait dengan bagaimana agar produk lokal Indonesia merdeka dan mampu bersaing dengan produk asing.

#1. Kesadaran Masyarakat Paling Utama
Konsumen adalah Raja, begitulah kata pepatah yang sering kita dengar. Memang benar adanya, bahwa suatu barang akan diproduksi bila adanya permintaan, walaupun juga ada penawaran disitu. Tapi apabila permintaan turun, perlahan-lahan penawaran juga akan diturunkan.

Begitu pula ketika permintaan akan barang impor turun, maka keberadaan barang impor yang beredar akan semakin sedikit. Maka dari itu kesadaran dari masyarakat itulah yang paling penting, mari kita mulai dari diri sendiri untuk "mencintai produk dalam negeri".

#2. Pemerintah dan Kebijakannya Sangat Diperlukan
Memang perlu adanya kebijakan dari pemerintah terkait barang impor yang beredar di Indonesia, agar dapat lebih terkendali dan ruang geraknya tidak sebebas saat ini. Kita perlu waspada agar produk impor tidak membanjiri masyarakat Indonesia.

Pemerintah juga harus mensosialisasikan kepada masyarakat, agar memilih produk lokal dari UMKM UMKM yang kita miliki. Ini perlu dilakukan karena stigma yang beredar di masyarakat mengatakan bahwa produk impor kualitasnya lebih baik ketimbang produk lokal. 

Maka dari itu, perlu sosialisasi yang terus menerus dilakukan kepada masyarakat agar stigma tersebut mulai luntur dan beralih ke stigma cinta terhadap produk lokal. Yang tidak boleh dilupakan juga pelatihan dan sosialisasi pada UMKM itu sendiri, agar kualitas produk dapat ditingkatkan dan mampu bersaing dengan produk impor.

Berita yang sangat baik akhir-akhir ini, katanya pemerintah akan batasi ruang gerak produk impor. Kita tunggu saja langkah konkrit pemerintah dalam melepaskan masyarakat kita dari jeratan produk impor.

"Ini harus ada tindakan menyeluruh dan komprehensif dari pemerintah, dunia usaha. Ini yang saya mau bangkitkan supaya kebijakan pemerintah juga memikirkan UMKM masuk dalam ekosistem perdagangan di Indonesia," tandas dia.

#3. Pemberdayaan UMKM Lokal
Kita memang memasuki era MEA yang kedatangan barang impor sudah semakin bebas, selain menyadarkan masyarakat dan membuat peraturan tentang barang impor. Kita juga perlu melakukan pemberdayaan UMKM, agar produk lokal kualitas dan nilainya mampu bersaing dengan produk impor.

#4. Semua Elemen Masyarakat Berperan Aktif
Sudah sepatutnya semua orang membatu memberikan dukungan agar Indonesia merdeka dengan produk lokalnya, semua orang dapat berperan. Di dalam keluarga dapat membudayakan untuk membeli produk-produk lokal, pihak sekolah memberikan edukasi terkait pentingnya produk lokal, dan elemen masyarakat lainnya dengan tugasnya masing-masing.

Saatnya Tinggalkan Produk Impor, Beralih Ke Produk Lokal - #MerdekaProdukIndonesia
Dengan berbagai permasalahan yang ada akibat maraknya produk impor, dan berbagai manfaat dari produk lokal. Kini sudah saatnya kita beralih memilih produk lokal ketimbang produk impor, banyak produk-produk lokal yang berkualitas dengan harga jual yang terjangkau.

Salah satu e-commerce yang mendukung dan hanya menjual produk-produk lokal adalah Qlapa.com yang merupakan online shop yang dimiliki oleh PT. Qlapa Kreasi Bangsa.
A post shared by Qlapa.com (@qlapa) on

E-commerce seperti inilah yang seharusnya kita dukung dan kita kembangkan, karena e-commerce yang murni menjual produk-produk lokal terbilang sangat langka keberadaannya di Indonesia.

Cara mendukungnya tentu dengan menggunakan produk lokal buatan anak bangsa, untuk produk-produk lokal yang bisa kamu temui di Qlapa.com antara lain fashion/pakaian, aksesoris, gadget, kuliner, hadiah dan berbagai kerajinan tangan.

Mengenal Lebih Lanjut Qlapa.com Sebagai Rumahnya Produk "Handmade" Asli Indonesia

Qlapa.com adalah sebuah website jual beli online yang cukup unik dan sangat berbeda engan website toko online pada umumnya. Dimana bedanya? Yaitu produk-produk yang di jual di Qlapa.com. Inilah yang menjadikannya berbeda dengan website toko online pada umumnya.



Qlapa.com merupakan sebuah website toko online yang khusus menjual produk handmade atau kerajinan tangan asli Indonesia. Tidak hanya itu, yang diperbolehkan berjualan di Qlapa hanyalah para kreator langsung, bukan reseller ataupun distributor. Sehingga produk-produk yang ada di qlapa terjamin kualitas an keasliannya, dari segi harganya pun juga pasti lebih murah karena langsung dari pembuatnya tidak melalui reseller atau distributor.

Tentu saja ini karena qlapa mengutamakan kejujuran untuk menjaga kualitas produk yang ada di website toko online mereka. Jadi, buat Anda yang sedang mencari produk handmade unik berkualitas asli Indonesia, Anda bisa menemukannya di qlapa, karena di qlapa sudah ada ribuan prouk unik hasil kreasi anak bangsa dari Sabang sampai Merauke.

Renungan Terakhir Yang Semoga Menyadarkan
Biar lebih mengena lagi, coba deh tonton, resapi dan renungkan video berikut ini :

Belum ada Komentar untuk "Menelisik Jeratan Produk Impor dalam e-Commerce, Saatnya Indonesia Merdeka Dengan Produk Lokalnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel