Pengertian Iman Kepada Hari Akhir + Dalil dan Hikmahnya

Pengertian iman kepada hari akhir adalah meyakini dengan sepenuh hati bahwa dunia ini fana (sementara) dan suatu saat nanti dunia beserta isinya akan pasti akan hancur/mati hingga kemudian manusia akan dibangkitkan untuk mempertanggung jawabkan apa yang dilakukan di dunia.

Beriman kepada hari akhir (seringkali disebut sebagai hari kiamat) bagi seorang muslim adalah wajib hukumnya. Apabila kita mengaku beriman kepada Allah, kita juga wajib beriman kepada hari akhir. Hari akhirat merupakan waktu yang dinantikan oleh orang mukmin di mana Allah swt akan memberikan pembalasan dengan seadil-adilnya atas perbuatan manusia selama di dunia.
Pengertian hari akhir
Pengertian hari akhir
Hari akhir pasti akan terjadi namun waktunya yang tidak kita ketahui, semua manusia bahkan Rasulullah SAW tidak mengetahui secara pasti kapan terjadinya hari akhir atau kiamat ini. Hanya saja Rasulullah SAW mengabarkan kepada kita tanda-tandan menjelang hari akhir tiba.

Tanda-tanda menjelang hari akhir ini satu persatu sudah dapat kita lihat faktanya, mau percaya atau tidak tapi itulah kenyataannya. Untuk itulah selain harus beriman kepada hari akhir, kita juga harus meningkatkan iman dan taqwa kita, karena hari kehancuran di hari kiamat hanya dialami oleh seburuk-buruknya peradaban manusia.
  

Pengertian Iman kepada Hari Akhir

Iman kepada hari akhir adalah meyakini dengan seyakin-yakinya bahwa dunia ini pasti akan berakhir (alam semesta hancur/makhluk hidup mati) dan semua manusia akan dibangkitkan untuk mempertanggungjawabkan apa-apa yang diperbuatnya di dunia. 
Hari akhir atau hari kiamat adalah suatu masa atau kehidupan yang kekal sesudah kehidupan dunia yang fana (sementara) ini, termasuk semua proses dan peristiwa yang terjadi pada hari itu.

Hari akhir merupakan akhir di dunia dan awal di akhirat. Bila kita cermati kata "akhirat" sendiri juga mengandung kata "akhir". Dengan kata lain hari akhir yaa hari akhirat, dimana hari akhirat ini memiliki proses-proses panjang sampai manusia mendapatkan balasan berupa surga atau neraka. Proses-proses panjang hari akhir in yaitu :
  1. Hancurnya alam semesta dan seluruh isinya, serta berakhirnya seluruh kehidupan di alam semesta ini (Yaumul Qiyamah : Hari Kiamat).
  2. Kebangkitan manusia dari alam kubur (Yaumul Ba'ats : Hari Kebangkitan).
  3. Dikumpulkannya manusia di padang Mahsyar (Yaumul Hasyr : Hari Berkumpul)
  4. Perhitungan seluruh amal perbuatan manusia di dunia (Yaumul Hisab : Hari Perhitungan)
  5. Penimbangan amal perbuatan manusia / penimbangan amal baik dan amul buru (Yaumul Mizan : Hari Penimbangan)
  6. Pembalasan kepada manusia apakah dimasukkan ke neraka atau surga (Yaumul Jaza : Hari Pembalasan).
Proses panjang yang dimulai dari hancurnya alam semesta sampai kita mendapatkan balasan yang kekal dan abadi di negeri akhirat ini disebut dengan hari akhir.

Jadi kesimpulannya bahwa iman kepada Hari Akhir adalah meyakini dengan sungguh-sungguh tanpa ragu ragu sedikitpun bahwa sesudah kehidupan dunia ini ada kehidupan yang kekal dimana manusia akan mendapatkan balasan yang sempurna dan keadilan yang seadil-adilnya dari Allah SWT sesuai dengan amal perbuatan manusia selama hidup di dunia.
Allah SWT berfirman :
"Dan Kami pada hari kiamat akan mengadakan timbangan yang adil, sehingga seseorang tidak akan dirugikan barang sedikitpun, dan kalau ada perbuatan sebesar biji sawi pun, niscaya akan Kami kemukakan kepadanya dan cukuplah Kami sebagai Penimbang". (Q.S. Al-Anbiyaa' (21) ayat 47).

Hari akhir dari segi bahasa bermaksud "Hari Kebangkitan Manusia", terdiri daripada 3 suku kata, yaitu:
  1. Yaum (يوم‎) = Hari, masa atau tempoh
  2. Qiyam (قيام‎) = Tegak, bangkit, berdiri
  3. `Ummah (أمة‎) = Umat, bangsa
Dari segi istilah Yaumul Qiyamah sering dimaksudkan dengan hari kiamat (kehancuran alam semesta berserta dengan isinya). Yaumul Qiyamah sama halnya dengan Yawm ad-Din yang bermaksud suatu tempoh (masa) dimana ianya akan terjadi kebangkitan sebuah komuniti umat manusia yang hidup berlandaskan agama Allah (dinullah). Umat ini bangkit 700 tahun sekali dengan diutusnya seorang rasul daripada umat tersebut.

Pengertian Hari Akhir (Kiamat) Berdasarkan Dalil dalam Al - Qur'an

1. Al Qori'ah ayat 1 - 11
 Hari kiamat adalah hari dimana hancurnya alam semesta ini, salah satu dalil tentang hari kiamat yang menggambarkan tentang kedahsyatan hari kiamat ini ada pada Surat Al-Qori'ah ayat 1 - 11. Dalam surat tersebut Allah memberitahukan kepada kita bahwa hari akhir adalah hari dimana manusia bertebaran seperti laron, kemudian gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.  Sungguh Allah yang Maha Besar dan Maha Kuasa, betapa dahsyatnya hari kiamat itu. Kedahsyatan hari akhir ini Allah firmankan dalam ayat 1 - 5.

Di ayat selanjutnya bercerita tentang hari penimbangan (Yaumul Mizan) dimana manusia ditimbang amal baik dan amal buruknya. Setelah ditimbang, manusia akan mendapatkan balasannya sesuai dengan yang dibawanya pada saat mati. Jika lebih banyak timbangan kebaikannya maka akan mendapatkan balasan berupa kehidupan yang memuaskan (senang) berupa surga. Tapi jika lebih berat timbangan keburukannya maka akan mendapatkan balasan berupa neraka Hawiyah yang sangat panas.

Semoga kita selalu dituntun Allah agar selalu berbuat kebajikan, agar Allah selamatkan kita pada hari akhir nanti.

Berikut adalah terjemahan dari Surat Al-Qori'ah ayat 1 - 11.
(1) Hari Kiamat,
(2) Apakah hari Kiamat itu?
(3) Dan tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?
(4) Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan,
(5) dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.
(6) Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,
(7) maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang).
(8) Maka adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,
(9) maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.
(10) Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?
(11) (Yaitu) api yang sangat panas.
2. Hari Manusia Dikumpulkan (Surat Al-An`am ayat 12)
Dalam ayat ini Allah yang memiliki alam semesta ini berfirman pada kita tentang hari akhir, di mana hari akhir adalah hari kita dihimpun (dikumpulkan) di padang Mahsyar untuk dilakukan penimbangan amal baik dan buruk.

Dalam ayat ini juga disebutkan bahwa sebagai orang beriman harus percaya kepada hidup setelah mati atau hari akhir ini, jika tidak percaya maka bukan termasuk orang-orang yang beriman. Berikut adalah terjemahan tentang hari akhir di Al-Qur'an :
Katakanlah: "Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan di bumi". Katakanlah: "Kepunyaan Allah". Dia telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang. Dia sungguh akan menghimpun kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya. Orang-orang yang meragukan dirinya mereka itu tidak beriman. (Q.S. Al An'am ayat 12)

3. Hari Pembalasan (Q.S. Al-An'am ayat 120)
Dalam ayat ini kita diserukan agar meninggalkan dosa-dosa di dunia baik itu yang nampak maupun yang tersembunyi. Dosa yang nampak adalah dosa yang dengan mudah diketahui oleh orang lain seperti mencuri, membunuh, dll. Sedangkan dosa yang tersembunyi dosa yang hanya kita dan Allah saja yang tahu, seperti dengki, hasad, dll.

Allah menyuruh kita meninggalkan dosa karena orang-orang yang berbuat dosa namun tidak bertaubat ini akan diberi pembalasan pada hari kiamat nanti. Berikut adalah terjemahan ayat al-Qur'an tentang hari akhir :

Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi pembalasan (pada hari kiamat), disebabkan apa yang mereka telah kerjakan. Surat Al-An`am ayat 120

Nama-nama hari akhir/kiamat dalam Islam

Al-Qur'an adalah firman-firman Allah swt yang diwahyukan kepada Nabi Muhamaad untuk seluruh umat manusia di dunia, apa-apa yang terdapat didalamnya dijaga langsung oleh Allah SWT. Banyak ayat-ayat di Al-Qur'an yang menceritakan hari akhir atau hari berbangkit ini, dari berbagai ayat-ayat tersebut diperolehlah nama-nama hari akhir :

Rumi (transliterasi) Arab Terjemahan
Yawm al-Qiyāmaṯ يوم القيامة Hari kebangkitan
al-Sā'aṯ الساعة Waktu
Yawm al-Akhīr يوم الآخر Hari Akhir
Yawm al-Dīn يوم الدين Hari akhir (agama)
Yawm al-Faṣl يوم الفصل Hari keputusan
Yawm al-Ḥisāb يوم الحساب Hari perhitungan
Yawm al-Fatḥ يوم الفتح Hari pengadilan
Yawm al-Talāq يوم التلاق Hari perpisahan
Yawm al-Jam'(i) يوم الجمع Hari pengumpulan
Yawm al-Khulūd يوم الخلود Hari kekekalan
Yawm al-Khurūj يوم الخروج Hari Keluar
Yawm al-Ba'th يوم البعث Hari Kebangkitan
Yawm al-Ḥasraṯ يوم الحسرة Hari penyesalan
Yawm al-Tanād يوم التناد Hari pemanggilan
Yawm al-Āzifaṯ يوم الآزفة Hari mendekat
Yawm al-Taghābun يوم التغابن Hari terbukanya aib
Yawm al-Wa'īd يوم الوعيد
Yawm al-Aẕīm اليوم العظيم Hari agung
al-Yawm al-Masyhūd اليوم المشهود Hari penyaksian
al-Qāri’aṯ القارعة Bencana yang menggetarkan
al-Ghāsyiaṯ الغاشية Bencana yang tak tertahankan
al-Ṣākhkhaṯ الصاخة Bencana yang memilukan
al-Tāmmaṯ al-Kubrā الطامة الكبرى Bencana yang melanda
al-Ḥāqqaṯ الحاقة Kebenaran besar
al-Wāqi'aṯ الواقعة Peristiwa besar

Banyak sekali bukan nama-nama hari akhir yang ada di Al-Qur'an, nama-nama di atas kebanyakan menggambarkan tentang apa yang terjadi di hari akhir nanti.

Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir

Dengan beriman kepada hari akhir, banyak hikmah yang bisa kita peroleh dan sangat bermanfaat untuk kehidupan kita. Salah satu hikmahnya adalah bertambahnya iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, jika kita sudah yakin bahwa hari akhir itu akan terjadi maka kita sebagai manusia harus mempersiapkan bekal sebaik-baiknya untuk dibawa menjalani kehidupan setelah mati.

Selain hikmah tersebut, jika kita gali lagi maka akan banyak sekali hikmah-hikmah yang bisa kita peroleh. Berikut diantaranya hikmah beriman kepada hari akhir :
  1. Dengan beriman kepada hari akhir, kita akan lebih giat dalam beribadah untuk bekal hidup setelah mati.
  2. Meninggalkan dosa-dosa, ketika kita sudah yakin bahwa apa yang kita perbuat saat ini akan dipertanggung jawabkan di hari akhir maka seharusnya kita lebih berhati-hati dalam berbuat.
  3. Percaya akan surga dan neraka sebagai balasan kepada setiap manusia, surga balasan bagi mereka yang di dunia berbuat baik dan neraka adalah sebaliknya.
  4. Tidak terlena dengan dunia ini, beriman kepada hari akhir akan membuat kita sadar bahwa kehidupan yang kekal adalah akhirat sehingga dunia ini hanyalah tempat untuk singgah.
  5. Beriman kepada hari akhir akan membuat kita takut akan dosa-dosa yang kita miliki, sehingga membuat kita akan sering beristighfar meminta ampun kepada Allah swt.
Itu adalah beberapa hikmah iman kepada hari akhir, untuk lebih banyak lagi tentang hikmah-hikmahnya dapat membaca artikel yang sebelumnya sudah saya tulis di : Hikmah Beriman Kepada Hari Kiamat.

Kiamat Kubra dan Kiamat Sugra
Ngomong-ngomong tentang kiamat atau hari akhir, kiamat pada dasarnya dibagi menjadi dua yaitu kiamat kecil dan kiamat besar. Kiamat sigra atai kiamat kecil adalah kerusakan/musibah yang berupa peristiwa-peristiwa alam seperti banjir, tsunami, gempa dan bencana alam yang lain. Meninggalnya orang termasuk dalam kiamat kecil.

Sedangkan kiamat kubra atau kiamat besar adalah kiamat yang akan menghancurkan seluruh alam semesta ini. Jenis kiamat ini adalah yang dibahas dalam artikel di atas.

Semoga sampai disini kalian paham tentang iman kepada hari akhir, dengan begitu kita lebih paham dan sadar bahwa dunia ini tidak bersifat abadi. Dunia ini hanyalah tempat singgah, dan suatu hari nanti entah kapan hari akhir itu pasti akan tiba.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Iman Kepada Hari Akhir + Dalil dan Hikmahnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel